Sinopsis & Review 13 Going On 30, Menjadi Dewasa Mendadak

Ditulis oleh Gerryaldo
13 Going On 30
3.3
/5

Apa jadinya kalau kalian yang berusia 13 tahun tiba-tiba melompati masa remaja kalian dan langsung beranjak dewasa di umur 30 tahun? Apa kalian akan merasa senang karena bisa melewati masa-masa sulit yang umum dialami oleh para remaja atau kalian malah pening karena harus berurusan dengan hal-hal dewasa yang tidak pernah kalian sentuh sebelumnya?

Ide tersebut dipakai oleh sutradara Gary Winick untuk dijadikan main plot dalam film besutannya kali ini. Peran utama dimainkan oleh si cantik Jennifer Garner yang doyan sekali bermain untuk film dengan genre romantis-komedi. Jennifer yang memerankan tokoh Jenna Rink kudu gelut dengan hal yang membuat hidupnya berubah 360 derajat secara tiba-tiba.

Sinopsis

13 Going On 30_Poster (Copy)
  • Tahun Rilis: 2004
  • Genre: Romance, Comedy
  • Produksi: Columbia Pictures, Revelation Pictures
  • Sutradara: Gary Winick
  • Pemain: Jennifer Garner, Mark Ruffalo, Andy Serkis, Judy Greer

Jenna Rink merupakan seorang gadis berusia 13 tahun yang sedang mencari jati diri dengan cara bergaul dengan banyak teman-teman populer di sekolahnya. Salah satu komplotan anak-anak terkenal bernama ‘Six Chick’ menjadi role model Jenna. Ia berusaha mati-matian untuk menjadi member di grup itu bahkan sampai mengundang mereka untuk ke acara ulang tahunnya yang ke 13.

Akhirnya ketua grup ‘Six Chick’, Tom-Tom menerima undangan yang diberikan oleh Jenna dan akan berangkat untuk menghadiri acara ulang tahun kecil-kecilan yang Jenna siapkan di rubanah rumahnya dengan syarat, semua tugas sekolah anggota ‘Six Chick’ harus ia kerjakan semua. Demi mendapatkan perhatian Tom-Tom dan para pria ganteng teman-teman Jenna yang lain, ia pun menyanggupinya.

Hari H pun tiba, Jenna senang sekali mengetahui anggota ‘Six Chick’ bersama dengan teman-teman pria popular lainnya akhirnya benar-benar datang. Selain mereka, teman baik Jenna, Matt Flamhaff, turut diundang. Matty bahkan memberikan hadiah sebuah rumah boneka super besar dengan serbuk ajaib yang konon bisa mengabulkan permintaan seseorang. Jenna senang sekali.

Begitu mereka datang, hal yang pertama mereka lakukan adalah menanyakan apakah tugas sekolah mereka sudah selesai dikerjakan dan langsung menyambarnya. Setelah itu, supaya bisa langsung pergi, Tom-Tom merencanakan sesuatu. Ia meminta Jenna untuk bermain permainan bernama 7 minutes in heaven; caranya Jenna akan ditutup matanya dan masuk ke dalam lemari penyimpanan, nanti akan ada salah satu teman pria yang akan masuk ke dalam lemari untuk mencium Jenna.

Jenna senang bukan main tanpa tahu kalau dirinya sedang dipermainkan. Begitu Jenna masuk dan menunggu seseorang yang ia suka diantara para cowok-cowok ganteng di luar, yang masuk malah Matty. Mereka hampir berciuman sebelum akhirnya Jenna ngamuk karena merasa dibohongi oleh kelompok Six Chick yang ia anggap teman. Akhirnya ia kembali mengurung diri dan berharap untuk segera dewasa berumur 30, cantik dan super sukses. Saat ia mengucapkan harapan, serbuk ajaib dari Matty tersenggol dan jatuh tepat diatas kepala Jenna.

Setelah hari berakhir, Jenna pun akhirnya bangun. Kepalanya terasa pening dan rasanya tubuhnya jadi semakin tinggi. Saat berjalan keluar untuk ke dapur, ia kaget bukan main melihat seorang wanita cantik ada di depan cermin miliknya. Jenna (Jennifer Garner) pun kembali melihat ke kaca dan betapa terkejutnya dia ternyata wanita yang ada di cermin adalah dirinya sendiri. 

Wanita cantik yang dewasa dan tinggal di sebuah apartemen mewah di kawasan fifth avenue, New York. Seluruh surat yang ada di apartemen itu atas namanya yang membuat ia semakin yakin kalau ucapan yang diucapkan kemarin menjadi kenyataan, menjadi umur 30 tahun, cantik dan sukses! Jenna kini merupakan seorang editor kelas kakap di sebuah majalah bernama Poise, ia bahkan berteman baik dengan Tom-Tom (Judy Greer) yang kini menjadi asistennya. 

Apa yang diharapkan Jenna semua terkabul, namun kini ia bingung karena ia harus menghadapi beban orang dewasa dengan jiwa anak remaja yang masih belum tahu apa-apa. Ini sempat membuat bingung semua orang karena Jenna bertindak sungguh aneh. Jenna jadi semakin panik karena tanggung jawabnya di kantor tidak pernah sama sekali Jenna pernah pikirkan sebelumnya. 

Jenna lantas meminta seseorang asisten lainnya untuk mencari Matty teman baiknya. Begitu alamatnya sudah didapatkannya, ia segera menuju ke tempat Matty. Matty yang melihat Jenna awalnya tidak sadar, namun saat Jenna mulai mengoceh khasnya dulu, ia lantas mengenali Jenna yang membuat Jenna senang bukan main.

Jenna lantas berbicara pada Matty yang kini bekerja sebagai fotografer profesional dan sudah lebih tinggi dan super dewasa. Jenna menjelaskan apa yang terjadi namun ini malah membuat Matty jadi bingung, ia menganggap Jenna sedang dalam pengaruh obat. Jenna menyangkal dan memaksa Matty untuk mengingat apa yang terjadi sebelumnya, tapi Matty menjawab kalau Jenna sudah bukan lagi teman baiknya semenjak SMA, Matty ditinggalkan oleh Jenna yang sudah jadi populer dan bergabung dengan grup Six Chick.

Jenna kaget bukan main dan setelah merengek, Matty akhirnya merasa kasihan dan akhirnya menjelaskan apa saja yang dilewatkan Jenna selama 20 tahun terakhir. Intinya Jenna hidup dalam impiannya sampai saat ini. Jenna bersyukur akan hal itu namun ia patah hati karena Matty ternyata sudah punya tunangan dan ia akan siap menikah.

1 2»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram