Sinopsis & Review Sabikui Bisco, Kisah Pemuda Pelindung Jamur

Ditulis oleh Mutiara Dwi C.K.
Sabikui Bisco
2.1
/5
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

錆喰いビスコ (Sabikui Bisuko) atau yang dikenal dengan judul Rust-Eater Bisco merupakan anime yang diadaptasi dari serial novel karya Shinji Cobkubo, kemudian diadaptasi menjadi serial manga yang dipublikasikan oleh Square Enix. Untuk serial anime-nya, diproduksi oleh OZ yang baru saja dirilis pada 11 Januari 2022. 

Anime yang tayang pada musim dingin 2022 ini direncanakan memiliki 12 episode yang tayang setiap hari selasa. Dengan munculnya anime ini, menambah daftar anime yang memiliki cerita yang seru dan unik. Anime ini bisa ditonton di situs resmi iQIYI dan YouTube channel Muse Indonesia. Daripada penasaran, berikut ini sinopsis dan review anime Sabikui Bisco, selamat membaca!

Sinopsis

Anime ini mengambil latar Jepang di masa depan, di saat peradaban telah hancur karena senjata yang mengakibatkan umat manusia menderita. Umat manusia harus menghadapi sebuah fenomena alam yang dikenal dengan ‘angin berkarat’. Seorang pemuda yang dijuluki sebagai Bisko Bintang Merah dikatakan sebagai seorang penjahat yang melindungi jamur dan membuat kerusakan di Jepang.

Episode 1-2

sinopsis_

Seorang pria sampai di perbatasan Prefektur Gunma dan Imihama. Pria tersebut mengatakan kalau ia adalah seorang biksu yang sedang melakukan sebuah perjalanan ritual. Namun, karena sekarang sedang terjadi sebuah teror di Jepang, penjagaan semakin ketat, sehingga penjaga di perbatasan pun agak curiga kepada pria yang mengaku sebagai biksu tersebut.

Sementara di kota Imihama, ada seorang dokter yang dikenal dengan panggilan ‘dokter Panda’ yang memiliki nama asli Nekoyanagi Milo.

Ia sedang membuat sebuah penelitian untuk menemukan obat yang bisa menyembuhkan penyakit karat yang menyerang tubuh manusia. Suatu ketika, seorang kriminal yang dikenal dengan sebutan Akaboshi Bisco atau seorang pemakan manusia, datang menyerang kota Imihama. 

Kembali ke kejadian sebelum terjadinya penyerangan Akaboshi di Kota Imihama. Seorang yang mengaku biksu itu ternyata Bisco yang memiliki kemampuan menembakan anak panah dan berubah menjadi sebuah jamur raksasa. Oleh karena itu, ia dikenal dengan sebutan seorang pelindung jamur.

Bisco menculik Milo untuk meminta bantuan untuk menyelamatkan Jabi yang terluka karena tertembak saat berada di perbatasan. Selain kena luka tembakan, Jabi juga memiliki karat yang hampir menjalar di sekujur tubuhnya.

Tapi, pasukan elit Gubernur Kurokawa pergi memburu Bisco dan terus menerus menembakinya. Sementara Paw, kakak dari Milo yang merupakan anggota pasukan sukarelawan pun ikut pergi mencari keberadaan Biso setelah mengetahui keadaan tempat adiknya yang hancur dan berusaha melawan Bisco.

Episode 3

episode 3_

Ketika Chiroru tertangkap oleh Bisco, Paw datang dan menyerang Bisco. Meskipun Paw terluka parah karena karat yang menyerang tubuhnya, tapi Paw bisa bertarung dengan kekuatan maksimal. Bahkan, Bisco pun memuji cara bertarung Paw yang hebat itu.

Bisco mencoba menjelaskan tentang dunia karat dan jamur kepada Paw. Namun, Paw tidak percaya begitu saja dengan ucapan Bisco, karena ia merasa ucapan itu tidak masuk akal. Paw terus menyerang Biso dengan sekuat tenaga, begitu juga dengan Bisco yang terus mencoba memberikan penjelasan kepada Paw.


Sementara di tempat lain, Milo masih mengobati Jabi yang terluka akibat luka tembakan. Jabi kemudian menjelaskan tentang jamur yang sebenarnya bukan penyebab terjadinya karat, tapi justru sebaliknya, Jamurlah yang bisa menghilangkan karat tersebut. Sehingga, selama ini para pelindung jamur mencari ‘Sabikui’ yaitu pemakan karat untuk memusnahkan karat yang telah merajalela.

Kemudian, Bisco mengatakan sesuatu tentang Milo yang menyebabkan Paw semakin marah. Namun, Bisco memanah Paw dan memberikannya obat tidur, sehingga sementara Bisco bisa melarikan diri dan kembali ke tempat Jabi dan Milo berada.

Bisco terkejut ketika melihat Jabi telah bisa bergerak kembali dan berhasil membuatnya terharu, karena sebelumnya Jabi seperti akan meninggal. Padahal Milo masih melarang Jabi terlalu banyak bergerak karena masih dalam pengobatan.

Bisco kemudian mengajak Jabi untuk kembali meneruskan perjalanan mencari Sabikui, namun Jabi mengatakan kalau ia akan tinggal di kota tersebut karena belum bisa bergerak terlalu banyak. Sementara Bisco melarikan diri dari pasukan yang mengejar, Jabi akan mencoba mengulur waktu demi Bisco.

Episode 4-6

episode 4-6_

Bisco dan Milo melanjutkan perjalanan ke Akita untuk mencari jamur legendaris ‘Sabikui’(pemakan karat). Bisco menemukan kembali teman lamanya, kepiting Akutagawa. Ketika Milo akan menaiki Akutagawa, Milo selalu dilemparkan oleh Akutagawa yang tidak suka kepada dirinya.

Milo selalu kesulitan ketika menunggangi Akutagawa dan meskipun selalu dilempar, Milo terus berusaha agar bisa menunggangi Akutagawa. Suatu ketika, ada seorang gadis berambut merah muda menghampiri dan hendak merebut Akutagawa. Tapi ia berhasil dihentikan oleh Biso yang menyerangnya dan gadis tersebut melarikan diri.

Ketika Bisco dan Milo akan istirahat, mereka bertemu kembali dengan gadis tersebut. Ia sedang tersedak sesuatu. Milo yang seorang dokter tidak tega melihat hal tersebut dan membantu gadis itu.

1 234»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram