bacaterus web banner retina
Bacaterus / Review Film / Sinopsis dan Review Addicted (2014), Film Genre Erotis

Sinopsis dan Review Addicted (2014), Film Genre Erotis

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 1 Juni 2021

Menjadi seorang istri dengan suami yang sukses dan anak-anak yang sehat merupakan gambaran kebahagiaan bagi sebagian wanita. Sebagiannya lagi menganggap bahwa hal tersebut masih kurang. Sesuatu yang kosong di dalam dirinya, masih belum bisa terisi. Seperti yang dirasakan Zoe Reynard dalam film Addicted.

Film Amerika bergenre erotis ini memperlihatkan sebuah hubungan terlarang yang dimiliki antara pria dan wanita. Kecanduan dalam berhubungan seksual, menjadi masalah yang perlu dicari solusinya, terutama ketika hal tersebut sudah mulai tidak terkontrol dan merusak rumah tangga dan karir.

Seperti apa persisnya masalah orang dewasa dalam film Addicted yang tayang di Netflix ini? Baca sinopsis dan review-nya terlebih dahulu yuk!

Sinopsis

Addicted (2014)
  • Tanggal/Tahun Rilis: 8 Oktober 2014
  • Genre: Dewasa, Erotis, Keluarga, Psikologis
  • Produksi: CodeBlack Films
  • Sutradara: Billie Woodruff
  • Pemain: Sharon Leal, Boris Kodjoe, William Levy, Tasha Smith

Memiliki kehidupan rumah tangga yang bahagia dengan suami idaman, dikaruniai anak-anak yang sehat dan pintar serta mapan secara ekonomi adalah idaman bagi banyak pasangan. Pasalnya di luar sana, tidak sedikit yang gagal lalu trauma. Tidak sedikit juga yang melihat kegagalan sebuah pernikahan sebagai ancaman sehingga memutuskan untuk tidak menikah.

Pernikahan yang diidamkan banyak orang, sesungguhnya sudah dimiliki oleh seorang Zoe Reynard (Sharon Leal). Dia adalah wanita dengan karir yang baik. Menjabat sebagai bos yang terkenal jeli melihat bakat-bakat seni untuk sebuah artist marketing agency miliknya sendiri. Zoe memiliki suami seorang arsitek bernama Jason Reynard (Boris Kodjoe) yang rupawan dan sudah dipacarinya sejak bangku SMA.

Mereka berdua dikarunia sepasang buah hati yang pintar, rumah yang layak dan hubungan yang baik dengan sang ibu. Hal-hal yang diinginkan banyak wanita, sepenuhnya Zoe miliki. Hingga suatu hari, Zoe menyadari sesuatu setelah bertemu seorang seniman yang terkenal jenius.

Seniman ini dikenal dengan nama Quinton Canosa (William Levy). Selain jenius, rupanya dia juga misterius. Zoe yang mengagumi karya-karyanya dan ingin mengajak Quinton kerjasama semakin penasaran. Zoe kemudian datang ke sebuah pameran lukisan, tempat Quinton memamerkan beberapa karyanya.

Sesampainya di sana, Zoe asyik berkeliling melihat-lihat lukisan sebelum  seorang pria tiba-tiba berdiri di depannya. Tanpa diketahui olehnya bahwa pria tersebut adalah Quinton Canosa yang dia cari. Pertemuan antara keduanya pun berlangsung canggung karena Zoe sempat salah paham. Mereka pun membuat janji untuk bertemu guna membicarakan masalah pekerjaan.

Tuan Quinton yang dari awal menunjukkan ketertarikan pada Zoe, tidak melewatkan kesempatan untuk menggoda wanita itu saat mereka kembali bertemu. Hubungan terlarang pun mulai terjalin. Zoe sempat menolak dan berulang kali menegaskan bahwa dia sudah bersuami. Namun, Zoe merasa bahwa kehadiran Quinton ternyata mengisi sesuatu yang kosong di dirinya selama ini.

Hubungan mereka berlanjut hingga berbulan-bulan. Zoe mulai hilang kendali atas kehidupannya. Dia mengabaikan semua urusan bisnis termasuk klien penting yang sulit didapatkan. Ibu rumah tangga ini juga beberapa kali tidak menepati janji pada anak lelakinya. Dia asyik dengan kesenangannya bersama Quinton. Merasa butuh bantuan, Zoe mendatangi seorang psikoterapis, Dr. Marcella Spencer (Tasha Smith).

Cerita pun berlanjut kala Quinton pada akhirnya menginginkan Zoe secara utuh. Dia meminta Zoe untuk meninggalkan suaminya dan hidup bersama dia. Wanita itu tentu menolak. Hubungan mereka merenggang tapi hanya untuk sesaat. Zoe akhirnya kembali mendatangi Quinton. Saat hubungannya dengan Quinton tidak berjalan lancar, Zoe mencari pria lain untuk sekadar melampiaskan hasratnya, melampiaskan nafsunya.

Hingga suatu hari, Zoe memutuskan untuk benar-benar berhenti. Sayang, Quinton sudah terlanjur tergila-gila dan tidak rasional. Lelaki itu berbalik membahayakan dan mengancam keselamatan Zoe. Bersyukur Jason datang menyelamatkan istrinya tersebut. Lalu, bagaimana akhir petualangan Zoe? Bisakah dia kembali pada keluarganya?

Film Dewasa Tentang Sebuah Hubungan

Film Dewasa Tentang Sebuah Hubungan

Addicted merupakan film Amerika bergenre erotis yang diadaptasi dari sebuah novel berjudul sama karya Zane. Jika Anda tidak merasa terganggu ketika menonton 365 Days atau Fifty Shades of Grey, kemungkinan besar tidak masalah dengan plot cerita Addicted. Pasalnya beberapa adegan dewasa ditampilkan dalam beberapa scene.

Singkatnya, film ini adalah film dewasa tentang sebuah hubungan antara pria dan wanita, lengkap dengan adegan-adegan erotisnya. Anda akan diajak melihat sebuah hubungan yang memiliki konflik terselubung, konflik tak sehat antara sepasang suami istri, juga antara istri dan selingkuhannya.

Wanita Bisa Kecanduan Seks

Wanita Bisa Kecanduan Seks

Sesuai judulnya, Addicted, plot utama film ini adalah bercerita tentang seseorang yang ketagihan atau kecanduan. Dalam salah satu scene ketika Zoe berkonsultasi dengan Dr. Spencer, sang dokter mendiagnosa bahwa Zoe mengalami ketagihan atau kecanduan untuk terus berhubungan seksual.

Zoe mulai merasakan hambar pada kehidupan rumah tangganya karena dia menganggap sang suami tidak bisa memenuhi kebutuhan biologisnya. Hingga suatu ketika dia bertemu dengan Quinton dan keduanya saling tertarik secara seksual.

Zoe sadar dengan kesalahannya tetapi wanita itu tetap kesulitan menghentikan hubungannya dengan Quinton. Dia seolah tidak memedulikan kehidupan pribadinya yang berantakan. Zoe tidak berusaha berhenti apalagi memperbaiki. Persis seperti pecandu yang tidak memikirkan apapun kecuali kebutuhannya terpenuhi.

Addicted memperlihatkan pada para penontonnya, bahwa wanita juga bisa mengalami kecanduan dalam seks. Kecenderungan terhadap hal tersebut tidak hanya dialami oleh kaum pria. Selain itu, film ini secara sekilas juga menyampaikan bahwa kecanduan tidak hanya terkait narkotika. Kecanduan mengenai apa-apa saja yang bisa membuat seseorang merasa bahagia. Seperti seks yang sangat digilai oleh Zoe Reynard.

Tidak Ada Pernikahan Sempurna

Tidak Ada Pernikahan Sempurna

Sebagai seorang suami, Jason Reynard tidak akan pernah menyangka sebelumnya bahwa sang istri ternyata butuh pertolongan. Ajakan Zoe untuk berkonsultasi, selalu ditolak olehnya. Lelaki itu menganggap bahwa tidak ada bagusnya menceritakan masalah pribadi kepada orang lain, terlebih membicarakan masalah seksual. Dalam salah satu adegan, hal ini menjadi sesuatu yang memicu pertengkaran antara keduanya.

Jason masih belum setuju dengan Zoe bahwa pernikahan mereka membutuhkan bantuan. Lelaki itu menyangkal dan selalu menganggap pernikahannya adalah sempurna. Padahal, tidak ada pernikahan yang sempurna. Sang sutradara, Billy Woodruff, cukup berhasil membangun citra sebuah keluarga yang “tidak sempurna” itu pada pernikahan Zoe dan Jason.

Hal Berlebihan Bisa Merusak

Hal Berlebihan Bisa Merusak

Menonton sebuah film memang tidak melulu harus belajar sesuatu. Anda bisa menikmatinya sebagai sebuah tontonan biasa. Namun, konflik yang dibangun oleh sutradara, berikut adegan demi adegan yang dimainkan, rasanya akan tetap meninggalkan sesuatu di kepala.

Ketika melihat karakter Zoe dalam film ini, paling tidak Anda akan setuju bahwa sesuatu yang berlebihan, apapun itu, tidak baik dan bisa merusak. Maka dari itu, ketika kita masih bisa mengontrol hal yang rasanya mulai keluar jalur, lakukan segera sebelum semua terlambat dan lepas kendali. Jika sudah sangat merasa butuh bantuan profesional, jangan menundanya seperti yang Zoe lakukan!

Trauma Masa Lalu

Trauma Masa Lalu

Film Addicted yang tayang sepanjang 105 menit ini juga menyelipkan sebuah peringatan. Peringatan yang dimaksud adalah mengenai trauma di masa lalu, yang bagaimana pun akan dan bisa membentuk kepribadian seseorang di masa depan. Setidaknya ada dua karakter dalam film ini yang diceritakan memiliki trauma di masa lalunya, yaitu Zoe dan Quinton.

Zoe yang selalu merasa kurang dalam hubungan seksual, rupanya merupakan korban tindak pelecehan seksual di masa lalu. Zoe kecil diperkosa oleh beberapa anak laki-laki. Luka itu tidak pernah diupayakan untuk sembuh, melainkan hanya dipendam, sehingga ketika dia dewasa, ia kembali muncul dalam bentuk yang lebih mengerikan.

Sementara itu, Quinton juga merupakan korban dari trauma di masa lalu. Alasan mengapa dia begitu tertarik pada wanita bersuami, ternyata dilandasi perasaan kecewa yang sangat dalam terhadap ibunya. Lelaki itu bercerita bahwa sang ibu meninggalkan dia dan adik-adik ketika mereka masih kecil untuk pergi bersama pria lain.

Kedua karakter dalam film Addicted tersebut, ditambah Jason Reynard, bekerjasama menyampaikan pesan yang ingin dibagikan oleh Billie Woodruff dan Zane sebagai penulis novelnya. Meski mendapat cukup banyak review negative, Addicted punya hal lain yang menarik untuk diikuti hingga selesai. Daripada semakin banyak bertanya-tanya, sebaiknya langsung tonton saja. Sudah siap mengikuti Zoe mengatasi “penyakitnya”?

Addicted
7 / 10 Bacaterus.com
Rating

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram