bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Drama Korea Lost (2021), Penasaran?

Dibintangi Jeon Do Yeon dan Ryu Jun Yeol, kehadiran drama Lost (2021) jadi sesuatu yang ditunggu-tunggu. Tandem antara dua aktor papan atas ini menjanjikan sesuatu yang berkualitas, terutama dari segi akting. Disutradarai oleh Kim Ji Hye, Lost (2021) merupakan drama pertamanya setelah lebih sibuk menggarap berbagai film.  

Lost (2021) ber-genre melodrama sehingga alurnya sudah pasti lebih lambat. Ia bercerita tentang dua orang yang sama-sama kesulitan uang dan merasa tak punya arti apa-apa di dunia. Keduanya menjalani hidup yang hanya sekadar hidup dan kesepian. Berjumlah 16 episode, Lost (2021) siap meramaikan persaingan drama bulan September tahun 2021!

  • Tahun Rilis: September 2021
  • Genre: Drama, Melodrama
  • Produksi: C-JeS Entertainment, Drama House
  • Sutradara: Hur Jin Ho
  • Pemeran: Jeon Do Yeon, Ryu Jun Yeol, Park Byung Eun, Kim Hyo Jin
  • Jumlah Episode: 16

Sinopsis

Kang Jae menerima telepon dari Sun Joo kalau Jung Woo, sahabat sekaligus orang yang membawa lari uangnya yang berjumlah 40 juta Won, ditemukan tewas. Meski sudah dikecewakan, di tengah keterbatasannya Kang Jae mencari uang untuk biaya pemakaman Jung Woo.

Di sisi lain, Bu Jeong bekerja sebagai layanan pembersih setelah keluar dari perusahaan penerbitan. Dia berusia lima tahun lebih tua dari suaminya dan sedang merasa tertekan oleh hidup. Seperti apa lengkapnya sinopsis setiap episode dari drama Lost (2021)?

Episode 1

Episode 1 Drama Korea Lost (2021)_

Kang Jae (Ryu Jun Yeol) bersama seorang wanita memasuki sebuah kamar. Wanita itu baru saja mau membuka pakaiannya tapi Kang Jae menyela karena waktu mereka sudah habis.

Ketika wanita tersebut minta perpanjangan waktu, Kang Jae menolak dengan alasan harus datang ke tempat lain. Saat wanita itu pergi, Kang Jae meminta ulasan yang bagus. Alih-alih ikut pergi, Kang Jae malah merebahkan tubuhnya di tempat tidur.

Ketika bersiap untuk pergi Kang Jae mendapat telepon dari sahabatnya, Sun Joo (Yoo Soo Bin), Sun Joo menelpon sambil menangis. Dia mengabarkan kalau Jung Woo (Na Hyun Woo), teman mereka sekaligus penipu yang membawa lari uang Kang Jae sebesar 40 juta Won, ada kemungkinan bunuh diri bersama seorang wanita.

Kasus tersebut mau tidak mau mengharuskan Kang Jae pergi ke kantor polisi karena Sun Joo tak bisa menyelesaikannya sendirian. Di tempat berbeda Bu Jeong (Jeon Do Yeon) terlihat sedang mengisi semacam formulir melalui ponselnya sambil membersihkan rumah seorang pelanggan yang merupakan aktris wanita muda berbakat bernama Park Ji Na (Lee Se Na).

Di tempat berbeda, Kang Jae bercerita pada Min Jung (Son Na Eun) mengenai pengalamannya saat melakukan layanan pengganti. Kliennya ketika itu adalah seorang wanita yang menyewa dia menjadi anggota keluarga. Sampai akhirnya hubungan mereka semakin intim.

Lalu istri dari pacar wanita itu melihat Kang Jae masuk ke rumahnya. Ternyata wanita yang jadi klein Kang Jae tersebut berteman dengan istri pacarnya. Kini Kang Jae meminta bantuan Min Jung untuk bersikap seperti kekasihnya di depan si istri tersebut agar sang suami tahu mengenai hal ini.

Min Jung kesal mendengar cerita Kang Jae dan bertanya-tanya mengapa si wanita itu tidak putus saja, lagi pula pacarnya adalah suami orang. Wanita itu tak bisa putus begitu saja karena sedang menginginkan barang-barang mahal. Saat membersihkan rumah Park Ji Na, Bu Jeong mendapati barang-barang seharga jutaan Won.

Klien tersebut kemudian meminta Bu Jeong segera pergi karena akan ada tamu yang datang. Di tempat lain, Kang Jae dan Min Jung menjalankan rencana mereka.

Di sisi lain seorang aktor yang dikenal dengan nama Seo Jin Seop (Oh Gwang Rok) memasuki gedung tempat Park Ji Na tinggal. Seo Jin Seop adalah suami dari aktris Jung Ah Ran (Park Ji Young). Bu Jeong sendiri mendapat pesan dari suaminya, Jin Jeong Su (Park Byung Eun) untuk segera menelepon ibu mertuanya.

Kang Jae kini sudah bersama Sun Joo di kantor polisi untuk melihat jasad Jung Woo. Walau sudah ditipu oleh Jung Woo, Kang Jae meminta Sun Joo mencari tahu berapa biaya yang diperlukan untuk pemakaman. Sun Joo yang dari tadi menangis mengkhawatirkan pemakaman Jung Woo akhirnya bisa tersenyum.

Jeong Su pulang kerja dan berusaha membuka pintu rumahnya karena mendengar keributan di dalam sana. Setelah hampir didobrak, ibu Jeong Su keluar dalam keadaan terengah-engah dan berkata bahwa Bu Jeong adalah wanita gila. Namun, Jeong Su mencoba membela istrinya sementara Bu Jeong yang depresi duduk tak bersuara di ruangan terpisah.

Rupanya Bu Jeong mendapat surat panggilan dari polisi terkait komentar jahat yang dia posting untuk seorang selebriti yang sepertinya lebih tua dan menjahatinya. Ketika Jeong Su ingin bantu menyelesaikan, Bu Jeong menolak.

Wanita itu pergi ke rumah ayahnya untuk sementara menenangkan diri. Bu Jeong tampak menaruh benci pada seseorang itu sebab dia mendoakan hal-hal buruk untuknya.

Kang Jae mencari tahu soal harga-harga keperluan pemakaman yang ternyata cukup mahal. Dia dan Sun Joo masih tak mengerti mengapa sahabatnya itu bunuh diri. Dari obrolan itu diketahui bahwa Kang Jae kesulitan sekaligus mendambakan uang. Jika dia punya 200 juta Won, sekalipun hidupnya terasa hampa, dia tak akan mau bunuh diri.

Kang Jae bersedih atas kepergian sahabatnya tapi di saat bersamaan dia juga bingung mendapatkan uang untuk pemakaman yang layak. Kang Jae, Bu Jeong dan ayahnya berpapasan di pintu masuk apartemen.

Bu Jeong menganggap Kang Jae aneh karena setiap kali mereka menyapanya, pemuda itu tak pernah balik menyapa. Kang Jae rupanya tinggal di apartemen yang sama dengan ayah Bu Jeong.

Bu Jeong membantu ayahnya mengumpulkan kardus bekas. Sang ayah tak tahu kalau Bu Jeong sudah berhenti dari perusahaan penerbitan dan bekerja sebagai tenaga pembersih.

Bu Jeong merasa gagal dan bodoh hingga membuatnya jahat. Dia merasa tak bisa menjadi siapa-siapa di dunia hingga sangat kesepian. Air mata yang sejak lama ditahan, akhirnya Bu Jeong keluarkan di pelukan sang ayah.

Kang Jae kesulitan mendapat taksi saat harus pergi ke suatu tempat. Dia akhirnya memutuskan naik bus; satu bus yang sama dengan Bu Jeong. Bu Jeong yang masih belum berhenti menangis membuat Kang Jae iba lalu memberinya saputangan. Saat Kang Jae akan turun, Bu Jeong melihat wajah Kang Jae dari kaca lalu menahannya.

Episode 2

episode 2_

Untuk pertama kalinya dalam hidup, Kang Jae mengkhawatirkan masa depannya. Kang Jae bicara sendiri, bicara pada mendiang ayahnya mengenai betapa sangat kacau hidup dia saat ini. Dia merasa tak bisa menjadi apa pun. Di sisi lain ibu mertua Bu Jeong diam-diam sibuk menggeledah tas menantunya, mencari sobekan surat panggilan polisi lalu memotretnya.

Ketika Bu Jeong menangis di pelukan sang ayah beberapa waktu lalu, Kang Jae ternyata berdiri tak jauh dari sana. Dia mendengar keluhan Bu Jeong tentang kehidupannya, tentang kesepian dan kegagalannya.

Pagi itu Bu Jeong dan Jeong Su sudah ribut di telepon perkara ibu mertuanya. Jeong Su mengingatkan sang istri untuk segera berangkat kerja agar tak dipecat tapi nada bicara Bu Jeong langsung meninggi.

Tujuan Jeong Su menelepon sebenarnya untuk mengabarkan jika malam itu dia akan pulang terlambat karena ada reuni. Paling tidak dia akan sampai rumah pukul 02.00-03.00 dini hari. Namun, belum sempat bicara, mereka sudah ribut. Jeong Su akhirnya memutuskan untuk mengirim pesan atas saran Joon Hyuk (Kang Hyoung Suk), bawahannya di tempat kerja.

Sambil mencuci sapu tangan dari Kang Jae, Bu Jeong teringat kejadian semalam saat mereka bertemu di bus. Setelah ditahan oleh Bu Jeong, Kang Jae tidak jadi turun. Selama bersebelahan hanya Kang Jae yang banyak bicara sementara Bu Jeong tak banyak beraksi apa-apa.

Bu Jeong lalu membeli sapu tangan Kang Jae dengan harga 50.000 Won. Uang tersebut diselipkan pada sapu tangan jas Jeong Woo, tepat sebelum jasad sahabatnya dikremasi. Malam itu Kang Jae mengatakan merasa gembira karena mungkin Bu Jeong lebih sedih darinya.

Bu Jeong akhirnya datang ke kantor polisi terkait ujaran kebenciannya pada Jung A Ran (Park Ji Young). Jung A Ran diam-diam melakukan hal buruk tapi di depan umum bersikap seolah yang paling baik sehingga membuat Bu Jeong muak.

Di tempat lain, Min Ja, ibu mertua Bu Jeong, ternyata membuat janji temu dengan ayah Bu Jeong, Chang Sook. Dia mengabarkan berita pemanggilan Bu Jeong oleh polisi akibat komentar jahat yang dia unggah.

Chang Sook yakin Bu Jeong tidak akan melakukan itu jika tidak diprovokasi tapi Min Ja malah membahas riwayat depresi yang diderita menantunya. Dia mengaitkan keadaan mentalnya dengan peristiwa keguguran yang pernah dialami Bu Jeong. Di sisi lain Kang Jae mengunjungi ibunya, Mi Sun (Kang Ji Eun).

Kang Jae datang untuk mengambil uang tunjangan sebesar 300.000 Won. Namun, Mi Sun tak bisa memberikannya bulan ini karena tak punya uang. Minggu depan usia Kang Jae menginjak 27 tahun. Mi Sun meminta anaknya itu datang kembali untuk makan sup rumput laut.

Dia lalu membandingkan hidupnya dengan sang ibu. Pasalnya di akhir usia 26 tahun, Kang Jae hanya memikirkan uang. Pada akhirnya, dia mulai berpikir bahwa orang yang paling menyayanginya adalah orang yang paling banyak menghabiskan uang untuknya.

Uang baginya adalah bentuk kasih sayang. Pikirannya ini berhasil membuat dia ragu pada diri sendiri: apakah dia orang jahat? Jung A Ran mengadakan peluncuran bukunya. Bu Jeong tampak mengantre untuk mendapatkan tanda tangan.

Jung A Ran yang sudah melihat wanita itu dalam antrean tampak gelisah. Ingatan Bu Jeong kembali ke masa lalu saat dirinya bekerja di penerbitan. Ketika itu dia memimpin rapat penulisan buku catatan kehidupan Jung A Ran dan mengusulkan untuk mencantumkan masa muda Jung A Ran sebelum terkenal.

Tiba-tiba Jung A Ran datang dan langsung memukulnya menggunakan tas hingga Bu Jeong terjatuh. Namun, buku itu tetap terbit, persis seperti yang Bu Jeong susun bersama tim.

Jika sampai fakta ini terungkap, nama Jung A Ran mungkin bisa dirugikan. Di tempat lain Kang Jae tampak membereskan barang-barang Jeong Woo di tempat kerjanya, sebuah klub gigolo terkenal di Gangnam.

Jeong Su tak nyaman Gyeong Eun (Kim Hyo Jin) datang ke acara reuni. Mereka pernah saling mencintai tapi masing-masing menikah dengan orang lain. Dari teman-temannya, Jeong Su mendengar kabar kalau suami Gyeong Eun sedang sakit kanker. Bu Jeong kembali datang ke rumah sang ayah. Dia mendapati Chang Sook muntah-muntah dan lemas.

Akhirnya Bu Jeong tahu kalau Chang Sook mengetahui kasus yang sedang dihadapinya. Dia coba menenangkan ayahnya sebisa-bisa lalu mengonfirmasi pada Jeong Su mengenai siapa yang memberi tahunya. Suaminya itu tak merasa sudah mengatakan apa pun pada sang ayah mertua.

Saat sedang menelepon Bu Jeong, Gyeong Eun coba menghampiri Jeong Su. Wanita itu masih memikirkan Jeong Su tapi suami Bu Jeong tersebut menganggapnya memuakkan. Jika tahu Gyeong Eun datang ke reuni, Jeong Su tak akan datang.

Bu Jeong mendapat pesan dari Jung A Ran yang ingin mengajaknya bicara. Di tempat berbeda, Kang Jae kehabisan kimchi untuk ramen yang sedang dia masak. Suara teriakan Bu Jeong ketika menelepon Jung A Ran terdengar oleh Kang Jae yang sedang melintas. Pemuda itu penasaran lalu membuka pintu tangga darurat.

Dia mendapati Bu Jeong marah-marah di telepon dan sedikit banyak menguping yang wanita itu katakan, termasuk keinginannya untuk mati dan membalas semua perbuatan Jung A Ran atas kehilangan yang sudah banyak dia derita.

Sesaat setelah telepon ditutup, Kang Jae yang hendak pergi karena curiga dengan suara kaki yang berlari. Dia membuka pintu dan tak melihat Bu Jeong ada di sana. Bu Jeong sudah ada di atas gedung. Dia bersiap melompat sebelum Kang Jae datang mengagetkannya.

Episode 3

Lost Episode 3

Episode 3 dibuka dengan narasi dari Kang Jae yang bercerita tentang mendiang ayahnya. Sebelum wafat, sang ayah terbaring di rumah sakit selama 6 tahun. Dia penasaran seperti apa perasaannya. Apakah kesepian? Apakah kelaparan? Apakah merasakan sakit yang tidak tertahankan? Apakah ayahnya hanya ingin pulang? Kang Jae merasa sang ayah pasti sangat ketakutan dan menunggunya datang.

Hanya itu yang tersisa yang bisa dipikirkannya. Ia adalah satu-satunya hal yang membuat dia tersiksa sehingga mendorongnya lari sejauh mungkin. Dia tak mengerti makna kehidupan dan kematian, masa kini atau masa depan. Setelah mencegah Bu Jeong bunuh diri, Kang Jae terus bercerita. Dia mengatakan hal receh.

Menurutnya manusia memang suka ikut campur. Mereka tak peduli tapi jika ada seseorang dalam masalah mereka mendekat. Dia lalu menjelaskan mengapa sampai ada di sana dan memergoki Bu Jeong yang hampir bunuh diri, seolah ikut campur. Dia meminta Bu Jeong jangan salah paham. Sambil berlalu Kang Jae mengatakan jika sampai bertemu lagi mereka harus bertukar kontak.

Bu Jeong masih menghabiskan hari itu bersama ayahnya. Dia bercerita tentang Kang Jae yang menurutnya tidak ingat siapa dia, padahal mereka beberapa kali berpapasan. Bu Jeong merasa tidak dianggap oleh pria itu. Di kamarnya Kang Jae menerima pesan berisi panggilan kerja selama tiga jam di hari Minggu.

Sepulang dari reuni, Jeong Su dan beberapa teman yang lain pulang menggunakan taksi. Gyeong Eun yang pusing tiba-tiba menyandarkan kepala di bahunya. Lelaki itu sama sekali tidak merespon. Bu Jeong yang masih agak tersinggung karena Kang Jae tidak sadar dengan keberadaannya, merefleksikan dirinya sebagai orang gagal. Dia lalu mengingat saat dirinya melamar kerja sebagai asisten rumah tangga. 

Esoknya bersama Jung Soo, Kang Jae menjual barang-barang miliknya yang didapat dari para pelanggan seperti lima pasang sepatu, dua mantel, lima kemeja, dua arloji dan satu koper. Hari itu bersama Min Jung mereka menemani Kang Jae menagih uang ke keluarga Jeong Woo untuk biaya pemakamannya.

Jeong Woo ternyata bukan dari keluarga miskin. Rumah keluarganya cukup besar, keluarganya juga memakai mobil. Namun, tampaknya dia tidak mendapat perlakuan baik dari keluarga. Untuk biaya pemakaman sejumlah 3,5 Juta Won, sang kakak hanya bersedia membayar 550.000 Won. Selain itu kakak Jeong Woo juga mengatakan hal buruk tentangnya.

Kang Jae yang berpikir praktis tak ingin berbasa-basi meminta kakak Jeong Woo mentransfer sisanya. Dia juga mengingatkan walau Jeong Woo kurang sukses, dia tetap manusia. Jika uang sisanya tidak ditransfer, Kang Jae akan melibatkan anak-anaknya. Kang Jae meminta kakak Jeong Woo menunjukkan hatinya dengan memberikan uang yang diminta.

Di tempat kerjanya Jeong Su mendapat telepon dari sang ibu yang mengabarkan akan makan siang di pujasera dekat tempat kerjanya. Sementara itu Bu Jeong harus ikut ke kantor polisi karena pelanggan yang memesan jasanya sebagai pembersih rumah melakukan upaya bunuh diri. Kang Jae yang kebetulan lewat saat sedang bersama Min Jung dan Jung Soo, melihatnya dari kejauhan.

Di tempat kerjanya Jeong Su kaget karena Gyeong Eun tiba-tiba datang. Dia lalu berbohong pada ibunya agar menunda kedatangan. Gyeong Eun terus mencoba menggoda Jeong Su tapi lelaki itu berusaha tetap teguh pada janjinya untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Ternyata benar, Gyeong Eun memang berniat mendapatkan Jeong Su setelah lelah dengan suaminya yang sakit-sakitan. 

Di rumah sakit Bu Jeong terpaksa menjadi wali kliennya yang coba bunuh diri. Di tempat berbeda Jung A Ran ternyata sudah mencabut gugatannya pada Bu Jeong. Kang Jae menerima telepon dari Jong Hoon (Ryoo Ji Hoon) mengenai pekerjaan yang belum Jeong Woo selesaikan.

Ternyata pekerjaan yang dimaksud terkait dengan Bu Jeong dan ujaran kebencian yang ditujukan untuk Jung A Ran. Kang Jae diminta mencari informasi atau rahasia buruk mengenai Bu Jeong. Jika tak menemukannya, Kang Jae harus membuatnya. Kang Jae mulai mencari informasi mengenai Bu Jeong dan Jung A Ran.

Episode 4

Lost Episode 4

Pulang ke apartemennya, Kang Jae kembali bertemu Bu Jeong dan sang ayah. Tanpa diduga ayah Bu Jeong memberi pemuda itu sepotong kue. Di saat bersamaan pula Kang Jae berhasil mendapatkan kontak Bu Jeong, seperti janji yang sudah dibuat sebelumnya. Sampai di rumah, Bu Jeong kesal karena Jeong Su menonton acara yang menampilkan Jung A Ran dan suaminya.

Jeong Su yang tidak tahu mengenai masalah Bu Jeong menolak ketika istrinya minta ganti saluran. Bu Jeong juga kesal karena Jeong Su tidak menghargai kue yang dibawanya. Sebagai pekerja di bidang makanan, Jeong Su tahu kue yang dibawa Bu Jeong tidak berkualitas, tidak baik untuk kesehatan ayahnya.

Mendengar hal itu, Bu Jeong marah dan memakan paksa kue tersebut. Jeong Su yang bingung pun meminta maaf, tapi wanita itu kadung kesal lalu membuangnya. Bu Jeong kemudian menangis sendirian, meninggalkan suaminya dalam kebingungan.  Di apartemen, Kang Jae menerima konfirmasi transfer dari ibunya sebagai uang tunjangan. Mi Sun mengingatkan Kang Jae untuk makan sup rumput laut tapi pemuda itu mengirimkan foto cake pemberian ayah Bu Jeong dan mengatakan sedang berpesta.

Setelah membatalkan tujuan ke tempat pelanggan, Kang Jae datang ke rumah ibunya malam-malam. Di sana dia makan sup rumput laut dengan nasi instan. Ekspresinya berubah ketika Mi Sun membicarakan masa lalu ketika sang ayah masih hidup.

Jeong Su membujuk istrinya agar tidur di kamar, biar dia tidur di ruang tamu, tapi Bu Jeong diam saja, melanjutkan berdiam diri di ruangan kecil. Dia yang sulit tidur menyimpan nomor kontak Kang Jae lalu tampak ragu sekaligus ingin sekali mengirim pesan. Dalam perjalan pulang dari rumah ibunya, Kang Jae mendapatkan pesan dari Bu Jeong.

Bu Jeong menghargai perbuatan Kang Jae pada hari itu. Dia mengatakan akan mengembalikan dengan menyimpan saputangan yang dia pinjamkan di loker. Ternyata sudah sejak lama Bu Jeong tidak menyimpan nomor seseorang di luar keluarga atau kolega jadi dia ingin mengirimkan pesan. Walau mengatakan tak harus membalas, Bu Jeong terlihat menunggu balasan.

Kakak perempuan Jung Soo bersiap pergi ke pesta pernikahan bersama pasangannya. Mereka tinggal bersama tapi belum juga menikah. Hal itu membuat Jung Soo gerah. Sementara itu Jung Soo sudah pergi pagi-pagi sekali bersama Kang Jae dan Min Jung. Ketiganya pergi karena Min Jung mendapat pekerjaan untuk menghadiri acara pernikahan. Di acara itu nantinya mereka hanya perlu duduk, bersikap seperti teman, tertawa, menangis lalu makan dan pulang.

Bu Jeong mengatakan akan terlambat datang ke acara pernikahan karena ada urusan. Jeong Su yang pergi bersama ibunya merasa kesal tapi juga tak bisa berbuat apa-apa. Pasangan suami istri itu akhirnya memutuskan bertemu di tempat acara. Jeong Su kembali melihat Gyeong Eun di swalayannya dan berusaha menghindar.

Namun, melihat Gyeong Eun di pinggir jalan sambil membawa beberapa barang, Jeong Su menawarkan tumpangan untuk mengantarkannya ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit, Jeong Su mengatakan kalau Gyeong Eun adalah masalah. Wanita itu berlalu dengan kesal.

Di tempat berbeda, Bu Jeong menghadapi komplain kehilangan tas tangan dari aktris muda yang rumahnya dia bersihkan. Di sana dia melihat suami Jung A Ran ada di dalam kamar. Dengan bantuan satu rekannya, tas tangan itu berhasil ditemukan. Saat aktris muda tersebut berbincang dengan rekannya, Bu Jeong mengambil beberapa foto milik suami Jung A Ran yang tersimpan di apartemen tersebut.

Jeong Su dan ibunya sudah sampai di tempat parkir. Mereka masih menunggu Bu Jeong. Selama menunggu menantunya datang Nyonya Min Ja tak henti mengeluhkan soalnya. Jeong Su berulang kali membela istrinya itu tapi sang ibu tak mau kalah. Meski begitu di depan temannya Min Ja membangga-banggakan Bu Jeong sebagai penulis hebat dan sedang terlibat kerja sama dengan aktris Jung A Ran.

Tak lama Min Jung, Kang Jae dan Jung Soo datang ke lokasi acara. Mereka hadir di pernikahan sepupu Seo Joon Hyuk (Kang Hyoung Suk), bawahan Jeong Su, di lantai dua, sementara Jeong Su hadir di acara yang digelar di lantai satu. Kang Jae yang bosan menunggu, masuk ke dalam gedung sambil membawa balon, Saat itu tanpa sengaja dia beradu pandang dengan Bu Jeong yang sedang merapikan ikatan rambutnya.

Setelah cukup lama saling pandang, Kang Jae mengalihkan perhatiannya. Ketika Bu Jeong akan menghampiri Kang Jae, suaminya menyapa dari belakang. Namun, dengan alasan ada barang yang ketinggalan Bu Jeong pergi lagi untuk mencari Kang Jae.

Episode 5

Lost Episode 5

Bu Jeong terus mencari Kang Jae di acara pernikahan kerabatnya, sampai-sampai harus bersembunyi dari Jeong Su yang tampak bingung. Kang Jae tanpa sengaja memergoki wanita itu dan baru tahu kalau Bu Jeong sudah bersuami. Namun dia juga bingung mengapa Bu Jeong bersembunyi dari suaminya. Di saat bersamaan, Jeong Su mendapat kartu nama Kang Jae sebagai penyedia jasa layanan pengganti dari Seo Joon Hyuk.

Selama bersembunyi di smooking room di area parkir, Kang Jae dan Bu Jeong lebih banyak diam, hanya Bu Jeong yang lumayan banyak bicara. Saat berada di ruangan resepsi, Jeong Su dan Bu Jeong duduk berdampingan, tapi Jeong Su mencium aroma rokok entah dari mana. Lelaki itu kemudian coba mengajak ngobrol istrinya dengan bicara soal Kang Jae sebagai profesional dalam layanan pengganti.

Dia takjub karena saat ini pekerjaan sudah sangat bermacam-macam. Jeong Su juga memuji profesionalitas Kang Jae. Jeong Su mengatakan jika sampai mereka mendatangi dia dan Bu Jeong, bukan tidak mungkin kehadirannya bisa membuat goyah dan jatuh. Obrolan Jeong Su ditanggapi sinis dan sensitif oleh Bu Jeong.

Min Jung dan Kang Jae pulang berdua karena Jung Soo harus kabur lebih dulu sebab bertemu kakak perempuannya di acara pesta. Min Jung bercerita kalau dia sudah mengakui Kang Jae sebagai kekasihnya pada Joon Hyuk. Pasalnya Joon Hyuk tampak tertarik dan ingin memacari gadis itu.

Sementara di tempat lain Jeong Su meminta maaf pada Bu Jeong karena seharian ini istrinya harus lari-lari untuk menghindari ibu mertuanya. Dia tahu Bu Jeong tidak nyaman berada di dekat Min Ja.

Siang itu hujan turun, sampai di depan apartemen, Kang Jae membantu ayah Bu Jeong mengumpulkan kardus di pinggir jalan. Melihat ayah Bu Jeong, Kang Jae teringat mendiang ayahnya. Di rumah sakit suami Gyeong Eun menangis dan ketakutan melihat pasien lain meninggal. Tak lama Gyeong Eun menghubungi Jeong Su.

Bu Jeong sendiri masih tidak mau tidur di kamar. Dia masuk ke ruangan kecil setelah diam-diam mengambil kartu nama Kang Jae milik suaminya. Jeong Su pergi menemui ibunya. Dalam pembicaraan, Jeong Su meminta sang ibu untuk tidak menyinggung Bu Jeong soal anak.

Jeong Su merasa bersalah dalam banyak hal terutama karena dia sempat menyukai Gyeong Eun kembali beberapa waktu sebelumnya. Mendengar hal tersebut Min Ja seketika menghajar putranya itu.

Di tempat berbeda Jung A Ran melakukan syuting dengan suaminya, Jin Seop. Dia menangkap gesture mencurigakan dari Jin Seop dan artis muda yang jadi lawan mainnya. Namun, Jung A Ran tampak lebih peduli pada seseorang yang mengunggah rumor buruk tentangnya. Dia meminta Jong Hoon menyelidiki itu. Jong Hoon lalu menelepon Kang Jae.

Kang Jae berada di kamar mendiang Jeong Woo. Sementara Bu Jeong mendapat pesan berisi tuduhan langsung dari Jung A Ran mengenai rumor buruk di media sosial yang dia temukan tadi. Saat berada di kamar Jeong Woo, Kang Jae menemukan ponsel. Dia lantas membuka pesan dan menemukan pesan dari Bu Jeong berisi kalimat sapaan seperti dua orang yang saling kenal tapi sudah lama tidak bicara dan bertemu. Kang Jae lalu membalasnya.

Episode 6

Lost Episode 6

Jung Soo mengatakan pada Kang Jae bahwa dia melihat nama Bu Jeong pada ponsel Jeong Wook yang lama. Ketika itu Jung Soo yang sedang bekerja di cafe internet mendapati ponsep Jeong Wook berbunyi. Di sana terlihat sebuah pesan dari Bu Jeong yang mengatakan dirinya tidak bisa datang.

Di kamar Jeong Wook, Kang Jae menemukan berkas-berkas, di antaranya terdapat buku Jung A Ran yang sepertinya disusun oleh Bu Jeong, foto Bu Jeong dengan istri dan anak Jeong Wook serta sebuah surat dari Bu Jeong untuk ayahnya. Kang Jae membawa berkas itu menemui Jong Hoon, orang yang memintanya mengusut Bu Jeong. Jong Hoon menyarankan Kang Jae untuk tidur dengan Bu Jeong, agar dia lebih mudah mengawasinya.

Malam itu Jung Soo mabuk berat setelah melihat Min Jung bekerja bersama beberapa pria. Kang Jae membawanya pulang sekaligus ikut menginap di rumah Soon Kyu, kakak Jung Soo. Esoknya, Kang Jae diantar pulang oleh Soon Kyu dan Woo Nam. Di perjalanan siapa sangka Soon Kyu melihat lalu menawari Bu Jeong tumpangan. Kini, Kang Jae dan Bu Jeong duduk bersebelahan.

Di lift, ponsel Jeong Wook yang dibawa Kang Jae berbunyi. Ada pesan dari Bu Jeong yang memintanya menghapus postingan tentang Jung A Ran di media sosial. Sementara itu ayah Bu Jeong pergi ke toko buku untuk memeriksa buku Jung A Ran. Dia tidak mendapati nama Bu Jeong sebagai tim penyusunnya. Ternyata Min Ja, ibu Jeong Su sekaligus mertua Bu Jeong juga memeriksa buku yang sama, di toko buku yang sama.

Setelah cukup bingung dan bimbang, Kang Jae mengirimi Bu Jeong pesan. Dia menawarkan jasa kalau-kalau Bu Jeong sedang membutuhkan seseorang. Min Ja dan Chang Sook, ayah Bu Jeong, sepertinya mulai tahu kalau Bu Jeong tidak lagi kerja di penerbitan. Sekarang tinggal Jeong Su yang belum tahu bahwa istrinya tak lagi bekerja.

Bu Jeong membalas pesan Kang Jae dengan langsung memesan pemuda itu malam ini. Mereka lalu sepakat bertemu di sebuah motel. Di tempat kerja Jeong Su cukup penat karena harus melayani komplain dari pembeli. Sejurus kemudian dia dapat pesan dari Bu Jeong yang mengabarkan dirinya akan pulang terlambat dan kemungkinan akan menginap di rumah ayahnya.

Jeong Su penasaran mengapa sampai pulang larut, tapi dia urungkan untuk bertanya karena khawatir akan terasa tiba-tiba. Bu Jeong sendiri terlihat sedang bersiap-siap, memilih busana dan merias dirinya. Kedua orang itu pun akhirnya bertemu di sebuah kamar motel.

Episode 7-8

Episode 7-8

Seperti sudah jadi rutinitasnya, Gyeong Eun menemui Jeong Su di tempat kerja. Sementara itu di kamar hotel, Bu Jeong terlihat sekali canggung, sementara Kang Jae coba mencairkan suasana. Bu Jeong menyewa Kang Jae hanya untuk menemaninya duduk.

Dia tak ingin melakukan apa pun, tidak mengatakan apa pun dan tidak perlu memikirkan apa pun sehingga tidak perlu juga mengkhawatirkan apa pun. Kang Jae coba mendengarkan sambil bicara sesuatu. Kang Jae bercerita jika dia merasakan hal yang sebaliknya dari Bu Jeong.

Keduanya merasa kesepian dengan jalan yang berbeda. Kang Jae lalu bertanya, apakah jika mereka bertemu lagi di kesempatan lain, Bu Jeong mau mati bersamanya? Wanita itu tidak menjawab. Diam-diam Kang Jae memperhatikan Bu Jeong yang berbaring sambil membelakanginya. Dia melihat stocking yang sobek dan satu kancing baju yang lupa Bu Jeong pasangkan.

Di tempat berbeda Jeong Su menghabiskan waktu bersama Gyeong Eun, tapi suami Bu Jeong itu membuat Gyeong Eun tampak kesal karena dia pergi memakai baju pemberian ayah mertuanya. Bu Jeong tertidur dengan posisi menghadap Kang Jae. Setelah 30 menit Kang Jae pergi lebih dulu.

Jeong Su mampir ke apartemen Chang Sook untuk memberinya kue, tapi sang ayah mertua lupa jalan pulang dan tersesat. Jeong Su bergegas mencarinya dan berpapasan dengan Kang Jae saat akan keluar apartemen. Jeong Su datang sendiri karena Bu Jeong mengatakan sedang banyak pekerjaan.

Chang Sook yang sudah tahu keadaan sebenarnya hanya bisa diam lalu memberi Jeong Su uang untuk beli bensin. Jeong Su menolak tapi Chang Sook malah berpesan untuk terus menjaga dan memerhatikan Bu Jeong baik-baik. Sampai di rumah Jeong Su melihat hal-hal yang membuat dia curiga ada sesuatu dengan Bu Jeong dan tempat kerjanya.

Dia menemukan kartu nama Kang Jae yang beberapa waktu lalu disembunyikan oleh Bu Jeong. Tak lama dia menerima telepon dari Gyeong Eun yang mengabarkan kalau suaminya mengalami serangan jantung. Bu Jeong pergi ke apartemen ayahnya tapi menuju tempat saat dia dan Kang Jae pertama bertemu. Di sana dia kembali bertemu Kang Jae.

Jeong Su pergi ke rumah sakit menemui Gyeong Eun lalu menemaninya makan. Gyeong Eun kelelahan karena merawat suaminya bertahun-tahun. Dia ingin membiarkan suaminya itu meninggal, tak lagi perlu mendapatkan penanganan dokter jika terjadi serangan jantung seperti tadi.

Di tempat berbeda Jong Hoon menemani tamu VIP-nya, Jung A Ran, yang enggan pulang ke rumah. Jung A Ran mencurigai Jong Hoon sebagai orang yang menyebarkan rahasia tentangnya di media sosial beberapa waktu lalu. Jika sampai berita tentang anak rahasianya kembali muncul, Jung A Ran akan membunuh Bu Jeong melalui Jong Hoon.

Bu Jeong dan Kang Jae kembali ngobrol di atap. Kang Jae mendengarkan cerita Bu Jeong yang sempat hamil tahun lalu, tapi keguguran di usia kandungan lima bulan. Bu Jeong yang sekarang tidak memiliki favorit apa pun, berbeda dengan Kang Jae yang masih punya rasa mie instant favorit. Menurut Bu Jeong ketika seseorang tidak lagi memiliki favorit terhadap apa pun, dia bukan hanya kehilangan ‘favoritnya’ tapi kehilangan semuanya.

Jong Hoon mengetahui kalau Kang Jae berhasil mendekati dan bertemu Bu Jeong, tapi Kang Jae berbohong. Kang Jae pergi ke tempat Jeong Wook lalu membereskan beberapa barang-barang temannya itu. Dia mengirim pesan ke Bu Jeong melalui ponsel Jeong Wook yang ada padanya.

Di tempat syuting Jung A Ran protes pada sutradara mengenai karakter dan jalan cerita yang dimainkan. Jung A Ran tak mau lagi berakting sebagai wanita yang dipukuli. Sang suami yang ada di sana malah ikut menyudutkannya. Jong Hoon datang berusaha melindungi.

Bu Jeong pergi ke rumah sakit memeriksakan keadaan rahimnya. Dia menolak ajakan makan malam Jeong Su dengan alasan rapat. Sebelum itu dia mengirim ‘Jeong Wook’ pesan, bertanya soal kabar putrinya. Bu Jeong seketika mengingat saat dia pendarahan setahun lalu setelah membaca balasan dari ‘Jeong Wook’ bahwa putrinya sudah meninggal.

Episode 9-10

Episode 9-10

Jong Hoon kembali menerima foto-foto yang menunjukkan kalau Kang Jae sudah bertemu Bu Jeong. Jung Soo diam-diam menaruh cemburu pada Kang Jae karena lebih dekat dengan Min Jung. Jung Soo juga ikut bingung dengan hubungan kakak perempuannya, Soon Gyu dan Woo Nam, karena mantan istri Woo Nam datang ke rumah mereka.

Pemeriksaan rahim Bu Jeong menunjukkan hasil baik. Setahun setelah keguguran dia baru memeriksakannya lagi. Bu Jeong cukup lama berada di rumah sakit. Dia merasa bersedih atas meninggalnya Nam Min Su, putri Jeong Wook. Sementara itu pada buku tabungan Min Su, Kang Jae mendapati setoran dari Bu Jeong.

Tanpa memberitahu Bu Jeong sebelumnya, Jeong Su mendatangi kantor sang istri untuk memberikan cemilan. Jeong Su coba mengirim pesan tapi mendapat respon cukup lama. Jeong Su tidak menyinggung soal pekerjaan saat bertemu Bu Jeong. Dia rupanya ingat hari itu cukup penting karena satu tahun lalu Bu Jeong keguguran bayi mereka.

Bu Jeong juga tidak menjelaskan apa pun. Dia malah menyinggung perselingkuhan Jeong Su dengan Gyeong Eun satu tahun lalu. Malam itu mereka berkunjung ke aparteman Chang Sook. Bu Jeong masuk lebih dulu sedangkan Jeong Su menelepon ibunya, meminta sang ibu untuk jangan bicara apa pun soal Bu Jeong pada ayah mertuanya, terutama mengenai Bu Jeong yang sebenarnya tidak lagi bekerja.

Saat keduanya hendak pulang, mereka berpapasan dengan Kang Jae dan berada satu lift. Kartu pegawai Jeong Su tertinggal. Bu Jeong coba menelepon ayahnya tapi tak juga dijawab sehingga dia memutuskan kembali, meninggalkan Jeong Su di dalam mobil. Chang Sook ternyata lupa kode kunci rumahnya sendiri. Bu Jeong memutuskan menginap, menemani ayahnya dan meminta Jeong Su pulang.

Malam itu Kang Jae mengunjungi ibunya. Dia pergi dan menangis setelah mendengar sang ibu hanya memasak seadanya. Selesai dengan urusan pribadi, Kang Jae kembali dan makan bersama ibu serta ayah tirinya. Selagi dia menikmati makanan, Jong Hoon menelepon tapi kembali diabaikan. Manajer itu tak habis akal, dia lalu menghubungi Jung Soo.

Jung Soo berhasil menghubungi Kang Jae dan mengaku sudah keceplosan soal pekerjaan yang Kang Jae terima. Dia lalu menemui Jong Hoon dan mendapatkan foto-foto dirinya saat bertemu Bu Jeong. Dalam keadaan setengah mabuk Jong Hoon mengatakan bisa saja memperkarakan hubungan Kang Jae dan Bu Jeong dari foto-foto tersebut tapi dia akan menutupinya.

Jong Hoon meminta Kang Jae untuk tidak terlalu terobsesi mengenai apa pun tentang Jeong Wook dan jangan menemui Bu Jeong lagi. Jong Hoon ingin mengakhiri tugas yang memberatkannya dan banyak orang ini. Kang Jae tidak punya pilihan lain kemudian menghapus kontak Bu Jeong yang ada di ponsel Jeong Wook. Malam itu untuk terakhir kalinya Kang Jae bekerja menghibur para tamu.

Untuk pertama kalinya tanpa alasan yang jelas, Kang Jae mengikuti sesuatu selain uang; debaran kecil dan aneh di jantungnya, yang membawanya ke dunia baru. Kang Jae mengikuti hatinya dan berjalan ke sisi lain, tapi pada akhirnya kembali ke tempat semula. Dia tidak bisa mendekat atau melangkah lebih jauh.

Kang Jae memangkas pendek rambutnya. Bersama Min Jung hari itu Kang Jae mendapat pekerjaan menjaga dua ekor anjing. Jong Hoon mendapat informasi bahwa sudah enam bulan Bu Jeong menjadi tenaga pembersih di kediaman selingkuhan Jin Seop, suami Jung A Ran.

Saat Bu Jeong datang untuk bekerja dia mendengar keributan di dalam. Jin Seop memukuli selingkuhannya. Bu Jeong diminta untuk tidak menceritakan masalah ini pada siapa pun. Selepas dari sana hari itu dia diminta datang untuk membantu pekerjaan di salah satu pesta. Di tempat lain Jeong Su terlihat menolak panggilan telepon dari Gyeong Eun. Dia mengetahui suami Gyeong Eun meninggal dari grup percakapan lalu mengirim pesan padanya.

Pulang dari pekerjaannya Bu Jeong berhenti di pemancingan Yuwon. Wanita itu berdiri cukup lama di pinggir waduk sampai polisi yang berpatroli datang dan membawa Bu Jeong ke kantor polisi. Bu Jeong tidak diizinkan pulang sebelum dijemput wali. Pasalnya di waduk tersebut sudah terjadi beberapa hal buruk. Dia lalu menghubungi Kang Jae; memakai jasa lelaki itu untuk berpura-pura sebagai teman.

Episode 11-12

Episode 11-12

Kang Jae akhirnya datang menjemput Bu Jeong yang tertahan di kantor polisi. Jeong Su sendiri masih berada di upacara pemakaman suami Gyeong Eun. Polisi menyebutkan bahwa itu bukan kali pertama Bu Jeong berada di pinggir waduk dan dilaporkan atas hal yang sama, jadi berhati-hati dan awasi.

Malam itu berbanding terbalik saat bersama suaminya, Bu Jeong yang biasanya diam dan dingin, banyak bicara dan bertanya pada Kang Jae sampai hal-hal yang tidak begitu penting. Jeong Su dan Min Jeong masih berada di apartemen Kang Jae. Jeong Su memutuskan menginap setelah Min Jeong tak ingin ditinggal sendirian.

Kang Jae dan Bu Jeong asyik bicara hal-hal random dalam hidup mereka sampai-sampai pesan teks dari Jeong Su tidak dibalas. Jeong Su sendiri masih berada di pemakaman suami Gyeong Eun dan membiarkan wanita itu istirahat di mobilnya. Jeong Su coba menghibur Gyeong Eun.

Kang Jae memulai pembicaraan tentang kehampaan. Dia penasaran mengapa Bu Jeong ingin bunuh diri? Apa yang membuatnya hampa? Bu Jeong sendiri merasa mereka mirip sehingga membuatnya ingin bersikap baik pada Kang Jae. Kang Jae ingin mengajaknya ke gunung, ke laut, ke mana pun selain rumah.

Sementara itu Jeong Su merahasiakan keberadaannya pada sang ibu. Dia tidak mengatakan dirinya menghadiri pemakaman suami Gyeong Eun. Bu Jeong juga berbohong pada Jeong Su dengan mengatakan akan tidur di rumah ayahnya. Dini hari itu Kang Jae dan Bu Jeong pergi ke gunung.

Kang Jae banyak cerita tentang kenangannya di masa lalu. Matanya berair saat melihat bintang; dia ingat semua kejadian saat bersama ibunya. Ketika sampai di puncak gunung, mereka bingung karena observatoriumnya tutup. Sejurus kemudian seorang pengunjung menawari mereka tenda cadangan untuk digunakan agar Kang Jae dan Bu Jeong tidak kedinginan.

Mereka kini sudah ada di dalam tenda; kembali bicara banyak hal termasuk penyesalan Bu Jeong karena sempat ingin bunuh diri beberapa waktu lalu. Kehampaan Bu Jeong hingga memutuskan bunuh diri ketika itu disebabkan karena dia merasa belum menjadi apa-apa. Dia ingin jadi segalanya, bersikap pura-pura tidak serakah dan rendah hati padahal sebenarnya menginginkan pengakuan dari orang lain. Dia ingin menunjukkannya pada ayah, suami dan diri sendiri.

Saat keduanya berbaring, Bu Jeong tiba-tiba ingin menyentuh wajah Kang Jae. Kang Jae menarik tubuh Bu Jeong hingga keduanya berpelukan dalam tenda. Bu Jeong tampak bimbang sekaligus gelisah dengan yang terjadi antara dirinya dan Kang Jae.

Kang Jae lalu bicara tentang pekerjaannya sebagai Peran Pengganti. Menurutnya semakin dia melakukan yang terbaik, keadaan akan semakin sulit. Saat waktu habis dan peran berakhir, kliennya kembali ke kehidupan nyata sedang dia tetap di fantasinya. Kang Jae merasa pengecut karena menyia-nyiakan dirinya dengan profesi semacam itu.

Di tempat lain, Jeong Su menemukan surat dari kepolisian untuk Bu Jeong. Dia membukanya dan membaca Surat Penarikan Gugatan Hukum dari Jung A Ran. Sementara itu Min Jeong mencemaskan Kang Jae yang tidak pulang semalam. Saat sedang berdua dengan Kang Jae, masalah baru siap menghadang Bu Jeong karena tulisannya untuk buku Jung A Ran diduga plagiarism dari buku esai karya penulis Rusia. Salah satu pembaca mengunggah fakta tersebut.

Hari itu syuting Jung A Ran juga dibatalkan karena salah satu pemain mereka, Ji Na cedera dan harus dirawat. Jung A Ran langsung mengetahui kalau itu ulah suaminya, Jin Seop. Hari itu ibu Jeong Su yang sedang pergi bersama teman-temannya tanpa sengaja bertemu ayah Bu Jeong, tapi wanita paruh baya itu pura-pura tidak mengenalnya.

Ayah Bu Jeong juga sudah berusaha menghindar sejak awal. Min Ja langsung menelepon Jeong Su dan komplain tentang pekerjaan sang besan. Sejurus kemudian Min Ja mencari Chang Sook, diam-diam membawakannya makanan, tapi Chang Sook sudah tidak ada di sana. Bu Jeong memutuskan pulang setelah mendapat pesan dari Jeong Su terkait ayahnya. Dia menolak ajakan Kang Jae pergi ke laut.

Episode 13

Episode 13

Woo Nam yang bekerja sebagai perawat di rumah sakit tempat suami Gyeong Eun dirawat menjadi saksi kesetiaan dan kesabaran wanita itu dalam merawat suaminya. Selama dua tahun Woo Nam melihat Gyeong Eun bolak-balik rumah sakit dalam keadaan sangat lelah. Namun, di hari kematiannya, Gyeong Eun tak ada di sana. Sang suami seperti sengaja memilih waktu agar Gyeong Eun tak melihatnya pergi.

Setelah mencari ke sana-ke sini sambil membawa makanan, Min Ja menemukan Chang Sook dan mengajak besannya itu makan bersama. Mereka bicara tentang kerja keras yang sudah dilakukan, termasuk alasan Chang Sook memulung kardus-kardus bekas. Di tempat lain saat Jung A Ran sedang dipusingkan oleh masalah plagiarism yang dilakukan Bu Jeong terhadap bukunya, dia menerima foto Ji Na yang luka-luka karena ulah suaminya.

Luka itu mengingatkannya pada kekerasan yang juga diterimanya dari sang suami, Seo Jin Seop. Di sisi lain Bu Jeong akhirnya sampai rumah setelah menghabiskan malam dengan Kang Jae. Sementara itu Min Jung dan Jung Soo masih tinggal di apartemen Kang Jae. Min Jung berhasil menghubunginya tapi Kang Jae belum mau pulang. Jung Soo melihat Min Jung bertelepon dengan temannya itu.

Ingatan Kang Jae kembali ke masa lalu saat dia dan ibunya pergi ke laut untuk melarung abu mendiang sang ayah. Peristiwa itu jadi luka yang membuat Kang Jae berlari hingga sejauh sekarang. Jeong Su pulang ke rumah dan mendapati Bu Jeong tidur di sofa. Dia lalu pergi ke tempat ibunya untuk mengganti lampu yang mati. Min Ja jadi lebih perhatian pada besannya dan itu memuat Jeong Su curiga.

Bu Jeong menerima pekerjaan untuk menemani Ji Na, kliennya, selama dirawat di rumah sakit. Sementara itu Kang Jae mendapat pekerjaan mengambil barang-barang serta menyerahkan surat pengunduran diri dari seseorang kepada atasannya. Pekerja itu terlalu malas ke kantor, menemui atasannya dan mengambil barang-barang.

Dalam perjalanan pulang Kang Jae menerima foto galaksi dan bintang-bintang dari sesama pengunjung yang dia temui di gunung beberapa waktu lalu. Dia meneruskan foto-foto itu pada Bu Jeong. Ketika melihat foto-foto itu dia kembali mengingat momen perpisahannya dengan Kang Jae. Bu Jeong yang sudah berada di rumah sakit diminta menunggu setengah jam karena Ji Na sedang kedatangan tamu penting yang terkenal.

Hari itu Jong Hoon mendatangi apartemen Kang Jae tapi terkejut karena Min Jung yang membukakan pintu. Di rumah sakit Jung A Ran dan Bu Jeong akhirnya bertemu lagi tepat setelah Bu Jeong mendapat pesan dari bekas tempat kerjanya soal plagiarism yang dia lakukan.

Episode 14

Episode 14

Min Jung berkali-kali menghubungi Kang Jae karena Jong Hoon sudah ada di apartemennya. Jung Hoon sendiri terkejut melihat barang-barang yang berhubungan dengan Bu Jeong, seperti buku Jung A Ran, ada di kediaman rekannya itu. Kang Jae sendiri tampak galau memikirkan perasaan istimewa setelah bersama Bu Jeong kemarin. Dia kembali mengirim pesan yang sebelumnya berisi ungkapan perasaan tapi kemudian diganti dengan sapaan biasa.

Bu Jeong sendiri sedang bekerja, merawat Ji Na di rumah sakit. Sementara itu Jeong Su yang sedang berada di rumah ibunya diam-diam pergi menemani Gyeong Eun belanja. Di rumah sakit Bu Jeong serba kikuk karena di sana juga ada Jung A Ran dan suaminya, Jin Seop, yang sedang sibuk mencari alasan untuk cedera yang dialami Ji Na.

JI Na malah menyalahkan Bu Jeong setelah mengetahui kalau dia yang melapor ke petugas keamanan sehingga dirinya dipukuli Jin Seop. Ji Na tak ingin Bu Jeong terbawa dalam masalah dan ikut terkena dampaknya. Kang Jae kaget melihat Jung Hoon ada di rumahnya. Pria itu kembali membicarakan Bu Jeong tapi Kang Jae pura-pura tak tahu atau mengenalnya.

Kang Jae mulai merasa terganggu karena Jung Hoo tahu yang sebenarnya tapi terus coba memancing. Jung Hoon mengatakan kalau Jung A Ran sudah melihat foto-fotonya saat menemui Bu Jeong. Kang Jae lalu mengusirnya. Di tempat lain saat dalam perjalanan pulang, Jung A Ran mengajak Bu Jeong bicara.

Jung A Ran bingung dan tidak percaya Bu Jeong melakukan plagiarism pada bukunya, padahal yang dia tahu Bu Jeong sangat mencintai dunia penulisan. Jung A Ran juga mengatakan kalau dia mencegah penerbit menuntutnya. Jung A Ran masih penasaran mengapa Bu Jeong bisa bekerja pada Ji Na. Dia pun mencurigai jika Bu Jeong sengaja ingin mencari keburukan tentangnya.

Bu Jeong menyerang dengan kata-kata tapi kemudian terdiam ketika Jung A Ran mengatakan dia punya bukti yang bisa merugikannya. Sampai malam Kang Jae bolak-balik membuka ruang chat dengan Bu Jeong, yang tak kunjung dibalas. Tak bisa menahan dia akhirnya kembali mengirim pesan meminta untuk bertemu.

Jeong Su sendiri tampak coba menghibur Gyeong Eun dengan bernyanyi di karaoke. Jeong Su juga terlihat mengkhawatirkannya karena Gyeong Eun seperti sangat lelah. Gyeong Eun tak bisa lagi menahan emosinya lalu mencium Jeong Su. Kang Jae sendiri langsung bergegas begitu menerima pesan dari Bu Jeong.

Malam itu saat keluar dari karaoke, kakak Jung Soo berpapasan dengan Jeong Su. Pulang dari sana, Gyeong Eun dan Jeong Su pergi ke motel. Sementara itu, Bu Jeong akhirnya bertemu Kang Jae. Pemuda itu langsung memeluknya.

Episode 15-16

isode 15-16

Setelah bertemu lagi di Seoul, Kang Jae tidak bisa menahan rasa rindu pada Bu Jeong dengan langsung menciumnya. Jeong Su masih berada di motel bersama Gyeong Eun, menangkannya dan tidak peduli pada pendapat orang yang melihat mereka masuk motel. Malam itu mereka tak melakukan apa pun tapi Gyeong Eun mengatakan mencintainya.

Hampir tengah malam Chang Suk, ayah Bu Jeong, terlihat kebingungan di pinggir jalan. Sementara itu di tempat berbeda Bu Jeong menghabiskan makan malam dengan Kang Jae sambil bercerita pengalaman di masa lalu yang membuatnya merasa terpuruk seperti sekarang. Hujan turun saat Jung A Ran datang ke cafe milik Jong Hoon.

Jung A Ran mengatakan dia sudah mengirim foto-foto Bu Jeong saat bersama Kang Jae pada wanita itu karena sikap sok suci Bu Jeong mengganggunya. Jung Hoon sendiri semakin memperlihatkan perhatiannya. Di tempat lain setelah ditelepon ibunya, Jeong Su bergegas mencari Chang Suk dan menemukannya di sebuah toko lotre. Sementara itu, Bu Jeong masih asyik berdua dengan Kang Jae bercerita tentang dirinya, tentang ayahnya.

Chang Suk tidak mengenali Jeong Su, tapi begitu mendengar nama Bu Jeong dia mau ikut pulang dengan menantunya. Dalam perjalanan Chang Suk pingsan. Jeong Su membawanya ke rumah sakit dan menghubungi Bu Jeong setelah mencoba berkali-kali.

Di rumah sakit Bu Jeong yang baru datang langsung dimarahi ibu mertua yang sudah khawatir dari tadi. Sambil merajuk dia lalu mengatakan kalau Chang Suk mengetahui semua tentangnya. Jeong Su menegur ibunya karena mengatakan hal semacam itu dalam kondisi genting. Dia menenangkan istrinya yang terus menangis. Malam itu Kang Jae menginap di rumah ibunya sambil mengkhawatirkan Bu Jeong.

Chang Suk tampak lebih baik. Dia mengingat kembali kenangannya saat Bu Jeong masih kecil. Mereka bicara banyak sebelum Bu Jeong pamit pulang sebentar ke apartemen sang ayah. Malam sebelumnya Bu Jeong membuka pesan Jung A Ran berisi foto-fotonya bersama Kang Jae. Di tempat kerja Jeong Su mencari informasi di internet tentang penyakit ayah mertuanya, yang semua merujuk pada kemungkinan terburuk.

Saat akan kembali ke rumah sakit, Bu Jeong melihat Min Jung masuk apartemen Kang Jae. Tak lama dia mendapat telepon dari rumah sakit yang mengabarkan Chang Suk gagal jantung. Dalam kondisi yang sama Jeong Su panik dan emosi pada salah satu rekan kerjanya yang memintanya menguatkan diri. Bu Jeong menjadi yang terakhir datang saat ayahnya meninggal dunia, sementara Jeong Su dan ibunya sudah lebih dulu di sana. Mereka kehilangan.

Dua hari kemudian Kang Jae baru mengetahui ayah Bu Jeong sudah meninggal. Dia lalu mengirim pesan pada Bu Jeong, dan terbaca oleh Jeong Su. Bu Jeong yang terbangun sepertinya melihat Jeong Su membuka ponselnya, tapi sang suami memilih tidak membicarakan apa pun dan meminta Bu Jeong untuk tabah lalu kembali tidur.

Malam itu Bu Jeong membuka rahasianya pada Jeong Su bahwa dia sempat akan bunuh diri dan mengikuti klub bunuh diri. Wanita itu juga mengaku sedang menyukai seseorang, sama seperti Jeong Su setahun lalu yang mengaku bertemu cinta lamanya saat Bu Jeong keguguran. Bu Jeong akhirnya memahami mengapa Jeong Su dengan entengnya mengatakan hal itu.

Pasangan itu akhirnya juga mengakui kalau mereka bersedia berkorban dan memberikan apa pun untuk masing-masing, tapi tak lagi saling mencintai. Bu Jeong lalu menghapus kontak Kang Jae, sedangkan Jeong Su menyesali semua sembari menangis. Hidup mereka kembali pada hari yang biasa sebelum Kang Jae tanpa diduga kembali bertemu Bu Jeong di Planetarium.

Alur Lambat di Episode Pembuka

Alur Lambat di Episode Pembuka_

Lost (2021) drama terbaru Ryu Jun Yeol setelah sekian lama ‘istirahat’ dari dunia drama akhirnya mulai tayang 4 September lalu. Untuk episode pertama, ratingnya ada di angka 4%, cukup meyakinkan jika dibandingkan pendahulunya, Nevertheless (2021) yang hanya mampu mendapatkan 2%.

Dari segi cerita, keduanya jelas berbeda. Untuk tone saja, Lost (2021) lebih gelap dibanding Nevertheless (2021), begitu halnya dengan sinematografi. Tone yang gelap ini selaras dengan alur yang lambat di episode pertamanya. Berbeda dengan drama lain yang mengemas episode 1 dengan ‘meriah’, Lost (2021) menyuguhkan episode pertama yang hening dan lambat.

Dari episode pertama ini rasanya dapat disimpulkan kalau Lost (2021) bukan drama untuk semua orang. Ia segmented, khusus untuk penyuka drama ber-genre melodrama yang kelam. Jarak antara satu dialog dengan dialog lainnya cukup lama, cukup membosankan bagi kamu yang terbiasa dengan dialog rapat dan ekspresif.

Karakter Kelam Risiko Kurang Nyaman

Karakter Kelam Risiko Kurang Nyaman_

Alur lambat pada episode 1 Lost (2021) bisa semakin terasa melelahkan karena karakter-karakternya yang cukup kelam. Kang Jae tidak terlalu banyak bicara dan ekspresif menunjukkan emosinya. Dia tipikal pria misterius yang punya banyak rahasia dan luka. Hidupnya keras seolah tak memberinya hak untuk bersenang-senang.

Karakter Bu Jeong sendiri yang dibawakan oleh aktris Chungmuro, Jeon Do Yeon, tak kalah kelam. Dia istri yang berusia lima tahun lebih tua dari suaminya. Bu Jeong cukup sensitif sehingga sulit diajak bicara, sulit dinasihati bahkan oleh ayahnya sendiri. Semua karena beban hidup yang terasa dua kali lipat lebih berat sebab dia berusia 40 tahun.

Karakter-karakter yang kelam itu berhasil dibawakan oleh Ryu Jun Yeol dan Jeon Do Yeon di episode pertama sehingga kamu mungkin akan ikut merasa kurang nyaman menontonnya. Saking menjiwai perannya, mereka bisa menularkan depresi dan putus asa dalam drama ini.

Konflik Klasik: Uang dan Kegagalan

Konflik Klasik Uang dan Kegagalan_

Sebagai karya pertama dari sutradara film Hur Jin Ho, Lost (2021)hadirkan konflik klasik yaitu uang dan kegagalan. Pada episode 1 penceritaannya dilengkapi dengan narasi yang terdengar putus asa. Nada suara Bu Jeong dibuat seputus asa mungkin dan penuh kebencian terhadap diri sendiri.

Apa pun yang berhubungan dengan uang dan kegagalan, rasanya memang mengerikan. Kemiskinan, keterbatasan, rentan membuat siapa pun merasa gagal lalu benci dengan dirinya sendiri. Melalui episode pertamanya, drama ini coba menggambarkan hal tersebut.

Masalah Bu Jeong Mulai Ditampilkan

Masalah Bu Jeong Mulai Ditampilkan_

Setelah di episode 1 kemarin kamu mungkin bingung dengan masalah yang dihadapi Bu Jeong hingga membuat wanita itu begitu murung, pada episode 2 Lost (2021) diperlihatkan masalah Bu Jeong yang sesungguhnya.

Alur penceritaan dibuat bertahap sehingga bertahap pula terasa penatnya, dari mulai bagaimana dia harus menahan emosi saat menghadapi polisi, bagaimana putus asanya dia menemui Jung A Ran, kekhawatiran ayahnya yang harus dihadapi serta bagaimana akhirnya Bu Jeong berani mengancam balik Jung A Ran.

Emosimu akan dibawa naik-turun antara benci, putus asa sekaligus khawatir. Melalui akting jempolan Jeon Do Yeon, kamu bisa ikut merasakan penat yang luar biasa. Dengan kondisi seperti itu sangat dapat dimengerti mengapa Bu Jeong tak selera bicara dengan Jeong Su, suaminya. Pikiran Bu Jeong sudah terlalu penuh hingga tak ada tempat untuk disalah-salahkan. 

Jeong Su Bertemu Mantan Kekasihnya

Jeong Su Bertemu Mantan Kekasihnya_

Jeong Su adalah tipikal suami yang tidak kreatif menghadapi masalah rumah tangga. Dia kesulitan menghadapi istrinya karena tak mau mendengar keluhan tentang ibunya. Sikap Jeong Su tak banyak berubah di episode 2 ini, kecuali di balik kegagapan dalam menghadapi Bu Jeong, dia memperlihatkan kualitasnya sebagai suami setia.

Di episode 2, ada karakter baru yang dimunculkan. Dia adalah mantan kekasih Jeong Su yang masih memiliki rasa padanya. Kehadiran karakter ini sepertinya akan menciptakan konflik yang juga baru. Ia patut ditunggu kelanjutannya, entah sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Bu Jeong dan Jeong Su atau yang lain.

Kang Jae Menyelamatkan Bu Jeong dari Bunuh Diri

Kang Jae Menyelamatkan Bu Jeong dari Bunuh Diri_

Kesan kelam, putus asa dan melelahkan dalam episode 2 Lost (2021) sampai puncaknya pada scene ketika Bu Jeong memutuskan bunuh diri.

Tak perlu banyak dialog, scene ketika Kang Jae datang menyelamatkan Bu Jeong yang akan bunuh diri, terasa jenius dan meninggalkan kesan tersendiri. Pada bagian tersebut chemistry antara Kim Jae an Bu Jeong juga dapat dirasakan sekalipun hanya melalui tatapan mata keduanya.

Sejak episode 1, Kang Jae memang dicitrakan punya kepedulian terhadap temannya. Dia rela mengurus jenazah seorang teman yang sudah menipunya sampai 40 juta Won. Khusus interaksinya dengan Bu Jeong di akhir episode 2, kamu sengaja dibuat penasaran mengenai yang akan terjadi pada mereka selanjutnya.

Dapat Petuah dari Kang Jae

tuah dari Kang Jae

Lost (2021) episode 3 masih dengan alur yang lambat dan narasi yang terdengar berat. Pemaknaan hidup dari Kang Jae dan Bu Jeong yang suram dan seolah tanpa harapan masih terdengar di antara scene-scene tanpa dialog. Khusus pada episode 3, karakter Kang Jae semakin menarik. Sejak awal kita bisa merasakan ketulusannya saat menolong Bu Jeong dari upaya bunuh diri.

Walau mengatakan banyak kalimat tak penting, sesungguhnya itu adalah upaya mengalihkan perhatian Bu Jeong dari keinginan untuk mati. Kang Jae juga memberi petuah-petuah di episode kali ini. Ada beberapa perkataannya tentang hidup yang quotable dan menyentuh. Terutama pada scene ketika dia harus menghadapi kakak Jeong Wook untuk meminta uang pemakaman. Bahwa sukses atau tidak, seorang manusia tetap manusia, yang harus diperlakukan seperti manusia.

Bu Jeong dan Jeong Su Masih Belum Membaik

Bu Jeong dan Jeong Su Masih Belum Membaik

Di episode 3, hubungan Bu Jeong dan Jeong Su masih belum membaik. Bu Jeong lebih banyak menghabiskan waktunya bersama sang ayah. Perkembangan hubungan antara keduanya masih datar. Sepanjang 1 jam lebih, mereka bahkan tak terlihat berinteraksi atau berada dalam satu frame.

Pada episode ini, Jeong Su justru mendapat godaan dari mantan kekasihnya. Sampai akhir episode 3, karakternya sebagai suami setia masih dipertahankan. Bu Jeong sendiri kerap teringat-ingat Kang Jae yang beberapa kali ‘mampir’ saat dirinya ada dalam keadaan paling buruk. Akankah ada perubahan di antara mereka?

Kang Jae Dapat Pekerjaan Mengejutkan

Kang Jae Dapat Pekerjaan Mengejutkan

Ending episode 3 Lost (2021) sepertinya akan membuat episode mendatang memasuki babak baru. Pasalnya, Kang Jae mendapat tugas untuk menggali informasi atau mencari rahasia buruk tentang Bu Jeong. Bisa dipastikan untuk mendapatkan hal itu, Kang Jae harus lebih mendekatkan diri pada wanita tersebut.

Pendekatan Kang Jae kali ini akan dibayar karena bagian dari pekerjaannya. Pertanyaan yang menyusul kemudian adalah, apakah Kang Jae hanya akan sekadar bekerja? Atau akan ada hal lain yang hadir di antara mereka? Rasa penasaran terhadap hubungan Kang Jae dan Bu Jeong bikin penasaran nonton episode selanjutnya.

Bu Jeong Mulai Mendekati Kang Jae

Bu Jeong Mulai Mendekati Kang Jae

Di episode yang lalu, pasca Kang Jae menyelamatkan Bu Jeong dari upaya bunuh diri, pemuda itu membuat janji untuk bertukar kontak jika mereka bertemu lagi. Di awal episode 4, janji tersebut terlunasi karena Kang Jae dan Bu Jeong bertemu kembali. Bu Jeong yang memang lebih banyak menghabiskan waktunya di apartemen sang ayah, punya kemungkinan besar untuk bertemu pemuda itu lagi.

Sebenarnya scene ini sudah bisa ditebak di episode lalu, karena mereka pasti akan bertemu lagi, mengingat Bu Jeong sering mampir ke apartemen sang ayah, plot yang cukup mengejutkan adalah Bu Jeong ternyata menghubungi Kang Jae lebih dulu. Selama ini Kang Jae lebih banyak bicara saat dengannya, tapi siapa sangka, Bu Jeong yang mengambil gerakan lebih dulu untuk lebih dekat dengan Kang Jae, secara sadar dan sengaja.

Kesulitan Komunikasi adalah Awal Masalah

Kesulitan Komunikasi adalah Awal Masalah

Pada Lost (2021) episode 4, interaksi antara Bu Jeong dan suaminya, kembali dimunculkan. Dari interaksi mereka di episode ini, kita bisa sama-sama menilai bahwa masalah utama mereka adalah komunikasi. Dengan berbagai alasan, Bu Jeong memilih untuk tidak bercerita apa pun soal masalahnya di pekerjaan. Dia hanya memperlihatkan kekalutan dengan terus sensitif dan marah-marah saat bicara dengan Jeong Su.

Upaya Jeong Su untuk mengajak bicara pun berakhir nihil karena Bu Jeong selalu menghindar dan sulit sekali berterus terang. Dari konflik mereka, ada sesuatu yang penting dalam menjalin hubungan coba disampaikan drama ini, yaitu mengenai pentingnya komunikasi dan mendengarkan.

Mereka bisa melalui masalah jika Bu Jeong mau sedikit terbuka dan Jeong Su mau mendengar tanpa lebih dulu berkomentar atau menimpali. Selain itu, hubungan Bu Jeong dan ibu mertua yang tak baik, jadi salah satu faktor penghambat komunikasi antara keduanya. Pada akhirnya Bu Jeong jadi menutup diri untuk keduanya.

Tampilkan Hubungan Kang Jae dengan Ibunya

Tampilkan Hubungan Kang Jae dengan Ibunya

Di episode ini, sisi lain Kang Jae kembali ditampilkan. Sosok yang terkenal datar dan suka bicara pedas itu rupanya masih membutuhkan sang ibu. Dia rela cancel pekerjaan untuk datang ke rumah ibunya di malam hari untuk sekadar makan sup rumput laut. Pada scene itu, akting Ryu Jun Yeol saat menjadi seorang anak, sangat effortless.

Adegan ketika dia dengan lahap makan sup rumput laut, terlihat natural. Chemistry dengan pemeran ibunya juga terasa luwes. Bagian ini tidak terlalu panjang, tapi berkesan dan sedikit banyak menampilkan kepribadian Kang Jae yang lainnya.

Kejutan dari Bu Jeong

Kejutan dari Bu Jeong

Drama Korea yang dibintangi dua aktor papan atas, Ryu Jun Yeol dan Jeon Do Yeon, sudah memasuki episode 5. Di episode ini Lost menyuguhkan alur dengan kejutan di sana-sini tanpa meninggalkan kesan kelam dan gelap sebagai identitasnya. Dua karakter utama masih menjalani hidup dengan tanpa semangat yang berarti. Khusus karakter Bu Jeong, kali ini kita akan melihat sisi lain darinya.

Sampai episode lalu, karakter Bu Jeong memang tidak terlalu mendapat porsi penceritaan secara lebih dalam. Tidak terlalu banyak penggambaran kepribadian Bu Jeong kecuali dia adalah seseorang yang mengalami depresi karena kasus dengan selebritas sehingga kerap bersikap sensitif, terutama pada suaminya. Di sini, hal lain tentangnya mulai ditampakkan dengan plot yang disusun secara lambat sekaligus rapi.

Scene di bagian akhir lumayan mengejutkan. Rupanya benar, di balik seseorang yang diam, di balik orang yang suka menyimpan masalahnya sendiri, ada sesuatu yang siap mengagetkanmu. Entah kenapa karakter Kang Jae yang muram dan kaku, terasa jadi lebih ‘terang’ dibanding kejutan dari Bu Jeong. Kita tunggu di episode mendatang seperti apa Bu Jeong sebenarnya.

Kang Jae Memilih Langkah Selanjutnya

Kang Jae Memilih Langkah Selanjutnya

Episode 6 drama Lost (2021) dibuka dengan fakta mengejutkan dari perkataan Jeong Wook pada Jung Soo. Lelaki itu mengatakan kalau dia dan Bu Jeong bisa mati bersama. Sepenggal kalimat tersebut jadi petunjuk yang semakin mencurigakan dan bikin penasaran. Apakah kematian Jeong Wook ada hubungannya dengan Bu Jeong?

Rasa penasaran macam itu tampaknya dirasakan juga oleh Kang Jae. Namun, karena satu-satunya petunjuk adalah mendekati Bu Jeong, dia terlihat ragu karena berbagai pertimbangan. Dari awal hingga pertengahan, hubungan Kang Jae dan Bu Jeong tidak memperlihatkan perkembangan tapi di akhir episode, Kang Jae bikin keputusan yang akan membawa cerita ini semakin berliku. Kita tunggu saja episode selanjutnya!

Bu Jeong dan Kang Jae: Sepasang Kesepian

Bu Jeong dan Kang Jae: Sepasang Kesepian

Pertemuan antara Bu Jeong dan Kang Jae di episode tujuh rasanya jadi yang paling ditunggu-tunggu sejauh ini. Scene ketika akhirnya mereka berada di satu kamar yang sama di episode 7, hanya duduk, berbaring dan gak melakukan apa pun, menimbulkan perasaan macam-macam. Sebagian mungkin related merasakan nyamannya doing nothing bersama orang asing; yang tidak menghakimi, tidak banyak komentar, tidak banyak menasehati sehingga tidak membuat khawatir.

Pilihan Bu Jeong mudah dimengerti sekaligus sulit. Di sisi lain, Kang Jae juga coba memahami ketika dirinya tak kalah kesepian. Dua karakter utama di drama ini mulai terlihat sebagai sepasang kesepian yang saling mengenali dan nyaman. Perkembangan hubungan mereka jadi semakin menarik untuk diikuti.

Setiap Jiwa Punya Rasa Sepi

Setiap Jiwa Punya Rasa Sepi

Permainan emosi antara Kang Jae dan Bu Jeong mulai semakin rumit di episode 8 karena Kang Jae terlihat menaruh empati pada Bu Jeong; yang tampak menjalani hidup sangat berat, bahkan lebih berat darinya. Akting Ryu Jun Yeol sebagai Kang Jae saat memperlihatkan emosi melalui matanya, menunjukkan kualitas yang dimiliki seorang aktor, terutama scene ketika Kang Jae mendengarkan Bu Jeong bercerita tentang kegugurannya.

Selain mereka, pada episode delapan, kamu seperti dapat pembuktian bahwa semua orang punya sepinya sendiri-sendiri. Kamu bisa melihat itu pada Jung A Ran yang di-plot sebagai karakter ‘jahat’ karena membuat Bu Jeong depresi. Siapa sangka di balik hidupnya sebagai seorang artis, dia menjalani hidup yang berat karena harus menyimpan rahasia dan rasa sakitnya.

Kamu juga akan melihat kesepian lain pada diri Min Ja, ibu mertua Bu Jeong yang menyebalkan, ternyata tak punya teman untuk minum, juga pada karakter Gyeong Eun yang terus mengganggu dan menghubungi Jeong Su ternyata kelelahan dan kesepian merawat suaminya yang sakit selama bertahun -tahun. Episode 8 bisa membuatmu yang sedang merasa kesepian terwakili atau semakin meratapinya.

Kegalauan Hati Kang Jae

Kegalauan Hati Kang Jae

Di antara alur yang masih lambat dan narasi berisi kegelisahan terhadap hidup, Lost (2021) episode 9 dan 10 tidak terlalu banyak menampilkan Kang Jae dan Bu Jeong dalam satu scene. Anehnya, kita masih bisa merasakan kalau mereka tetap terhubung. Kegalauan hati masing-masing diperlihatkan, terutama kegalauan hati Kang Jae.

Setelah diminta berhenti mendekati Bu Jeong oleh Jong Hoon, Kang Jae justru menyadari sesuatu. Dia tertarik pada hal lain selain uang tapi di satu sisi dia juga tidak dapat melangkah lebih jauh. Script di dua episode ini masih sangat memuaskan. Ia berisi curahan hati paling dalam dari Kang Jae dan Bu Jeong yang gelisah dengan hidupnya, kali ini Kang Jae gelisah dengan isi hatinya.   

Satu lagi yang cukup jadi kejutan, utamanya dari episode 10, yaitu penampilan Kang Jae lebih segar karena dia mengubah gaya rambutnya! Ryu Jun Yeol yang mempertahankan rambut gondrong, harus merelakannya dipangkas di episode ini. Penasaran dengan penampilan baru Kang Jae serta pilihan hatinya? Minggu depan kita lihat sama-sama ya!

Keberanian Bu Jeong dan Kang Jae

Keberanian Bu Jeong dan Kang Jae

Dua orang yang sama-sama hampa dan merasa tidak memiliki apa-apa serta belum jadi siapa-siapa, akhirnya menghabiskan waktu berdua secara lebih dekat dan intim. Bu Jeong dan Kang Jae mulai berani lebih dekat satu sama lain di dua episode minggu ini. Plot banyak menampilkan keduanya terlibat dalam dialog-dialog panjang yang sunyi, yang masih berisi kegelisahan dan kehilangan.

Jangan ragukan chemistry dan kemampuan akting keduanya karena Ryu Jun Yeol dan Jeon Do Yeon melakukan adegan per adegan dengan sangat baik. Ada emosi yang terlibat dan mengikat keduanya secara pas. Kita bisa ikut merasakan kegelisahan, bimbang sekaligus saling membutuhkan yang dirasakan Bu Jeong atau Kang Jae saat mereka berdekatan. Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? Bagaimana masing-masing menyelesaikan kehampaannya?

Kembali pada Hari yang Biasa

Kembali pada Hari yang Biasa

Setelah membuat banyak penonton menahan napas di episode minggu lalu karena melihat keberanian Kang Jae dan Bu Jeong, episode 13 relatif tenang tanpa konflik yang berarti. Semua kembali pada hari yang biasa dan masih tanpa percakapan antara Bu Jeong dan suaminya,

Bu Jeong memulai kembali pekerjaannya, begitu pula Kang Jae. Di antara alur yang cenderung datar, ada bagian yang membuat episode 13 tidak menghilangkan kepiluan drama ini.Terlihat pada scene saat Min Ja dan Chang Sook, ibu Jeong Su dan ayah Bu Jeong, bercengkrama sambil berbagi pengalaman hidupnya menghadapi hal-hal pahit dalam hidup, yang semuanya berujung pada kerja keras.

Bagian lain adalah ketika Kang Jae kembali mengingat saat dia dan ibunya pergi ke laut untuk membuang abu mendiang sang ayah. Diiringi skrip serta scoring yang mendayu-dayu, khas Lost (2021), drama ini tetap konsisten menyuguhkan sisi paling muram yang dimiliki seseorang.

Tersesat, Melampaui Batas

Tersesat, Melampaui Batas

Setelah kemarin tidak ada yang menarik dari perkembangan hubungan Kang Jae dan Bu Jeong, di episode 14, perkembangan mereka terasa signifikan. Bukan hanya Kang Jae dan Bu Jeong, melainkan juga hubungan Jeong Su dan Gyeong Eun. Minimnya komunikasi antara pasangan suami istri itu akhirnya diisi oleh kenyamanan yang berasal dari orang lain.

Konflik menjadi semakin panas karena mereka melampaui batas. Kang Jae terasa tidak segan memperlihatkan perasaannya, sementara Bu Jeong walau masih terlihat ragu dia tidak menolak bentuk afeksi dari Kang Jae. Sama halnya dengan Jeong Su dan Gyeong Eun yang seolah lupa kalau mereka punya batasan. Bagaimana kelanjutan hubungan empat orang itu? Apakah mereka dapat menemukan kebahagiaan yang dicari pada diri orang lain?

Kematian dan Titik Balik dalam Hidup

Kematian dan Titik Balik dalam Hidup

Akhirnya drama Lost (2021) yang lumayan banyak membuat orang menyerah di awal episode karena alur yang lambat dan cerita yang gelap. sampai di dua episode terakhirnya. Sutradara menutupnya dengan cerita yang lengkap, rapi dan tetap dengan skrip yang terasa sekali dapat mengisi kekosongan di hati banyak orang tentang arti hidup, kematian dan kebahagiaan.

Dua episode terakhir Lost (2021) tak kalah emosional dibanding episode saat Bu Jeong dan Kang Jae mulai berani. Jeong Su dan Bu Jeong seperti ditabrakkan pada kenyataan bahwa bagaimana pun mereka adalah sepasang suami istri yang jika satu orang merasa kehilangan, yang lain pun akan merasa demikian.

Kematian Chang Suk, ayah Bu Jeong, sangat emosional sekaligus menjadi titik balik dalam hidup keduanya. Bu Jeong yang selama ini banyak memilih diam, tak ingin bicarakan apa pun dengan Jeong Su, akhirnya terbuka dan memahami sikap Jeong Su setahun lalu yang membuatnya terluka. Jeong Su sendiri tak bisa menahan rasa bersalah dan emosinya.

Hubungan Kang Jae dan Bu Jeong yang Bebas Ditafsirkan

Hubungan Kang Jae dan Bu Jeong yang Bebas Ditafsirkan

Hubungan Kang Jae dan Bu Jeong sendiri sebenarnya terbuka untuk diterjemahkan. Lost (2021) punya open ending yang menggiring kita untuk menebak bagaimana kehidupan Bu Jeong, Jeong Su dan Kang Jae selanjutnya. Bagian penutup drama ini tak kalah emosional karena kita disuguhi adegan saat Kang Jae akhirnya kembali lagi bertemu dengan Bu Jeong. Kualitas akting dua pemeran utama drama ini terlihat hanya dari tatapan mata pada scene tersebut.

Kamu yang suka drama-drama beralur sangat pelan, didominasi narasi monolog berisi kontemplasi terhadap kehidupan dan emosi-emosi yang dekat dengan keseharian, Lost (2021) bisa sangat memuaskan. Namun, jika kamu kurang nyaman dengan genre semacam ini, sebaiknya pilih drama lain yang lebih cheerful, karena akhirnya semua soal selera. Bagaimana? Tertarik?

Pada akhirnya semua soal selera. Jika kamu suka dengan drama-drama semacam ini, gelap dan lambat, penuh kesakitan dari dalam, Lost (2021) akan menarik hati, sebaliknya, jika lebih suka drama yang ramai, ia akan terasa membosankan. Gimana? Penasaran?

Lost
Rating: 
2.8/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram