bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Sianida, Drama Indonesia yang Seru

Ditulis oleh Suci Maharani R
Sianida
3
/5

Belakangan para pecinta drama di Indonesia sedang tersihir dengan satu serial web yang ditayangkan WeTV. Serial ini diberi nama Sianida (2021) yang bergenre crime dan thriller memang berhasil membuat penontonnya merasakan dejavu.

Pasalnya serial ini mengingatkan kita pada kasus pembunuhan fenomenal, kasus kopi sianida Jessica Wongso.  Mengambil premis yang sama, seorang wanita dari kalangan atas meninggal dunia secara misterius setelah menenggak kopi.

Dalam kasus ini salah satu dari tiga orang yang berada di tempat kejadian dijadikan tersangka. Tapi ada banyak keanehan yang mengelilingi kasus ini, apakah benar orang yang berada di TKP adalah pembunuhnya atau ada orang lain? Pasti banyak yang penasaran dong dengan kelanjutan kisah di atas? Kamu bisa mendapatkan jawabannya di bawah ini.

Sinopsis

Serial web yang ditayangkan WeTV ini memang mengingatkan banyak orang akan kasus Jessica Wongso dan Wayan Mirna tahun 2016 silam. Makannya Sianida (2021) menjadi salah satu serial web yang wajib untuk diikuti, berikut sinopsis setiap episodenya.

Episode 1-4

Sianida 1_

Kisah ini berawal ketika sepasang suami istri sedang mendatangi pesta malam tahun baru yang dibuat oleh ayahnya. Amelia (Jihane Almira) dan David (Rio Dewanto) menikmati pesta yang sangat meriah, namun Amelia tiba-tiba menghilang malam itu.

Wanita ini dengan tergesa-gesa berjalan menuju sebuah kamar, disitulah Amelia bertemu dengan Jenny (Aghniny Haque). Wanita yang paling dicintainya, malam itu keduanya menghabiskan malam bersama di kamar hotel.

Keesokan harinya Amelia, Jenny, Sari (Agesh Palmer) dan Laura (Anastasia Herzigova) hangout bersama di sebuah kafe. Jenny yang datang terlebih dahulu sengaja memesankan teman-temannya minuman, mereka pun mengobrol bersama.

Saat Amelia menenggak kopinya, wanita ini mengeluhkan rasa kopi yang aneh dan membuatnya terus menerus batuk. Amelia pun kolaps di tempat, mulutnya mengeluarkan busa putih dengan mata yang terbuka lebar. Semua orang panik, Sari dan Laura berusaha menyadarkan sahabatnya sementara Jenny diam membeku.

Hal ini ditangani oleh kepolisian, mereka berusaha untuk mengotopsi tubuh Amelia namun ditolak oleh keluarga. Titik terang muncul ketika sisa busa yang tercecer di lantai, penyebab kematian Amelia karena sianida.

Bukti-bukti lainnya mulai bermunculan dan hanya mengarah pada satu orang yaitu Jenny. Wanita ini ditangkap karena jadi tersangka, tapi ia menolak tuduhan yang diberikan padanya.

Hingga seorang pengacara akhirnya mau membelanya, yaitu bapak Hasan Hadinnata (Mike Lucock). Opsir Dita (Nasya Marcella) merasa ada yang aneh dengan kasus Amelia dan Jenny, karena semuanya terasa mulus. Kehidupan Jenny di penjara juga terancam, karena seorang napi menjadi pembunuh bayaran berusaha membunuhnya.

Pak Hasan yang mengetahui hal ini berusaha memberikan pengamanan terbaik bagi kliennya. Berbekal dari semua kecurigaan dan pernyataan Jenny, pengacara ini mulai mengawasi ayah dan suami Amelia. Tapi satu hal yang Pak Hasan tekankan pada Jenny, fakta bahwa ia seorang lesbian harus ditutupi.

Titik terang muncul, fakta sianida yang digunakan dalam kopi kadarnya terlalu lemah untuk membunuh. Sementara itu keluarga Amelia melancarkan serangan media, mereka berusaha menarik simpati masyarakat.

Hal mencurigakan mengenai keputusan Pak Robert (Arswendi Bening Swara) menikahkan putrinya dengan David menguatkan segalanya. 

Episode 5

sianida 5_

Kedatangan opsir Dita ke tahanan ternyata membuat Jenny kembali masuk dalam luka kehilangan Amelia. Wanita ini melakukan percobaan bunuh diri di kamar mandi. Hal ini membuat Pak Hasan sangat murka pada opsir Dita. Pengacara ini memperingatkan agar kepolisian tidak sembarangan untuk menyelidiki Jenny tanpa ada dirinya.

Kedatangan Opsir Dita tidak berniat jahat, wanita ini mengetahui ada yang tidak beres dan mencurigakan dari kasus ini. Opsir Dita sebelumnya mengatakan bahwa semua bukti terlihat aneh karena semuanya memberatkan Jenny dan sangat mudah ditemukan.

Apalagi penyelidikannya tentang suami Amelia yang mengalami kebangkrutan dan keterangan dari Laura makin menguatkan. Laura dengan gamblang menceritakan bagaimana Jenny dan Amelia pertama kali bertemu di New York.

Ia juga menceritakan bagaimana Amelia dan kenapa wanita itu memilih untuk menjauh dari keluarganya dan tinggal di New York. Pernyataan Laura mengenai David juga makin menguatkan kecurigaan, bagaimana mungkin seorang pria tidak menyadari istrinya penyuka sesama jenis setelah lima tahun menikah?

Suatu hari Pak Hasan menerima telepon mengenai tanggal sidang Jenny, padahal penyelidikan masih tahap awal. Hal ini membuatnya makin marah, Dita yang mengetahui hal ini juga protes pada seniornya, Ilham, namun seperti biasa dia selalu saja dianggap remeh.

Sejak saat itu Dita mengungkapkan pada Pak Hasan bahwa ia percaya Jenny bukanlah pelaku pembunuhan Amelia. Kedatangan keduanya ke Irish Café membuahkan bukti baru, ketika Amelia terlihat marah saat sedang menelepon.

Sayangnya tidak ada kamera cctv, dan sesuai saran Pak Hasan akhirnya Dita meminta izin atasannya untuk memeriksa provider telepon Amelia. Tapi keseruan terjadi ketika dalam perjalan pulang, Dita dan Pak Hasan diserang sekelompok orang yang sebelum memberikan informasi penting pada seseorang soal penyelidikan.

Di lain tempat, David melakukan aksi kabur dan kejar-kejaran dengan sejumlah preman dari rumahnya. Ternyata David terlilit banyak hutang pada preman, sesuai dengan dugaan Pak Hasan dan opsir Dita. Di saat yang sama, Adinda dan Ayahnya melihat kejadian itu, namun David berhasil berkelit sehingga semuanya tidak curiga.

Kini Jenny kembali dibawa ke penjara dan ditempatkan di sel. Ia pun tetap mendapatkan ancaman. Kali ini percobaan pembunuhan terjadi ketika Jenny sedang mengantri untuk mandi, pembunuh bayaran itu kembali mencoba menghabisinya.

Mereka menyelipkan sebuah garpu untuk melukai Jenny, untungnya wanita ini cukup tangguh untuk melawan. Di tempat itu terjadi pertarungan yang sengit, bahkan semua orang terlihat ketakutan melihat pergulatan Jenny dengan tahanan lain.

Episode 6

episode 6_

Setelah pertarungan yang panjang, Jenny berhasil membalaskan dendamnya pada pembunuh bayaran yang mencoba menghabisi nyawanya. Perkelahian di kamar mandi umum membuat Jenny bisa merasakan lega, kini ia menjadi lebih berani.

Setelah pertarungan sengit itu Jenny kembali ke lapas, tiba-tiba saja ia didatangi oleh seseorang yang disebut Bunda. Wanita ini sejak awal sudah memperhatikan pertarungan itu. Bunda juga mengatakan bahwa perbuatan Jenny sudah tepat.

Ia memberikan peringatan bahwa untuk hidup di lapas, Jenny harus bisa melindungi dirinya sendiri. Hingga keduanya saling berbagi cerita, Jenny mengungkapkan perasaannya saat kehilangan Amelia dan dituduh sebagai pembunuhnya.

Di sini Jenny juga mendapatkan wejangan yang sangat berarti baginya, mengenai ibunya. Bunda mengatakan bahwa jangan sampai Jenny menyesali apa yang dilakukannya sekarang. Karena ketika ibunya sudah tiada, Jenny tidak akan memiliki kesempatan lagi untuk menebusnya.

Di tempat lain, Ibu Jenny dan Sari berpikir untuk membalikkan opini publik setelah keluarga Amelia menyerang putrinya. Ibu Jenny akhirnya muncul di salah satu wawancara dan mengungkapkan sisi lain mengenai hubungan buruk Amelia dan keluarganya.

Pak Hasan juga mendapatkan informasi lengkap mengenai David yang ternyata seorang bajingan penipu wanita-wanita kaya. Bermodalkan informasi ini Pak Hasan bekerjasama dengan preman yang dihutangi oleh David sambil mengorek informasi.

Setelah itu Pak Hasan memberikan ancang-ancang pada David, yang membuat pria itu kalang kabut. Tapi hal yang tidak kalah mengejutkan muncul, ternyata David dan Adinda ternyata memiliki affair.

Mereka sempat dipergoki oleh Dita yang saat itu ingin menanyai mengenai hubungan David dan Amelia. Pak Hasan mencari jalan untuk bisa meringankan Jenny, ia meminta Ricky untuk bergerak.

Episode 7

sianida 7_

Berusaha mencari cara untuk meringankan hukuman Jenny, Pak Hasan meminta bantuan dari Ricky. Sesuai dengan keinginannya, Ricky menculik David, pria itu disiksa habis-habisan karena masih belum membayar hutangnya. Benar saja, David membuat pengakuan bahwa semua harta warisan yang harusnya jatuh pada Amelia akan menjadi miliknya.

David berada di ujung tanduk, ancaman Ricky semakin menjadi bahkan sampai memotong satu jarinya. Posisi David makin terjepit ketika Pak Robert memberikan peringatan agar dia tidak membuat masalah. Tapi David terus saja berkelit dengan berbagai macam kebohongan dan karakter menantu idaman.  

Di tempat lain, untuk pertama kalinya Jenny bertemu kembali dengan ibunya dan memeluknya sambil menangis. Ia meminta maaf atas segala perilakunya, ibu dan anak itu akhirnya kembali bersama-sama lagi setelah sekian lama. Jenny berterima kasih atas kesetiaan Sari dan memahami keadaan Laura yang tidak bisa mendukungnya.

Sari bahkan mengatakan tidak akan ada yang akan mempengaruhinya untuk berhenti membantu Jenny. Karena mereka adalah teman, maka Sari akan terus berjuang dan bertahan demi sahabatnya itu.

Sari dan ibunya memberikan kepercayaan diri pada Jenny, mereka akan mencari cara menyelamatkannya. Dari situ Jenny mengingat saat-saat mereka berada di Las Vegas, ada orang yang membantu Amelia.

Sari ingat Amelia meminta menelepon seseorang bernama Tante Anna, dari sinilah titik terang mulai terlihat. Jenny menghubungi Tante Anna, wanita ini mengungkapkan semuanya pada tante Anna.

Begitu pula Tante Anna yang mempercayai bahwa Jenny bukan orang yang harus dicurigai di kasus ini. Tante Anna akan datang ke Indonesia dan bersaksi untuk meringankan semua tuduhan pada Jenny.

Di tempat lain penyelidikan Dita terganggu dengan hilangnya kepercayaan atasannya, ditambah Irham yang makin memojokkannya. Tapi Dita makin bersemangat untuk membuktikan semuanya, ia mengambil langkah dengan berdiskusi dengan Pak Hasan.

Usaha keluarga Jenny menggiring opini masyarakat juga berhasil, karena kini segala opini masyarakat mulai berbalik arah. Di hari lain, pertemuan Jenny dan Tante Anna menjadi jalan yang membawanya menuju kebebasan.

Tante Anna menceritakan siapa dirinya dan bagaimana hubungannya dengan Amelia di Amerika. Tante Anna dan ibunya Amelia sudah berteman lama, hingga ia pun tahu kabar kematian anak sahabatnya yang sangat tiba-tiba. Tante Anna dan Robert ternyata tidak pernah akur, hal ini membuatnya sangat marah dan kesal.

Episode 8

Episode 8

Bang Dewa kalang kabut, ketika pihak jaksa mendapatkan kelalaian dalam penyelidikan kasus Amelia. Kredibilitasnya dipertanyakan ketika mereka tidak mengecek tas milik Amelia dan bukti lainnya yang berada di TKP. Tapi Irham tetap ngotot bahwa semua bukti yang ditemukan cukup, karena mengarah pada Jenny. Padahal sidik jari yang ada di botol itu parsial, serta barang bukti yang ada ternyata tidak kuat.

Bang Dewa memberi peringatan karena Irham yang terlalu percaya diri dan tidak berhati-hati. Bahkan Irham di ultimatum soal pengacara Jenny, pasalnya Hasan tidak terlihat seperti penampilannya. Di tempat lain Tante Anna mulai menceritakan soal Pak Robert, ia menceritakan bagaimana ayah Amelia adalah pria yang mencurigakan.

Ibu Amelia meninggal karena serangan jantung, padahal tidak ada satupun di keluarga yang memiliki riwayat penyakit jantung. Sejak saat itu Robert mendapatkan semua harta mendiang istrinya dan menjauhkan anak-anaknya dari pihak keluarga mendiang istrinya. Tante Anna menceritakan bagaimana Amelia sangat muak dengan ayahnya hingga kabur ke Amerika.

Amelia memang anak yang pemberani dan selalu melawan ayahnya, namun telpon dari Adinda membuatnya kembali. Adinda sangat bertolak belakang dengan Amelia, dimana wanita ini sangat menurut pada ayahnya. Tante Anna mengurakan kehidupan Amelia menjadi sangat tertutup, setelah keponakannya meninggalkan Jennie dan bersiap menikah dengan David. 

Tante Anna juga meyakini bahwa Robert tahu Amelia tidak tertarik pada lawan jenis dan David tidak lebih dari pria palsu. Setelah kisah Robert telah usai diceritakan, Tante Anna dan Pak Hasan membuat rencana untuk menggertak keluarga Robert. Hal ini berhasil, Robert sampai harus berpura-pura sakit di hadapan anak-anaknya saat Anna mengancam membeberkan rahasianya.  

Kembali ke kantor Polisi, Bang Dewa mendapatkan laporan forensik mengenai isi tas Amelia dan langsung memanggil Irham. Pria itu dikeluarkan dari penyelidikan karena kecerobohan dan emosinya mempengaruhi penyelidikan. Pasalnya ada racun yang ditemukan dalam botol Amelia, dimana wanita ini diyakini sudah di racun setidaknya satu minggu sebelumnya.

Penyelidikan diambil alih oleh Dita, yang langsung melakukan penyelidikannya lagi soal kasus Amelia dan Jenny. Dita memeriksa setiap bukti yang ada, ia merasa aneh saat melihat laptop milik Amelia ternyata memiliki banyak kejanggalan. Maka dari itu, wanita ini meminta pihak keluarga Jenny untuk mengirimkan laptop pribadi milik wanita itu yang belum pernah diperiksa.

Di saat itulah Sari meminta bantuan pada Laura untuk mengantarkan laptop ini kepada Pak Hasan dan terjadi kecelakaan kecil. Ternyata kecelakaan ini menyebabkan Laura harus kehilangan bayi dalam kandungannya. Hal ini membuat suaminya sangat marah, bahkan ia meminta agar Sari dan keluarga Jenny menjauhi mereka.

Dita mulai melakukan penyelidikan, apalagi setelah ia mendapatkan laptop milik Jenny yang menguatkan segalanya. Dita mendapati perbedaan yang signifikan, bahwa email Jenny dan Amelia sudah di manipulasi oleh seseorang. Semua bukti yang didapatkan sangat menguntungkan Jenny, bahkan ada pelaku lain dan keterlibatan David makin tercium.

Bukti yang ada menunjukkan bahwa Amelia dan David tidak saling mencintai, bahkan wanita itu berniat bercerai. Mendapatkan bukti barum Dita tidak ingin membuang-buang waktu dan langsung meminta izin untuk menggeledah rumah Amelia. Disana mereka menemukan beberapa barang bukti, hal ini sempat membuatnya bersitegang dengan David.

Episode 9-12

Episode 9-12

Panik karena rumahnya diperiksa oleh aparat kepolisian, David meminta bantuan seseorang untuk membunuh Jenny. Untungnya Jenny selamat dari percobaan ini, tapi Bunda yang menjadi korban dan dirawat secara intensif. Di sisi lain Dita yang bekerjasama dengan Bang Irham berusaha mencari tahu mengenai orang-orang yang menyerangnya di kafe Amelia terbunuh.

Temuannya ini membawanya pada sekelompok preman yang ternyata suruhan dari David. Laporan dari Pak Hasan mengenai orang yang berusaha meracuni Jenny, semuanya juga mengarah pada David. Dita bergerak untuk mencari barang bukti tambahan, karena sulit untuk menangkapnya tanpa bukti konkret. Ia mendatangi Adinda dan berusaha mendapatkan informasi tambahan untuk menjerat David.

David sendiri sedang memastikan bahwa harta warisan milik istrinya jatuh padanya ke pengacara keluarga. Namun sang pengacara merasakan kejanggalan, karena warisan hanya bisa dicairkan ketika mertuanya meninggal dunia. Asisten pengacara memberitahukan bahwa Amelia meminta cerai dan menyerahkan semua hartanya untuk Jenny.

Bahkan di kali kedua David menemui pengacara, pria melakukan muslihatnya untuk menyogok pria itu. David menjanjikan akan memberikan bagian yang cukup untuk pengacara, jika hartanya bisa segera di cairkan. Pengacara memberitahu Adinda mengenai rencana David, hal ini membuat pria itu naik pitam, disanalah Dita melumpuhkannya dengan tembakan.

episode 9-12a

Menjadi tertuduh percobaan pembunuhan pada Jenny, David seperti belut yang licin dan penuh muslihat. Masalah lain muncul ketika Sari harus terluka saat mereka sedang mancari barang bukti yang Amelia sempat simpan soal suaminya. Adinda yang mengetahui hal ini ketakutan, wanita ini sampai nekat mencelakai Sari demi mengamankan rahasia perselingkuhannya dengan David.

Pak Robert yang sempat koma akhirnya sadar, tapi fakta bahwa dirinya diracuni dengan sianida membuatnya ingin segera pulang. Di hari yang sama David berhasil bebas dari tahanan berkat bantuan seorang pengacara handal yang dikirim oleh Pak Robert.

Surprise besar terjadi ketika David ditemukan gantung diri dengan surat wasiat berisi pengakuan di dekatnya. Pihak kepolisian terguncang, namun keanehan ini membuat polisi merasa ada orang lain yang ingin memperkeruh suasana.

Penyelidikan atas kematian David membawa mereka pada orang-orang yang sudah tidak asing lagi. Mulai dari barista hingga OB hotel yang ternyata adalah orang yang bekerja di perusahaan Pak Robert. Tak lama setelah itu, Dita menangkap Pak Robert dengan tiga tuduhan sekaligus. Pembunuhan pada Amelia, Pembunuhan pada David dan penyerangan terhadap Sari.

Setelah berkelit akhirnya Pak Robert mengakui, bahwa ia adalah dalang dibalik semua tragedi ini. Pak Robert berusaha melindungi Adinda dengan menerima tuduhan telah melakukan penyerangan pada Sari. Penangkapan Robert membuat Jenny bisa terbebas dari semua tuduhan, wanita ini akhirnya menghirup udara segar.  

Nuansa Baru untuk Serial Drama di Indonesia

Drama di Indonesia_

Serial Sianida (2021) memang menjadi perbincangan hangat di kalangan para pecinta drama di Indonesia. Pasalnya serial ini memberikan hawa baru untuk drama-drama Indonesia. Tidak seperti drama percintaan, tapi Sianida memberikan kita gambaran mengenai sebuah kasus pembunuhan fenomenal yang entertaining.

Premis yang diangkat tentu saja sangat unik, siapa sih yang tidak mengetahui kasus kopi sianida tahun 2016? Semua orang pasti mengingat kasus panas yang membuat seluruh negara tercengang.

Premis kedua adalah membuka tabir percintaan lesbian yang masih sangat tabu di Indonesia. Namun inilah yang membuat serial web Sianida (2021) menjadi sangat menghibur dan patut untuk disaksikan.

Jujur saja saya menyukai bagaimana penulis dan sutradara menampilkan adegan romansa antara Jihane Almira dan Aghniny Haque. Penggambarannya cukup gamblang tapi masih dalam batas yang wajar, karena hanya sekedar adegan ciuman. Untuk detail kemiripan dengan kasus asli, bisa saya katakan cukup detail dan terfokus.

Meski ada kisah lain menyangkut setiap pemerannya, saya berharap ke depannya tidak akan membuat serial ini hilang fokus. Saya lihat hampir setiap orang diciptakan memiliki kisah mereka masing-masing, entah untuk memberikan sudut pandang atau pengalihan saja.   

Kontroversi dan Klarifikasi dari Keluarga Wayan Mirna

Kontroversi dan Klarifikasi dari Keluarga Wayan Mirna_

Di atas tadi sudah mengatakan bahwa serial ini memiliki banyak sekali kemiripan dengan kasus kopi sianida tahun 2016. Penggambaran kasusnya bagi saya cukup detail, karena saya juga sempat mengikuti perkembangan kasus ini.

Seperti penyimpanan tas belanja, video cctv, keanehan kadar sianida, korban tidak diotopsi hingga bagaimana cara keluarga korban bereaksi, semuanya mirip dengan kasus aslinya.

Hal-hal yang tadi cukup valid jika dibandingkan dengan fakta-fakta penyelidikan kasus yang terjadi tahun 2016 silam. Tapi bukan berarti semuanya benar-benar mirip, karena tidak ada adegan mencari celana yang diduga bekas menyimpan serbuk sianida.

Seingat saya salah satu bukti yang hilang dalam kasus ini adalah celana dari Jessica Wongso yang sengaja dibuang. Terakhir dalam serial ini Jenny dan Amelia disebutkan sebagai sepasang kekasih, dalam kasus aslinya hanya Jessica Wongso yang diduga menyukai Mirna.

Penggunaan premis dari kasus ini tentu membuat heboh para penonton, tapi hal ini langsung dibantah oleh Raam Punjabi selaku produser. Dikutip dari Kompas, serial ini murni fiktif karena banyak kasus sianida terjadi, semuanya hanya di relate ke kajadian yang high profile tersebut.

Salah satu pihak korban yaitu Sandy mengklarifikasi dalam instagram story, mengatakan seharusnya mereka meminta izin terlebih dahulu pada keluarganya.

Dikutip dari Kompas, Sandy menganggap mereka sengaja membuat viral demi mendapatkan uang dari kesedihan orang lain. Ia juga mereka sudah menutup luka lama, tapi serial ini membuka kembali luka untuk keluarganya.

Hampir Sempurna, Tapi Canggung karena Dubbing

Hampir Sempurna, Tapi Canggung karena Dubbing_

Setelah menonton beberapa episode, saya akan mengatakan bahwa serial ini digarap dengan sangat baik. Saya menyukai bagaimana kita benar-benar dibawa untuk merasakan aura menegangkan dan penasaran yang tinggi.

Penulis dan sutradara berhasil membuat setiap episodenya begitu bermakna dan selalu pointing, jadi tidak ada bagian yang tidak berguna. Meski saya khawatir karena terlalu banyak memberikan sudut pandang dari beberapa karakternya.

Saya sangat excited karena genre ini masih baru dalam pembuatan serial di Indonesia. Selain itu saya terpukau dengan pengambilan gambarnya, karena kualitas gambarnya sangat baik. Sinematografinya tidak kalah dengan drama-drama luar negeri seperti Korea Selatan maupun negara lainnya.

Saya merasakan seperti menonton film dengan budget yang besar, karena semuanya ditata dengan sangat baik. Terutama adegan ketika Jenny diserang oleh salah satu napi di dalam penjara, meski koreografinya biasa saja tapi sangat mencekam. Proses kematian Amelia juga bikin mata saya melotot, karena visualisasinya sangat baik.

Tapi ada satu hal yang sangat mengganggu, yaitu serial ini memakai dubbing untuk beberapa adegan. Saya tidak tahu apakah semuanya full dubbing atau tidak, tapi saya melihat dengan jelas ada satu scene yang dubbing-nya amburadul. Ketika Jenny terusir dari rumah duka, di situ suara dengan gerak bibir Jenny tidak sama alias dubbing-nya gagal.

Hal ini membuat saya agak sinis, untuk apa memakai dubbing? Padahal akting dan pengambilan gambarnya sangat baik. Mungkin niatnya ingin meningkatkan kualitas suara, tapi jujur saja ini sangat mengganggu, karena saya tahu bahasa Indonesia, jadi sangat terasa ketika suara tidak pas dengan gerak bibir pasti ketahuan.

Titik Terang yang Berbahaya, Jenny Makin Superior

Titik Terang yang Berbahaya, Jenny Makin Superior_

Serial web Sianida kini memasuki episode ke limanya, dari sini saya akan mengatakan bahwa serial ini makin seru. Pasalnya hal kecil yang diungkapkan mengenai kematian Amelia ternyata membuat situasi menjadi semakin berbahaya.

Sebuah plot twist yang menarik ketika para preman berbicara dengan seseorang lalu berusaha menyakiti Dita dan Pak Hasan. Saya tahu ini sebuah kecerobohan, tapi saya yakin tidak akan semudah itu untuk mengungkapkan semua ini.

Penyelidikan Pak Hasan dan Dita kali ini memang belum menemukan titik terang yang akan langsung membuat Jenny bebas. Tapi peluang selalu ditemukan, dan di saat yang sama kehidupan Jenny di penjara semakin terancam.

Saya bisa merasakan adanya intrik dan politik, entah mengapa saya agak curiga dengan Briptu Ilham. Pria ini seakan menutupi sesuatu, apalagi setelah Dita mengatakan “mau jadi polisi seperti apa kita?”

Saya melihat ada yang mengganggu pikirannya, apalagi ia sangat tergesa-gesa mengakhiri kasus ini. Kehidupan Jenny di penjara juga menjadi semakin menarik karena penuh dengan aksi yang menantang.

Kali ini saya sangat menyukai koreografi adegan penyerangan Jenny di scene akhir episode kelima ini. Saya bisa melihat bagaimana badan Aghniny Haque terlihat lebih luwes, adegan pukul tangan kosongnya sangat seru. Pergerakan kamera dan penggambaran suasana yang mencekam, semuanya membuat adegan ini makin intens layaknya film laga.

Siapakah David? Rahasia Apa Yang Sebenarnya Ditutupi?

Siapakah David Rahasia Apa Yang Sebenarnya Ditutupi_

Akhirnya di episode kelima serial web sianida ini mengungkap siapa itu David. Setelah menerka-nerka di empat episode, kini kita mulai diperlihatkan dengan warna karakter dari seorang David. Pria ini memang terlihat sangat ambisius dan benar kata Pak Hasan, David cukup jago soal berakting.

David saya akui cerdas, pasalnya dalam keadaan tertekan ia masih bisa mencari kebohongan yang cukup rasional. Pria ini memang memiliki motif tertentu, bahkan ia mengatakan siap mengambil alih untuk mengurus perusahaan.

Sudah jelas jika pria ini memang mengincar harta keluarga Amelia. Hal ini diperkuat juga dengan kedatangan bos preman yang menagih hutang. 

Saya juga punya spekulasi soal perselingkuhan, tapi yang menelepon David di episode empat sepertinya para preman. Tapi Saya belum yakin tentang keterlibatan David dalam pembunuhan Amelia. Tapi hal yang paling jelas dari David di episode ini adalah dia seorang pria lemah. 

David bisa dikatakan pria yang cengeng dan penakut, itulah kenapa dia terlihat sangat terintimidasi. Sepertinya pria ini memiliki gangguan pengendalian emosi, tapi kita tunggu saja di episode selanjutnya.

Perselingkuhan David dan Adinda yang Mengejutkan

Perselingkuhan David dan Adinda yang Mengejutkan_

Episode enam dari serial web Sianida ini benar-benar membuat banyak kejutan, salah satunya adalah affair antara David dan Adinda. Jujur saja saya sangat kaget, pasalnya saya tidak menyangka bahwa hal ini akan terjadi. Saya sudah menduga David berselingkuh, apalagi keterangan dari Riki bahwa pria ini memiliki wanita idaman lain.

Saya sudah menduga-duga siapakah wanita ini? Tapi saya shock melihat hubungan David dan Adinda, meski saya belum tahu apakah wanita yang disebutkan Riki itu Adinda atau bukan. Apapun itu, affair dua orang ini menjadi plot twist yang epik dan membuat jalan cerita Sianida (2021) menjadi lebih seru lagi.

Tentu saja plot twist ini akan menggiring opini penonton, pasalnya kita akan dibawa untuk menebak apa yang akan terjadi selanjutnya. Apakah Dita akan bergerak untuk mencari tahu hubungan pernikahan David dan Amalia? Pasalnya, affair ini hanya diketahui oleh Dita, yang saya yakin hal ini tidak akan dilepaskan begitu saja.

Karakter David Menonjol, Apakah Dia Dalangnya?

Karakter David Menonjol, Apakah Dia Dalangnya_

Setelah penantian yang panjang, akhirnya kita bisa mengetahui karakter David yang sesungguhnya. Pria pengecut dan licik ini akhirnya kelihatan belangnya, David tidak lebih dari seorang penipu ulung yang mengincar harta para wanita. Pria ini akan mengencani banyak wanita, setelah itu dengan liciknya ia akan mengambil alih semua hartanya.

Namun berdasarkan cerita yang disampaikan oleh informan Pak Hasan, David berubah karena seorang wanita. Hal ini membuat saya sangat penasaran, karena hingga sampai sekarang belum ada kejelasan akan hal ini. Saya berpikir mungkin akan ada plot twist lainnya yang akan membuat karakter David semakin terlihat buruk.

Tentu saja dengan adanya fakta-fakta soal David, saya yakin pasti banyak di antara kalian yang berpikir bahwa pria ini adalah sumber masalah. Memang sangat besar kemungkinannya bahwa David adalah dalang di balik pembunuhan Amelia. Namun masih ada kemungkinan dalang lain akan muncul di episode selanjutnya, mari kita tunggu saja.

Cerita Sari dan Laura yang Menarik

Cerita Sari dan Laura yang Menarik_

Setelah bergelut dengan pertarungan Jenny melawan orang-orang yang membuatnya jadi tersangka, mari kita membicarakan mengenai kehidupan yang dijalani oleh Sari dan Laura, sahabat dari Jenny dan Amelia. Seperti yang kita ketahui, kedua orang ini selalu setia untuk membela Jenny dari awal hingga sekarang.

Ketika Sari secara vokal menunjukkan kepeduliannya, maka Laura bergerak secara diam-diam. Pasalnya apa yang dilakukan untuk membela Jenny, ternyata sangat berpengaruh pada kehidupan mereka.

Jujur saja awalnya saya sinis dengan kehidupan Sari dan Laura, saya takut hal ini akan mengganggu. Pasalnya banyak film atau drama sering terganggu fokusnya karena cerita dari karakter lain.

Namun di episode ke tujuh ini, saya mulai menemukan ketertarikan pada kehidupan Sari dan Laura. Di episode ini karakter keduanya semakin kuat sejak banyak kejadian yang mereka alami pasca membantu Jenny.

Saya sangat kagum pada Sari, karena sebagai single mom ia sangat bertanggung jawab. Wanita ini benar-benar bisa dikatakan sebagai “the real strong woman”, karena total dalam membantu teman dan menjaga keluarga.

Di balik usahanya untuk membantu Jenny tentu hujatan pasti datang, tapi pertarungan untuk putrinya tidak kalah mendebarkan. Wanita ini dengan tegas dan berani melawan mantan mertuanya yang ingin membawa putrinya. Saya bisa merasakan ada rasa kesal, benci dan takut dalam diri Sari, jika sudah mengenai putrinya, Tasya.

Sementara Laura yang bermasalah dengan suaminya, ia berada dalam keadaan yang pelik. Suaminya tidak tahan mendapatkan hujatan dari masyarakat, setelah Laura membantu Jenny.

Apalagi kini Laura baru saja mendapatkan berita yang paling membahagiakan, ia tengah mengandung. Saya pikir ke depannya Laura akan mengalami banyak naik-turun bersama dengan suaminya.

Karena dari apa yang saya lihat, suami Laura ini sangat posesif dan terlihat sangat egois. Pria ini jelas bukan seseorang yang setia, mungkin ia akan meninggalkan Laura di masa depan.

Jujur saja saya sangat tidak suka dengan karakternya, tapi Laura cukup cerdas untuk menghadapinya. Saya pikir Laura terpenjara dalam budaya wanita timur, tapi dirinya sangat menikmati gaya hidup ala barat.

Kecerobohan Fatal yang Hampir Mencelakai Seseorang yang Tidak Bersalah

Kecerobohan Fatal yang Hampir Mencelakai Seseorang yang Tidak Bersalah

Setelah menanti cukup lama, akhirnya kita bisa melihat jatuhnya kesombongan dari seorang Irham. Tentu saja momen ini menjadi momen yang paling saya nantikan, karena jujur saya kesal padanya. Saya meyakini bahwa Irham adalah polisi yang handal, namun pria itu terlalu angkuh dan percaya diri. Penyelidikan yang dilakukannya tidak maksimal, sehingga kelalaian ini hampir menghancurkan seseorang.

Sejak awal penyelidikan kasus ini, pasti kalian juga merasakan bahwa Irham sangat mudah menerima setiap bukti yang ada. Tidak ada validasi lebih, pria ini seakan menikmati setiap bukti yang ada sebagai salah satu prestasi yang membanggakan. Padahal ia sedang digiring seperti seekor domba untuk masuk ke dalam jebakan serigala yang menghanyutkannya.

Apalagi kesalahannya memang sangat fatal, sidik jari parsial yang ada di botol sianida yang ditemukan di kamar Jenny. Tas Amelia yang tidak diperiksa sejak awal oleh tim forensik, hingga bukti-bukti lainnya yang ada di tempat kejadian. Tentu ini bukanlah hal yang sepele, pasalnya bukti-bukti itu toh menang sangat krusial untuk nasib Jenny.

Perilaku Irham ini sempat membuat saya berpikir, apakah Irham bekerjasama dengan orang-orang jahat? Pasalnya perilakunya yang selalu berusaha menjatuhkan dan menutupi penemuan-penemuan Dita soal kasus ini. Tapi saya berharap ini semua tidak terjadi, karena jika benar plot twist yang ditampilkan membuat kaget tapi tidak mengherankan.

Sianida: Menghancurkan Cerita Brilian dengan Plot Twist

Sianida: Menghancurkan Cerita Brilian Dengan Plot Twist

Setelah menonton serial ini dalam 12 episodenya, sepertinya saya harus mengutarakan rasa kekecewaan. Pasalnya serial ini membuat saya tidak habis pikir, bagaimana bisa mereka menjadikan Pak Robert sebagai mastermind semua tragedi ini? apalagi semua ini hanya dipertontonkan dalam satu episode saja yaitu episode 12.

Saya memahami hasrat penulis skenario yang ingin membuat series dengan level K-Drama atau drama western. Sayangnya pemilihan plot twist seperti ini bagi saya menjadi langkah yang menghancurkan semua premis. Saya pikir menjadikan David sebagai tersangka akan lebih baik dan membuat penonton merasa lebih puas.

Pasalnya pengembangan karakter David memang mendukung, kegilaan pria itu membuat semuanya sangat wajar. Sementara karakter Pak Robert, karakter pria ini tidak memiliki kemungkinan untuk menjadi kandidat kuat sebagai pembunuh Amelia. Akan berbeda jika penulis memberikan kilasan kelakuan buruk Robert pada mendiang istrinya sesuai dengan keterangan Anna.

Tidak ada faktor penunjang yang membuat Robert kompeten untuk menjadi pembunuh Amelia. Apalagi alasannya karena Amelia mengetahui soal bisnis kotor Robert dengan mafia dari luar negeri. Come on, premis ini tidak cukup kuat untuk membuat Robert merasa terancam dengan putrinya sendiri. Keserakahan Robert bukanlah alasan kuat untuk membuat plot twist yang mengecewakan ini.  

Menyisakan Banyak Plot Hole yang Mengganggu

Menyisakan Banyak Plot Hole Yang Mengganggu

Rasa kecewa saya tidak hanya berakhir dengan plot twist kematian David dan menjadikan Robert sebagai mastermind. Pasalnya Sianida menyisakan banyak sekali plot hole, yang kalau di pikir-pikir bikin ceritanya tidak masuk akal. Pertama saya akan mengatakan framing perselingkuhan David dan Adinda terasa kurang kuat, padahal hal ini bisa menjadi masalah krusial.

Bagaimana mereka bertemu, bagaimana hubungan mereka berkembang, hingga konflik ketika David memilih menikah dengan Amelia. Ada banyak opsi jika memang David menginginkan harta keluarga Robert, cukup nikahi Adinda dan membunuh seluruh keluarga dibalik karakter mantu idaman. Plot hole kedua adalah bagaimana mungkin Robert tidak tahu bahwa David dan Adinda berpacaran.

Rasanya hal ini sangat-sangat mustahil, melihat power dari seorang Robert yang bisa melakukan apapun. Pria ini cerdik dan selalu mengawasi gerak gerik anak-anaknya, tapi bagaimana bisa David luput dari pandangannya? Kalaupun iya, apa yang mendasari Robert memilih David sebagai menantunya padahal pria ini dalam keadaan kesulitan ekonomi.

Beralih ke alibi Robert yang membunuh Amelia karena putrinya mengetahui bisnis kotornya. Saya pikir jika Robert bisa menekan Amelia untuk menikah dengan David, kenapa ia tidak bisa melakukannya lagi. Padahal Robert hanya perlu mencari alasan untuk membuat Amelia iba dan tidak jadi melapor ke polisi. Saya pikir alasan ini terlalu mengada-ngada, terlalu dipaksakan untuk menjadi kejutan.

Terakhir saya akan mengungkapkan kekecewaan dengan ending menggantung dari Sianida. Ketika Jenny berjalan menuju sebuah mobil sport setelah membuang abu jasad Amelia. Wanita ini terlihat bahagia dengan senyuman yang licik, siapa yang ditemuinya di dalam mobil? Apakah benar Amelia sebenarnya tidak pernah mati? Apalagi desas desus mengatakan Sianida akan di buatkan season ke dua.

Serial web Sianida (2021) saya pikir akan menjadi salah satu tontonan wajib di tahun 2021 ini. Ceritanya memiliki premis yang bagus serta didukung dengan visualisasi yang mumpuni. Apalagi para pemeran di serial ini adalah nama-nama yang karirnya sudah tidak diragukan lagi. Penasaran?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram