Bacaterus / Review Film Barat / Review & Sinopsis 6 Underground, Aksi Para Pemberontak!

Review & Sinopsis 6 Underground, Aksi Para Pemberontak!

Ditulis oleh - Diperbaharui 1 Oktober 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Banyak film yang mengangkat tema tentang pencarian keadilan. Dalam cerita, dibuat sosok antagonis dan protagonis sebagai wujud dari pihak yang jahat dan pihak yang baik. Untuk membuat cerita menarik, dimasukkan berbagai unsur supaya masalah semakin pelik dan kita terhanyut merasa seperti tokoh dalam ceritanya.

Film 6 Underground mengambil ide dasar yang sama yaitu mencari keadilan. Hanya saja keadilan itu nggak diperjuangkan oleh orang-orang biasa, melainkan oleh para pemberontak. Butuh enam orang dengan tujuan yang sama untuk menggerakkan sebuah perubahan besar. Bahkan nggak tanggung-tanggung mereka berani berjuang di luar negeri.

Artinya, resiko yang ditanggung pun semakin besar. Enam orang pemberontak ini nggak tiba-tiba mau berjuang bersama. Pasti ada sesuatu yang mendasari mereka dan ada tujuan yang ingin dicapai. Bagaimana kisah mereka? Selengkapnya akan kita bahas di sini. Mari simak, review dan sinopsis film 6 Underground berikut ini!

Sinopsis

Sinopsis

  • Tahun rilis: 2019
  • Genre: Action, Thriller
  • Produksi: Skydance Media, Bay Films
  • Sutradara: Michael Bay
  • Pemain: Ryan Reynolds, Melanie Laurent, Corey Hawkins, Adria Arjona

Seorang miliuner asal Amerika memilih untuk memalsukan kematian agar hilang dari radar. Empat tahun adalah waktu yang dia rasakan tepat untuk memulai perubahan setelah melihat berbagai kekejaman yang dilakukan oleh pemerintah Turgistan. Dia kemudian menamai dirinya One dan merekrut lima orang lain yang dinamai berdasarkan angka yaitu Two, Three, Four, Five dan Six.

Semua rekan One yang direkrut melakukan hal yang sama yaitu memalsukan kematian. Kelimanya berasal dari latar belakang yang berbeda-beda. Dari mulai seorang mata-mata, pembunuh bayaran, ahli parkour, dokter, dan supir yang mampu mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Mereka menamai diri mereka Ghosts karena identitas mereka yang sudah hilang.

Misi pertama Ghosts adalah memburu seorang pengacara yang mewakili empat jenderal besar Turgistan. Mereka harus pergi ke Italia lalu berhadapan dengan mafia dan polisi. Dalam pelarian, Six tewas. Sebagai gantinya, One merekrut Blaine, seorang penembak jitu yang merasa bersalah karena gagal menyelamatkan timnya ketika bertugas di Afganistan.

Blaine mengubah namanya menjadi Seven. Misi selanjutnya dari Ghosts adalah melakukan kudeta terhadap pemimpin Turgistan, Rovach Alimov. Mereka berencana menggantinya dengan sang adik, Murat, yang sedang mendekam di penjara. Two merupakan orang yang pernah menangkap Murat tapi menyerahkannya pada pemerintah Turgistan sebelum menjadi Ghosts.

Kesulitan untuk melakukan kudeta, Ghosts memilih cara lain untuk menjatuhkan Rovach yang dianggap sebagai diktator. Cara itu adalah membunuh satu per satu jenderal besar Turgistan. Keberadaan para jenderal di Las Vegas membuka jalan bagi Ghosts untuk membunuh mereka. Selain itu, Ghost berhasil mengekstradisi Murat dari Hong Kong.

Usaha Ghosts nggak berjalan lancar, Four nyaris terbunuh dan Seven mulai cekcok dengan One yang dianggap meninggalkan rekan-rekannya yang lain. Perdebatan itu akhirnya membuat mereka membuka jati diri mereka masing-masing ke publik. Meski sempat bertengkar, tapi mereka tetap mengingat tujuan besar mereka yaitu membebaskan rakyat Turgistan.

Rovach dianggap mulai lemah dengan kehilangan banyak jenderal. Ghosts merasa mempunyai keunggulan ditambah dengan mereka berhasil mendapatkan Murat yang sudah disiapkan untuk menjadi presiden Turgistan kalau mereka berhasil menumbangkan Rovach. Perlu cara lain yang lebih berimbas untuk menyelesaikan misi utama.

One merencanakan pembajakan saluran televisi yang dikelola oleh pemerintah Turgistan ketika Rovach berbicara kepada publik. One ingin yang berbicara adalah Murat sehingga membuat rakyat tersentuh dan ikut tergerak untuk melakukan perubahan. Berhasilkah usaha Ghosts dengan intensitas yang semakin dinaikkan untuk menumbangkan rezim diktator Rovach?

Film Khas Michael Bay

Film Khas Michael Bay

Sudah pernahkah mendengar nama Michael Bay? Kalau belum pernah, dia adalah orang yang menyutradarai film-film kenamaan seperti Armageddon, Bad Boys, sekuel Transformers dan 13 Hours: The Secret Soldiers of Benghazi. Filmnya mempunyai beberapa ciri khas, seperti biaya produksi yang besar, penggunaan special effect ciamik dan ledakan yang terlihat natural.

Film 6 Underground memenuhi semua kriteria khas yang dimiliki Bay. Biaya produksi untuk film berkisar di angka 150 juta Dollar Amerika. Dengan genre action, film ini juga menyajikan sajian lengkap dari mulai aksi kejar-kejaran, tembak-menembak, sampai ledakan yang akan membuat kita langsung teringat dengan film-film Bay yang lain.

Ryan Reynolds Tetaplah Ryan Reynolds

Ryan Reynolds Tetaplah Ryan Reynolds

Mendengar nama Ryan Reynolds akan membawa kita ingat akan perannya di film Deadpool. Karakter ikonik yang diperankannya itu seperti melekat sehingga dalam beberapa film lain, dia kembali diberikan karakter yang sifatnya nggak jauh dari karakternya di Deadpool. Karakternya kocak dan suka ngomong sembarangan walau kompeten di bidangnya.

Di film 6 Underground, Ryan Reynolds tetaplah Ryan Reynolds yang kita kenal dengan kekocakannya. Dia berperan sebagai Gray yang kemudian mengubah namanya menjadi One. Dia menjadi pendiri sekaligus pemimpin Ghosts yang dia ciptakan sebagai sebuah kumpulan para vigilante. Penasaran dengan caranya memimpin Ghost ‘kan?

Melanie Laurent Mencuri Perhatian

Melanie Laurent Mencuri Perhatian

Selain Ryan Reynolds, ada banyak aktor lain yang berperan di film 6 Underground. Tapi yang paling mencuri perhatian adalah salah satu Ghost, yaitu Two. Two diperankan oleh Melanie Laurent yang berperan di film Inglourious Basterds, Enemy, Beginners dan By the Sea. Dia menjadi Ghost dengan latar belakang sebagai mata-mata.

Melanie tampil memukau dengan menjadi seorang wanita yang terlihat dingin dan tangguh. Karakternya itu berbanding terbalik dengan One. Adegan paling memorable-nya adalah ketika dia terlihat badass melakoni adegan-adegan laga. Kabarnya, dia lanngsung menyukai karakter Two ketika membaca script film ini.

Antagonis yang Keji

Antagonis yang Keji

Keberadaan tokoh antagonis dalam film adalah sama pentingnya dengan protagonis. Walau beberapa sudah mulai dikaburkan antara yang mana protagonis dan antagonis, kita setidaknya bisa menilai yang mana yang lebih jahat daripada yang lain. Tapi tenang saja, di film rilisan tahun 2019 ini, sosok antagonisnya jelas. Dengan melihat kelakuannya saja, kita sudah bisa tahu.

Antagonis dalam film 6 Underground adalah Rovach Alimov, seorang diktator yang berposisi sebagai presiden Turgistan. Sosoknya sebagai antagonis benar-benar dibuat keji. Dari mulai menabrak orang, menghilangkan nyawa anak buahnya sendiri, sampai memenjarakan sang adik yang dianggap akan berbahaya bagi kedudukannya.

Bay sepertinya nggak mau tanggung-tanggung dalam menciptakan seorang antagonis. Dia ingin sosok yang pasti dibenci oleh semua orang. Kalau kamu nonton film ini, kamu pasti bakal membencinya dengan mudah. Kebencian penonton pada karakter antagonis menandakan karakter yang diciptakan sudah berhasil menjalan perannya.

Bagaimana review dan sinopsis 6 Underground? Kalau kamu tertarik untuk melihat Ghosts pimpinan Ryan Reynolds menjadi pemberontak dengan banyak adegan laga, kamu bisa langsung mencari waktu luang buat nonton. Setelah nonton, jangan lupa untuk membagikan keseruannya di kolom komentar di bawah ini.

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *