bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review DC’s Legends of Tomorrow Season 3 (2017)

Ditulis oleh Aditya Putra - Diperbaharui 16 Juni 2021

Perebutan Spear of Destiny menjadi puncak konflik antara para Legends dan Legion of Dooms. Hunter harus membuat realita alternatif dengan menjadikan Legends dua versi. Ada Legends versi masa lalu dan versi masa depan yang menjelajahi waktu. Semua Legends masa depan hilang dari eksistensi setelah dibunuh oleh Legion kecuali Sara dan Hunter.

Untuk mengakalinya, Hunter membuat anachronisms atau anomali waktu yang memaksa mereka menciptakan ulang masa depan dari waktu yang dijelajahi. Penciptaan anachronisms membuat banyak kekacauan. Hewan dari masa lalu bisa datang ke masa yang berbeda, begitu pun berbagai kejadian bisa berpotensi mengubah masa depan.

Di season ketiga, Legends harus mengantisipasi segala kerusakan yang akan terjadi akibat perubahan-perubahan di masa lalu serta menghadapi musuh baru. Kalau kamu sudah mengikuti dari season pertama, pastinya season ketiga ini jadi sesuatu yang nggak boleh dilewatkan. Sebelum itu, kita simak review dan sinopsisnya dulu, yuk!

Sinopsis

Sinopsis & Review DC’s Legends of Tomorrow Season 3 (2017) 1
  • Tahun Rilis: 2017
  • Genre: Superhero
  • Produksi: Berlanti Productions, DC Entertainment, Warner Bros. Television
  • Jumlah Episode: 18
  • Sutradara: Rob Seidenglanz, Kevin Tancharoen, Mairzee Almas, Kevin Mock, Demott Downs
  • Pemain: Victor Garber, Brandon Routh, Caity Lotz, Franz Drameh, Tala Ashe, Nick Zano

Di dunia alternatif, Hunter membuat Time Bureau yang menggantikan Time Master untuk menjadi penjaga penjelajahan waktu. Anggota Time Bureau memperbaiki anachronisms sehingga Legends dibubarkan. Di Aruba, Mick menangkap Julius Caesar yang membuat Sara mengajak Ray dan Nate untuk menjalani misi sebagai bukti kelayakan mereka pada Time Bureau.

Hunter meminta Legends untuk menyerahkan Julius Caesar ke Time Bureau agar mereka yang memperbaiki kerusakan. Legends mendapat tambahan kekuatan dengan bergabungnya Jax dan Stein. Mereka bukannya menyerahkan Julius Caesar tapi malah mencuri Waverider dan kembali ke masa hidup Caesar.

Caesar menemukan buku milik Nate yang berisi sejarah dan berniat menggunakannya untuk menguasai dunia. Legends pun harus bersusah payah merebutnya kembali. Legends memperbaiki anacrhonisms yang terjadi pada tahun 1870 dan harus bertemu dengan P.T. Barnum. Barnum menangkap seekor macan yang sudah punah dan akan menjadikannya pertunjukkan sirkus.

Sara mengajak Amaya kembali bergabung dengan Legends, hal itu membuat Nate kecewa karena hubungannya dengan Sara yang gagal. Nate menceritakan itu pada Barnum yang ingin menjadikan Legends sebagai komoditas untuk pertunjukkan sirkusnya. Di tahun 2042, seorang hacker dan aktivis, Zari, menjadi target pembunuhan.

Zari dianggap membangkang padahal dia hanya ingin saudaranya dibebaskan. Legends datang ke masa itu yang sedang melakukan perburuan terhadap metahuman yang dilakukan oleh organisasi bernama A.R.G.U.S. dan membantu Zari. Sharpe memberi tahu Sara bahwa kalau Legends tertangkap, mereka akan lenyap.

Mereka berhasil mengalahkan Kuasa, mahluk ciptaan A.R.G.U.S, dan merekrut Zari ke dalam tim. Hunter menjelaskan pada Legends tentang keberadaan Mallus, musuh dari Time Masters yang dinilai berperan besar dalam merusak anarchromisms. Di era Victoria, Madame Eleanor, pengikut dari Mallus, mencoba membangkitkan kembali Darhk dari kematian dengan kalung milik Zari.

Sinopsis & Review DC’s Legends of Tomorrow Season 3 (2017) 3

Legends berusaha untuk menangkap Darhk agar nggak membuat kekacauan dalam sejarah. Anarchronisms terjadi di tahun 1937 dengan kemunculan Helen of Troy di waktu yang nggak semestinya. Legends menjelajah ke waktu tersebut tapi harus bertemu dengan Darhk, Eleanor dan Kuasa yang juga menjelajah waktu untuk menghentikan Legends.

Helen nggak mau kembali ke masa yang sesungguhnya karena banyaknya pria yang menderita demi mendapatkannya. Legends harus bersusah payah untuk memperbaiki kerusakan, bahkan Sara dalam keadaan koma karena jiwanya ditenggelamkan Eleanor. Stein tewas ketika berupaya membangun akses untuk membawa Legends kembali ke bumi.

Legends harus memperbaiki anarchronisms di jaman Vikings dengan Stein muda terjebak di masa itu. Stein membelikan boneka Beebo untuk anaknya yang dikira Vikings sebagai dewa perang. Bukan hanya mereka yang datang ke masa itu, Darhk pun datang ke masa yang sama. Segala upaya Legends untuk memperbaiki anarhcronisms mengarah pada Mallus.

Mallus adalah mahluk yang lolos dari penjara dan mengirim Darhk serta rekan-rekannya untuk membuat kekacauan. Untuk memenjarakannya lagi, Legends harus mengumpulkan enam Totem Zambesi. Keenam Totem itu tersimpan di tempat dan waktu yang berbeda-beda. Bisakah mereka menemukannya dan memenjarakan Mallus?

Cerita Serius tapi Dikemas dengan Lucu

Sinopsis & Review DC’s Legends of Tomorrow Season 3 (2017) 5

Season ketiga DC's Legends of Tomorrow semakin memperkuat identitas mereka dalam membuat sajian yang berbeda dari superhero lainnya. Alih-alih menyajikan sesuatu yang serius seiring dengan misi mulia mereka, yang ada malah banyak menyuguhkan cerita di luar nalar. Penjelajahan waktu yang cukup serius di season pertama, bergeser menjadi sesuatu yang komikal.

Legends harus memperbaiki anarchronisms dengan menjelajahi waktu. Keberadaan anarchronisms membuat keadaan lebih kacau. Masalahnya, keberadaan seseorang di sebuah masa yang seharusnya bisa berbeda dengan mereka berada di masa yang lain. Salah satu contoh paling nyata adalah keberadaan dinosaurus dan sosok mitologi dewi Yunani di tengah masa modern.

Tokoh-tokoh dan peristiwa sejarah diangkat dengan adanya kerusakan karena penjelajahan waktu. Untuk memperbaikinya, Legends harus berjuang keras tapi disajikan dengan cara yang ringan dan menghibur. Serial ini sudah menemukan pakem khasnya dengan cerita yang cenderung absurd tapi menyenangkan untuk ditonton.

Baca juga: Sinopsis & Review DC’s Legends of Tomorrow Season 2 (2016)

Referensi di Luar Cerita Superhero

Sinopsis & Review DC’s Legends of Tomorrow Season 3 (2017) 7

Keunikan DC's Legends of Tomorrow adalah keberaniannya menghubungkan cerita di serial dengan kultur pop. Mulai dari Zari yang menyelamatkan Helen of Troy dan membawanya ke tempat asal Wonder Woman yaitu Themyscira, Ray kecil yang menyelamatkan anak alien dan menjadikannya sahabat persis film E.T. sampai Totem yang berada di gitar Elvis Presley.

Referensi yang dimasukkan dalam serial ini bukan hanya pada kultur pop tapi juga kultur sosial. Karakter baru di season ketiga yaitu Zari merupakan seorang Muslim. Hal itu bertujuan untuk menyampaikan kritik sosial kepada kebijakan Trump. Ada juga slogan Make America Great Again yang disisipkan jauh sebelum tahun 2016 ketika Trump mempopulerkannya.

Episode Crossover di Season 3

Sinopsis & Review DC’s Legends of Tomorrow Season 3 (2017) 9

Krisis bukan hanya terjadi di bumi, tapi di dunia alternatif Earth-X. Stein mencoba membangun portal agar para Legends dapat membantu The Flash, Green Arrow dan Supergirl dalam menghadapi Earth X-Metallo. Selain itu, ada juga mesin waktu buatan Nazi yang bisa membuat perjalanan waktu lebih mudah digunakan oleh manusia dan Legends harus menghentikannya.

Bagi yang ingin melihat crossover antara para superhero buatan DC dengan Legends, bisa didapat di DC's Legends of Tomorrow Season 3. Mereka bahu-membahu demi kepentingan berbeda tapi satu tujuan yang sama, menyelamatkan umat manusia. Adegan seru mereka ditampilkan dengan baik serta terhubung ke cerita di serial Supergirl, Arrow dan The Flash.

Selain superhero-superhero tadi, ada juga kemunculan Constantine di serial ini. Constantine memberi tahu Legends mengenai Mallus dan bagaimana cara menghentikannya. Dia juga diberi kesempatan untuk memperlihatkan kemampuannya dalam menggunakan spell. Bagi penggemar Constantine yang ingin karakternya muncul, season ketiga mewujudkannya.

DC’s Legends of Tomorrow kembali memberi tontonan seru lewat season ketiganya. Penjelajahan waktu yang dilakukan para Legends untuk memperbaiki anarchronisms kembali disajikan dengan cara yang ringan dan menghibur. Bagaimana menurutmu tentang serial ini? Cukup menarik? Bagikan di kolom komentar, yuk!

DC’s Legends of Tomorrow Season 3
9 / 10 Bacaterus.com
Rating

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram