Sinopsis & Review Bloody Heart, Cinta Terhalang Kekuasaan

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
Bloody Heart
3.5
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Di antara gempuran drama-drama baru, Bloody Heart (2022) menjadi perwakilan drama sageuk yang siap mencuri hatimu. Dibintangi Lee Joon, Kang Han Na dan Jang Hyuk, drama ber-genre romantis ini suguhkan kisah cinta yang tragis antara Putra Mahkota Lee Tae dan putri seorang cendekiawan.

Rasa cinta Lee Tae pada Yoo Jung dinilai Park Gye Won dapat menghalangi obsesinya meraih kekuasaan. Fitnah pun diluncurkan hingga menewaskan ibu Lee Tae dan keluarga Yoo Jung. Dendam tersulut, tapi cinta antara mereka tetap terjaga.

Bagaimana Lee Tae dan Yoo Jung dapat mewujudkan kebahagiaan mereka? Bloody Heart (2022) menyimpan jawabannya!

Sinopsis

Tahun Rilis 2022
Genre , ,
Sutradara
Pemeran Lee Joon Kang Han Na Jang Hyuk
Review Baca di sini

Putra Mahkota Lee Tae tak akan pernah menyangka jika cintanya pada Yoo Jung, putri seorang cendekiawan akan berakhir petaka. Para pejabat istana yang dipimpin Park Gye Won melancarkan aksi fitnah hingga sang ibu atau Ratu In Young dan keluarga calon istrinya tewas.

Walau dihancurkan sedemikian rupa, cintanya pada Yoo Jung tak kandas. Bisakah Lee Tae akhirnya bahagia?

Episode 1-2

Review Bloody Heart_episode 1-2_

Para pejabat kerajaan meminta Putra Mahkota Lee Tae dilengserkan. Raja Sunjong sebagai ayah tak bisa lagi menolongnya.

Lee Tae sampai memohon bantuan pada para pejabat, terutama Anggota Dewan Kiri, Park Gye Won untuk menyelamatkannya. Dia juga bersedia menikahi Nona Yoon, putri dari Pangeran Yoon Jae Hyung.

Putra Mahkota pun batal dilengserkan. Dia menjadi raja dan menikah dengan Ratu Yoon. Sayang sudah empat tahun, Ratu Yoon belum kunjung hamil.

Ratu Yoon malah sakit keras dan sekarat. Kesehatannya yang memburuk disembunyikan dari Raja Lee Tae, tapi sang raja punya Kasim Jung sebagai mata-mata.

Rencana untuk mencari selir kerajaan pun mulai digagas Park Gye Won. Semua setuju kecuali Yoon Jae Hyung. Raja Lee Tae yang mengetahui kondisi kesehatan Ratu Yoon mengunjunginya untuk terakhir kali.

Rupanya Lee Tae tak pernah sudi hidup bersamanya karena Ratu Yoon adalah putri dari salah satu pembunuh ibunya.

Tujuh tahun lalu saat Raja Lee Tae masih berstatus Putra Mahkota, dia memaksa keluar istana untuk melihat Nona Yoon sebagai calon istrinya. Namun, Lee Tae malah jatuh cinta pada Yoo Jung, putri seorang cendekiawan bernama Yoo Hak Soo.

Tanpa memberi tahu identitas aslinya Lee Tae mengajak Yoo Jung menikah. Keputusannya membuat geger pejabat istana karena Yoo Hak Soo dianggap sebagai ancaman, terutama oleh Park Gye Won.

Namun, Yoo Jung akhirnya tetap dibawa ke istana. Lee Tae sengaja tidak langsung menemuinya karena ingin mengejutkan Yoo Jung di malam pertama.

Park Gye Won dan pejabat yang lain, termasuk Menteri Perang, Cho Won Pyo, tidak tinggal diam. Mereka memfitnah Yoo Hak Soo telah merencanakan pengkhianatan bersama Ratu In Young. Raja Sunjong tak berdaya di depan para pejabat sehingga Ratu In Young mengambil jalan lain.

Dia rela meracuni Lee Tae dan dirinya sendiri dengan harapan Park Gye Won akan disalahkan atas kematiannya. Sayangnya, Raja Sunjong yang terlalu pengecut malah melemparkan kesalahan pada Yoo Hak Soo.

Akibatnya, Yoo Hak Soo dan keluarga, termasuk Yoo Jung, dijatuhi hukuman penggal. Namun, Raja Sunjong membiarkan Lee Tae diam-diam keluar dari istana untuk menyelamatkan Yoo Jung.

Bertahun-tahun kemudian Yoo Jung dan Lee Tae masih rutin bertemu. Yoo Jung sendiri masih belum mengetahui identitas asli Lee Tae. 

Yoo Jung adalah gadis pengrajin kotak pernikahan yang sukses. Dia punya dua pelayan, Hyang dan Tteonggeum yang bersedia membantu perihal apa pun, termasuk memata-matai dan mencari informasi tentang Park Gye Won dan Cho Won Pyo.

Cho Won Pyo sedang bingung karena putrinya Cho Yeon Hee menolak dinikahkan dengan keponakan Park Gye Won.

Gadis itu hanya ingin menikah dengan Raja Lee Tae. Lee Tae tampak sengaja menggaetnya untuk menghancurkan hubungan antara Cho Won Pyo dan Park Gye Won. 

Beberapa waktu sebelumnya dia mendengar dari Yoo Jung kalau Park Gye Won menyiapkan keponakannya untuk menjadi ratu yang baru. Lee Tae pun semakin gencar mendekati Yeon Hee.

Pertemuan diam-diam antara dirinya dan Yeon Hee diketahui Cho Won Pyo. Menteri Perang itu bertambah kaget karena Lee Tae berniat menikahi putrinya.

Lee Tae lalu bergegas pergi ketika mendengar Yoo Jung jadi target perampokan. Kepergiannya diikuti diam-diam oleh beberapa anak buah Park Gye Won. Akibatnya, lelaki itu tahu bahwa ada perempuan lain yang dekat dengan Lee Tae.

Lee Tae yang terluka saat menyelamatkan Yoo Jung membuat gadis itu sedih. Yoo Jung lantas menyampaikan keinginan untuk menjadi istrinya, tapi Lee Tae menolak dan mengatakan dirinya sudah bertunangan.

Episode 3-4

review bloosy heart _ Episode 3-4_

Larangan pernikahan diterbitkan dan pejabat istana diminta mengumpulkan nama wanita-wanita bangsawan yang pantas dicalonkan menjadi ratu. Cho Yeon Hee, putri Menteri Perang Cho Won Pyo keukeuh ingin mengikuti pemilihan tersebut.

Dia mengancam akan bunuh diri jika tidak didaftarkan menjadi calon ratu. Dalam keadaan terdesak seperti itu Cho Won Pyo tidak punya pilihan lain selain menyetujuinya.

Dia sudah memutuskan untuk berada di pihak raja dan menjadi saingan Park Gye Won. Park Gye Won sendiri diam-diam menyusun rencana yang tidak terpikirkan oleh Raja Lee Tae.

Menggunakan siasatnya, dia menculik Yoo Jung dan Lim Jin Sa. Park Gye Won menggila dengan meminta Yoo Jung menyamar sebagai Park Aok, yaitu keponakannya yang akan diikutkan dalam pemilihan ratu.

Yoo Jung pun tidak punya pilihan lain karena Park Gye Won mengancam keselamatan para perajinnya serta orang-orang terdekat yang Yoo Jung sayangi.

Yoo Jung dan Yeon Hee masuk dalam seleksi selanjutnya. Pembicaraan mengenai pemilihan ratu sebenarnya masih cukup alot di kalangan pejabat.

Menurut kepala Cendekiawan ada baiknya proses tersebut ditunda karena ratu sebelumnya belum genap tiga tahun meninggal.

Selain itu, calon ratu yang diajukan semua dari keluarga bangsawan yang berkecukupan, padahal syarat pengajuan ratu haruslah dari golongan bangsawan yang kurang beruntung.

Namun, Lee Tae sudah kadung tak sabar menjalankan rencananya. Dia memutuskan untuk mengangkat calon dari Cho Won Pyo dan calon dari Park Gye Won menjadi selir.

Keduanya untuk sementara akan duduk sebagai selir sembari menunggu tiga tahun kematian ratu untuk kemudian dipilih menjadi pengganti ratu sesungguhnya. Yeon Hee dan Yoo Jung resmi dinikahi tanpa kehadiran Raja Lee Tae. 

Pada malam hari, berdasarkan perhitungan astrologi, Lee Tae diwajibkan menggauli calon yang diajukan oleh pihak Park Gye Won. Namun, Lee Tae menolak dan memilih menggauli calon dari Cho Won Pyo lebih dulu. 

Park Gye Won yang sudah bisa menebak hal ini akan terjadi lantas menekan Yoo Jung agar bisa menarik hati Lee Tae. Imbalannya dia akan membiarkan para perajin dan orang-orang Yoo Jung selamat.

Berpegang pada janji Park Gye Won, Yoo Jung memulai aksinya. Dia lalu merajuk, menolak keputusan Lee Tae yang berniat tidur dengan Yeon Hee lebih dulu.

Lee Tae kesal mendengar calon dari pihak Park Gye Won yang rewel. Dia lalu mendatanginya dengan amarah. Raja Lee Tae bergegas datang ke istana yang dihuni Yoo Jung.

Dengan kasar dia menarik tubuh Yoo Jung yang duduk bersila agar berdiri. Begitu sejajar, keduanya sangat terkejut karena yang ada di depan masing-masing adalah sosok yang sudah mereka kenali selama ini. 

Episode 5-6

review bloosy heart _ Episode 5-6_

Lee Tae dan Yoo Jung sama-sama bingung dengan situasi yang terjadi. Lee Tae merasa perlu memastikan apakah Park Gye Won mengetahui identitas asli Yoo Jung atau tidak. Setelah yakin Park Gye Won tidak mengetahuinya, dia sedikit lega. 

Pada hari kedatangan keluarga para selir, Nyonya Yoon, istri Park Gye Won membawa seorang wanita bernama Seo. Seo sempat mengasuh Park Aok selama satu tahun saat kecil dulu.

Tidak ada koordinasi apa pun, Seo kebingungan ketika dihadapkan dengan Yoo Jung. Pasalnya tentu saja Park Aok yang dia asuh dulu bukan Yoo Jung.

Tanpa diperintah, Yoo Jung dan Nyonya Yoon cukup pandai membaca situasi. Keduanya kompak memojokkan Seo dan membuat wanita itu diinterogasi serta dihukum karena dianggap sudah menyebarkan berita palsu.

Seo meyakinkan bahwa Park Aok yang asli memiliki tahi lalat besar di bawah pusarnya. Pernyataannya tidak didengar dan posisi Seo terlanjur sulit. Dia pun memutuskan bunuh diri.

Atas rancangan Park Gye Won, pejabat istana menjalankan skenario dengan mengatakan bahwa satu-satunya orang yang bisa memeriksa kebenaran tahi lalat di tubuh Selir Park hanyalah Raja Lee Tae.

Lee Tae memutuskan meninggalkan Yoo Jung tapi di saat bersamaan dia meyakinkan para pejabat bahwa tahi lalat itu ada di tubuh Selir Park sehingga dia benar-benar keponakan Park Gye Won.

Agar tidak menimbulkan kecurigaan yang tidak perlu, Lee Tae menunjukkan sikap tegasnya pada Selir Park di depan pejabat istana yang lain. Dia memerintahkan dayang dan pelayan Selir Park dihukum cambuk.

Kebingungan justru dirasakan Ibu Suri karena pria yang dia cintai, Park Gye Won, tidak memberi petunjuk atau perintah apa pun terkait Selir Park. 

Dia lalu memutuskan pergi sementara dari istana untuk menenangkan diri. Raja Lee Tae lantas menyiapkan prosesi kerajaan dan bersiap menjemput Ibu Suri. Lee Tae kembali berpura-pura mengabaikan Selir Park dengan tidak mengajaknya dan hanya mengajak Selir Cho.

Lee Tae memperlakukan Yoo Jung cukup kasar karena sangat ingin wanita yang dicintainya itu keluar dari istana. Namun, Yoo Jung tahu Lee Tae sangat mencintainya, apalagi dia mengetahui kalau dulu Lee Tae tetap menemuinya dalam keadaan berduka setelah raja terdahulu meninggal.

Mencoba mengerti dan ingin meringankan beban Lee Tae, Yoo Jung bersedia pergi dari istana. Rencananya diam-diam didengar oleh Kepala Kasim yang kemudian dilaporkan pada Cho Won Pyo. Raja Lee Tae lantas bersiap menggelar pesta sebagai permintaan maaf pada Ibu Suri. 

Bersama Kasim Jung, saat itulah dia berencana mengeluarkan Yoo Jung diam-diam melalui ruang rahasia di perpustakaannya.

Sebagai kedok, Raja Lee Tae yang pura-pura marah pada Selir Park mengizinkannya datang ke pesta tetapi dengan penutup wajah

 Saat tiba waktunya Yoo Jung harus keluar dari istana, dia berpapasan dengan Ttongeum; sahabat sekaligus pelayannya yang paling setia dan dia sayangi.

Tidak tega mengorbankan Ttongeum, Yoo Jung membatalkan rencananya untuk kabur dari istana tanpa sepengetahuan Lee Tae, Kasim Jung atau pun Cho Won Pyo.

Alhasil semua kaget, Cho Won Pyo dan Kasim Jung kaget karena wanita yang diselundupkan keluar dari istana ternyata bukan Selir Park. Di istana, Raja Lee Tae juga kaget karena wanita di balik penutup wajah itu tetap Yoo Jung.

Episode 7-8

Review Bloody Heart Episode 7-8__

Lee Tae bimbang dengan sikap Yoo Jung yang seolah memihak pada Park Gye Won karena turut berambisi menjadi ratu. Dengan perasaan terluka, Lee Tae menegaskan sikapnya untuk memusuhi Yoo Jung dan tidak membutuhkannya.

Namun, Yoo Jung tampak tidak terganggu dan terus berada dalam rencana untuk menjadi ratu secepatnya.

Park Gye Won meminta bantuan pada Ibu Suri Choi Ga Yeon untuk memuluskan pencalonan ratu secepatnya.

Choi Ga Yeon yang sangat setia karena perasaan pribadinya pun tidak menolak, walau artinya dia harus mengosongkan Istana Dalam. Seketika Ibu Suri pun menjatuhkan diri ke kolam istana.

Raja Lee Tae panik mengetahui kejadian tersebut. Demi mempercepat rencananya membantu Park Gye Won dalam pencalonan ratu, Ibu Suri pergi sementara ke istana yang lain.

Situasi ini segera dimanfaatkan Yoo Jung dan Park Gye Won untuk membuat kegaduhan. Dayang antara dua istana, Istana Selir Cho dan Selir Park, terlibat perselisihan.

Selain itu, perzinaan antara salah satu anggota keluarga dengan dayang pun diungkap. Lee Tae menjatuhkan hukuman pengasingan pada anggota keluarga kerajaan tersebut. 

Putusan tersebut menimbulkan protes di kalangan anggota keluarga kerajaan lainnya. Mereka sekaligus menuntut Lee Tae segera menunjuk ratu yang baru karena Istana Dalam tidak bisa dibiarkan kosong lama-lama.

Cho Won Pyo gelisah memikirkan kondisi tersebut karena itu artinya posisi Selir Cho bisa terancam. Pasalnya, Cho Won Pyo mencurigai ada hubungan rahasia antara Selir Park dan Raja Lee Tae.

Tak ingin kalah cepat, Cho Won Pyo meminta Lee Tae segera menetapkan tanggal malam pertama antara dirinya dan Selir Cho.

Sementara itu, Yoo Jung mengambil langkah mengejutkan dengan mengakui identitas aslinya sebagai putri Yoo Hak Soo pada Park Gye Won. 

Park Gye Won tidak langsung percaya begitu saja. Namun, dia juga menunjukkan sikap permusuhan pada Yoo Jung dengan tidak membiarkan orang-orang Yoo Jung bebas.

Park Gye Won sampai berencana meracuni Gubernur Desa Hutan Bambu yang akan bertemu Yoo Jung. Sayangnya, Yoo Jung lebih pintar karena dia ‘menukar’ gubernur dengan Ibu Suri. 

Dari sana Park Gye Won mulai menyadari bahwa Yoo Jung bukan lawan yang mudah. Tentu karena Yoo Jung bahkan bisa mempengaruhi putra Park satu-satunya, Park Nam Sang, untuk menyetujui idenya soal penetapan ratu lebih dulu sebelum dinobatkan sesuai aturan istana.

Park Gye Won langsung memerintahkan anak buahnya untuk menyelidiki asal-usul Yoo Jung. Dia lantas mendapat info mengejutkan karena ternyata Kasim Jung terlibat dalam upaya penyelamatan Yoo Jung belasan tahun lalu. 

Lebih mengejutkan lagi karena Kasim Jung justru mengatakan kalau Park Gye Won lah yang sudah memerintahnya. Pernyataan Kasim Jung sejalan dengan kesaksian salah satu rakyat Yoo Jung yang ditahan.

Dia juga mengatakan bahwa Park Gye Won ada di balik rencana penyelamatan Yoo Jung belasan tahun lalu. Park Gye Won sengaja menyelamatkan Yoo Jung untuk dia akui sebagai keponakannya dengan tujuan mencalonkannya menjadi ratu.

Dua pernyataan berisi fitnah yang memojokkan Park Gye Won tersebut adalah rencana yang sudah dibuat Yoo Jung. Yoo Jung bersedia mengorbankan nyawanya untuk menghancurkan Park Gye Won bersama-sama. Dia hanya ingin keselamatan rakyat Hutan Desa Bambu terjamin.

Lee Tae tidak percaya mendengar keputusan Yoo Jung yang bersedia dieksekusi demi rakyatnya, demi dirinya sebagai raja dan kerajaan.

Pada malam yang sudah ditentukan sebagai malam pertama antara Lee Tae dan Selir Cho, Lee Tae tiba-tiba membatalkan semuanya. Dia bergegas mencari Yoo Jung dan menciumnya. 

Episode 9-10

Episode 9-10

Lee Tae dan Yoo Jung menghabiskan malam bersama. Peristiwa tersebut sekaligus menandai terpilihnya Yoo Jung sebagai ratu yang baru.

Posisi Yoo Jung yang sudah kuat ternyata tidak membuat Park Gye Won tenang. Dia merasa khawatir kalau-kalau Yoo Jung dan Lee Tae bersekongkol untuk melawannya.

Park Gye Won lantas mengungkit peristiwa kematian Yoo Hak Soo atau ayah Yoo Jung. Gye Won ingin Lee Tae mengungkap pelaku pembunuhan sebenarnya dan membersihkan namanya dari fitnah.

Jika dua permintaannya dipenuhi, Gye Won akan melepaskan warga Hutan Desa Bambu dan Lim Jin Ha atau orang-orang Yoo Jung. Dengan perasaan bersalah Lee Tae menceritakan kejadian sebenarnya pada Yoo Jung.

Sang ibu kala itu memutuskan bunuh diri untuk melindunginya, sementara raja atau sang ayah terpaksa mengeksekusi kedua orangtua Yoo Jung juga untuk keselamatan kerajaan.

Yoo Jung terpukul, tapi setelah membaca surat-surat yang ditulis mendiang ibu Lee Tae, dia bisa mengerti.

Lee Tae mencoba mengambil hati Yoo Jung dengan menggarap tanah di lingkungan kerajaan bersama petani. Yoo Jung akhirnya mengambil keputusan untuk tidak mendendam pada siapa pun.

Baginya, baik Park Gye Won atau Lee Tae dan keluarga raja sama-sama bersalah atas kematian kedua orangtuanya.

Tiga orang itu kini berada pada kubu yang sama; Yoo Jung akan menerima gelar ratu sebagai keponakan Park Gye Won. Hal tersebut membuat Ibu Suri merasa terancam. Dia merasa dibuang oleh Park Gye Won. Situasi itu kemudian dimanfaatkan oleh Selir Cho.

Selir Cho yang sudah mengetahui bahwa Ttongeum adalah orang dekat Yoo Jung, mencoba membuat rencana bersama Ibu Suri.

Namun, Menteri Cho atau sang ayah membocorkannya pada Park Gye Won. Gye Won bergegas menyusul Yoo Jung dan Lee Tae yang sedang berada di luar istana. Yoo Jung sendiri tahu kalau dia dan Ttongeum sedang dalam bahaya.

Tak lama, keduanya dikepung oleh para utusan Selir Cho. Beruntung Park Gye Won dan Lee Tae berhasil menyelamatkan mereka.

Gye Won tahu bahwa peristiwa tersebut adalah ulah Selir Cho, tetapi Menteri Cho berusaha melindungi putrinya dan malah memojokkan Ibu Suri. Gye Won diminta memilih antara Ibu Suri atau Selir Park Yoo Jung.

Keputusan Gye Won membuat Ibu Suri kecewa karena alih-alih mempertahankannya di istana, pria yang sangat dia cintai itu malah mengirimnya ke istana lain.

Niat Gye Won menyelamatkannya dari hukuman Lee Tae disalahartikan. Ibu Suri tersinggung lalu membakar tandu yang akan dipakai membawanya keluar dari istana.

Episode 11-12

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram