Sinopsis dan Review Film Live Act Disney's Mulan (2020)

Ditulis oleh Syuri
Mulan
3
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Film live act dari sebuah animasi tentu sangat ditunggu-tunggu. Tak ayal film Disney Princess Mulan. Karena, selain animasinya yang rilis pada tahun 1998 sudah sangat dikenal dan melekat di memori banyak orang, sekarang Mulan disuguhkan dalam versi manusianya. Tentu sangat menarik untuk ditonton, bukan? Seharusnya.

Dari trailer-nya, sebenarnya saya agak sangsi dengan live act Disney's Mulan yang dirilis pada tahun 2020 ini. Saya justru tertarik setelah mendengar OST-nya yang berjudul "Reflection" dinyanyikan oleh empat musisi wanita kenamaan Indonesia. Akhirnya saya tontonlah Disney's Mulan (2020) ini. Lalu, bagaimana kah jalan ceritanya? Apakah berhasil menjawab rasa kangen kita semua, atau malah membuat memori baik untuk penonton baru?

Sinopsis

Dikisahkan di Tiongkok sedang terjadi serangan penjajah dari Utara, yaitu Bangsa Hun. Kaisar Tiongkok pun memerintahkan satu pria dari setiap keluarga harus bergabung dengan pelatihan tentara kekaisaran. Keluarga Hua hanya memiliki dua orang putri, menyisakan ayahnya yang merupakan purnawirawan.

Akan tetapi, usia sang ayah juga kondisi kakinya yang pincang akibat perang bertahun-tahun lalu tidak memungkinkan ayahnya untuk bisa kembali lagi hidup-hidup jika berperang kembali.

Hua Mulan, putri tertua dari keluarganya, memutuskan menggantikan ayahnya tanpa persetujuan dari anggota keluarga Hua. Mulan pun menyamar sebagai seorang lelaki dan pengganti namanya menjadi Ping, lalu berlatih bersama pria-pria lainnya di camp tentara.

Walaupun tahu jika ketahuan berbohong imbalannya adalah nyawanya, Mulan tetap tak gentar berjuang untuk menjadi tentara. Akan tetapi, dengan semua rekan prianya, tentu Mulan mendapatkan banyak kesulitan. Mulai dari postur tubuh dan kekuatan, Mulan tentu lebih kurang dari semua calon tentara.

Suatu hari, Mulan dan Chen Honghui (pengganti Li Shan di versi kartun), terlibat 'perkelahian' yang membuat Mulan tidak sadar mengeluarkan 'chi'-nya. Akhirnya seluruh camp, termasuk pemimpin pasukan, mengetahui kekuatan terdalam Mulan yang selama ini sengaja disembunyikan, karena sebagai wanita dia selalu diajari kalau perempuan itu tidak boleh menunjukkan kekuatan.

Setelah diminta untuk menunjukkan performa terbaiknya, Mulan sebagai Ping (nama samarannya saat menjadi pria), pun berubah menjadi tentara terbaik di camp. Dia juga berhasil meluluhlantakkan 90% dari pasukan Rouran dengan idenya melambungkan meriam ke gunung es. Sebelum itu, dia bertemu dan terlibat perkelahian sengit dengan The Witch, kaki tangan ketua pasukan Rouran.

The Witch merasa kalau dirinya sama dengan Mulan, sama-sama memiliki 'chi' yang kuat. The Witch mengatakan kalau semua orang tahu rahasia Mulan yang sebenarnya (kalau dia wanita yang menyamar dan memiliki 'chi' besar), maka Mulan akan diperlakukan berbeda. Mulan yang tak percaya akan perkataan The Witch, setelah berhasil menghilangkan sebagian besar Bangsa Rouran, mengaku pada comrade-nya kalau dia adalah wanita dan dia telah berbohong.

Tapi, Mulan tidak dibunuh, melainkan diperintahkan untuk pulang ke keluarganya saja. Karena pada waktu itu mereka mengira Bangsa Rouran telah musnah semua. Setelah semua yang Mulan telah lakukan, dia bahkan tidak mendengar kata terimakasih dari rekan tentaranya. Akhirnya Mulan pun pergi ke arah rumahnya sendiri bersama kudanya yang setia.

Di perjalanan, Mulan melihat bahwa ketua Rouran dan beberapa bawahannya ternyata masih hidup dan berencana untuk menjatuhkan kaisar Tiongkok. Mendengar rencana tersebut, Mulan tak bisa tinggal diam. Dia pun kembali ke kelompok tentaranya walaupun telah diultimatum kalau dia menampakkan dirinya kedua kalinya maka akan dibunuh.

Untungnya, setelah mendapatkan dukungan dari beberapa rekan tentara lainnya, pimpinan tentara Mulan percaya akan perkataan gadis itu dan segera pergi menuju kaisar. Terjadi pertempuran cukup sengit dan di sini kita bisa melihat aksi Mulan yang lebih keren lagi dari scene gunung es sebelumnya. Ketua Rouran pun berhasil ditumbangkan Mulan sendirian!

Sang Kaisar yang melihat itu semua secara langsung begitu kagum dengan kehebatan Mulan dan ingin mengangkatnya menjadi pemimpin tentara kekaisaran. Mulan juga dihadiahi Sword By The Emperor seperti pedang ayahnya yang Mulan gunakan selama berperang dengan Rouran.

Berbeda dengan Versi Animasi

Mulan versi live act ini dibuat cukup jauh dengan versi aslinya. Mungkin karena Mulan 1989 itu animasi, dan juga Mulan merupakan bagian dari Disney's princess, maka wajar jika ada sentuhan fantasi. Sedangkan kalau live act itu kan yang main manusia, jadi mungkin akan aneh kalau alurnya 100% sama seperti Mulan versi kartun.

Contohnya seperti arwah leluhur, di Mulan 1989, para leluhur dibuat ada dan berdialog. Sedangkan di live act 2020, leluhurnya tidak diperlihatkan, hanya ketika ayah Mulan berdoa saja meminta perlindungan untuk anaknya lalu muncullah burung phoenix (yang mana berbeda dengan Mulan 1989, kalau di versi animasi kan penjaganya naga yang bisa bicara dan juga cricket si jangkrik 'keberuntungan').

Mulan yang dimainkan oleh manusia ini juga lebih rasional dan masuk akal, tapi terlalu boring karena bagian kelucuannya sama sekali tak ada. Sedangkan Mulan versi kartun diselipi komedi di sana sini sehingga lebih seru untuk ditonton, terutama oleh anak-anak.

1 23»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram