Sinopsis & Review Cuddle Weather (2019), Kebersamaan Dua PSK

Ditulis oleh Aditya Putra
Cuddle Weather
3.5
/5

Ketika beranjak dewasa, seseorang harus mulai berpikir untuk mendapatkan penghasilan. Maka dari itu, orang-orang bersekolah atau mengikuti pelatihan.

Tujuannya adalah agar memiliki keahlian di suatu bidang. Sebagian orang nggak cukup beruntung untuk bisa mendapatkan pendidikan atau pelatihan. Hasilnya, mereka harus memilih cara lain supaya bisa bertahan hidup.

Beberapa orang yang nggak memiliki keahlian terpaksa menjajakan tubuhnya. Profesi mereka dikenal dengan nama pekerja seks komersial (PSK). Pekerjaan yang sering dipandang rendah itu tetap membutuhkan kemampuan tertentu.

Di film Cuddle Weather, dua orang PSK menjalin kebersamaan. Kebersamaan itu diyakini akan menguntungkan keduanya. Yuk, kita bahas sinopsis dan review filmnya!

Baca juga: Sinopsis & Review Sky Rojo S1, Pelarian Tiga PSK untuk Tetap Hidup

Sinopsis

Sinopsis

Adela adalah seorang PSK yang bekerja di Manilla. Dia mendatangi klien satu per satu untuk mendapatkan uang. Suatu malam, dia sedang melayani kliennya, Kap, di sebuah motel. Adela mendengar suara orang bercinta di kamar sebelahnya.

Adela meminta bayaran 10.000 Peso. Kap membayar kurang dari harga yang diminta Adela. Kap beralasan dia sudah menjadi pelanggan tetap.

Adela pendapatannya kurang. Dia masuk ke kamar motel sebelah. Di kamar itu, ada seorang pria. Adela menggoda pria itu untuk bercinta.

Ketika membuka dompet, Adela hanya menemukan uang sebesar 1.000 Peso. Adela pun berhenti menggoda sang pria. Pria itu bernama Ram. Ram baru saja terjun ke dunia prostitusi. Suara bercinta yang didengar Adela ketika melayani Kap adalah suara Ram.

Ram meminta Adela untuk mengajarinya menjadi PSK yang hebat. Adela menolak karena dia bukan seorang mentor. Ram mengikuti Adela ke sebuah kedai untuk makan.

Ram terus membujuk agar Adela menjadi gurunya. Ram menyebut Adela sebagai Senpai, sebutan untuk guru dalam anime. Adela tetap teguh dengan keputusannya.

Adela menemui seorang pengacara. Dia tengah mencoba mengubah namanya secara hukum. Pengacara itu mengatakan bahwa perlu proses panjang untuk perubahan nama.


Masalahnya, perubahan nama akan berimbas pada kepemilikan atas nama Adela. Pengacara itu menanyakan apakah Adela akan menjual kondominium atas nama Adela. Adela mengiyakannya.

Adela merasa frustasi. Dia mendatangi sebuah kedai. Pelayan kedai menyodorkan beberapa orang pria. Adela diminta memilih mana yang akan menemaninya. Dia mengatakan nggak ingin berhubungan seks.

Dia hanya ingin berpelukan. Para pria itu pergi karena merasa bayarannya kecil. Pelayan itu kembali membawa pria yang bersedia menuruti keinginan Adela. Pria itu ternyata Ram.

Ram menuruti permintaan Adela untuk menghabiskan waktu dengan berpelukan. Sejam berlalu, Adela membayar Ram 1.000 Peso. Ram bercerita bahwa dia menjadi PSK karena gagal menjadi pelaut.

Dia terpaksa berbohong pada ayahnya. Uang dari menjajakan tubuh, akan dia gunakan untuk membiayai keluarga. Terlebih, dia adalah anak pertama yang ingin membiayai adik-adiknya.

Adela mau menerima Ram sebagai muridnya. Dia memberi tahu prinsip yang harus dipegang sebagai seorang PSK. Adela meminta bagian 20% dari penghasilan Ram.

Sebagai gantinya, Adela memperbolehkan Ram tinggal di apartemennya. Adela membelikan pakaian dan sepatu untuk Ram. Ram akhirnya mendapatkan klien pertama setelah diajari oleh Adela.

Adela memberi tahu Ram supaya menetapkan waktu berhenti menjadi PSK. Ram mendapat uang banyak uang dari klien-kliennya. Adela ternyata pernah berniat berhenti menjadi PSK.

Salah satu kliennya, Yan, menyatakan cinta. Sayangnya, Yan tiba-tiba menghilang. Cinta mulai tumbuh dalam diri Adela dan Ram. Akankah mereka berdua bisa keluar dari dunia prostitusi?

Mengupas Dunia Prostitusi

Mengupas Dunia Prostitusi

Cuddle Weather dibuka dengan potongan-potongan adegan Adela melayani klien-kliennya. Adela membacakan sebuah narasi yang cukup menohok. Dia menyatakan bahwa beberapa orang terlahir cerdas atau bertalenta.

Sementara dia terlahir tanpa IQ tinggi ataupun kecerdasan. Dalam adegan itu, Adela memperlihatkan ekspresi berpura-pura menikmati ketika melayani klien.

Ada prinsip yang dijelaskan Adela untuk menjadi PSK. Prinsip itu adalah nggak boleh terbawa nafsu, bersedia tawar-menawar dan harus menuruti segala keinginan klien.

Prinsip itu mereka pegang demi bisa memuaskan klien dan mendapatkan uang. Semakin mereka rela melakukan apa pun, semakin tinggi pula mereka dibayar.

Film ini mencoba mengupas dunia prostitusi dengan cara ringan. Ia nggak mencoba berceramah soal moral. Ia lebih berfokus pada narasi PSK yang nggak punya pilihan.

Ada sebuah adegan menyentuh ketika Adela sudah ingin berhenti menjadi PSK. Niatnya itu belum terlaksana karena membutuhkan uang. Terlebih uangnya digunakan untuk membiayai ibunya yang membuka jongko di pasar.

Profesi seorang PSK seringkali dianggap rendah. Dalam film ini, mereka digambarkan humanis. Mereka pun sama-sama manusia yang ingin merasakan cinta.

Cinta itu terpisah dari badan mereka yang sedang melayani klien. Memang narasi itu terdengar klise. Film ini mencoba menyampaikannya dengan cara sederhana tapi efektif.

Cerita Predictable

Cerita Predictable

Cuddle Weather dari segi cerita menampilkan formula standard film romcom. Formula itu adalah kebersamaan dua orang yang berubah menjadi cinta. Perbedaan terbesarnya adalah dua orang di film ini adalah sesama PSK.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram