Sinopsis & Review Dream Horse, Semangat Juang Kuda Impian

Ditulis oleh Dhany Wahyudi
Dream Horse
3.7
/5

Hidup seorang wanita dan sebagian besar warga kota kecil di Wales yang datar tiba-tiba berubah menjadi lebih cerah dan penuh semangat ketika beberapa dari mereka membuat sebuah kelompok untuk membiayai hidup kuda balap dari sebelum kelahiran, hingga mengikuti banyak perlombaan mulai tingkat daerah hingga nasional.

Dream Horse adalah film drama karya Euros Lyn tentang olahraga balap kuda yang berdasarkan kisah nyata yang terjadi antara tahun 2001 hingga 2009. Film ini tayang perdana di Sundance Film Festival pada 24 Januari 2020 dan baru bisa dirilis pada 21 Mei 2021 oleh Bleecker Street setelah tertunda karena pandemi Covid-19.

Film yang sepertinya akan menggugah semangat kita ini dibintangi oleh Toni Collette dan Damian Lewis, serta banyak pemeran pendukung lainnya yang turut meramaikan kisah yang terjadi di Wales ini. Sebelum menontonnya, baca dulu review berikut ini.

Sinopsis

sinopsis_

Hidup yang datar di sebuah kota kecil di Wales sangat terasa oleh Jan Vokes yang bekerja di supermarket dan juga bar kecil milik Gerwyn.

Bahkan, kehidupan rumah tangganya bersama Brian hanya berjalan seolah rutinitas saja. Hingga akhirnya Jan menemukan ide untuk memelihara kuda yang akan melahirkan kuda balap, yang nanti diharapkan kelak menjadi juara.

Setelah mempelajari semua tentang cara memelihara kuda lewat buku-buku, Jan nekat mencairkan tabungannya untuk membeli kuda betina, lalu mencarikannya kuda jantan untuk dikawinkan. Bersama Howard, mantan pemilik bisnis kuda balap yang bangkrut, Jan membuat sebuah sindikat untuk menjadi pemilik anak dari kuda yang akan lahir nanti.

Tidak berapa lama, kuda itu mengandung dan melahirkan kuda kecil yang lincah yang mereka namakan Dream Alliance. Setelah besar, Dream dibawa ke tempat pelatihan kuda milik Philip Hobbs yang langsung terkesan dengan semangatnya.

Philip bersedia melatihnya dan tidak butuh waktu lama bagi Dream untuk ikut dalam perlombaan pertamanya dimana dia finish di urutan empat.

Penampilan perdana ini mengundang rasa gembira bagi orang-orang yang tergabung di dalam sindikat. Apalagi ketika Dream kemudian memenangi beberapa perlombaan berikutnya hingga pernah ditawar oleh seorang pengusaha kaya, tapi langsung ditolak oleh Jan, meski beberapa anggota sindikat kecewa dengan keputusan itu.

Dalam sebuah perlombaan tingkat nasional, Dream terjatuh dan mengalami cedera di kakinya. Sempat terjadi konflik dalam sindikat, tetapi akhirnya mereka memutuskan untuk membiayai pengobatan Dream.

Selama masa pemulihan, kehidupan masing-masing anggotanya terkesan lesu, hingga akhirnya Philip mengabarkan jika Dream sudah sembuh dan siap balapan lagi.

Perlombaan berikutnya adalah Welsh Grand National yang sangat prestisius. Awalnya Jan masih ragu dengan kesehatan Dream, tetapi keinginan anggota sindikat sangat besar untuk Dream turun balapan lagi.

Brian berhasil meyakinkan Jan untuk mengambil keputusannya, dan Dream siap turun dalam perlombaan tersebut, “Karena memang dia dilahirkan untuk berlari,” mengutip ucapan Brian kepada Jan.

Akankah Dream berhasil memenangi perlombaan itu? Apakah cedera kakinya tidak mengganggu performanya? Temukan jawabannya dengan menonton film yang sangat menghibur ini sampai habis. Dan jangan dulu beralih setelah film berakhir, karena seluruh cast akan bernyanyi bersama tokoh aslinya saat credit title berjalan.

Kisah Formulaic yang Mempesona

kisah formulaic_

Dream Horse, tentu saja, dibuat dengan kisah yang sudah seringkali diulang-ulang di film-film bertema olahraga, terutama olahraga balap kuda.

Alur cerita dibuat secara kronologis, mulai dari sebuah niat yang berkembang menjadi rencana dan mewujudkan awal mimpi dengan sempurna. Tapi, tentu saja, akan ada rintangan yang besar menghalangi mimpi itu, yaitu cederanya sang atlet.

Tapi layaknya film lain, sang atlet kemudian sembuh dan bahkan lebih kuat dari sebelumnya, lalu tampil sebagai juara pada akhirnya. Film dengan durasi 1 jam 53 menit ini memiliki alur seperti itu yang mungkin akan membuat kita berpikir bahwa film ini akan sangat membosankan.

Lalu, apa yang membedakan film ini dengan yang lainnya? Kehangatan cerita tentang semangat, keluarga dan kesempatan kedua yang diolah dengan baik oleh Neil McKay melalui dialog-dialog dengan imbuhan celetukan humor datar khas British yang menyenangkan.

Karena film ini memiliki rating PG (parental guide) dan bisa ditonton oleh seluruh anggota keluarga, beberapa konflik yang terjadi pada anggota sindikat tidak dibuat ketat dan penuh emosi.

Semua dibawa dengan ringan dan mudah diselesaikan. Apakah ini sebuah kelebihan atau kekurangan dari film dengan sinematografi yang indah dan lembut ini? Semua kembali kepada perspektif kita masing-masing.

Kehangatan Drama Peluluh Hati

kehangatan drama_

Dari latar belakang cerita ketika film dimulai, kita diperlihatkan bagaimana datarnya kehidupan Jan dan sebagian besar penduduk kota kecil di Wales ini.

Fokus kepada Jan, dia dan Brian memiliki kehidupan rumah tangga tanpa gejolak dan membosankan. Keputusannya memelihara kuda untuk melahirkan seekor kuda balap ternyata menjadi faktor pembangkit gairah hidup masyarakat di sekitarnya.

Ketika Dream mulai sering memenangi perlombaan di pacuan kuda, kehidupan rumah tangga Jan dan Brian mulai berwarna, begitu pun hidup anggota sindikat lainnya. Ada sebuah sub-kisah di mana ada konflik antara Jan dengan ayahnya yang seolah tidak peduli dengan kesuksesan Jan dan selalu menyindir Brian yang dianggapnya malas dan tidak memiliki semangat.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram