bacaterus web banner retina
Bacaterus / Review Film / Sinopsis & Review Eternal Love, Kisah Cinta Tiga Kehidupan

Sinopsis & Review Eternal Love, Kisah Cinta Tiga Kehidupan

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 1 Juni 2021

Akhir pekan nanti bagaimana jika mulai mencoba untuk menonton drama asal Cina? Terutama jika Anda ingin sedikit ada variasi selain menonton drama Korea. Jika setuju, Anda bisa memulainya dengan satu judul drama Cina yang hits pada 2017 – 2018 lalu. Drama yang dimaksud berjudul Eternal Love.

Belasan tahun ke belakang, kita sempat dihibur oleh serial China populer, White Snake Legend. Lama waktu berlalu, drama China seperti kalah saing dengan kehadiran drama-drama asal Korea. Akan tetapi, bukan berarti China tidak memiliki serial-serial berkualitas. Salah satunya yang akan diulas berikut ini.

Eternal Love merupakan serial Tiongkok yang dibintangi oleh Yang Mi an Mark Chao. Serial ini tayang pada awal 2017 lalu. Bergenre fantasi, Eternal Love seperti berhasil membangkitkan memori tentang karakter Pai Su Chen si Ular Putih yang fenomenal. Seperti apa persisnya jalan cerita serial ini? Simak penjabarannya di bawah ya!

Sinopsis

Sinopsis Eternal Love
*
  • Tanggal Penayangan: 30 Januari – 1 Maret 2017
  • Genre: Romance, Fantasi, Xianxia (Chinese Fantasy)
  • Jumlah Episode: 58 Episode
  • Pemain: Yang Mi, Mark Chao, Maggie Huang, Vengo Gao, Dilraba Dilmurat
  • Sutradara: Lam Yuk Fan, Yu Cuihua, Ren Haitao
  • Penulis: Hong Qiu
  • Produksi: Gcoo Entertainment, Jay Walk Studio, San Weihuo
  • Jaringan Penayangan: Dragon TV, Zhejiang TV
  • Negara: China

Zhe Yan (Ken Chang) membawa Bai Qian (Yang Mi) menyamar sebagai Si Yin, laki-laki abadi yang menjadi Dewa Perang, murid ke 17 Mo Yuan dan menerima Jade Purity Fan of Kunlun sebagai senjatanya. Mereka berdua pergi ke Gunung Kunlun.

Selama 20.000 tahun, Si Yin berlatih dan menyebabkan banyak masalah. Dia pernah diculik oleh Yao Guang (Li Xin Yi) seorang dewi pencemburu tetapi diselamatkan oleh Mo Yuan (Mark Chao). Si Yin juga pernah ditangkap oleh penguasa hantu namun lagi-lagi berhasil diselamatkan oleh Mo Yuan.

Peristiwa ini memprovokasi Qing Cang (Lian Yi Ming) untuk menyatakan perang teradap Celestial Tribe. Selama berdiam di alam hantu, Si Yin memiliki perasaan kepada Li Jing (Vin Zhang) yang merupakan salah satu pangeran dari Ghost Tribe.

Hubungan antara mereka menjadi semakin rumit setelah Xuan Nü (Bambi Zhu) memiliki perasaan yang sama terhadai Li Jing dan menyamar menjadi Bai Qian serta merayu lelaki yang disukainya itu. Hal ini membuat Bai Qian marah dan patah hati.

Perang pun berlangsung. Bai Qian yang masih menjadi Si Yin menyaksikan Ling Yu (Ryan Zhang) terbunuh. Mo Yuan berusaha untuk mengirim jasad Ling Yu kembali ke Gunung Kunlun. Sementara itu Qing Cang si penguasa hantu, menggunakan Bell of the East Emperor untuk menghancurkan bumi dan langit.

Mengetahui hal tersebut Mo Yuan mengorbankan dirinya untuk berusaha menghentikan itu dan menyegel roh Qing Cang di dalamnya. Melihat tubuh Mo Yuan tidak memiliki roh, Bai Qian menangis.

Roh Qing Cang bertahan di dalam bel dalam waktu 70.000 tahun sebelum akhirnya berhasil melarikan diri. Untuk menangkapnya kembali, Bai Qian dikirim ke dunia dan bertemu Ye Hua (Mark Chao). Bai Qian jatuh cinta dan melupakan jati dirinya sebagai dewi. Namanya pun berubah menjadi Su Su.

Meninggalkan alamnya, bukan berarti membuat Bai Qian bebas dari masalah. Di dunia dia juga harus berurusan dengan masalah. Hubungan antara Bai Qian dan Ye Hua membuat Su Jin (Maggie Huang) cemburu. Wanita itu kemudian berusaha sekuat tenaga memisahkan keduanya, hingga Bai Qian kehilangan matanya.

Wanita itu putus asa dan merasa dikhianati. Dia lalu melompat dari Zhu Xian Terrace dan meminta agar ingatannya dihapus termasuk tentang Ye Hua. Keduanya pun terpisah. Namun, siapa sangka 300 tahun kemudian mereka bertemu kembali sebagai dewa. Bagaimana akhir kisah keduanya? Masihkah harus lebih kuat lagi untuk menghadapi halangan yang ada?

Kisah Cinta Tiga Kehidupan

Kisah Cinta Tiga Kehidupan
*

Entah sebagai Mo Yuan, Ye Hua atau di kehidupan yang selanjutnya, kisah cinta Bai Qian tidak pernah berakhir bahagia dengan lelaki yang dicintainya. Dari ceritanya yang demikian, serial ini mampu membuat hati penonton ikut terbawa perasaan; ramai-ramai merasakan kesedihan dan putus asa seperti Bai Qian.

Halangan yang dihadapi Bai Qian seperti ujian, karena setelah berpisah, keduanya kembali dipertemukan. Kisah seperti ini bisa jadi juga Anda alami. Setelah berpisah dengan seseorang, entah bagaimana Anda bisa dipertemukan lagi dengan orang yang dicintai. Perasaan ingin lepas dan melupakan seperti tidak direstui oleh semesta. Pernah mengalaminya?

Karakter yang Detail dan Rumit

Karakter yang Detail dan Rumit
*

Drama Eternal Love bergenre Xianxia, yaitu Chinese fantasy yang terpengaruh mitologi Cina, Taoism, Buddhism, dan Chinese folk religion. Maka dari itu jangan heran jika tiap-tiap karakter yang ada di serial ini memiliki kerumitan dan detail yang menguras ingatan.

Bukan hanya itu, drama ini juga mendapuk satu pemainnya memainkan beberapa karakter sekaligus. Seperti Mark Chao yang harus bermain sebagai Jin Lian, Ye Hua, Zao Ge dan Mo Yuan. Masing-masing karakter tersebut memiliki asal-usul yang kompleks.

Seperti Mark Chao sebagai Mo Yuan. Karakter tersebut merupakan putra tertua Heavenly Father. Dia juga merupakan guru Pegunungan Kunlun. Mo Yuan digambarkan memiliki kepribadian dewasa dan bijaksana. Dalam Eternal Love, dia harus menunggu 70.300 tahun untuk bersatu kembali dengan jiwa dan kekasihnya.

Yang Mi juga harus memerankan tiga karakter dalam serial ini, yaitu sebagai Bai Qian, Si Yin dan Su Su. Karakter Bai Qian diceritakan sebagai anak bungsu dari Fox King dan Female Monarch of Qing Qiu. Dia cantik dan dihormati. Namun memiliki kepribadian yang senang berterus terang serta lancang.

Baca juga: Inilah 10 Drama China Terbaik Tentang Serunya Masa Sekolah

Efek dan Kostum Memukau

Efek dan Kostum Memukau
*

Drama-drama fantasi memang identik dengan efek serta kostum yang memukau. Terkesan tidak masuk akal namun justru menambah keseruan saat menontonnya. Begitu halnya pada Eternal Love. Anda akan dibuat takjub dengan dua hal tersebut.

Terlebih serial ini juga memuat unsur Chinese fantasy berdasarkan mitologi. Bisa dibayangkan betapa cantiknya kostum serta efek-efek yang diciptakan. Semuanya padu dengan akting para pemain yang sempurna memerankan tokoh-tokoh immortal.

Pemain Tampan dan Cantik

Pemain Tampan dan Cantik
*

Tidak bisa dipungkiri bahwa paras yang rupawan dapat menjadi salah satu alasan mengapa sebuah tayangan betah dinikmati. Dipasangkan dengan kemampuan akting yang berkualitas, jalan cerita yang epic, maka jadilah tontonan tersebut mengasyikkan dan diterima oleh banyak penonton.

Dalam drama Eternal Love, Anda akan mendapatkan tampilan visual yang hampir sempurna dari para pemainnya. Sebut saja Yang Mi dan Dilraba Dilmurat yang cantik seperti dewi sungguhan. Ditambah Mark Chao dan Vengo Gao, yang gagah sekaligus pawai berakting.

Alasan-alasan tersebut mengantarkan serial ini menuju kesuksesan. Pada Agustus 2018 dikabarkan bahwa serial ini ditonton sebanyak 50 miliar kali. Angka tersebut menjadikannya sebagai serial televisi terbanyak yang pernah ditonton di Tiongkok.

Jika Anda rindu dengan drama-drama kolosal Tiongkok yang kuat dari cerita dan karakter, Eternal Love bisa menjadi obat. Keseluruhan cerita tidak akan membosankan walau jumlah episodenya cukup banyak. Jadi apakah sudah mulai tertarik untuk menonton serial ini? Selamat menyaksikan ya!

Eternal Love
8 / 10 Bacaterus.com
Rating

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram