Sinopsis & Review Fifty Shades of Grey, Film Romantis & Sensual

Ditulis oleh Sri Sulistiyani
Fifty Shades of Grey
3
/5

Jika menyebut film-film bertema romantis, tak lengkap rasanya jika tak menyebut judul Fifty Shades of Grey sebagai salah satunya. Film ini merupakan bagian dari film trilogi dimana Fifty Shades of Grey menjadi film pertamanya.

Pada film ini, kita akan melihat awal hubungan cinta antara Christian dan Anastasia yang menjadi karakter utama trilogi ini beserta semua konflik yang mereka hadapi. Seperti apa ceritanya? Berikut review dan sinopsisnya!

Baca juga: 10 Film yang Mirip Fifty Shades, Romantis nan Erotis

Sinopsis

Review Fifty Shades of Grey

Film Fifty Shades of Grey mengisahkan tentang hubungan percintaan antara Christian Grey dan Anastasia Steele atau Ana. Christian merupakan seorang pengusaha muda kaya raya, sementara Ana adalah mahasiswa tingkat akhir yang akan segera lulus. Mereka pertama kali bertemu saat Ana menggantikan temannya, Kate, untuk mewawancarai Christian di kantornya.

Keduanya tampak langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Setelah pertemuan itu, beberapa kali Christian menemui Ana. Ia mendatangi toko Ana bekerja, memberikan nomor teleponnya, dan mengajaknya minum kopi bersama. Christian juga begitu perhatian dan menjemput Ana saat ia mabuk di sebuah bar.

Hubungan mereka semakin dekat, namun Christian tampak memiliki rahasia yang cukup rumit untuk dipahami Ana. Christian mengaku jika ia tak tertarik pada hubungan romantis, namun perhatiannya pada Ana membuat Ana jatuh hati. Christian juga banyak memberikan kejutan istimewa pada Ana, mulai dari buku edisi khusus hingga tur menggunakan helikopter pribadi.

Christian kemudian membawa Ana ke rumah pribadinya yang begitu mewah dan memberikan Ana surat kontrak. Pada saat itu, Christian mengungkap dirinya adalah seorang masokis. Ia menikmati hubungan seksual dengan kekerasan yang ia lakukan pada partner-nya. Christian juga menunjukan Ana sebuah ruangan yang ia sebut ruang bermain.

Ruang bermain itu adalah tempat Chistian melakukan hubungan seksual dengan partner-nya yang dipenuhi dengan berbagai peralatan untuk menunjang kepuasan seksualnya. Christian menyatakan dirinya sebagai dominan, seorang yang memimpin dan memberi aturan dalam hubungannya, sementara Ana adalah submissive atau penurut.

Apabila si submissive melakukan kesalahan atau membuat si dominan kesal, maka si dominan akan memberi hukuman. Namun Christian juga menjanjikan semua hal-hal indah jika Ana mau menerima kontrak tersebut.

Ana tak langsung menandatangani kontrak tersebut, namun hubungan keduanya tetap berjalan. Ana bahkan rela memberikan keperawanannya pada Christian.

Selama menjalani hubungan itu, Christian tampak begitu mendominasi dan mengatur semua kehidupan Ana. Christian sering marah dan cemburu jika Ana pergi bersama teman lelakinya atau pun pergi mengunjungi ibunya.

Christian juga berulang kali meminta Ana untuk masuk ke ruang bermain dan melakukan hubungan seksual dengan caranya yang cukup aneh demi memuaskan hasratnya.

Meski sering merasa kesakitan dan tersiksa, Ana terlihat cukup menikmati hubungan tersebut. Kehidupannya pun berubah. Ia pindah ke rumah Christian hingga dibelikan mobil baru.

Namun jauh dalam hatinya Ana menginginkan kehidupan cinta yang normal dengan Christian, sementara Christian tetap tampak memiliki jarak dalam hubungannya dengan Ana.

Setelah semua yang mereka lalui, Ana ingin bisa menyentuh Christian, pria yang begitu ia cintai. Namun Christian tetap menolaknya. Ana kemudian menawarkan Christian menghukumnya agar ia tahu resiko terburuk yang akan ia terima. Apabila Ana berhasil menahan sakitnya hukuman itu, ia ingin bisa menyentuh Christian.

Christian sebenarnya enggan melakukan hal itu, namun pada akhirnya Christian memberikan Ana apa yang ia sebut hukuman. Di ruang bermainnya, Christian mencambuk Ana sebanyak enam kali hingga Ana menangis kesakitan. Setelah itu, Ana justru tak mau Christian menyentuh dirinya lagi, meski dalam hatinya ia masih mencintai Christian.

Keesokan harinya, Ana meminta mobil lamanya kembali. Ia pun pergi dari rumah Christian. Keduanya berpisah setelah saling memanggil satu sama lain.

Adegan Sensual yang Digambarkan Eksplisit

Adegan Sensual yang Digambarkan Eksplisit

Film ini tampaknya hanya bisa ditonton oleh orang dewasa dan cukup umur saja, mengingat visual-visual dan adegan-adegan di sepanjang filmnya yang banyak memperlihatkan adegan sensual. Sepanjang durasi film selama 125 menit, kurang lebih sepertiga bagian filmnya diisi dengan adegan-adegan panas yang dilakukan oleh karakter utamanya, Christian dan Ana.

Adegan-adegan sensual ini pun diperlihatkan dengan cukup jelas dengan shot-shot yang detail. Sinematografi setiap kali scene Christian dan Ana melakukan hubungan seksual pun dibuat terasa estetik seolah memperlihatkan keindahan dari adegan sensual yang mereka peragakan. Oleh karena itu film ini lebih baik disaksikan oleh kamu yang sudah cukup umur saja ya!

Chemistry Dakota Johnson dan Jamie Dornan

Chemistry Dakota Johnson dan Jamie Dornan

Pada film Fifty Shades of Grey ini, karakter utama Christian Grey dan Anastasia Steele menjadi fokus utama di sepanjang film. Bahkan bisa dibilang plot film hanya menceritakan hubungan keduanya saja, sementara para karakter pendukung lainnya seolah tenggelam karena hanya mendapat sedikit porsi cerita.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram