bacaterus web banner retina

Sinopsis & Review Chasing Liberty, Petualangan Si First Daughter

Liberty adalah sebutan untuk putri tunggal dari orang nomor satu di Amerika Serikat, Anna Foster remaja yang merindukan kebebasan. Saking ingin menikmati kebebasan, Anna berusaha melarikan diri dari semua pengawal yang dikirim ayahnya. Dari sinilah petualangan seru dan penuh makna bagi Anna Foster di mulai.

Kisah Anna Foster ini bisa disaksikan dalam film berjudul Chasing Liberty (2004). Film romantis komedi ini dibintangi oleh Mandy Moore dan Matthew Goode sebagai pemeran utamanya. Tak main-main, film besutan sutradara Andy Cadiff ini syuting di berbagai negara besar. Sayangnya Chasing Liberty (2004) mendapatkan banyak kritik dan nilai buruk di Rotten Tomatoes.

Kira-kira apa sih yang membuat film ini mendapatkan banyak kritikan dari para kritikus film? Jawabannya bisa kamu dapatkan di bawah ini.

Sinopsis

Chasing-Liberty_

Memasuki usia remaja, Anna Foster memimpikan untuk mendapatkan ciuman pertamanya saat kencan. Sayangnya semua ini berakhir dengan kekacauan setelah para agen rahasia yang dikirim ayahnya menyerbu mereka. Anna Foster memang tidak sama seperti remaja lainnya, karena ia adalah putri satu-satunya dari orang nomor satu di Amerika Serikat, yaitu Presiden James Foster.

Kesal kencannya hancur, Anna membuat perjanjian dengan ayahnya agar ia bisa mendapatkan kebebasan selama di Praha. James mengiyakan keinginan putrinya, Anna bersama Gabriella akhirnya bisa menikmati malam ala para remaja.

Tak lama Anna memergoki seorang agen yang menyamar, marah akan hal ini maka Anna dan Gabriella pun menyusun rencana untuk kabur. Berusaha keluar dari venue konser, Anna Foster tidak sengaja bertemu seorang pria bernama Ben dan meminta pertolongannya.

Siapa sangka Ben Calder adalah seorang agen rahasia, ia memberikan informasi pada agen Weiss dan Moraller dimana Anna Foster berada. Di saat yang sama Presiden Foster menelpon dan memerintahkan Ben untuk menjaga putrinya selama menikmati kebebasan palsu.

James Foster yakin bahwa Anna tidak akan tahan berada di luar rumah lebih dari satu hari saja. Ia juga memerintahkan agen Alan Weiss dan Cynthia Morales untuk mengawasi keduanya. Melihat semua pengawal kepresidenan pergi begitu saja, Anna benar-benar senang. Akhirnya ia bisa menikmati kebebasan yang sudah ia damba-dambakan.

Anna nekad untuk berenang di danau dalam keadaan bugil di Danube dan memanjat atap untuk menonton Offenbach opera di plaza Praha. Perbuatan Anna ini sampai ke telinga ayahnya, Presiden Foster langsung memerintahkan untuk membawa kembali putrina. Anna yang tidak ingin kembali, tetap melanjutkan tujuannya ke Jerman untuk mengikuti Love Parade di Berlin.

Di kereta ia bertemu dengan seorang pria aneh bernama McGruff yang akhirnya justru mencuri dompet Anna dan Ben. Apalagi Anna dan Ben malah mendarat di Venesia bukannya di Jerman, seperti rencana mereka. Disisi lain agen Weiss dan Morales yang ditugaskan membawa pulang Anna, berusaha mengejar keduanya dari Jerman ke Venesia.

Sampai di Venesia, Anna dan Ben bertemu dengan pendayung gondola bernama Eugenio, mereka pun berhasil mendapatkan tempat bermalam. Kebersamaannya bersama Ben, membuat Anna berpikir bahwa pria ini menyukainya, makannya ia rela mengikutinya kemanapun. Tapi Ben tidak mengakuinya, meski mereka sempat berciuman selama di gondola.

Anna yang marah akhirnya meninggalkan Ben hingga bertemu dengan komunitas Bungee Jumping. Untungnya Ben berhasil mengejar Anna dan mengakui bahwa ia sebenarnya mencintai Anna.

Kebersamaan Indah keduanya berakhir ketika mereka berhasil datang ke Love Parade di Jerman. Anna mendengar percakapan Ben di telpon dan gadis itu sangat kecewa lalu kembali berusaha kabur dari Ben.

Saat berusaha kabur, orang-orang menyadari bahwa ia adalah Anna Foster putri dari Presiden Amerika. Beberapa orang berusaha melecehkannya, untunglah Ben datang tepat waktu dan mengantarnya ke helikopter untuk kembali ke orang tuanya.

Ceritanya Ringan dan Tipikal Teenage Love Story

Ceritanya-Ringan-dan-Tipikal-Teenage-Love-Story_

Mengangkat kisah mengenai seorang putri Presiden yang merindukan rasanya kebebasan dan privasi, Chasing Liberty (2004) cukup menghibur. Premis cerita di atas diceritakan dengan sangat baik dari awal hingga akhir. Membuka film dengan Mandy Moore yang sedang bersiap untuk kencan, kita tahu alasan kenapa ia begitu menginginkan yang namanya kebebasan.

Bisa saya katakan bahwa Chasing Liberty (2004) akan mirip dengan film-film Barbie yang suka berpetualang menikmati dunia. Di sini Anna Foster yang baru memasuki usia 18 tahun, ingin melihat dunia dari sudut pandangnya. Ia terbiasa untuk melihat dunia hanya sebagai bagian dari diplomasi antar negara.

Anna Foster ingin menikmati hidup dan melihat dunia luar layaknya kebanyakan remaja pada umumnya. Bepergian dengan bebas tanpa adanya pengawal hingga merasakan jatuh cinta dan mendapatkan ciuman pertamanya. Tapi selayaknya anak usia 18 tahun, emosi mereka yang meledak-ledak membawa pada hal yang nekad.

Kenakalan Anna membawanya pada sebuah petualangan dan kebebasan semu yang dirancang ayahnya. Pada awalnya memang dirancang, tapi berlanjut menjadi kebebasan yang menimbulkan banyak masalah. Hingga dalam pertarungan ini, Anna Foster kembali menemukan cinta dan menemukan orang dengan karakter yang berbeda-beda.

Kebohongan yang berakhir menjadi kesalahpahamanan, seperti menjadi konflik utama yang dinaikkan. Dari sinilah banyak masalah baru, dimana Anna juga akhirnya menyadari banyak kesalahan dalam pemikirannya. Hal ini menjadi perjalanan yang sangat berharga bagi gadis muda seperti Anna Foster yang terbiasa hidup ala serang putri raja.

Baca juga: Sinopsis & Review A Walk to Remember, Cinta Tak Lekang Zaman

Editing Menganggu, tapi Penggambaran Kehidupannya Cukup Detail

Editing-Menganggu-tapi-Penggambaran-Kehidupannya-Cukup-Detail_

Jika membicarakan premis dari cerita yang diangkat, saya bisa mengatakan bahwa filmnya tidak terlalu buruk. Tapi ada satu hal yang membuat saya sangat terganggu ketika menonton film Chasing Liberty (2004) ini. Editing filmnya yang terasa “kagok”, karena ada beberapa gaya editing jumpcut yang membuat penonton merasa kurang nyaman.

Sedikit penjelasan mengenai potongan gambar, jumpcut adalah teknik pemotongan untuk melompati waktu. Biasanya teknik ini akan menyusun potongan gambar dari sisi ruang dan waktu yang berbeda, lebih simple-nya memperlihatkan lompatan waktu.

Potongan gambar jumpcut ini tidak dilakukan dengan cepat, seperti kebanyakan film, ini membuat saya sangat terganggu. Di film ini editor memotong bagian film dan menyambungkan ke bagian lainnya agak lambat. Sehingga penonton bisa melihat blank hitam sekitar 2 detik, lalu diteruskan ke waktu lainnya dari film ini.

Memiliki kekurangan bukan berarti film ini sepenuhnya buruk, karena Chasing Liberty memiliki hal lain sebagai kelebihannya. Kelebihan dari film ini adalah mereka cukup teliti untuk menunjukkan detail-detail penting dalam film. Seperti yang sudah kita tahu Anna Foster diceritakan sebagai putri tunggal dari Presiden James Foster.

Tentu saja kehidupan mereka akan terlihat megah tapi dalam tone yang lebih elegan. Hal ini digambarkan dengan baik, bagaimana mereka memakai cetakan White House sebagai referensi.

Selain itu penggambaran para agen rahasia hingga paspampres Presiden dan keluarganya juga sangat bagus. Kita bisa melihat bagaimana putri Presiden akan berkencan sambil diiringi mobil keamanan di belakang.

Lalu pertunjukan iring-iringan Presiden saat mengunjungi negara lain, kegiatan diplomasi Anna Foster dengan masyarakat sekitar. Jujur saja saya senang mereka berhasil menunjukkan sisi itu dengan cara yang simple. Terakhir film ini juga tidak lupa untuk menunjukkan ciri khas dan keindahan dari negara-negara tempat mereka syuting.

Amerika mereka membuat gambaran White House sedetail mungkin, keindahan kota Praha, Venice, Austria, hingga keindahan dan keramaian Love Parade di Jerman. Semuanya diperlihatkan singkat tapi membekas di hati dan pikiran penontonnya. Saya selalu bisa melihat mata Moore memperlihatkan ekspresi excited dan kagum saat melihat dunia luar.

Mandy Moore yang Banyak Dikritik

Mandy-Moore-yang-Banyak-Dikritik_

Dalam pembuka saya mengatakan bahwa Chasing Liberty (2004) adalah film yang cukup banyak menerima kritikan. Film ini bahkan mendapatkan rating yang sangat kecil di Rotten Tomatoes, 18% dari 117 orang yang mereview. Tapi film ini memiliki skor penonton yang stabil yaitu di angka 60% dari lebih 50 ribu penonton.

Setelah saya telaah film ini memang dikritik dari premis cerita yang diambil hingga penampilan Mandy Moore. Banyak kritikus yang mengatakan bahwa film ini sangat sepele, benar-benar hanya film standar percintaan remaja. Mereka menganggap film ini justru membuat hal tidak penting menjadi bagus, sedangkan hal yang penting jadi nothing.

Tapi banyak kritik yang seakan mengkritik Mandy Moore dalam penampilannya di film ini. Mereka mengatakan Moore sepertinya ingin terus berada di zona nyaman. Pasalnya film Chasing Liberty ini bukanlah film yang hits sehingga popularitasnya tetap sama. Mereka mengatakan bahwa Moore berusaha untuk melawan gadis lain di industri yang jauh lebih populer darinya kala itu.

Bagi saya sendiri penampilan Mandy Moore dalam film ini sangatlah baik, dia benar-benar terlihat sebagai gadis polos. Energi dan pembawaanya, memperlihatkan bahwa ia bersemangat untuk melihat dunia versi dirinya sendiri. Pikiran kekanak-kanakan dan rasa percaya dirinya, ini benar-benar terlihat seperti remaja pada usianya.

Bagaimana Anna Foster dengan begitu mudahnya merasa tersinggung, lalu kemarahannya yang meledak-ledak pada ayahnya. Hal ini memang tantrum yang wajar ada di hampir semua anak remaja dan Mandy Moore berhasil deliver semuanya dengan sangat baik. Saya berpikir jika bukan Mandy Moore, Chasing Liberty tidak akan enjoyable untuk ditonton.

Chasing Liberty (2004) membuat saya merasakan nostalgia dengan segala kegilaan yang pernah dilakukan di usia itu. Saya merekomendasikan film ini jika kamu ingin mengenang masa-masa muda yang egois dan banyak ingin tahu. Selamat menonton!

Chasing Liberty
Rating: 
2.7/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram