bacaterus web banner retina

Sinopsis dan Review Anime Komi Can’t Communicate (2021)

Manga yang terbit sejak 2016 karya Tomohito Oda berjudul Komi-san wa, Komyushō Desu atau Komi Can’t Communicate akhirnya bisa dinikmati dalam versi anime. Rilis perdana di TV Tokyo pada 7 Oktober 2021, Netflix menayangkannya pada 21 Oktober 2021.

Serial anime yang disutradarai oleh Kazuki Kawagoe ini bercerita tentang kegelisahan Komi, gadis cantik yang tak punya kemampuan berkomunikasi.

Dari premis sederhana itu, cerita berkembang menarik karena ternyata perkara ngobrol dengan orang lain itu memang susah-susah gampang bagi beberapa orang. Komi tidak sendiri karena ada Tadano yang berjanji akan mencarikan teman untuknya.

Setiap episode Komi Can’t Communicate hanya berdurasi sekitar 20 menit. Sejauh ini sudah tiga episode berjalan. Penasaran dengan kelanjutan ceritanya? Ikuti terus ulasannya melalui artikel ini ya!

Baca juga: Sinopsis & Review Anime Detective Conan: Sunflower of Inferno

  • Tahun Rilis: Oktober 2021
  • Genre: School, Slice of Life, Comedy
  • Produksi: OLM
  • Sutradara: Kazuki Kawagoe
  • Pengisi Suara: Aoi Koga, Gakuto Kajiwara, Rie Murakawa, Junya Enoki

Sinopsis

Komi yang cantik mudah membuat siswa-siswa yang lain tertarik padanya. Dia juga pendiam sehingga pesonanya semakin bertambah. Namun, siapa sangka di balik sikap diamnya, Komi sebenarnya memang kesulitan berkomunikasi.

Komi bukan tidak ingin bicara, melainkan tidak bisa. Dia pun bertemu Tadano yang segera menjadi teman pertamanya. Tadano berjanji akan mencarikan 100 teman untuk Komi.

Episode 1-3

Episode 1-3

Kemunculan Komi sebagai murid baru di Sekolah Swasta Itan, Sekolah Persiapan yang terkenal, sangat menarik perhatian karena dia cantik dan wangi. Komi langsung populer di kalangan siswa lainnya.

Kecantikannya juga menyihir Tadano, sama-sama murid baru di sana. Tadano bertekad untuk tidak membuat masalah di sekolah. Dia akan menjalani hari-hari yang biasa, tak ingin membuat masalah dan tidak ingin menonjol.

Tampaknya rencana Tadano akan sulit terwujud karena dia ternyata duduk bersebelahan dengan Komi di kelas. Suka tidak suka semua perhatian ikut tertuju padanya, terlebih dari para siswa yang terpesona oleh Komi.

Namun, di balik pesonanya yang membuat orang tergila-gila, Komi ternyata kesulitan bicara dengan orang lain. Tubuhnya bergetar hebat saat harus bersuara di depan orang lain.

Tadano langsung mengetahui masalah Komi di hari pertama perkenalannya. Tadano juga merupakan siswa pertama yang Komi ajak bicara. Gadis yang kesulitan bicara itu menuliskan curahan hatinya di papan tulis.

Komi bercerita setiap kali dia mendekati orang lain, orang tersebut langsung bergetar bahkan pingsan, sehingga dia takut untuk mendekati mereka. Padahal Komi sangat ingin punya 100 teman.

Komi bukan tidak ingin ngobrol dengan teman-teman, tapi dia kesulitan. Tadano yang merasa kasihan bersedia menjadi temannya dan berjanji akan membantunya mendapatkan 99 teman lain di sekolah.

Usaha Tadano tentu bukan hal mudah karena dia sendiri juga belum memiliki banyak teman. Terlebih di Sekolah Persiapan siswa-siswanya juga punya kepribadian yang berbeda dengan siswa di sekolah lain.

Usaha pertama Tadano langsung ditolak oleh Yamai, gadis yang terlihat lembut di luar tapi bermulut kasar dan jahat di belakang. Tadano sempat putus asa tapi kemudian mencobanya pada Osana Najimi. Osana terkenal mudah sekali bersosialisasi. Dia juga merupakan teman lama banyak orang termasuk teman lama Tadano dan Komi.

Ketika Tadano menyampaikan keinginannya agar dia mau berteman dengan Komi, Osana menolak karena dulu dia sempat didiamkan oleh Komi hingga sakit.

Osana lalu mengubah pikirannya ketika Komi dengan keterbatasan kemampuan berkomunikasi mampu mengusir pria mesum yang mengganggunya. Sejak itu Osana mau berteman dengan Komi.

Osana diam-diam menilai anak-anak yang punya sifat sama dengan Komi. Dia pun merekomendasikan Himiko Agari pada Tadano dan Komi. Komi yang bersemangat mendapatkan teman baru langsung mendekati gadis itu.

Agari adalah siswi yang sama gugupnya dengan Komi. Dia bisa kehilangan fungsi saat berhadapan dengan orang lain. Namun, dia masih bisa bicara walau terbata-bata dan gemetar.

Agari merasa gugup ketika Komi, siswi paling cantik dan populer mendekatinya. Setelah tahu maksud Komi, Agari bersedia jadi temannya. Kini, teman Komi sudah ada tiga orang. Komi yang semula merasa tak membutuhkan ponsel, punya ponsel baru.

Untuk mendapatkan telepon dari teman-temannya, Komi ingin berusaha seorang diri dan membuat Tadano kagum. Tadano berubah tersipu karena Komi ingin nama Tadano menjadi kontak pertama di ponselnya.

Hari itu kelas mengadakan pembentukan komite kelas. Komi yang semula ditunjuk jadi ketua kelas, dihalangi oleh Osana karena dia tahu Komi akan kesulitan. Akhirnya Komi terpilih jadi Dewa dan Tadano sebagai ketua kelas.

Malam hari, Komi tanpa sengaja menelepon Tadano dan langsung menutupnya karena gugup. Tak lama Tadano meneleponnya kembali. Di telepon Komi ternyata bisa bicara. walau dengan sangat pelan dan terbata-bata. Tadano akhirnya mendengar suara Komi yang menurutnya sangat indah.

Episode 4

Episode 4

Kecantikan Komi memang tidak ada duanya di sekolah. Dia membawa kebahagiaan untuk siswa yang lain tapi tidak bagi Makeru Yadano. Siswi berambut merah muda yang ingin bersaing dengannya, terutama dari segi fisik.

Ada empat kriteria yang menurut Yadano harus ditandingkan, yaitu daya penglihatan, tinggi badan, berat badan dan tinggi badan saat duduk.

Hasilnya penglihatan Komi dinilai di atas rata-rata sedangkan penglihatan Yadano di bawah rata-rata. Yadano juga kalah tinggi karena dia hanya 156 cm sementara tinggi badan Komi 165 cm.

Berat badan Komi 48 Kg dan Yadano 52 Kg. Tinggi badan saat duduk pun Yadano lebih tinggi. Namun dia tidak senang karena itu artinya dia lebih gemuk.

Ren Yamai berbeda dengan Yadano. Dia terobsesi untuk berteman dengan Komi karena baginya Komi sosok yang sempurna. Dia tergila-gila pada Komi sampai mengganggu orang-orang yang dekat dengan Komi.

Yamai bahkan menculik Tadano, menyekapnya di dalam kamar. Dia tidak terima karena siswa biasa semacam Tadano bisa dekat dan duduk bersebelahan dengan Komi.

Hasilnya Tadano tidak masuk sekolah. Komi tak berdaya jika tanpa Tadano. Tadano sendiri sudah ada di dalam kamar Yamai dalam kondisi terikat. Dia melihat banyak foto Komi ditempel di dinding sampai atap kamar.

Yamai menggilai Komi sampai-sampai menyembunyikan Tadano di dalam lemari ketika Komi dan Najimi berkunjung.

Beruntung Najimi yang curiga dengan suara bisik dari lemari, berhasil mengeluarkan Tadano. Komi yang mengetahui temannya diperlakukan demikian bersikap tegas pada Yamai. Bagi Komi walau ingin memiliki 100 teman, hanya dia yang berhak menentukan siapa yang bisa jadi temannya atau tidak.

Esoknya Komi mengajak Tadano bicara melalui tulisan. Komi tak ingin membahayakan Tadano hanya karena berteman dengannya. Dia tak bisa membayangkan hal buruk terjadi pada Tadano karena dirinya. Namun, Komi sangat ingin berteman dengan Tadano, begitu pun sebaliknya.

Tak lama Najimi datang membawa Yamai yang ingin meminta maaf pada Tadano dan Komi. Komi memaafkan siswi itu, Yamai akhirnya tahu kalau Komi kesulitan berkomunikasi. Komi pun menerima Yamai sebagai teman.

Episode 5

Komi Ep 5

Komi lagi-lagi membuat banyak siswa terpesona saat dirinya memakai seragam sekolah khusus musim panas. Yadano masih penasaran untuk mengungguli Komi. Kali ini dia akan mengajaknya adu kebugaran. Penampilan Komi yang memakai baju olahraga dengan rambut dikuncir sudah lebih dulu membuatnya kewalahan. Hasilnya Komi tetap juara. Alih-alih menyerah, Yadano bertekad untuk terus bersaing.

Pertama kalinya Komi bersedia membawa teman-teman sekolah ke rumah. Najimi dan Tadano langsung terpesona kala melihat ibu Komi yang sama cantiknya. Najimi sengaja meninggalkan Tadano bersama Komi, tapi dia tidak mendapati apa pun terjadi antara keduanya. Gadis itu tampaknya menyadari kalau Komi menyukai Tadano.

Esok harinya di sekolah Komi mengajak Najimi dan Tadano makan ramen. Sebagai ahli ramen, Agari langsung merekomendasikan tempat makan ramen terbaik. Komi ketagihan dan ingin melakukannya lagi.

Seorang siswi perempuan bernama Omoharu Nakanaka yang suka berimajinasi bersikap aneh saat melihat Komi. Dia memanggil Komi dengan sebutan Putri Komilia.

Saat pelajaran olah raga, Komi mengejutkan siswa yang lain karena memilih Nakanaka sebagai teman kelompoknya. Dia lalu mengajak Komi melakukan perjanjian darah dan Komi menyetujuinya. Pulang sekolah hujan turun cukup deras.

Payung Tadano sengaja diambil oleh Najimi karena dia ingin membiarkan Tadano berada satu payung dengan Komi. Dalam perjalanan Komi tak henti menatap ke arah Tadano sampai akhirnya pemuda itu tahu kalau Komi memang sengaja menunggunya di depan loker.

Episode 6-7

Komi Ep 6-7

Komi menulis surat untuk Tadano berisi humor yang gagal. Komi hanya ingin membuka komunikasi dengannya dan dengan teman-teman yang lain. Hari itu untuk pertama kalinya Komi pergi membeli pakaian bersama teman-teman. Dari semua pakaian yang dipilihkan Najimi, Agari, Yamai dan Tadano, hanya pilihan Tadano yang paling pas untuknya.

Lepas membeli pakaian, Komi pergi memotong sedikit rambutnya. Di sekolah tidak ada satu pun yang menyadari itu kecuali Tadano. Libur musim panas tiba, Komi sudah menyelesaikan semua PRnya dan mulai bosan. Dia sangat ingin menghubungi Tadano tapi gugup dan gemetar lebih dulu.

Tadano sendiri juga ingin menemui Komi. Dia bisa menebak semua kegelisahan Komi dengan tepat. Tak lama Najimi menelepon Komi dan mengajaknya berenang bersama yang lain termasuk Tadano. Komi menyetujuinya dengan suara yang sangat pelan.

Komi memakai pakaian pilihan Tadano untuk pergi berenang. Saat sudah berganti pakaian menggunakan pakaian renang, semua teman-teman yang ikut terpesona olehnya. Komi bersenang-senang dengan mereka, terutama Tadano yang menemaninya terjun dari seluncur air.

Namun, kesenangan Komi terganggu karena dia terjatuh dan lututnya luka. Komi merasa tidak enak sudah merusak suasana. Saat yang lain melanjutkan kesenangan Komi duduk sendirian.

Tadano yang semula akan ikut bermain dengan Najimi memilih menemani Komi. Pemuda itu sepertinya tahu Komi merasa bersalah, sehingga buru-buru menenangkannya.

Komi pergi ke perpustakaan diantar sang ayah. Rupanya sang ayah juga sama-sama pendiam dan gugup. Ketika mampir di kedai es serut mereka hanya sedikit bercakap-cakap.

Komi yang sudah menemukan buku yang ingin dipinjam, kesulitan bicara pada penjaga perpustakaan. Dia malah asyik bermain dengan seorang bayi. Tadano melihatnya dari kejauhan.

Pulang dari perpustakaan, Komi tertarik ingin mencoba beberapa permainan di taman bermain. Dia mengendap-endap takut ada orang lain yang melihat. Komi senang bisa bermain ayunan tanpa gangguan.

Tadano yang tak sengaja melintas, kembali hanya melihat tingkah gadis itu dari kejauhan. Dia tidak berniat mengganggu kenyamanan Komi dan memilih pergi.

Episode 8

Episode 8

Untuk pertama kalinya Komi beserta keluarga mengunjungi rumah nenek setelah lebih dulu mengunjungi makam leluhur. Di sana dia bertemu sepupunya yang masih duduk di bangku SMP bernama Akira. Kecanggungan di antara keduanya lama-lama menjadi hangat walau dengan komunikasi yang minim.

Di kesempatan itu nenek Komi bertanya banyak hal, terutama apakah Komi memiliki teman atau tidak. Nenek lantas bertanya apakah Komi memiliki teman dekat atau tidak. Begitu melihat ponsel Komi dan melihat nama Tadano entah mengapa sang nenek tidak menyukainya.

Malam itu Najimi mengajak Tadano dan Komi main-main di sebuah festival. Mereka memakai Yukata dan Tadano memuji kecantiman Komi. Saat akan memuji balik, Komi baru sadar dia tidak membawa pena dan kertas.

Komi hampir ketinggalan rombongan teman yang lain, tapi Tadano segera menemukannya. Saat berdua, Komi berani bicara, membalas pujian Tadano dengan mengatakan bahwa dia juga tampan.

Komi senang pergi ke festival, walau harus berdua saja dengan Tadano. Dia menuliskan isi hatinya itu di atas tanah tapi buru-buru dihapus saat Tadano menengok ke arahnya.

Komi untuk pertama kalinya mengunjungi rumah Tadano bersama Najimi dan Yamai. Najimi rupanya belum mengerjakan tugas musim panas padahal sebentar lagi akan habis. Mereka lalu mengingat-ingat keseruan yang sudah dilakukan bersama. Untuk pertama kalinya Komi merasa ingin libur musim panas lebih lama.

Episode 9-10

Episode 9-10

Inaka tidak percaya diri karena dia berasal dari desa. Ketika melihat Komi saat kembali masuk sekolah setelah liburan musim panas, dia langsung mengaguminya seperti yang lain. Inaka mengikuti Komi sampai ke toko roti ketika gadis itu membelikan pesanan Najimi. Komi yang gemetar menghadapi penjual justru dianggap keren.

Komi memenuhi undangan Nakanaka untuk main ke rumahnya. Tak lama Najimi dan Tadano datang lalu mereka bermain video game. Komi yang belum pernah bermain sebelumnya justru bantu Nakanaka memenangkan permainan.

Di hari lainnya Komi membantu Najimi membagi-bagikan tissue kepada para pejalan kaki. Komi hanya mengacungkan tissue pada mereka tanpa bicara. Tak lama seseorang yang memang butuh tissue menghampirinya, yang kemudian disusul oleh pejalan kaki lain. Komi berhasil menghabiskan tissue yang harus dibagikan tanpa perlu bicara.

Hari itu Komi tiba-tiba saja ingin dipanggil menggunakan namanya oleh Tadano. Dia melihat Tadano memanggil Najimi tanpa beban. Tadano gugup karena memanggil seorang gadis menggunakan namanya terasa istimewa, kecuali Najimi. Tadano terlalu sungkan melakukan itu pada Komi.

Pada acara festival olahraga sekolah, Komi tak ketinggalan ikut serta bersama teman-teman sekelas. Di babak terakhir, lari estafet antar kelas, Komi terjatuh. Dia bangkit lagi setelah disemangati oleh teman sekelas yang lain. Walau akhirnya hanya juara 2, mereka seperti tidak peduli. Mereka lebih khawatir pada Komi.

Di sekolah Komi iri melihat Tadano dekat dengan Onemine, seseorang yang tidak dia kenal. Onemine membantu Tadano yang sangat sibuk. Siswi itu terlihat bersimpati karena Tadano terlihat dimanfaatkan.

Komi hanya melihat mereka dari kejauhan. Esoknya Onemine kembali menawarkan bantuan, tapi Komi juga memberanikan diri menawarkan bantuan pada Tadano.

Onemine yang merasakan sesuatu membiarkan mereka berdua. Esoknya, benar saja Onemine bisa mencium ketertarikan Komi pada Tadano dan membuat gadis itu malu. Komi ingin membuat foto stiker dengan Tadano, tapi Najimi dan Yamai mendengarnya. Alhasil mereka berempat berfoto bersama.

Di perjalanan pulang Tadano melihat Komi tertarik pada gantungan kunci berbentuk kucing. Beberapa hari kemudian Tadano membawakannya tapi Komi sudah punya. Mereka lalu bertukar gantungan kunci dan merahasiakannya dari siapa pun.

Episode 11-12

e 11-12

SMA Itan bersiap mengadakan festival budaya. Kelas 1.1 juga sibuk mempersiapkannya. Semua siswa hanya berfokus pada pilihan Komi dan gadis itu memilih membuat Kafe Pelayan untuk meramaikan acaranya. Saat mempersiapkan semua kebutuhan Komi mendapat teman baru bernama Kaede.

Kaede berinisiatif mengajak Komi berbelanja segala macam kebutuhan dan hal itu membuat Komi bahagia karena tidak pernah ada yang mengajaknya sebelum ini.

Tadano mengkhawatirkannya, beruntung Onemine ikut menemani Komi. Sepulang dari sana Komi dan murid wanita yang lain membuatkan nasi kepal. Semua berebut ingin makan nasi kepal buatan Komi, tapi hanya Tadano yang beruntung.

Hari pelaksanaan Festival Budaya SMA Itan tiba. Komi tampak kurang nyaman dengan pakaian pelayan yang terlalu pendek. Najimi sebagai kepala pun menggantinya dengan rok yang lebih panjang. Ibu Komi dan kakak lelakinya datang ke kafe tersebut. Tentu saja mereka sama-sama menarik perhatian.

Keberadaan Komi memang jadi magnet tersendiri untuk Kafe Pelayan kelas 1.1, tapi Najimi terlihat terlalu memanfaatkannya. Tadano sendiri memberi kejutan dengan ikut berdandan sebagai gadis pelayan. Dia terlihat tidak nyaman dan malu di depan Komi tapi Komi memujinya.

Tiba waktu pengumuman kelas 1.1 mendapat peringkat pertama tapi karena Najimi terlalu memanfaatkan kepemimpinannya, mereka tidak mendapat hadiah.

Di pesta penutupan festival budaya semua siswa berdansa. Komi tampak melirik ke arah Tadano. Sambil gugup pemuda itu mengajak Komi menari. Sayangnya, Najimi datang mengganggu.

Selesai dengan acara di sekolah Najimi mengajak teman-teman satu kelas merayakan keberhasilan mereka di sebuah tempat karaoke. Komi berdebar saat harus menyanyi di depan banyak orang, tapi tidak masalah karena semua menyukainya padahal Komi hanya mematung.

Reaksi berbeda diperlihatkan ketika Tadano bernyanyi. Tidak terlalu banyak yang terlihat menikmati atau mendengarnya. Di antara yang sedikit itu Komi tampak menyukai suara Tadano dan menikmatinya. Sebagai penutup Najimi menarik mereka berdua untuk bernyanyi bersama.

Komi, Gadis Cantik yang Kesulitan Komunikasi

Komi, Gadis Cantik yang Kesulitan Komunikasi

Komi Can’t Communicate (2021) bercerita tentang gadis cantik di sebuah sekolah yang langsung populer karena penampilannya. Tidak hanya murid laki-laki, murid wanita pun mengaguminya. Komi terlihat pendiam dan elegan sehingga menambah pesonanya, padahal yang sebenarnya terjadi adalah dia kesulitan berkomunikasi.

Komi mengalami kecemasan dalam bersosialisasi sehingga tidak pernah bisa bicara di depan orang lain. Setiap ada yang menyapanya, Komi langsung gemetar dan membatu. Komi juga tidak pernah menyapa orang lain.

Sesederhana ucapan selamat pagi belum pernah Komi berikan pada orang lain. Komi bukan tidak ingin tapi tidak bisa. Penggambaran karakter Komi yang seperti itu sudah sangat jelas, bahkan di episode pertama, sehingga membuat alur terasa tidak bertele-tele.

Usaha Tadano Mencarikan Teman untuk Komi

Usaha Tadano Mencarikan Teman untuk Komi

Selain menceritakan kegelisahan Komi yang sulit berkomunikasi, Komi Can’t Communicate (2021) juga mempertontonkan usaha seorang pemuda bernama Tadano mencarikan teman untuk gadis itu. Tadano digambarkan punya kondisi yang berkebalikan dari Komi.

Dia tidak populer, tidak juga istimewa dari segi penampilan. Namun, dia punya keistimewaan lain: menjadi teman pertama Komi di saat anak-anak lelaki lain hanya bisa mengaguminya dari jauh.

Usaha Tadano mencarikan teman untuk Komi, sampai di episode 3 tampak potensial membuat cerita Komi Can’t Communicate (2021) berjalan seru dan manis. Terutama karena di tengah keterbatasan Tadano, selain membantu Komi mendapatkan teman dia juga berusaha melindungi Komi dari malu karena kesulitan berkomunikasi.

Visualisasi Cantik dan Menggemaskan

Visualisasi Cantik dan Menggemaskan

Selain cerita yang menarik, hal lain yang membuat Komi Can’t Communicate (2021) menyenangkan untuk diikuti adalah grafisnya. Visualisasi untuk setiap emosinya digambarkan secara hyperbole dan detail sehingga terlihat lucu dan membuat penonton ikut merasakannya.

Terlihat seperti ketika Komi gugup dan gemetar, ketika pipi Tadano merah atau saat dirinya membatu dan emosi-emosi lain. Sinematografi anime ini juga cantik dengan warna-warna yang cerah tapi tidak terlalu mencolok mata. Grafisnya didesain se-real mungkin jadi kalau kamu gak suka dengan bentuk-bentuk yang aneh, anime ini akan cocok.

Penggambaran karakter-karakternya juga cantik, terutama Komi. Penasaran dengan kelanjutan cerita Komi mendapatkan teman? Serial Komi Can’t Communicate (2021) bisa disaksikan setiap hari Kamis di Netflix!

Kecantikan Komi Membuat Yamai ‘Gila’

Kecantikan Komi Membuat Yamai ‘Gila’

Episode 4 Komi Can’t Communicate (2021) agak creepy karena harus melihat tingkah ‘gila’ Yamai yang terobsesi berteman dengan Komi. Gadis itu tampak punya dua kepribadian.

Di depan orang lain dia sangat manis dan lembut seolah tak bisa menyakiti seekor semut, tapi saat sendiri atau di belakang orang lain Yamai berubah mengerikan.

Yamai sempat muncul di beberapa episode lalu ketika Tadano memintanya menjadi teman Komi tapi ditolak dengan kata-kata kasar, Di episode ini dia malah terobsesi untuk berteman dengannya sampai-sampai melakukan hal yang berlebihan dan membahayakan.

Mungkinkah Komi Menyukai Tadano?

Mungkinkah Komi Menyukai Tadano

Ada yang menarik di episode 5 Komi Can’t Communicate (2021) selain kecantikan Komi yang memesona banyak siswa, yaitu tanda-tanda bahwa Komi menyukai Tadano. Tanda ini ternyata disadari oleh Najimi, teman lama Tadano sejak SMP. Scene yang menunjukkan perasaan Komi pada Tadano memang belum terlalu jelas dan banyak, hanya selipan-selipan kecil, tapi cukup bisa bikin penasaran.

Scene pertama ketika Najimi sengaja meninggalkan Tadano dan Komi berdua di dalam kamar, kemudian scene di akhir ketika dia juga sengaja mengambil payung Tadano agar dia bisa pulang berdua bersama Komi di bawah satu payung. Lantas, benarkah Komi punya perasaan terhadap Tadano? Bagaimana dia menyatakan perasaannya?

Visualisasi dan grafis dua kepribadian Yamai digambarkan dengan jelas dan menarik. Secepat kilat kamu akan melihat Yamai berubah dari gadis manis menjadi ‘iblis’.

Tadano yang Paling Mengerti Komi

Tadano yang Paling Mengerti Komi

Setelah di episode sebelumnya Komi samar-samar memperlihatkan rasa suka pada Tadano, di dua episode minggu ini giliran Tadano yang membuktikan diri bahwa di antara teman-teman Komi yang lain, hanya dia paling memahaminya. Sebagai teman pertama yang dimiliki Komi, Tadano memang cenderung lebih jeli dan mengerti gadis itu.

Mulai dari pilihan busana, perubahan potongan rambut, sampai menemani Komi di kolam renang sehabis insiden jatuh, karena dia tahu Komi merasa bersalah dan butuh ditenangkan.

Di scene-scene selanjutnya Tadano juga bisa saja menyapa Komi saat di perpustakaan atau di taman, tapi dia memilih pergi, membiarkan Komi dengan kesendiriannya. Memiliki teman seperti Tadano adalah hadiah terbaik untuk Komi. Akankah pertemanan mereka bertahan atau berkembang jadi hubungan asmara?

Terjawab: Komi Diam-diam Menyukai Tadano

Terjawab: Komi Diam-diam Menyukai Tadano

Setelah di dua episode sebelumnya sikap Komi pada Tadano mulai menunjukkan tanda-tanda berbeda, di episode 8 terjawab bahwa Komi memang menyukai Tadano.

Tadano nyatanya selalu ada untuk Komi; membantu Komi dan tidak menganggap Komi aneh sejak pertama mereka berkenalan. Rasa nyaman, aman dan terlindungi berada di dekat Tadano membuat Komi menyukainya.

Di episode ini, liburan musim panas akan segera berakhir. Setelah menemani di kolam renang saat lutut Komi terluka, Tadano juga menemani Komi saat dia tersesat di festival di episode minggu ini. Pemuda itu ada di saat-saat paling dibutuhkan. Melihat Komi jatuh cinta pada Tadano rasanya menggemaskan.

Apalagi di salah satu scene ketika Komi menyiratkan perasaan yang dia tuliskan di tanah. Wajahnya berubah memerah ketika Tadano menengok ke arahnya. Dia pun buru-buru menghapusnya.

Di episode ini pula untuk pertama kalinya keluarga Komi yang lebih lengkap diperlihatkan, mulai dari nenek hingga sepupu. Selain itu, di episode 8 untuk pertama kalinya juga Komi bermain ke kediaman Tadano

Seperti apa perkembangan hubungan mereka? Bagaimana reaksi Tadano ketika mengetahui rahasia Komi yang satu itu? Sedangkan mendengar Komi memuji saja dia langsung salah tingkah. Akankah Komi berani menyatakannya atau Tadano menyadari lebih dulu?

Komi Berteman dengan Caranya

mi Berteman dengan Caranya

Semakin hari, kepribadian Komi semakin terlihat menyenangkan. Karakternya yang unik tidak menutupi pesona dari hatinya yang baik. Pada dua episode kali ini, Komi semakin menunjukkan caranya sendiri dalam berteman. Tanpa menghilangkan atau mengubah jati dirinya, Komi tetap dapat tempat di hati teman yang lain.

Di dua episode Komi Can’t Communicate (2021) ini, kamu akan melihat Komi berjuang di pertandingan olahraga antar kelas untuk teman-temannya. Dia juga bersedia dan sukses membantu Najimi melakukan pekerjaan yang tampak mustahil dilakukannya.

Di sisi lain perasaannya pada Tadano pun semakin terlihat. Salah satu karakter yang muncul di episode 10, Onemine, bahkan bisa menyadarinya. Apalagi kejutan yang akan diberikan Komi?

Semua Perhatian untuk Komi

Semua Perhatian untuk Komi

ini terlihat bahwa Komi semakin menjadi pusat perhatian. Setelah sebelumnya menjadi unggulan di pesta olahraga sekolah, kali ini Komi menjadi pusat perhatian dalam persiapan dan perayaan Festival Budaya Sekolah. Tidak hanya teman sekelas, kehadiran Komi membuat murid di kelas lain gemetar.

Apa pun pilihan Komi atau apa pun yang Komi lakukan selalu dipuja-puja. Penggambaran obsesi teman-temannya itu lama-lama terasa menakutkan, terutama reaksi Yamai yang mulai terasa berlebihan hingga melecehkan.

Namun, di antara semua perhatian yang tertuju pada Komi, perhatian Komi tetap tertuju pada Tadano; teman pertama yang menemaninya dan mengerti dirinya.

Di bagian akhir episode 12, Komi menuliskan nama-nama siswa yang sudah jadi temannya. Daftarnya sudah lumayan banyak tapi nama Tadano ada di urutan pertama.

Interaksi antara Tadano dan Komi masih tetap manis seperti episode-episode sebelumnya. Tadano dan Komi diam-diam saling menemani dan memperhatikan di tengah ramainya fans Komi. Kira-kira apa jadinya kalau mereka tahu Komi menyukai Tadano?

Komi Can’t Communicate
Rating: 
3.5/5
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram