Sinopsis dan Review Drama Korea Nevertheless (2021)

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
Nevertheless
2.8
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Di negara asalnya, drama Nevertheless (2021) mendapat rating yang sangat rendah. Untuk episode awal saja, duet Song Kang dan Han So Hee ternyata hanya mampu mengumpulkan 2,207%. Di episode akhir rating malah merosot ke 1,7%. Ceritanya dinilai membosankan dan penampilan Song Kang juga menuai kritik tajam.

Nevertheless (2021) bercerita tentang seseorang gadis yang tak lagi percaya cinta dan takdir. Dia yang terjebak dalam hubungan dengan pemuda tampan dan populer tapi tak ingin terikat pada satu hubungan. Seperti apa lengkapnya? Mari simak sinopsis dan ulasannya berikut ini!

Sinopsis

Sinopsis

Seorang gadis terlihat berjalan di bawah salju sembari memegang sebuket bunga. Dia menghadiri pameran seni yang salah satunya memamerkan karya milik sang kekasih. Banyak pengunjung tampak mengerubungi sebuah patung yang terkesan erotis. Karya patung tersebut diberi judul “Momen Terindah Seorang Kekasih dari Belakang” dengan nama Nabi karya Yu Hyeon U.

Saat orang-orang penasaran dengan patung itu, seorang pria terdengar memanggil nama Na Bi. Para pengunjung ikut menoleh ke arah gadis dengan sebuket bunga yang baru saja tiba. Gadis bernama Na Bi (Han So Hee) itu kaget karena ternyata patung yang terkesan erotis adalah dirinya, adalah karya kekasihnya. Merasa sangat dipermalukan, Na Bi pergi sambil mulai menangis.

Dia bertanya tentang arti cinta pada diri sendiri karena lelaki yang dipacarinya itu sama sekali tidak membuat dia merasakannya. Dia berpikir dangkal dengan mengukur ketulusan hubungan mereka melalui mau atau tidak Na Bi berhubungan badan. Lelaki itu juga bisa kesal hanya karena perkara warna cat kuku Na Bi yang tak sesuai seleranya.

Yu Hyeon U adalah lelaki yang memaknai segala sesuatu secara obsesif dan membuat metaforanya sendiri tanpa akhir. Alih-alih merasa tidak enak hati dengan karyanya, dia yang melihat Na Bi menangis malah mencari pembenaran. Lelaki itu justru merasa kecewa karena Na Bi tidak memahaminya. Na Bi yang sempat percaya bahwa cinta adalah sesuatu yang istimewa, mulai bingung dengan batasannya.

Selain menunjukkan perilaku gashlighting, Yu Hyeon U ternyata juga bermain wanita di belakang Na Bi. Wanita itu kini memercayai cinta sebagai sesuatu yang diinjak-injak lalu menghilang sia-sia. Setelah disia-siakan oleh cinta pertamanya, kini cinta bukan lagi sesuatu yang penting.

Na Bi adalah seorang mahasiswi seni yang cukup populer di kelas. Salah satu temannya, Oh Bit Na (Yang Hye Ji) mengenalkan dia pada aplikasi kencan. Bit Na sangat berpengalaman soal lelaki dan bisa bercinta dengan siapa pun yang dia sukai.

Dia lalu mengatakan bahwa ada seorang junior yang ingin minum dengannya. Na Bi yang belum lama putus merasa keberatan, padahal Bit Na hanya ingin mereka saling kenal seperti teman-teman lainnya.

Bit Na menilai aplikasi kencan sangat tidak cocok untuk Nabi, karena walau temannya itu cantik, menurutnya Na Bi tak bisa menilai seorang lelaki dan hanya menarik para pecundang. Na Bi menolak ajakan Bit Na untuk pergi minum bersama. Dia memilih lembur di kampus.

Pada malam saat Na Bi putus dengan pacarnya, gadis itu duduk sendiri di sebuah cafe. Tak lama seorang lelaki muda dan tampan tiba-tiba duduk di sebelahnya. Pemuda tersebut tampak berpura-pura salah memanggil nama untuk mengetahui nama Na Bi. Saat bertatapan dengannya Na Bi merasa aneh karena rasa sakit hati yang baru dia alami, yang membebaninya beberapa waktu lalu, lenyap bagai salju.

Tak ingin meninggalkan kesan aneh, dia pergi dari sana. Na Bi terlihat tertarik padanya sampai saat pemuda itu pergi, dia memerhatikannya dari belakang dan melihat sebuah tato kupu-kupu di bagian tengkuknya. Tato itu sepertinya meninggalkan kesan karena saat bicara dengan Bit Na, Na Bi sekilas membahasnya.

Mengejutkan, pemuda itu kembali lagi dan terlihat berusaha mendekatkan diri dengan Na Bi. Mereka langsung akrab begitu saja, Na Bi bahkan tak keberatan bercerita mengenai kisah cintanya yang berakhir menyedihkan. Dua orang itu asyik bermain dart board game di cafe tadi sambil membuat taruhan; siapa yang kalah akan mengabulkan permintaan pemenang.

Na Bi yang memang tak pernah mencoba permainan itu mengalami kesulitan, tapi pemuda tersebut coba membantu. Dia tak segan memegang tangan dan pundak Na Bi, yang membuat gadis itu cukup salah tingkah. Permainan akhirnya dimenangkan oleh pemuda tersebut, sekaligus dengan hati Na Bi.

Saat menerima telepon dari ibunya di perpustakaan kampus, Na Bi secara tak sengaja melihat pemuda yang dia temui di cafe terlihat sedang mencium seorang gadis. Dia coba mengintip tapi juga tidak begitu yakin.

Malam saat pertama Na Bi dan pemuda itu bertemu, mereka sudah memperlihatkan ketertarikan masing-masing. Jika Na Bi masih malu-malu, pemuda tersebut lebih berani. Namun, secara tidak sengaja Na Bi mendengar lelaki itu bertelepon mesra dengan seseorang. Dia pun memutuskan pergi tanpa berpamitan dan tanpa mengetahui namanya lebih dulu.

Saat membeli kuas untuk keperluan kuliahnya, tanpa sengaja Na Bi seperti melihat pemuda itu lagi. Dia mulai merasa hilang akal karena selalu dibayangi olehnya. Sejurus kemudian Bit Na menelepon. Na Bi yang semula menolak ajakan minum-minum dengan junior, berubah pikiran.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram