Bacaterus / Review Film Barat / Sinopsis & Review Film A Dog’s Way Home (2019), Penuh Haru

Sinopsis & Review Film A Dog’s Way Home (2019), Penuh Haru

Ditulis oleh - Diperbaharui 25 September 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Seekor anjing betina melakukan perjalanan sejauh 400 mil (644 km) untuk kembali kepada tuannya melewati alam liar Colorado. Film family adventure yang disutradarai oleh Charles Martin Smith ini akan menambah daftar film keluarga yang bertemakan persahabatan antara manusia dan anjing peliharaannya. Bedanya, kali ini ditambah dengan petualangan seru dan menegangkan di hutan rimba.

A Dog’s Way Home merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya penulis W. Bruce Cameron yang diterbitkan di tahun 2017. Cameron bersama dengan Cathryn Michon menulis naskah untuk film ini. Kita akan dibawa berpetualang dari sudut pandang Bella, si pit bull betina, dalam mencari jalan pulangnya. Apa saja kelebihan film ini? Mari kita simak bersama bahasan kami berikut ini.

Sinopsis

A Dog's Way Home (2019)

  • Tahun: 2019
  • Genre: Adventure / Drama / Family
  • Produksi: Bona Film Group, Columbia Pictures, Pariah
  • Sutradara: Charles Martin Smith
  • Pemeran: Bryce Dallas Howard, Ashley Judd, Jonah Hauer-King

Lucas Ray (Jonah Hauer-King) dan Olivia (Alexandra Shipp) menemukan seekor anak anjing di sebuah rumah yang sudah hampir roboh bersama dengan beberapa kucing yang tinggal di dalamnya. Kemudian Lucas memelihara anak anjing tersebut, yang diberi nama Bella, di rumahnya bersama ibunya, Terri (Ashley Judd), hingga beranjak besar.

Lucas selalu bersitegang dengan pemilik lahan rumah dimana dia menemukan Bella, karena Gunter, pemilik lahan itu, ingin merobohkan rumah itu rata dengan tanah, padahal di dalamnya masih ada beberapa kucing yang hidup di sana.

Lucas mendapat keluhan tentang kepemilikan anjing berjenis pit bull di rumahnya, dimana menurut hukum di Denver, Colorado, anjing jenis ini tidak diizinkan untuk dipelihara.

Bella ditangkap oleh petugas pengawas hewan dan membawanya ke tempat perlindungan hewan. Lucas membayar dendanya dan membawa pulang Bella. Demi keamanan Bella, Lucas mengirimkan Bella ke New Mexico ke tempat bibinya Olivia, sembari Lucas dan ibunya mencari rumah baru di luar batas kota Denver. Meski disana dia dirawat dengan baik, Bella merindukan Lucas dan melarikan diri menuju ke hutan.

Dalam perjalanannya, Bella bertemu dengan anak cougar, sejenis puma yang hidup di wilayah utara Amerika. Berdua mereka menelusuri luasnya hutan dan sempat dikejar oleh sekelompok coyote tetapi berhasil diselamatkan oleh tiga orang yang sedang berkemah di sana. Ketika melepas kalung yang terdapat namanya, mereka dikagetkan oleh kehadiran anak cougar di balik semak dan melarikan diri.

Memasuki musim dingin, Bella menyelamatkan seorang pendaki yang tertimbun longsoran salju bersama dengan anjing lain. Mereka diselamatkan oleh dua orang penulis yang sedang berada disana dan merawat mereka beberapa saat sampai pemiliknya pulang dari perawatan. Ketika dikembalikan, orang itu tidak mau menerima kedua anjing tersebut. Bella memilih pergi dari mereka.

Bella sampai di sebuah kota kecil dan bertemu dengan pengemis yang kasihan kepadanya. Bersama mereka menapaki hari demi hari meminta sedikit rezeki di pinggir jalan dan bermalam di berbagai tempat yang memungkinkan, hingga akhirnya pengemis itu wafat di tepi sungai dengan mengikatkan rantai di badannya kepada Bella yang membuat Bella kehausan meski sungai mengalir di depan matanya.

Datang dua anak bersepeda yang menemukan Bella dan melepaskan rantai di lehernya hingga dia bisa minum dengan puas. Lalu Bella melanjutkan perjalanannya kembali masuk ke hutan. Ketika dikejar oleh sekelompok coyote dan sempat berkelahi dengan mereka, Bella diselamatkan oleh anak cougar yang sekarang sudah menjadi cougar dewasa yang tangkas.

Berdua mereka menelusuri hutan kembali hingga akhirnya Bella menemukan kota tempat tinggalnya dari kejauhan. Di puncak bukit mereka berpisah. Memasuki kota, Bella tertabrak mobil di jalan tol ketika menyeberang, setelah sebelumnya membuat beberapa mobil nyaris kecelakaan karenanya. Meski orang-orang disana hendak menolongnya, Bella memilih lari dari mereka.

Bella akhirnya sampai di rumahnya. Tetapi sayang, Lucas sudah tidak tinggal disitu lagi. Bella lemas terkulai tidak mampu melangkahkan kakinya yang sakit dan badannya yang menanggung banyak luka cabikan. Tetapi ketika bertemu dengan ibu kucing yang mengasuhnya sejak kecil, Bella memiliki semangat kembali dan berusaha mencari Lucas di tempat kerjanya.

Betapa terharunya Lucas, Olivia, ibunya dan segenap veteran militer yang kenal dekat dengan Bella, karena Bella selalu menemani mereka dalam berbagai sesi terapi pasca-perang, ketika melihat Bella dihadapan mereka. Bagaimana tidak, dua tahun mereka tidak menemukan jejak Bella dan mungkin sudah menganggap Bella hilang atau mati.

Chuck, petugas pengawas hewan, tetap saja ingin menangkap Bella. Tetapi kali ini, Chuck tidak berkutik, karena hukum Denver tidak berlaku di lokasi milik pemerintah federal tempat Lucas dan ibunya berada. Bahkan kepala kepolisian memberhentikan Chuck dari tugasnya karena banyak keluhan tentangnya dari masyarakat kota Denver.

Bella pulang ke rumah Lucas dan ibunya di Golden, wilayah dekat Denver yang membolehkan anjing jenis pit bull menjadi peliharaan. Di akhir film, kita melihat cougar yang pernah diasuh Bella sudah memilik anak dan melihat Denver dari kejauhan.

Secara total, Bella menempuh perjalanan dari New Mexico sampai ke Colorado selama dua tahun. Hal ini diketahui dari perjalanan Bella yang mengalami dua kali musim dingin.

Dari Penulis yang Sama dengan Novel “A Dog’s Purpose”

Berdasarkan Novel Terlaris A Dog's Purpose

Penulis novel sekaligus naskah untuk film ini, William Bruce Cameron, adalah penulis yang sukses dengan novel berjudul A Dog’s Purpose yang diterbitkan di tahun 2010 dan menjadi best-seller di New York Times. Film layar lebarnya pun sudah dirilis di tahun 2017 dengan respon yang positif. Tetapi, A Dog’s Way Home bukanlah sequel dari film tersebut meski berasal dari penulis yang sama.

Uniknya, Universal Pictures merilis sequel A Dog’s Purpose yang berjudul A Dog’s Journey di tahun 2019 juga, berbarengan dengan perilisan A Dog’s Way Home, hanya berbeda bulan saja. Kehadiran tiga film ini tentunya akan semakin memanjakan para moviegoers pecinta anjing peliharaan yang seringkali dijuluki “a man’s best friend” ini.

Ikatan yang Sulit Dipatahkan

Ikatan yang Sulit Dipatahkan

Kisah kesetiaan anjing kepada tuannya kali ini tidak main-main ya! Sejauh 400 mil atau lebih kurang 644 km dia tempuh demi kembali ke rumah dimana dia dibesarkan. Jika mengandalkan penciuman, tentu tidak mungkin, karena jaraknya sudah sangat terlalu jauh. Semua bisa terjadi apalagi kalau bukan karena sebuah rasa yang mengikat di hati mereka, yaitu cinta kepada tuannya.

Keganasan hutan rimba belantara dilalui. Tingginya gunung dan derasnya sungai mampu dilewati. Berbagai musim berganti hingga dua tahun lamanya berhasil ditempuhi, demi bisa merasakan kembali kehangatan berada bersama dengan orang-orang yang menyayanginya. Dan tentunya, demi sebuah serpihan keju kecil sebelum tidurnya.

Bella, si pit bull betina, diperankan oleh Shelby The Dog yang merupakan seekor anjing penyelamat. Sebelum menjadi petugas seperti sekarang, dia dulunya ditemukan di tempat pembuangan sampah di daerah Tennessee. Mungkin karena memiliki kemiripan kisah hidup, Shelby sepertinya cukup menjiwai karakternya, jika saja dia manusia mungkin kita bisa menilai lebih performa aktingnya.

Perjalanan untuk Sampai Rumah!

Perjalanan untuk Sampai Rumah

Dari sekian banyak film tentang persahabatan anjing dan manusia, A Dog’s Way Home bisa menjadi salah satu yang terbaik. Meski cerita yang disajikan terlalu berlebihan, tetapi banyak adegan yang menyentuh hati di dalam perjalanannya yang sangat berliku penuh rintangan dan halangan menerpa, dan tentu saja puncaknya adalah pertemuan Bella dan Lucas yang membuat kita terharu.

Jauhnya jarak, lamanya waktu, lelahnya kaki, dan letihnya badan sudah tidak dirasakan lagi ketika Bella bertemu dengan Lucas dan orang-orang yang menyayanginya. Hal ini menjadi pelajaran tersendiri bagi kita, betapa sebuah kesetiaan itu sangat berharga bagi sebagian makhluk, ketika dia merasakan sebuah kenyamanan di dalam hatinya.

Pada akhirnya, A Dog’s Way Home dapat menjadi sebuah film hiburan yang bisa ditonton oleh seluruh anggota keluarga dengan banyak pesan moral yang bisa disampaikan oleh orang tua kepada anaknya sembari menyimak film yang bisa menghangatkan suasana hati kita semua.

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *