bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Confessions of a Shopaholic, Kecanduan Belanja

Pernah punya kebiasaan belanja yang tidak bisa terkontrol hingga kecanduan untuk terus menerus membeli sesuatu yang bahkan tidak penting? Kalau sudah sampai di stage itu berarti saatnya kalian untuk berbenah dan merubah diri untuk menjadi lebih baik, karena hal tersebut merupakan hal yang paling menjengkelkan yang bisa terjadi dalam hidup kalian.

Pertama, pengeluaran kalian tidak akan terorganisir dengan baik, pemasukan berantakan hanya untuk membayar hutang pembayaran dari tagihan kartu kredit. Intinya hidup kalian akan jadi super sulit. Inilah yang menjadi inti dari cerita film Confessions of a Shopaholic, ketika tokoh utamanya, Rebecca Bloomwood punya spending major yang kusut.

Sinopsis

Confession of A Shopaholic_Poster (Copy)
  • Tahun Rilis: 2009
  • Genre: Romantic, Drama, Comedy
  • Produksi: Touchstone Pictures, Jerry Bruckheimer Films
  • Sutradara: P.J. Horgan
  • Pemain: Isla Fisher, Hugh Dancy, Joan Cusack, John Goodman, John Lithgow, Leslie Bibb

Rebecca Bloomwood (Isla Fisher) yang lebih dikenal dengan nama Becky adalah seorang gadis yang bekerja di sebuah majalah dan tinggal bersama teman baiknya Suze (Krysten Ritter) di New York. Kehidupannya jauh dari kata mewah namun hasrat belanja barang branded tinggi sekali membuat dirinya tercekik dalam pusaran hutang.

Kebiasaan belanjanya ini sudah diperingati berkali-kali oleh Suze, namun dasar ndableg, Becky tetap melakukan kegiatan belanjanya tersebut. Hutang Becky akhirnya membengkak akibat menjadi shopaholic; ia bahkan menjadi incaran salah satu penagih hutang terbesar di kota New York; Derek Smeath (Robert Stanton).

Becky selalu meminta bantuan Suze untuk menghindar dari Derek, setiap ada telepon yang masuk, mereka tidak akan mengangkat telepon tersebut dan kalau tidak sengaja terangkat, maka berjuta alasan akan diberikan sebelum akhirnya telepon ditutup tidak lama setelahnya. Belum masalah hutang itu selesai, masalah lain kembali menghampiri Becky. Ia kena pemutusan kerja dari kantornya.

Becky lantas cerita masalah ini pada Suze dan meminta sarannya. Suze yang mendengar itu merasa simpatik. Setelah itu Suze mencoba untuk membantu Becky mulai dari membayarkan tagihan apartemen dan membantu Becky untuk membuka semua amplop tagihan kartu kredit serta menjumlahkan totalnya berapa sehingga Becky bisa berpikir bagaimana cara membayarnya sedikit demi sedikit.

Betapa kagetnya Suze ketika melihat tagihan yang dimiliki oleh Becky, jumlahnya mencapai $ 16,000 atau setara dengan Rp 2,268,368,000! Becky berpikir keras bagaimana caranya ia membayar seluruh hutangnya itu tanpa ada penghasilan tetap dan pekerjaan? Akhirnya ia berusaha untuk melamar di sebuah perusahaan majalah besar Alette, namun malah gagal karena posisinya sudah ada yang mengisi.

Beruntung, ia bisa mendapatkan akses untuk wawancara di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang finansial dan Rebecca mendapatkan posisi disana dengan segala cara yang Becky buat sedemikian mungkin supaya ia bisa mendapatkan pekerjaan. Sebelum bertemu dengan manager perusahaan tersebut, Becky bahkan sempat-sempatnya membeli sebuah syal hijau emerald yang sebenarnya tidak terlalu ia butuhkan hanya karena ia teriming-iming manekin ‘hidup’ dan membujuk dia untuk membeli syal tersebut supaya terlihat posh di depan manager.

Ia menganggap bahwa syal tersebut bisa membawa keberuntungan untuknya. Ya benar saja, sang manager dari perusahaan majalah finansial Successful Savings, Luke Brandon (Hugh Dancy) yang sempat terlibat dengan Becky sebelumnya saat membeli scarf emerald menerima Becky sebagai salah satu pegawainya meski terkadang tulisan Becky amburadul namun Luke melihat potensi Becky dalam menulis.

Meski sudah bekerja, Becky tetap tidak bisa merubah dirinya yang adalah seorang shopaholic, ia bahkan menggunakan 12 kartu kreditnya untuk belanja ini itu. Sampai puncaknya, ia termakan iklan barang-barang branded sisa eksport yang ternyata palsu. Akhirnya ia mulai sadar kalau apa yang dilakukan sudah cukup membahayakan hidupnya.

Suze yang mengetahui kalau sifat Becky tidak berubah menjadi semakin kesal, ia akhirnya mendaftarkan Becky pada salah satu kelas untuk healing dari sifat hedonisme yang dimiliki oleh Becky. Becky awalnya enggan untuk ikut kelas tersebut namun mau tidak mau akhirnya ia bergabung untuk menyembuhkan dirinya bersama belasan rekan-rekannya yang lain.

Satu waktu, Becky mulai kembali diteror oleh Derek, Derek yang tahu dimana Becky kerja mulai mengunjungi kantor dan membuat onar. Becky yang saat itu sedang ada meeting mengenai artikelnya yang viral di seluruh dunia berjudul ‘The Girl in The Green Scarf’ panik bukan kepalang. Ia mengaku kalau Derek adalah mantan kekasihnya yang gila dan masih mengejarnya. Ini membuat pihak kantor khususnya Luke mengambil tindakan tegas untuk melindungi Becky.

Luke akhirnya jadi semakin dekat dengan Becky, ia bahkan menjadikan Becky sebagai asisten pribadinya dan mulai terbuka mengenai siapa dirinya, apa yang dikerjakan keluarganya dan hal-hal pribadi lainnya. Namun hal tersebut tidak disukai oleh kompetitor Becky, seorang model yang bekerja di majalah Alette bernama Alicia Billington (Leslie Lebb) dan menyukai Luke.

Alicia malah membongkar semua rahasia Becky dan ini membuat hidup Becky berantakan. Belum lagi akibat dikira belanja baju baru, mentor kelas pemulihan membuang baju tersebut padahal itu baju merupakan baju seragam bridesmaid Suze. Suze yang mengetahui hal itu juga jadi kesal dengan Becky. Becky sangat terpuruk. Ia benar-benar butuh bantuan mengenai pekerjaan, persahabatan dan hutang-hutangnya.

Akhirnya semua orang di kelas pemulihan beserta keluarga dan beberapa rekan kerja Becky membantu Becky untuk menjual semua barang-barang branded yang membludak di lemari Becky. Berkat kerjasama yang baik, ia bisa melunasi hutang-hutangnya. Ia juga mengambil kembali baju bridesmaid yang sudah dipakai oleh pemulung dan menukarnya dengan gaun baru supaya bisa menghadiri pernikahan sahabatnya.

Puncaknya adalah scarf emerald yang jadi ikon dari Rebecca Bloomwood yang viral lewat artikel miliknya itu terjual mahal tanpa tahu kalau yang membeli itu adalah Luke yang akhirnya mengungkapkan semua perasaannya pada Becky. Mereka pun akhirnya hidup bahagia.

Rebecca Bloomwood

Confession of A Shopaholic_Character (Copy)

Dalam film ini, Isla Fisher bisa memerankan peran Rebecca Bloomwood dengan sangat baik. Tingkahnya yang memang gampang dirayu, centil, clumsy sampai jadi survivor among the others shopaholic bisa ia lakukan dengan mudah. Alih-alih kesal dengan tingkah borosnya, saya pribadi malah jadi gemes sendiri melihat perjuangan Becky dari awal hingga akhir untuk bebas dari lilitan hutang.

Rebecca sangat beruntung sih memiliki keluarga serta teman yang tidak pernah meninggalkan dirinya; bahkan di saat terpuruknya masih banyak orang mau membantunya bahkan asisten Luke hingga Luke sendiri. Apalagi ketika Becky dipermalukan di depan umum oleh Alicia di hadapan para level C perusahaan Alette.

Film Adaptasi

Confession of A Shopaholic_Novel (Copy)

Film arahan P.J. Horgan ini merupakan film adaptasi dari sebuah novel series Shopaholic karya penulis Sophie Kinsella. Plot ceritanya ya merupakan gabungan dari semua novel series tersebut yang berpusat pada tokoh seorang gadis yang kecanduan belanja dan membuat dirinya sebagai shopaholic sejati.

P.J. Horgan tentu menambahkan beberapa adegan yang membuat plot dalam film terlihat lebih seru dan manis untuk diikuti. Selain seru dan manis, banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari novel juga filmnya. Apabila kalian ada waktu untuk membaca novel juga menonton filmnya, coba lakukan ya! Dijamin banyak insight yang kamu dapatkan.

Tamparan Keras

Confession of A Shopaholic_Reflections (Copy)

Seperti yang sudah diinformasikan diatas, film ini mengandung banyak pesan. Setidaknya, para shopaholic diluar sana yang akan merasa ditampar karena Rebecca Bloomwood merupakan cerminan para shopaholic tersebut. Mungkin untuk orang-orang dari kalangan jetset tidak akan merasa kepayahan apabila belanja sebanyak apapun, namun untuk orang-orang yang memiliki limit seperti Becky? Hmmm…

Untuk kalian para shopaholic diluar sana yang nasibnya 11-12 dengan Becky, yuk ikuti jejak Becky dimana kalian bisa berhenti untuk melakukan pembelanjaan yang tidak terlalu penting. Apalagi membeli barang-barang branded yang dibeli hanya karena untuk mempertahankan gengsi? Uh-huh that’s a BIG NO. Overall, Bacaterus memberi nilai 3.4/5 untuk film ini.

Confessions of a Shopaholic
Rating: 
3.4/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram