bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Drama Seri Somewhere Between (2017)

Ditulis oleh Gerryaldo - Diperbaharui 16 September 2021

Apa jadinya kalau kalian diberi kesempatan kedua untuk menyelesaikan sesuatu yang belum selesai atau mengubah keadaan menjadi lebih baik dengan cara memutar balikan waktu yang ada? Apakah kalian bisa menerima dengan segala konsekuensi yang akan terjadi pada hidup kalian selanjutnya?

Hal di atas, tidak disia-siakan oleh sang tokoh utama bernama Laura Price (Paula Patton). Ia mengambil semua resiko untuk memutar balikan waktu dan mengubah keadaan ketika anak semata wayangnya bernama Serena Price (Aria Birch) harus meninggal akibat diculik dan dibunuh oleh pembunuh yang tidak suka dengan keluarga Price. Mau tahu bagaimana keseruan dari jalan cerita drama ini? Ayo simak ulasannya bersama-sama.

Sinopsis

Somewhere Between_Poster (Copy)
  • Tahun rilis: 2017
  • Genre: Drama, Tragedy
  • Sutradara: Stephen Tolkin
  • Pemain: Paula Patton, Devon Sawa, JR Bourne
  • Produksi: The Lion & The Rose

Keluarga Price merupakan keluarga terpandang di San Francisco, California. Keluarga tersebut terdiri dari Thomas Price yang bekerja sebagai jaksa wilayah negara bagian, suami dari Laura Price (Paula Patton) yang bekerja sebagai produser berita terkenal dan Ayah dari Serena Price (Aria Brich), seorang anak perempuan tingkat 3 yang sangat disayang.

Suatu ketika, San Francisco, California dikejutkan dengan kabar pembunuh berantai yang sudah melibas 3 korban wanita di sepanjang bulan berjalan. Hal tersebut membuat keadaan San Francisco mencekam, banyak yang menjadi tidak berani keluar khususnya para perempuan di sana.

Laura yang menyadari adanya petunjuk dari pernyataan para saksi juga dari beberapa bukti yang sempat ‘bocor’ di media, membuat dirinya ingin meneliti kasus tersebut. Ia beranggapan bahwa ia kemungkinan tahu siapa pelakunya. Namun hal tersebut malah menjadi bumerang untuk dirinya sendiri.

Pelaku pembunuh berantai itu mengetahui apa yang ingin dilakukan oleh Laura. Marah, pelaku pembunuh itu pun menculik anak Laura, Serena, ketika bibi Serena lengah membiarkan Serena sendirian ke tempat parkir. Lantas, penculik Serena menelpon kantor berita tempat Laura bekerja, secara live, dirinya mengatakan bahwa Serena ada padanya.

Laura drop bukan main, dirinya langsung meminta bantuan seluruh polisi bahkan anggota kejaksaan lainnya turut membantu mengingat Ayah Serena adalah jaksa wilayah. Berhari-hari Serena hilang, akhirnya Laura mendapat kabar bahwa Serena ditemukan sudah meninggal di sebuah danau oleh seorang pria yang sedang memancing di sekitaran danau.

Merasa terpukul dan tidak bisa move on, Laura akhirnya berniat bunuh diri di danau yang sama dimana Serena ditemukan. Alih-alih meninggal, Laura malah terbangun 8 hari sebelum kejadian Serena meninggal. Laura bingung bukan main saat dirinya sampai rumah, Serena masih ada disana memberikan kue ulang tahun dan kado untuk Laura.

Merasa diberi kesempatan kedua, Laura mencoba untuk menyelamatkan Serena bagaimanapun caranya. Ia mencoba semua hal untuk menjauhkan Serena dari San Francisco sampai lepas hari dimana Serena meninggal. Namun hal tersebut tidak mudah, keadaan Laura dan Serena juga Thomas malah dalam bahaya akibat incaran si pembunuh.

Laura juga harus berhadapan dengan seorang detektif kepolisian bernama Nico (Devon Sawa) yang mengalami hal serupa. Nico yang sempat 'tenggelam' juga di danau tempat Serena meninggal dan tempat percobaan bunuh diri Laura mendapati dirinya kembali ke 8 hari sebelum kejadian.

Baik Nico dan Laura sama-sama saling bertanya apa yang sebenarnya terjadi? Ditambah ada seorang pintar seperti dukun yang mengatakan bahwa Laura memang harus menerima takdir akan kehilangan orang yang dikasihinya.

Bagaimana mereka semua menghadapi hal mengerikan tersebut? Mampukah Laura benar-benar menyelamatkan anaknya kembali? Apa sebenarnya maksud Laura diberikan kesempatan kedua dan apa hubungannya dengan kejadian pembunuhan berantai yang mengintai seluruh isi kota? Tonton drama nya ya!

Paulla Paton

Somewhere Between_Paulla (Copy)

Paulla Paton sendiri pernah memerankan tokoh yang mengalami kejadian ‘time travelling’ loh! Dia memerankan tokoh bernama Claire Kuchever dalam film Deja Vu yang tayang tahun 2006 yang lalu. Persis sekali! Claire sebenarnya sudah meninggal akibat dibunuh, seorang detektif bernama Douglas Carlin akhirnya mencoba menyelamatkan Claire dengan kembali ke beberapa jam sebelum kejadian pembunuhan terjadi.

Sekarang, ia memerankan tokoh lain dengan kejadian serupa. Meski aktingnya dinilai agak buruk oleh beberapa penonton, Paulla Paton tetap sukses memerankan perannya sebagai seorang Ibu yang berjuang mati-matian untuk mendapatkan anaknya kembali. Way to go Paulla!

Plot Super Menarik!

Somewhere Between_Plot (Copy)

Saat saya menonton drama ini, sama malah kepikiran dengan film yang dibintangi si cantik Sandra Bullock berjudul Premonition yang tayang tahun 2007 silam. Dalam cerita, Sandra Bullock kehilangan suaminya dalam kecelakaan meninggalkan dirinya bersama dua putri.

Betapa terkejutnya dia ketika keesokan hari setelah pemakaman, suaminya ada di meja makan sedang sarapan sebelum pergi ke kantor. Sama seperti plot cerita dalam drama Somewhere Between ini. 

Plot semacam ini jarang sekali menjadi tema utama dalam sebuah drama/film; mungkin karena penonton akan merasa dipaksa untuk berpikir bagaimana mungkin waktu bisa lompat-lompat. Resiko tersebut  bahwa penonton akan malas untuk berpikir dan membuat drama/film itu tidak laku di pasaran.

Hal di atas disebut sebagai predestination paradox; sebuah paradox waktu yang sudah ditakdirkan dan tidak dapat diubah mau bagaimanapun caranya. Dalam drama Somewhere Between, Serena sudah ditakdirkan untuk mati, namun Laura mengalami predestination paradox untuk menyelamatkan putrinya itu.

Drama Remake

Somewhere Between_Remake (Copy)

Tahukah kalian bahwa drama Somewhere Between ini merupakan remake dari drama Korea dengan tema sejenis berjudul God’s Gift: 14 Days? Drama tersebut tayang di tahun 2014 silam produksi Konten K dan disiarkan di saluran TV SBS sebanyak 16 episode. God’s Gift: 14 Days memiliki cerita sama persis dengan cerita yang ada di drama seri Somewhere Between. 

Presiden direktur Penyiaran ABC membeli hak tayang drama God’s Gift: 14 Days dan membuat remakenya tanpa menguji coba pasar lebih dulu, presdir ABC yakin bahwa drama remake tersebut akan sesukses drama God’s Gift: 14 Days yang lebih dulu tayang versi dubbing di Amerika.

Drama Somewhere Between dipastikan tidak mudah ditebak apa yang akan terjadi selanjutnya karena ada beberapa twist yang tidak kita pikirkan sebelumnya. Ini membuat drama Somewhere Between cocok untuk kalian yang doyan dengan drama misteri. Untuk rating, Rotten Tomatoes memberi skor sebanyak 54% untuk drama ini, sedangkan IMDb memberi skor 6.2/10. 

Untuk kalian yang penasaran sama jalan cerita lengkapnya dan ingin menonton, Somewhere Between bisa disaksikan di Layanan drama/berbayar streaming Netflix ya! Ada total 10 episode untuk drama ini dan sudah pasti di tiap episodenya ada masalah-masalah dan misteri-misteri baru yang butuh kalian pecahkan bersama dengan para tokoh utama.

Sedangkan untuk kalian yang sudah menonton drama Somewhere Between ini, berapa kira-kira skor yang akan kalian berikan? Tulis di kolom komentar ya! Bacaterus sih memberi skor 3/5 untuk keseluruhan isi cerita, pemeran, akting dan durasi. Tidak terlalu buruk bukan?

Somewhere Between
Rating: 
3/5

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram