Ditulis oleh - Diperbaharui 24 Desember 2018

Indonesia merupakan negara dengan beragam kebudayaan dan makanan khas yang unik. Sebagai Negara tropis, berbagai penganan khas tersebut juga mengandung rempah-rempah khas Indonesia seperti jahe atau kunyit maupun berbagai tumbuhan alami penyedap rasa seperti daun pandan.

Berbicara mengenai daun pandan, salah satu kue khas daerah Kalimantan Selatan, Amparan Tatak Pisang, juga memuatnya ke dalam resep masakan. Amparan Tatak Pisang merupakan kue berbahan dasar tepung beras dan ketan, bertekstur lembut dengan manis yang pas. Cara pembuatannya pun tidak memakan waktu lama.

Amparan Tatak Pisang biasa disajikan di atas daun pisang pada acara-acara besar di Banjarmasin, dan sering pula dijual di bulan puasa. Resep Amparan Tatak Pisang kali ini sangat cocok menjadi penganan berbuka puasa di rumah Anda.

Sejarah Amparan Tatak

Amparan Tatak berasal dari kata amparan yang berarti hamparan dan tatak yang berarti potongan. Konon, nama asli Amparan Tatak sebenarnya adalah Nangka Susun. Amparan Tatak tadinya hanyalah merupakan bagian potongan dari kue Nangka Susun itu sendiri, yaitu lapisan atas kue yang berupa adonan lembut santan dan tepung beras.

Amparan Tatak Pisang tadinya merupakan penganan untuk kaum ningrat kerajaan Banjar dan kerajaan Daha, disajikan hanya untuk kaum bangsawan. Seiring perkembangan zaman, Amparan Tatak dan kue-kue lainnya menjadi warisan budaya kuliner khas Kalimantan Selatan dan dapat dikonsumsi oleh umum.

Ada salah satu kepercayaan khas orang Banjar, yakni ketika membuat kue-kue khas Banjar, tidak boleh dalam keadaan haid jika pembuatnya perempuan. Menurut kepercayaan ini, jika pantangan ini dilanggar, maka kue yang dibuat nantinya akan rusak, entah warnanya yang berubah atau lapisan kuenya yang berubah posisinya.

Terlepas dari kepercayaan tersebut, Amparan Tatak merupakan kudapan yang populer sebagai makanan khas selama Ramadhan di Banjarmasin. Tidak hanya di Banjarmasin, seiring waktu, kue Amparan Tatak juga menyebar hingga ke daerah Kalimantan Tengah dan Timur dengan sedikit modifikasi.

Penasaran bagaimana rasa Amparan Tatak Pisang dan tertarik untuk membuatnya di rumah? Yuk, baca terus agar tahu cara pembuatannya.

Bahan Pembuatan Amparan Tatak Pisang

Amparan tatak pisang

Untuk membuat Amparan Tatak Pisang, pertama-tama siapkan dulu bahan-bahannya. Karena akan ada dua layer untuk Amparan Tatak Pisang ini, maka bahan-bahannya kita bagi menjadi dua bagian, yaitu Bahan A dan Bahan B.

Bahan A terdiri dari bahan-bahan utama pembuatan penganan ini. Siapkan 12 buah pisang raja yang sudah dipotong melintang, tepung beras sebanyak 300 gram, 1 liter santan kelapa, vanili bubuk satu sendok the, gula pasir 250 gram, garam setengah sendok teh, dan 1 lembar daun pandan yang sudah dibuat simpul. Bahan A ini nantinya akan menjadi layer pertama yang dikukus lebih dulu.

Bahan B terdiri dari 100 gram tepung beras, setengah sendok teh garam, dan 300 ml santan kelapa kental. Bahan B ini nantinya akan dituangkan ke dalam loyang setelah bahan A. Amparan Tatak Pisang bertekstur lembut karena campuran santan kelapa kental dan tepung beras yang terdapat pada Bahan B ini.

Selain menyiapkan bahan-bahan, jangan lupa untuk menyiapkan dandang atau panci kukusan, Loyang bulat berdiameter 22 cm, dan plastik tahan panas untuk mengukus Amparan Tatak Pisang ini nantinya. Jangan lupa sedikit minyak goreng  untuk dioleskan di loyang agar nantinya Amparan Tatak Pisang yang sudah jadi tidak lengket ketika dilepaskan dari loyang.

Cara Membuat Amparan Tatak Pisang

Setelah semua bahan dan peralatan siap, sekarang mari kita simak cara membuat Amparan Tatak Pisang ini.

Pertama-tama, kita mengolah bahan A dulu sebagai layer pertama atau lapisan terbawah. Mengolah bahan A dimulai dari merebus santan bersama daun pandan hingga mendidih dan harum. Setelah mendidih, angkat dan dinginkan,

Selagi menunggu rebusan santan dan daun pandan, campurkan tepung beras, gula pasir, garam, dan vanili bubuk yang sudah kita siapkan. Setelah rebusan santan dan daun pandan matang dan dingin, campurkan rebusan tersebut ke dalam adonan tepung beras sedikit demi sedikit sambil di aduk hingga merata.

Siapkan loyang bulat yang sudah dilapisi minyak dan lapisi dengan plastik tahan panas. Panaskan dandang/panci kukusan, Setelah siap, tuang adonan yang tadi kita campurkan ke dalam Loyang lalu masukkan potongan pisang, dan kukus selama kurang lebih tiga puluh menit.

Nah, saatnya kita mengolah bahan B. Untuk bahan B, campurkan semua bahan hingga merata dan hingga larut. Tuang adonan bahan B ke atas loyang setelah bahan A dikukus selama tiga puluh menit. Kukus kembali adonan loyang tadi hingga semua bahan benar-benar matang. Dan voila!, setelah matang, angkat, dinginkan, dan Amparan Tatak Pisang siap disajikan!

Manfaat Amparan Tatak Pisang Bagi Kesehatan

Selain sebagai kue basah bercita rasa manis dan gurih, keistimewaan Amparan Tatak Pisang lainnya terdapat pada potongan pisangnya. Amparan Tatak Pisang mudah dibuat dan tidak memakan waktu yang lama, bisa menjadi kue alternatif untuk cemilan keluarga di rumah karena tanpa bahan pewarna dan tanpa bahan pengawet.

Pisang yang terdapat di dalam Amparan Tatak Pisang tentu selain menambah keistimewaan rasa, juga menambah nilai plus dari sudut pandang kesehatan. Pisang kaya akan kandungan vitamin C, vitamin B kompleks, kalsium, kalium, fosfor, zat besi dan magnesium. Kandungan kalori pisang yang cukup kecil juga bisa membantu menurunkan berat badan.

Jadi, tidak hanya lezat, ternyata Amparan Tatak Pisang juga bermanfaat untuk kesehatan.

Itulah resep Amparan Tatak Pisang beserta kandungan gizi dan sejarah asal mula kue basah khas Kalimantan Selatan tersebut. Sajikan Amparan Tatak Pisang untuk berbuka puasa, bersantai, ataupun ketika ada hajatan di rumah. Selamat mencoba!