bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Family Guy S1, Kisah Keluarga Griffin yang Seru

Ditulis oleh Jihan Fauziah - Diperbaharui 8 September 2021

Selain F Is For Family (2015) dan Big Mouth, ada serial animasi seru lainnya yang bisa kamu jadikan tontonan, terutama saat akhir pekan tiba. Ya, serial tersebut adalah Family Guy. Serial animasi karya Seth MacFarlane ini pertama kali rilis di tahun 1999 silam dan episodenya masih berlanjut, bahkan saat tulisan ini diturunkan.

Pada pembahasan kali ini, Bacaterus akan mengulas sinopsis dan juga me-review Family Guy Season 1. Buat kamu yang mau nonton serialnya, baca dulu sinopsis dan review-nya di sini, yuk!

Sinopsis

review family guy season 1 2
  • Tahun rilis: 1999
  • Genre: Animation, Comedy
  • Produksi: 20th Century Fox Television, Fuzzy Door Production
  • Sutradara: Peter Shin, Michael Dante DiMartino, Dominic Polcino
  • Pemeran: Seth MacFarlane, Alex Borstein, Mila Kunis, Seth Green
  • Jumlah Episode: 7 Episode

Kisah keluarga Griffin dimulai dengan kecerobohan sang kepala keluarga, Peter (Seth MacFarlane) yang dipecat dari pekerjaannya sebagai safety control di sebuah perusahaan produsen mainan anak-anak. Peter dipecat karena ia mabuk dan lalai saat bekerja, membiarkan banyak benda berbahaya lolos dan beredar di pasaran.

Peter memberitahu anak-anaknya, Meg (Mila Kunis), Chris (Seth Green) dan anjing peliharaannya yang dapat berbicara, bahwa Ia telah dipecat dari pekerjaannya. Meski begitu, Peter merahasiakan hal ini dari Istrinya, Lois (Alex Borstein).

Setelah mencoba beberapa pekerjaan dan gagal, Peter akhirnya meminta bantuan pemerintah ke sebuah kantor kesejahteraan keluarga. Ia akhirnya mendapatkan cek senilai $150.000. Alih-alih menggunakan uangnya untuk hal yang bermanfaat, Peter malah menghabiskannya untuk hal-hal yang tidak penting.

Ia juga berbohong pada isterinya tentang cek yang didapatkannya. Peter memberitahu Lois bahwa ia mendapat kenaikan gaji, dan Lois pun percaya. Mereka tentu saja menjadi orang kaya baru di tempat tinggalnya.

Namun belakangan, Lois mengetahui kalau uang tersebut berasal dari kantor kesejahteraan keluarga karena adanya tagihan yang ditujukan pada Peter. Peter didakwa dengan kasus penipuan oleh pengadilan, namun akhirnya ia mengembalikan uangnya lewat zeppelin dari atas langit.

Di lain episode, Peter mengajarkan putrinya, Meg untuk mengemudi agar gadis itu mendapatkan SIM. Sayangnya, saat berlatih mengemudi, mobil yang dikendarai Peter dan Meg menabrak kabel transmitter yang ada di Quahog, tempat mereka tinggal.

Akibatnya, semua tayangan televisi di Quahog pun mati total. Peter yang keranjingan dengan acara televisi pun kesal karena ia tak bisa menonton acara televisi favoritnya. Ia juga menyalahkan Meg atas kejadian tabrakan tersebut.

Di sisi lain, Stewie, putra Peter dan Lois yang masih bayi namun sudah bisa berbicara, mencuri parabola untuk dijadikan alat pengontrol cuaca. Sementara Peter malah menjadi seperti orang aneh. Ia membuat sebuah kotak berlubang dan menempelkan kotak itu di tubuhnya, sehingga pemandangan yang ia lihat menjadi seperti acara di televisi dan membuatnya seolah-olah sedang menonton televisi.

Belakangan, Meg memberitahu warga bahwa insiden tabrakan tersebut disebabkan oleh sang ayah yang tak becus saat mengajarinya mengemudi. Warga Quahog pun marah dan hampir menyerang Peter, namun Lois membuat amarah warga mereda, dan tak lama tayangan televisi di Quahog pun kembali lagi.

Dibuat Berdasarkan Film Animasi Pendek

Sinopsis & Review Family Guy S1, Kisah Keluarga Griffin yang Seru 2

Siapa sangka ternyata serial animasi komedi Family Guy ini dibuat berdasarkan film animasi pendek berjudul The Life of Larry. The Life of Larry sendiri merupakan karya thesis yang dibuat oleh Seth MacFarlane ketika ia bersekolah di Rhode Island School of Design pada pertengahan tahun 90-an.

Film tersebut kemudian dikembangkan dan diproduksi oleh Hanna-Barbera dengan judul Larry & Steve. Film Larry & Steve sendiri berkisah tentang hubungan antara seorang pria paruh baya bernama Larry dengan seekor anjing peliharaannya, Steve.

Mereka berdua tinggal bersama di apartemen Larry. Kedua tokoh tersebut menginspirasi hadirnya karakter Peter dan Brian di serial animasi Family Guy.

Tokoh-tokohnya Memiliki Keunikan Masing-masing

review family guy season 1 4

Setiap tokoh dalam serial animasi mau pun film pasti memiliki keunikannya masing-masing. Tak terkecuali tokoh-tokoh yang ada di Family Guy. Peter, si kepala keluarga Griffin merupakan seorang patriarki.

Namun, di sisi lain, ia begitu menyayangi keluarganya. Peter juga merupakan seseorang yang haus akan perhatian dari orang di sekitarnya. Perilaku Peter ini dapat disaksikan di salah satu episode yang berjudul A Hero Sits Next Door.

Di episode ini, Peter merasa iri kepada tetangga barunya, Joe Swanson (Patrick Warburton) yang mendapat perhatian semua orang karena prestasinya di bidang olahraga. Joe juga dianggap pahlawan karena menggagalkan perampokan.

Selain Peter, ada pula Brian si anjing pintar yang berperilaku layaknya manusia. Brian bisa berbicara dan tidak berjalan seperti anjing pada umumnya, melainkan berjalan dengan tegak seperti manusia. Brian bahkan menolak makanan anjing yang diberikan Peter. Ia lebih menyukai kue buatan Lois.

Tokoh unik lainnya dalam serial ini adalah Stewie, si anak bayi kesayangan keluarga Griffin. Stewie sudah bisa berbicara bahkan sejak sebelum usianya menginjak satu tahun. Uniknya lagi, cara berbicara Stewie ini seperti orang dewasa. Pemilihan katanya sangat kompleks dan ribet.

Selain itu, Stewie juga merupakan bayi yang jenius. Ia dapat menciptakan alat-alat unik seperti alat pengontrol cuaca dan alat pengontrol pikiran yang berhasil membuat Peter mendapatkan pekerjaannya kembali setelah sebelumnya dipecat karena kelalaiannya saat bekerja.

Lucu dan Menghibur

review family guy season 1 1

Family Guy adalah satu dari sekian banyak serial animasi lucu dan menghibur yang pernah kami tonton. Serial ini dihiasi dengan jokes yang lucu dan terkadang vulgar, namun tidak se-vulgar serial kartun lainnya seperti Big Mouth.

Tokoh-tokohnya pun menambah kelucuan dari setiap episode serial ini. Misalnya Stewie, dengan gaya bicaranya yang khas seperti orang dewasa, terkadang membuat kami tertawa terbahak-bahak dengan segala celotehannya.

Selain lucu dan menghibur, Family Guy juga merupakan tontonan yang ringan dan seru. Tak banyak konflik hebat yang disuguhkan dalam serial ini, sehingga kamu bisa menikmati serialnya tanpa pusing memikirkan konflik yang terjadi.

Mendapat Respon Positif Dari Kritikus dan Melibatkan Sutradara Handal

Sinopsis & Review Family Guy S1, Kisah Keluarga Griffin yang Seru 6

Sekadar info, serial ini mendapatkan respon positif dari para kritikus film, lho. Bahkan saat episode pertamanya ditayangkan, Family Guy mampu meraup lebih dari 18 juta penonton.

Family Guy Season 1 juga melibatkan banyak sutradara handal di setiap episodenya. Sebut saja seperti Michael Dante DiMartino, seorang sutradara sekaligus produser eksekutif dari serial animasi Avatar: The Last Airbender (2005-2008).

Tak hanya Michael Dante DiMartino, ada pula Neil Affleck yang merupakan animator dari serial The Simpsons (1989). Neil menjadi sutradara sekaligus animator di serial Family Guy ini, lho.

Sampai di sini pembahasan kami tentang sinopsis dan review Family Guy Season 1. Gimana, kamu tertarik untuk menyaksikan serial animasi seru yang satu ini? Oh iya, kalau kamu sudah menonton serialnya, yuk bagikan kesan-kesanmu di kolom komentar yang ada di bawah!

Family Guy Season 1
Rating: 
4/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram