bacaterus web banner retina
Bacaterus / Review Film / Sinopsis & Review Detective Conan: The Fist of Blue Sapphire

Sinopsis & Review Detective Conan: The Fist of Blue Sapphire

Ditulis oleh Gerryaldo - Diperbaharui 10 Juni 2021

Conan kembali lagi dalam film nya yang berjudul The Fist of Blue Sapphire. Film ini merupakan film ke 23 yang tayang tahun 2019 silam. Menceritakan tentang pencarian berlian biru langka bernama ‘Blue Lapis Fist’ yang menjadi incaran banyak orang tak terkecuali si pencuri ulung Kaito Kid. Namun kali ini pencarian berlian biru itu memakan korban.

Selain memakan korban, pencarian itu berujung membahayakan nyawa Sonoko yang sama sekali tidak tahu apa-apa mengenai masalah berlian biru. Beruntung kali ini ada Makoto Kyogoku yang mengawal kekasihnya itu. Namun, apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa pencarian berlian tersebut memiliki efek domino yang parah sekali?

Sinopsis

Detective Conan - The Fist of Blue Sapphire_Poster (Copy)
  • Tahun rilis: 2019
  • Genre: Anime, Drama
  • Produksi: TMS/V1 Studio
  • Sutradara: Tomoka Nagaoka
  • Pengisi Suara: Minami Takayama, Wakana Yamazaki, Rikiya Koyama

Ran, Sonoko dan Kogoro pergi ke Singapura untuk berlibur sekaligus memberi semangat pada kekasih Sonoko yaitu Makoto. Makoto Kyogoku terkenal akan kekuatannya dalam karateka. Lebih dari 400 kompetisi ia ikuti dan keluar sebagai pemenang. Begitu melihat adanya turnamen karate internasional, Zhon Han Cup, tanpa ragu Makoto pun mengikutinya.

Makoto ikut bertanding di bawah sponsor yang diberikan oleh seorang pengacara terkenal bernama Sherilyn Tan. Namun, acara turnamen belum selesai, Sherilyn ditemukan tewas setelah ditusuk di Hotel Marina Bay Sands. Polisi tidak bisa menemukan clue mengenai pelaku, namun di dekat mayat Sherilyn ditemukan kartu yang berasal dari Kaito Kid berlumuran darah.

Di satu sisi, akibat Sherilyn meninggal, itu berarti sponsor utama Makoto hilang sehingga dia tidak bisa masuk kompetisi. Akan tetapi berkat kekasihnya, Sonoko, ia bisa ikut kembali turnamen tersebut. Sonoko menggunakan nama keluarga juga perusahaannya yaitu Suzuki Corporation untuk menjadi sponsor tunggal Makoto.

Saat akan mulai bertanding, laporan mengenai meninggalnya Sherilyn terdengar sampai telinga Kogoro lewat seorang anak buahnya dulu ketika menjadi polisi bernama Rishi Ramanathan.

Conan yang menyamar menjadi bocah lelaki asli Singapura bernama Arthur Hirai pun ikut serta dalam rombongan Sonoko, Ran, Makoto dan Kogoro tanpa diketahui mereka bahwa sebenarnya dirinya adalah Conan. Tujuannya adalah untuk menyelidiki kasus kematian Sherilyn dan perkara soal berlian biru sembari menunggu Makoto bertanding.

Saat akan berangkat ke Villa tempat dimana berlian itu disimpan, grup tersebut bertemu dengan Shinichi yang merupakan Kaito Kid yang menyamar. Ini supaya Kaito tidak dicurigai. Conan/Arthur tidak bisa berbuat apa-apa karena dirinya bisa datang ke Singapura tanpa paspor dan hal lainnya pun berkat Kaito Kid; intinya saat ini Kaito dan Conan saling bekerjasama.

Berlian biru yang dimaksud adalah berlian hasil harta karun sebuah kapal bajak laut di abad ke 19 yang tenggelam di lepas pantai Singapura. Berlian itu bernama Blue Lapis Fist dan akan diberikan kepada siapapun yang menang dalam turnamen Zhon Han Cup. Berlian itu disematkan di sabuk tinju yang nanti akan dihadiahkan pada pemenang.

Saat tiba di Villa dimana berlian itu berada, rombongan Conan/Arthur bertemu dengan Leon Lowe, seorang psikologis tindak kriminal yang juga adalah saksi terbunuhnya Sherilyn, bodyguard Leon bernama Hezli Jamaludin dan pemilik tunggal berlian biru yaitu John Han Chen.

Rishi segera saling memperkenalkan satu sama lain. John pun dengan senang hati memperlihatkan berlian yang disebut dari tadi di brankas penyimpanan yang super canggih.

Di saat yang lain mengagumi berlian yang terpajang di kotak kaca; Shinichi alias Kaito Kid yang sempat ikut melihat bagaimana proses pengamanan berlian tersebut malah mengamati secara jeli apakah ada celah yang bisa ditembus olehnya. Belum lama mereka keluar dari ruangan tersebut, Kaito Kid beraksi! Ia berencana untuk mengambil berlian lapis fist tersebut.

Namun Kaito belum berhasil, ini akibat adanya halangan dari Makoto yang berada di sana. Makoto sempat ditawarkan untuk menjadi bodyguard Leon namun menolak, rasa hormatnya ia berikan lewat menjaga berlian dari Kaito saat itu. Kaito pun pergi membawa serta Conan naik gondola nya terbang tinggi jauh dari Villa milik Leon. 

Saat melarikan diri, Kaito Kid dan Conan sama-sama mengetahui bahwa Sherilyn sengaja mensponsori Makoto supaya bisa mengalahkan petarung yang dibawa oleh Leon; supaya berlian langka itu tidak jatuh pada Leon.

Namun sayang, polisi lebih dulu curiga pada Kaito Kid sebab ada kartu yang menjadi ciri khasnya di dekat mayat Sherilyn. Sedangkan Leo sudah dihapus namanya dari kemungkinan menjadi tersangka karena dianggap punya alibi.

Penyelidikan Kaito Kid juga semakin digencarkan setelah sekretaris Leon meninggal dan kebetulan Kaito ada di TKP akibat lagi-lagi ingin mengambil berlian biru. Semuanya jadi kacau, Kaito Kid langsung jadi buronan.

Di sisi lain, masalah lain pun muncul. Sonoko dan Makoto diserang. Makoto terus menyalahkan dirinya karena Sonoko celaka. Ia teringat kata-kata Leon yang memberi tahu bahwa tinju yang Makoto lakukan bisa melukai orang yang dia sayangi. Itu kenapa Makoto marah.

Meski demikian baik Kaito Kid dan Conan sudah mengetahui inti dari permasalahan tersebut. Conan bahkan membongkar semuanya lewat suara Kogoro yang sudah ia bius lebih dulu.

Leon terkesan dengan penjelasan Kogoro. Namun ketika Leon sudah mendapatkan berlian dan menyerahkan pada anak buahnya; Leon malah dijebak balik. Anak buah yang hampir semuanya adalah para preman laut menginginkan lebih. 

Incarannya kali ini bukanlah berlian lagi. Namun Sonoko yang masih terbaring lemah di kamar Hotel. Sonoko yang adalah putri kedua dari keluarga Suzuki yang super kaya itu akan mereka culik dan meminta tebusan. Semua yang berada di atas Marina Bay Sands kaget karena mengetahui rencana awal berubah semua dan kini Sonoko ada dalam bahaya.

Keadaan makin runyam ketika Leon memerintahkan juga anak buahnya yang lain membumihanguskan wilayah Marina Bay Sands supaya bisa dijadikan wilayah yang Leon mau nantinya. Gedung MBS tersebut hancur perlahan saat di atas sana masih ada Ran, Kogoro, Makoto, Sonoko dan lainnya. Mampukah mereka semua selamat?

Penyamaran Mustahil

Detective Conan - The Fist of Blue Sapphire_Domino Disguise (Copy)

Kali ini saya harus mengatakan bahwa Aoyama Gosho kurang sedikit improvisasi dalam pembuatan karakter. Seperti yang sudah dikatakan di atas, Conan tidak bisa ikut ke Singapura bersama Sonoko, Ran dan Kogoro akibat tidak ada paspor atas namanya.

Mau balik ke tubuh Shinichi pun tidak diizinkan Ai. Ini membuat dirinya bekerja sama dengan Kaito yang ‘menculiknya’ untuk ikut ke Singapura. Sesampainya di sana, Conan berpura-pura menjadi anak kecil lain bernama Arthur yang wujudnya dari atas sampai bawah ya Conan, hanya saja ia tidak mengenakan kacamata andalannya itu.

Menurut saya, seharusnya Conan tidak berwujud dirinya sendiri. Aoyama kemungkinan sudah bingung membuat banyak karakter sehingga Conan alias Arthur dibuat sama persis. Herannya, tidak ada yang curiga dengan Arthur gadungan itu. Bahkan Ran dan Kogoro sekalipun yang notabenenya hidup bersamanya bertahun-tahun! 

Menggandeng Singapura

Detective Conan - The Fist of Blue Sapphire_Singapore (Copy)

Setelah menggandeng beberapa negara yang kebanyakan dari Amerika dan Eropa, kini Aoyama menggandeng Singapura sebagai setting seluruh jalan cerita dalam film ini. Tak tanggung-tanggung, ia bahkan ‘menghancurkan’ salah satu maskot negara singa tersebut.

The Marina Bay Sands. Alasan kenapa Aoyama Gosho menggandeng Singapura adalah karena dirinya terkesan dengan negara tersebut ketika ia datang untuk menghadiri Singapore Writers Festival di tahun 2016 silam. 

Dalam film Detective Conan kali ini, kita akan melihat banyak tempat ikonik di Singapura seperti Merlion, Suntec City's Fountain Of Wealth dan Maxwell Food Centre.

Dampak dari kerjasama ini, sekitar 6 juta penikmat film Singapura berbondong-bondong untuk menonton film ini. Tapi rasanya bukan warga Singapura saja ya yang menunggu-nunggu film ke 23 dari seri Detective Conan?

Efek Domino

Detective Conan - The Fist of Blue Sapphire_Domino Effect (Copy)

Kasus awal yang dihadapi oleh Conan cs., hanyalah masalah untuk mensupport kekasih Sonoko Suzuki, yaitu Makoto Kyogoku guna mengikuti pertandingan karate internasional di Singapura. However, somehow, mereka malah menjadi ikut nyemplung ke masalah yang lebih rumit atas pembunuhan pengacara Sherilyn Tan.

Belum lagi, mereka harus kena imbas dari kasus berlian biru lapis yang tersohor itu. Ditambah lagi Sonoko jadi sasaran empuk para preman yang awalnya jadi anak buah Leon dalam masalah perebutan berlian biru.

Satu masalah yang malah merembet membuat masalah lainnya. Terkadang kalau sudah begini saya malah jadi kasihan sama Conan cs., rasanya mereka memang kena kutuk malaikat maut. Setiap mereka pergi selalu saja ada kasus yang menunggu.

Untuk kalian yang memang penasaran dengan jalan ceritanya yang lebih lengkap; jangan lupa nonton filmnya ya! Bacaterus memberi rating 7.6/10 untuk film animasi produksi TMS/V1 Studio, Jepang ini. Dijamin, para stan Detective Conan pasti suka dengan jalan ceritanya yang kompleks namun tetap bisa diikuti dengan baik! Serius!

Detective Conan: The Fist of Blue Sapphire
7.5 / 10 Bacaterus.com
Rating

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram