bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Film Bring It On: All or Nothing

Bring It On kembali lagi menggebrak dunia perfilman dengan sajian cerita tentang para anggota cheerleaders yang bertanding untuk melawan tim lainnya di sebuah kompetisi bergengsi.

Tidak ada yang berubah dengan isi cerita, masih tentang kelompok pemandu sorak dengan segala permasalahannya yang asyik untuk diikuti. Bring It On: All or Nothing ini menjadi film seri Bring It On ke 3 dari 6 film Bring It On yang tayang di pasaran.

Kali ini kita akan dibawa untuk mengikuti cerita tokoh utama yaitu Britney Alley sang kapten pemandu sorak di sekolahnya yang tiba-tiba harus pindah ke kota lain sehingga harus memulai semuanya dari awal. Mampukah Britney mempertahankan eksistensinya sebagai pemandu sorak?

Sinopsis

Bring It On : All or Nothing_Poster (Copy)

Britney Allen (Hayden Panettiere) mempunyai kehidupan yang sangat diimpikan oleh banyak gadis remaja seusianya. Ia merupakan seorang kapten pemandu sorak, kaya raya, cantik dan mempunyai pacar seorang quarterback paling tenar di sekolahnya, Pacific Vista High School, Brad Warner (Jake McDorman).

Satu-satunya yang membuat Britney hipertensi adalah Winnie Harper (Marcy Rylan), anggota timnya yang super ambisius dan menyebalkan karena doyan sekali memandang rendah orang. Meski sebagai kapten, Britney kadang termakan rayuan Winnie yang selalu meminta Britney melakukan hal ini dan itu untuk kepentingan squad mereka.

Satu waktu, hidup Britney berubah secara dramatis ketika Ayah Britney kehilangan pekerjaannya. Ini membuat Britney dan keluarganya harus pindah ke kota lain yang bertolak belakang dengan kehidupan Britney sebelumnya, Crenshaw Heights. Britney yang sebagai "gadis kulit putih" di antara teman-temannya yang lain membutuhkan waktu cukup lama untuk mampu menyesuaikan diri.

Di sekolah barunya, ia bertemu dengan Camille (Solange Knowles-Smith), kapten pemandu sorak dari Crenshaw Heights Warriors dan teman-temannya yang sesama pemandu sorak, Kirresha (Giovonnie Samuels) dan Leti Francia Raisa). Britney juga bertemu Jesse (Gus Carr), seorang pemandu sorak laki-laki dan satu-satunya orang yang baik padanya di hari pertamanya. 

Mengetahui sekolah Crenshaw Heights memiliki anggota pemandu sorak, jiwa cheerleader yang ada di dalam diri Britney mulai tergelitik, namun Britney telah bersumpah, atas desakan Winnie, untuk tidak pernah mendukung tim lain atau bahkan ikut menjadi anggota cheerleader lagi dimana pun Britney berada.

Ini membuat Britney kesal dengan dirinya sendiri. Belum lagi Camille selalu menantangnya karena ia juga tahu kalau Britney merupakan seorang mantan kapten cheers.

Kebetulan sekali Camille membuka rekrutmen anggota baru untuk The Warriors, menggunakan kesempatan tersebut Britney lantas ikut audisi dan lolos dengan menampilkan banyak gaya dan kemampuan gymnasticnya. Awalnya Camille tidak mau kalau Britney bisa bergabung dengan skuadnya mengingat ia tidak memiliki hubungan yang baik dengan gadis kulit putih tersebut.

Setelah dibujuk oleh teman-temannya akhirnya Camille mengijinkan Britney masuk untuk ikut skuad The Warriors mengingat kemampuan menjadi pemandu sorak yang baik ada dalam diri Britney. Tak lama setelah penerimaan tersebut, tersiar kabar kalau penyanyi Rihanna mengumumkan acara khusus televisi di mana semua regu pemandu sorak sekolah menengah dapat bersaing.

Apabila berhasil jadi pemenang, mereka yang terpilih akan tampil dalam pertunjukan bersamanya yang akan disiarkan di seluruh dunia. Hadiah lainnya juga adalah sekolah yang menang akan mendapatkan komputer baru yang memang dibutuhkan sekali oleh Crenshaw Heights.

Ini membuat para anggota The Warriors bersemangat. Begitu diwawancarai oleh TV Swasta, Winnie melihat kalau Britney telah melanggar perjanjian dan memberitahu teman-temannya yang lain. 

Teman-teman Britney di PVHS atas komando Winnie langsung memojokkan Britney menganggap dirinya berkhianat, seperti belum cukup penderitaan; Britney yang ketahuan berbohong pada Camille juga membuat dirinya kembali dijauhi padahal hubungan mereka sebagai teman baru saja membaik.

Begitu pula hubungannya dengan Jesse akibat Britney tidak mengatakan bahwa ia memiliki kekasih padahal mereka sudah saling berciuman.

Tak cukup sampai di situ, Britney pun harus menerima kenyataan bahwa Brad telah selingkuh dengan Winnie yang akhirnya membuat Britney harus melepaskan semua yang dia sayang. Ia menerima konsekuensinya.

Pada hari audisi, Britney mencoba untuk mendatangi bus The Warriors dan bertemu dengan teman-teman pemandu sorak lainnya untuk meminta maaf atas kelakuannya tempo lalu. Bersamaan dengan itu datang juga Winnie cs menghardik mereka.

Britney yang sudah mulai memiliki darah Crenshaw Heights lantas jadi galak dan membela teman-teman The Warriors. Camille, terkesan dengan ini dah akhirnya membiarkan Britney bersorak bersama mereka lagi. Jesse, bagaimana pun, masih marah padanya karena Britney yang tidak jujur, Britney maklum akan hal itu dan berjanji akan menyelesaikannya dengan Jesse

Audisi pun dimulai, banyak anggota cheers dari berbagai sekolah menengah ikut kompetisi. Setelah penuh pertimbangan oleh juri, maka terpilihlah dua finalis yakni Pacific Vista dan Crenshaw Heights.

Sampai di titik ini, juri sudah selesai dengan pekerjaan mereka, kini yang akan menentukan siapa yang menang adalah Rihanna sendiri dari penilaiannya. Baik PV dan CH mulai menunjukan kemampuannya dalam memandu sorak.

Begitu selesai bersorak, Winnie mendatangi Rihanna untuk meminta CH didiskualifikasi akibat tindakannya yang mengganggu PV namun Rihanna mengatakan bahwa semua itu dirinya yang menilai bukan Winnie.

Mendengar hal itu Winnie lantas berontak dan mengatakan hal yang membuat semua orang melotot tak percaya apalagi Rihanna. Hasilnya Rihanna memilih Crenshaw Heights untuk menjadi pemenang. Anggota PV lain lantas memecat Winnie dan menggantikannya dengan Amber (Cindy Chiu). Film pun berakhir, kini PV dan CH berteman.

Makna Pertemanan

Bring It On : All or Nothing_Friendship (Copy)

Dari beberapa film series Bring It On, selain harus ngikutin kegiatan cheers mereka yang seru, kita juga akan dibawa ke masalah pertemanan mereka. Mulai dari pertemanan inti di dalam skuad sampai masalah hubungan pertemanan dengan rival masing-masing skuad. Kita akan dibawa ke dua sisi point of view.

Intinya mereka sama-sama tidak mau kalah dan dianggap pecundang oleh rival masing-masing meski terkadang hubungan pertemanan inti mereka sesama anggota skuadnya sendiri harus bergesekan karena hal tersebut. Meski demikian skuad yang jadi spotlight dalam setiap film Bring It On mampu untuk mengatasi masalah tersebut dan happy ending

Cerita Berulang

Bring It On : All or Nothing (Copy)

Sebenarnya jalan cerita film Bring It On hampir semuanya sama dan seakan cuma diulang-ulang saja dengan tambahan bumbu drama yang bervariasi, entah cerita cinta, cerita keluarga, cerita teman jadi musuh atau musuh jadi teman; begitu terus. Tapi yang sudah disebutkan sebelumnya meski demikian, ya film ini masih oke kok ditonton untuk mengisi waktu luang kamu.

Hal yang membuat film ini spesial pun rasanya tidak terlalu kentara, mungkin karena hadirnya si Solange Knowles, adik dari Beyonce Knowles dan si hadirnya si cantik Hayden Panettiere yang saat itu namanya sedang naik daun. Sisanya aktor dan artis pendatang baru yang namanya belum mentereng.

Tak Semulus Bring It On Pertama

Bring It On : All or Nothing_Versus BIO1 (Copy)

To be honest film Bring It On: All or Nothing ini tidak sesukses film Bring It On yang pertama. Mungkin karena ceritanya yang sudah bisa ditebak dan tidak ada yang terlalu baru sehingga yang berminat nonton film ini ya hanya orang-orang yang doyan mengikuti film series ini saja dan penggila cheerleader mengingat film ini yang menjadi pelopor film dengan tema cheerleader paling sukses.

Bacaterus memberi skor 2/5 untuk film ini. Nah, bagaimana denganmu yang sudah pernah nonton film ini? Overall, Bacaterus cukup menikmati filmnya meski tidak sebagus yang pertama.

Bring It On: All or Nothing
Rating: 
2/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram