bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Armageddon, Perjuangan Hidup Alam Semesta

Apa yang kira-kira kalian lakukan apabila saat sedang menikmati hari, tiba-tiba kalian mendapatkan informasi mengenai adanya asteroid sebesar kota Texas akan menghantam bumi kurang dari 18 hari lagi. Daya ledak asteroid tersebut juga tidak main-main. Prediksi jatuhnya asteroid tersebut diberitakan sebagai akhir dari dunia.

Cerita di atas merupakan plot inti dari film Armageddon. Premis film seperti ini sudah banyak namun film Armageddon menjadi pelopor pertama film dengan bencana asteroid yang laris di pasaran sebelum adanya film-film serupa seperti Deep Impact, Greenland dan lainnya.

Penasaran bagaimana upaya makhluk bumi untuk menghindari bencana pemusnah massal tersebut? Ikuti sinopsis dan ulasannya dibawah ini ya!

Sinopsis

Armageddon_Poster (Copy)
  • Tahun Rilis: 1998
  • Genre: Action, Disaster, Drama
  • Produksi: Touchstone Pictures, Jerry Bruckheimer Films, Valhalla Motion Pictures
  • Sutradara: Michael Bay
  • Pemain: Bruce Willis, Billy Bob Thornton, Liv Tyler, Ben Affleck, Will Patton, Peter Stormare

Pesawat ulang-alik Atlantis sedang dalam tugasnya untuk memantau angkasa. Semua baik-baik saja sampai akhirnya pecahan asteroid menghancurkan pesawat tersebut dan membunuh semua kru.

Para ilmuwan NASA lantas langsung meneliti apa yang sebenarnya terjadi dan mendapatkan jawaban bahwa asteroid yang menghancurkan pesawat ulang-alik Atlantis adalah serpihan dari sebuah asteroid super raksasa berukuran Texas yang sedang menuju bumi.

18 hari lagi asteroid itu akan menghantam bumi dan menghancurkan semua kehidupan planet. Ini membuat salah satu petinggi NASA, Dan Truman (Billy Bob Thornton) langsung menyusun tim guna membuat rencana misi penyelamatan bumi.

Dirinya dan tim NASA segera mencari tim pengebor terbaik untuk pergi ke asteroid tersebut, menaruh bom nuklir di kawah bor dan meledakkannya supaya asteroid pecah dan terbagi dua dan tidak akan menghujam bumi.

Seleksi dadakan pun dimulai hingga Truman mendapatkan kelompok pengebor yang cocok untuk tugas tersebut. Adalah Harry Stamper (Bruce Willis), ia merupakan pengebor ulung atas kilang minyak swasta yang sudah dijalani oleh tiga generasi keluarga Harry bernama Stamper Oil. Begitu mendengar tugas mulia tersebut, Harry lantas mengiyakan dengan syarat ia membawa tim terbaiknya juga.

Tim Harry terdiri dari Chick (Will Paton), sahabat dan tangan kanannya, Bear (Michael Clarke Duncan), Max (Ken Hudson Campbell), A.J. Frost (Ben Affleck) yang telah berkencan dengan putri Harry, Grace (Liv Tyler), Rockhound (Steve Buscemi) si ahli geologi dan Oscar (Owen Wilson). Setelah kesepakatan itu, mereka akhirnya dilatih selama 12 hari penuh oleh tim NASA.

Tim NASA itu terdiri dari astronaut professional super skeptis bernama Willie Sharp (William Fichtner). Mereka semua nantinya akan dibagi atas dua pesawat ulang-alik; Freedom dan Independence. Semua anggota tim Harry awalnya maju mundur namun akhirnya semua ikut dengan syarat yang konyol namun NASA tidak memiliki pilihan lain.

Pelatihan dimulai sangat intens dan keras membuat semua orang jadi cepat emosi. Khususnya ya Harry yang masih kesal mengetahui anaknya berkencan dengan A.J. yang sangat ia tidak percayai.

Belum lagi hubungannya dengan Grace sendiri memang sudah tidak baik setelah perceraian dirinya dengan istrinya membuat Grace tumbuh besar di lingkungan yang berat. Grace jadi makin membenci Harry ketika hubungannya tidak direstui dengan A.J.

Melewati satu pekan, akhirnya Harry dan timnya mulai terbiasa dengan pelatihan bersama dengan para tim NASA sampai akhirnya hari ke 12 tiba dan mereka akan segera berangkat menuju asteroid yang akan mereka hancurkan. Namun sebelumnya semua diizinkan untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang atau melakukan apapun yang mereka inginkan.

A.J. dengan segera bertemu dengan Grace dan melamarnya. Itu membuat Grace sangat bahagia. Grace juga bertemu dengan Harry sehari sebelum hari keberangkatan. Grace meminta Ayahnya itu berjanji untuk kembali, Grace menarik semua ucapannya terhadap Harry mengenai hal buruk selama ia hidup bersamanya. Grace lantas memeluk Harry sambil terisak.

Akhirnya kedua pesawat ulang alik pun lepas landas, seluruh prosesnya berjalan dengan sempurna. Kedua pesawat itu akan berlabuh sebentar di Stasiun Luar Angkasa Rusia Mir untuk mengisi bahan bakar guna menuju asteroid yang akan mereka hancurkan.

Celaka, kejadian tidak terduga terjadi. Selama pengisian bahan bakar, percikan menyulut bahan bakar dari saluran bahan bakar yang bocor, menyebabkan kebakaran. 

Beruntung A.J. dan Kosmonot Rusia Lev Andropov hampir terbunuh tetapi berhasil naik ke Independence sebelum stasiun luar angkasa hancur. Namun masalah tak sampai di situ saja,  saat mendekati lokasi pendaratan mereka di asteroid, lambung Independence rusak parah dan pesawat ulang-alik jatuh, menewaskan semua penumpang kecuali Lev, Bear, dan A.J. 

Para penyintas lantas langsung mengambil keputusan untuk mencari kru Freedom yang mendarat 26 mil jauhnya menggunakan kendaraan Armadillo. Mereka datang tepat saat semua kru Freedom sedang kalut.

Bahkan kapten Sharp mengatakan bahwa Harry dan timnya merupakan kesalahan terbesar yang pernah dibuat oleh NASA. Pertengkaran hebat terjadi namun begitu Armadillo A.J. datang semua kembali bersemangat untuk mengebor asteroid.

A.J. berhasil mengebor lubang ke kedalaman yang dibutuhkan, tetapi badai batu merusak detonator jarak jauh, memaksa seseorang harus tinggal di belakang untuk meledakkan bom secara manual. Setelah menarik sedotan secara acak, tanggung jawab jatuh pada A.J.

Namun begitu akan melaksanakan tugas, Harry menarik A.J. kembali mengatakan tanggung jawabnya adalah menjaga Grace, putrinya. A.J. berteriak histeris apalagi saat Harry mengatakan ia selalu menganggap A.J. sebagai anaknya.

Harry akhirnya pergi mengemban tugas penting itu. Ia Menggunakan Armadillo untuk kembali mencapai hulu ledak. Namun sebelumnya Harry menghubungi putrinya untuk perpisahan dan memberi Grace restunya untuk menikahi A.J. dan Grace mengatakan dia bangga menjadi putrinya.

Setelah itu Harry meledakkan bom yang menyelamatkan planet ini. NASA dan dunia bersukacita. Para astronot mendarat kembali di Bumi dengan selamat: A.J. dan Grace bersatu kembali dan Chick berdamai dengan mantan istrinya dan anak laki-lakinya yang terasing.

Aksi Heroik

Armageddon_Heroic (Copy)

Dari beberapa film yang pernah ditonton, film Armageddon ini merupakan film dengan aksi paling heroik yang tayang di layar lebar. Michael Bay benar-benar meramu jalan cerita sebaik mungkin hingga siapapun yang menonton film ini akan merasakan hal serupa, bahwa Harry dan timnya merupakan the real hero among the others

Harry dan timnya diceritakan tidak kenal takut meski awalnya mereka banyak menimang keputusan yang mungkin akan jadi keputusan terakhir mereka, namun mereka sama sekali tidak mundur. Demi keselamatan bumi, dan khususnya keselamatan orang-orang yang mereka sayang, mereka rela gugur tugas. You did a great job Harry!

Plot Paling Menyentuh

Armageddon_Sad Scene (Copy)

Seluruh plot dalam film ini tidak ada yang failed. Semua pas. Namun dari scene yang berjalan selama film berlangsung, ada beberapa adegan yang benar-benar menguras perasaan. Terharu, sedih campur jadi jadi satu.

Adegan menyentuh itu tayang saat Grace bertemu dengan Ayahnya yang akan berangkat menuju asteroid. Ia meminta Harry untuk kembali dan mengakui semua kesalahannya selama ini dan mengatakan bahwa Harry adalah Ayah yang baik.

Lantas disusul saat Harry berpamitan dan meminta maaf pada Grace karena ia tidak bisa kembali ke bumi namun akan tetap ada bersamanya di manapun.

Harry juga mengatakan pada Grace untuk menitipkan salam perpisahannya pada Chick teman dekatnya dan A.J. Adegan selanjutnya adalah ketika Harry akhirnya menekan tombol bom nuklir, saat ia akan meninggal, flashback kehidupannya muncul. Damn, it gives me chills!

Soundtrack Nomor 1

Armageddon_Soundtrack (Copy)

Film Armageddon memiliki soundtrack paling terkenal sepanjang masa setelah My Heart Will Go On dari Titanic, Circle of Life dari The Lion King, I WIll Always Love You dari film The Bodyguard dan soundtrack-soundtrack terkenal lainnya. Dibawakan oleh Aerosmith berjudul I Don’t Wanna Miss A Thing, lagu ini berhasil masuk ke dalam top chart Billboard Hot 100 selama 4 pekan.

Lagu yang dibawakan oleh vokalis Steven Tyler, Ayah dari Liv Tyler yang bermain sebagai Grace dalam film ini, juga laku keras di beberapa negara lain, bahkan di Amerika Serikat sendiri lagu "I Don't Want to Miss a Thing" awalnya seharusnya hanya menjadi single radio saja dari Armageddon: The Album, tetapi karena permintaan yang populer, Columbia Records mengeluarkan lagu tersebut secara komersial pada Agustus 1998. 

Semua jerih payah Michael Bay, mulai dari meramu plot, memilih para pemeran sampai menggaet Aerosmith sebagai salah satu penyanyi untuk lagu pengiring film ini membuat semuanya jadi sempurna. Film Armageddon bahkan menutup keuntungan sebanyak $ 553,7 juta! Film berdurasi 2 jam 30 menit ini berhak mendapatkan skor 4/5 dari Bacaterus!

Armageddon
Rating: 
4/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram