Bacaterus / Resep Kue / Resep Gemblong Beras Ketan Putih Yang Enak dan Legit

Resep Gemblong Beras Ketan Putih Yang Enak dan Legit

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Jajanan Indonesia memang tiada habis-habisnya. Ada banyak sekali jajanan khas Nusantara yang sudah cukup populer. Termasuk salah satunya adalah kue gemblong. Namanya yang unik membuat makanan satu ini membuat penasaran banyak orang.

Biasanya gemblong dijajakan oleh pedagang kaki lima di tepian jalan. Namun Anda jangan salah menyebut “gemblong” dengan “gemblung”. Sebab jika salah, bisa jadi Anda akan adu mulut dan dimarahi oleh pedagang. Mengingat “gemblung” sendiri dalam bahasa Jawa berarti “Gila atau Edan”.

Jaman dahulu gemblong cukup populer di kalangan masyarakat. Nampaknya, sekarang ini kue gemblong sudah mulai ditinggalkan oleh pecintanya. Sama seperti jajanan tradisional yang lainnya, di mana kue ini dari hari ke hari mengalami penurunan peminat.

Hal tersebut terjadi akibat dari masuknya jajanan-jajanan luar negeri yang memiliki bentuk dan penyajian lebih menarik. Padahal untuk masalah rasa, kue gemblong tidak kalah dengan camilan khas mancanegara tersebut.

Apa Itu Kue Gemblong?

Gemblong merupakan jenis makanan tradisional Indonesia yang termasuk ke dalam jajanan pasar. Makanan satu ini terbuat dari bahan dasar adonan tepung beras ketan putih yang diuleni sampai kalis lalu dibentuk mirip dengan bola-bola kecil.

resep gemblong

Adonan yang sudah dibentuk tadi kemudian digoreng dengan menggunakan minyak sampai berubah warna dan matang. Selanjutnya, setelah dingin gemblong akan dilapisi dengan menggunakan lapisan gula aren atau gula merah.

Seiring dengan perkembangan jaman, gemblong tidak hanya dibuat dari bahan tepung beras ketan putih saja. Akan tetapi ada juga yang terbuat dari tepung beras hitam dan singkong. Di Jawa Timur, gemblong yang terbuat dari tepung beras ketan hitam dikenal sebagai getas. Meskipun cara membuatnya sama, tetapi untuk masalah rasa jelas sangatlah berbeda dari gemblong ketan putih.

Berbicara mengenai sejarah asal mula, kue satu ini belum diketahui secara pasti. Masyarakat Jawa, Betawi, dan Sunda sudah akrab dengan makanan satu ini sejak jaman dahulu kala. Bahkan sejak Indonesia masih dijajah. Pengambilan nama “gemblong” sendiri didasarkan pada bentuknya yang bulat dan lonjong.

resep gemblong beras ketan putih

Dulu pedagang gemblong memiliki cara yang unik dalam menjajakan dagangannya ini. Dari rumah ke rumah mereka berteriak gemblong… gemblong… gemblong! Agar ada pembeli yang datang. Cara uniknya inilah yang terkadang membuat kita tertawa ketika mendengarnya.

Untuk menemukan gemblong sangatlah mudah sekali. Anda bisa berkunjung ke pasar-pasar tradisional ataupun mencari pedagang kaki lima. Gemblong biasanya dijual di pedagang gorengan atau pedagang kue tradisional lainnya seperti putu ayu, cucur, dan sebagainya.

Namun jika tidak ada yang menjualnya, Anda juga bisa membuat kue gemblong ini sendiri di rumah. Nah maka dari itu kali ini bacaterus.com akan mengulas resep gemblong ketan putih yang lezat dan bisa Anda coba buat sendiri.

Bahan-Bahan Gemblong

Sebenarnya cara membuat kue gemblong ini sangatlah mudah sekali, bahkan tanpa Anda belajar menjadi koki pun bisa. Namun sebelum membuat resep gemblong ini, siapkan bahan-bahannya dulu, di antaranya:

  • Tepung ketan sebanyak 350 gram
  • Tepung beras sekitar 100 gram
  • Kelapa yang masih agak muda ½ butir, diparut memanjang lalu dikukus
  • Garam sekiranya 1/2 sendok teh
  • Santan kental sebanyak 350 ml
  • Minyak goreng sesuai dengan kebutuhan.

Bahan-bahan besta (lapisan gula) :

  • Air putih matang sebanyak 100 ml
  • Gula pasir cukup dengan 100 gram
  • Gula merah sebanyak 150 gram, diiris halus

Cara Membuat Gemblong

Sekarang kita menuju proses pembuatannya. Langkah pertama siapkan dahulu sebuah wadah yang nantinya akan kita gunakan untuk mencampurkan bahan-bahan. Lalu campur antara tepung beras, tepung ketan, garam, dan kelapa parut. Aduk-aduk sampai semua bahan di atas bisa tercampur secara merata.

Setelah tercampur secara merata, tumbuk-tumbuk semua bahan tadi. Usahakan tumbuk kelapa parut tadi hingga agak sedikit hancur. Anda bisa menumbuk kelapa parut dengan menggunakan bantuan sendok atau peralatan lainnya.

Sekarang, masukan santan yang telah kita persiapkan ke dalam adonan tersebut. Cara memasukannya adalah sedikit demi sedikit sambil diaduk. Hal ini bertujuan agar santan dapat tercampur secara merata bersama dengan adonan tepung beras dan ketan tadi. Lebih baik Anda aduk dengan menggunakan tangan.

Usahakan jangan terlalu encer mencampurkan santan ke dalam adonan tadi, sebab jika terlalu encer nanti adonan akan sulit dibentuk bulat. Apabila terlanjur encer, tambahkan tepung ketan dan beras, serta jangan lupa kurangi air.

Setelah itu, bentuk adonan yang telah dibuat tadi menjadi bulat-bulat kecil dan lonjong. Bentuk dan ukurannya bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Silahkan bentuk semua adonan yang telah dibuat sampai habis.

Selanjutnya panaskan minyak secukupnya di atas wajan penggorengan. Setelah panas, masukan bulatan-bulatan yang telah dibentuk tadi. Goreng bulatan-bulatan lonjong tersebut sampai matang. Pastikan ketika menggoreng gunakan api sedang saja, sebab jika terlalu besar nanti bisa pecah-pecah bentuknya.

Selain itu, pastikan Anda juga memasukan adonan gemblong ketika minyak sudah benar-benar panas agar tidak terlalu banyak minyak yang meresap ke dalam adonannya. Setelah matang, silahkan angkat dan tiriskan terlebih dahulu.

Kini kita akan membuat besta, caranya cukup mudah. Didihkan air terlebih dahulu, lalu masukan gula merah dan gula pasir ke dalamnya sampai berserabut. Masukan kue-kue gemblong yang telah dibentuk tadi kedalamnya. Masak hingga larutan yang ada di dalam panci tersebut mengering dan meresap kedalam gemblong.

Nah sekarang, silahkan angkat dan sajikan kue gemblong tersebut bersama dengan secangkir kopi ataupun teh manis. Agar lebih terasa aroma dan rasanya, biasanya kue gemblong ini disajikan di atas lembaran daun pisang selagi masih hangat.

Bagaimana, mudah sekali bukan? nah seperti itulah resep gemblong yang lezat dan nikmat. Gemblong bisa menjadi camilan kapan saja. Mulai dari camilan bersantai bersama keluarga, jamuan tamu, bekal, dan masih banyak lagi.

Kandungan Nutrisi Dalam Kue Gemblong

Meskipun tergolong sebagai camilan tradisional, tetapi bukan berarti gemblong tidak memiliki kandungan nutrisi bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Malahan, camilan tradisional ini mengandung nutrisi yang cukup lengkap. Adapun kandungan nutrisi dalam gemblong antara lain seperti:

  • Kalori sebesar 115 kilo kalori
  • Protein 1,7 gram
  • Karbohidrat 21,1 gram
  • Lemak sebanyak 2,6 gram
  • Kalsium sebanyak 0,06 mg
  • Fosfor 0 mg
  • Zat besi sebesar 0,2 mg.

Selain kandungan nutrisi diatas, gemblong juga mengandung gizi dalam bentuk vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Vitamin A berperan sebagai penangkal degenerasi makula pada bagian mata, sehingga cukup baik untuk menjaga kesehatan mata dari pengaruh buruk radikal bebas.

Dalam dunia kedokteran, vitamin B mampu meningkatkan kecerdasan seseorang. Hal ini terjadi karena vitamin B kompleks mampu mengoptimalkan perkembangan sistem saraf secara maksimal, terutama pada anak-anak balita sampai remaja.

Sedangkan vitamin C, menurut para ahli termasuk sebagai antioksidan penting yang bisa meningkatkan sistem imunitas tubuh. Konsumsi vitamin C secara rutin akan sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh dari serangan penyakit berbahaya.

Agar awet dan tahan lama, pastikan Anda menyimpan gemblong ini ke dalam toples kedap udara. Sekian informasi seputar cara membuat gemblong pada kesempatan kali ini. Semoga dapat bermanfaat dan menjadi sumber referensi bagi Anda. Selamat mencoba!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

One Response

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *