Bacaterus / Prospek Kerja / 10 Prospek Kerja Teknologi Pangan yang Harus Kamu Tahu

10 Prospek Kerja Teknologi Pangan yang Harus Kamu Tahu

Ditulis oleh - Diperbaharui 5 November 2019

Bagi kamu yang tertarik mempelajari ilmu tentang makanan, jurusan Teknologi Pangan bisa kamu pertimbangkan. Teknologi Pangan adalah ilmu yang berhubungan dengan perpaduan teknik dan proses fisik, kimia atau mikrobiologis untuk mengubah bahan mentah menjadi makanan dan juga bentuk lain dalam industri pengolahan makanan.

Pengolahan makanan mengacu pada mengubah bahan mentah menjadi komponen yang dapat dimakan atau mengubah makanan menjadi bentuk yang dapat dimakan lainnya. Selain itu, Teknologi Pangan berhubungan dengan berbagai proses kimia yang dialami produk makanan agar dapat dikonsumsi dan siap dipasarkan.

Pengolah makanan biasanya mengambil tanaman yang bersih, dipanen atau memotong produk hewani dan menggunakannya untuk menghasilkan produk makanan yang menarik dan dapat dijual dengan masa simpan yang lama.

Jika kamu tertarik pada sifat kimia dan fisik makanan selama produksi dan penyimpanan, maka gelar Teknologi Pangan dapat membuka berbagai karir terkait seperti di bawah ini.

1. Ahli Teknologi Makanan

Ahli Teknologi Makanan

* sumber: www.careertoolkit.com

Sebagai ahli teknologi makanan, tugas kamu untuk memastikan produk makanan diproduksi dengan aman, legal, dan sesuai dengan kualitas yang diklaim. Kamu dapat terlibat dalam mengembangkan proses pembuatan dan resep produk makanan dan minuman.

Selain itu juga dapat mengerjakan bahan-bahan yang ada dan yang baru ditemukan untuk menciptakan resep dan konsep baru. Kamu dapat memodifikasi makanan untuk membuat produk seperti barang bebas lemak dan makanan siap saji dan sering akan bekerja sama dengan tim pengembangan produk untuk membantu memberikan resep yang siap pabrik, berdasarkan sampel dapur pengembangan.

Mengikuti peraturan produksi makanan yang selalu berubah akan menjadi bagian penting dari pekerjaan kamu. Peran ini menuntut standar kebersihan dan keselamatan yang sangat tinggi, keterampilan memecahkan masalah yang sangat baik, dan kemampuan untuk bekerja dengan baik dalam tim, serta menjadi kreatif!

Meskipun pekerjaan ini banyak menuntut, itu bisa sangat bermanfaat, terutama ketika kamu melihat produk yang telah kamu buat sudah masuk ke dalam toko.

2. Quality Manager

Quality Manager

* sumber: alumni.uoguelph.ca

Quality Manajer  memiliki peran yang hampir sama dengan peran polisi dalam industri makanan. Individu yang bekerja dalam jaminan kualitas memastikan bahwa produk makanan memenuhi standar yang benar yang ditetapkan dalam peraturan dan mematuhi semua persyaratan internal dan eksternal.

Peran ini juga mengharuskan kamu untuk mengumpulkan dan menafsirkan data tentang standar dan prosedur saat ini, melaporkan setiap temuan kepada manajemen senior dengan saran tentang cara memperbaikinya.

Karier ini mengharuskan kamu untuk memiliki pola pikir yang logis, dan sangat terorganisir dan strategis, dengan kemampuan memecahkan masalah yang sangat baik. Ketika kamu semakin tinggi dalam karir, keterampilan kepemimpinan sangat penting, dan kamu harus dapat bekerja dengan baik dalam tim untuk menyelesaikan banyak masalah yang mungkin timbul.

3. Terapis Gizi

Terapis Gizi

* sumber: www.nuffieldhealth.com

Jika kamu pintar memahami dan menafsirkan fakta dan konsep yang berpotensi rumit serta menjelaskannya dengan cara yang jelas dan informatif, maka mungkin kamu berkesempatan menjadi Terapis Gizi.

Sebagai Terapis Gizi, kamu akan bekerja secara pribadi, membantu individu secara satu per satu dengan membuat rekomendasi diet pribadi berdasarkan keadaan pribadi mereka. Ini bisa untuk membantu orang sehat mencegah penyakit, atau orang sakit untuk mencegah memburuknya gejala.

Terapis Gizi digolongkan sebagai obat komplementer dan ditujukan untuk orang dengan kondisi kesehatan kronis atau mereka yang ingin meningkatkan kesehatan dan gaya hidup mereka secara umum.

4. Pengembangan Produk

Pengembangan Produk

* sumber: abelei.com

Dengan gelar Teknologi Pangan, kamu juga dapat bekerja sebagai Pengembang Produk. Pengembangan Produk adalah industri penting dan berkembang pesat saat ini. Perusahaan tidak hanya merilis produk baru ke pasar tanpa terlebih dahulu melalui beberapa tahap penelitian yang berbeda.

Pengembang Produk mungkin menyatukan bahan-bahan dan hidangan yang berbeda untuk menghasilkan makanan beku baru atau makanan ringan yang bisa disatukan dengan cepat oleh pembeli di rumah.

Pengembang dapat bekerja secara mandiri atau dengan orang lain, dan mereka sering bertemu dengan konsumen dalam kelompok fokus dan memberikan informasi yang diperoleh selama pertemuan dengan pemberi kerja.

5. Chef

Chef

* sumber: careerbright.com

Bagi kamu yang lebih senang dengan aktivitas memasak, kamu juga bisa menjadi Chef dengan gelar Teknologi Pangan. Mereka yang berkembang di lingkungan yang sibuk mungkin ingin mempertimbangkan untuk menjadi Chef.

Menjadi seorang Chef biasnaya memiliki jam kerja yang panjang dan sering tidak ramah, tetapi bagi mereka yang suka memasak, ini bisa menjadi karir yang sangat bermanfaat. Untuk memulainya kamu bisa mencoba untuk mendapatkan sebanyak mungkin pengalaman dalam industri perhotelan, baik itu dalam pekerjaan mencuci piring, menyajikan makanan, dan lain-lain.

Berada di lingkungan tersebut dapat mengajarkan kamu banyak hal tentang industri ini dan akan terlihat hebat untuk CV kamu ke depannya. Kamu kemungkinan besar akan memulai sebagai Chef Trainee atau magang ketika kamu mulai, di mana kamu akan mempelajari trik-trik perdagangan, seperti cara menggunakan pisau dengan benar dan menyiapkan makanan.

Kamu juga diharapkan untuk membantu Chef bagian lainnya. Saat kamu mendapatkan lebih banyak pengalaman, kamu akan beralih menjadi Chef de Partie sendiri, lalu ke Sous Chef dan akhirnya menjadi kepala Chef!

6. Ahli Toksikologi

Ahli Toksikologi

* sumber: targetcareers.co.uk

Jika kamu memiliki pikiran metodologis, ilmiah, dan senang melakukan eksperimen, karier di bidang toksikologi mungkin cocok untukmu. Ahli Toksikologi akan bertugas mempelajari bahan beracun dan bagaimana mereka memengaruhi manusia, hewan, dan lingkungan.

Mereka melakukan studi pada makanan, udara, air dan tanah untuk menentukan bagaimana bahan kimia dan zat biologis yang berbeda mengubah mereka dan menilai risiko atau potensi efek berbahaya.

Untuk menjadi Ahli Toksikologi, latar belakang berbasis sains yang kuat sangat penting, ada banyak hipotesis untuk diuji dan laporan laboratorium untuk ditulis. Kamu juga harus menjadi pemikir yang logis dengan keterampilan komunikasi tertulis dan lisan yang sangat baik, tetapi dengan latar belakang dalam ilmu makanan, ini tidak akan menjadi masalah.

7. Manajer Produksi

Manajer Produksi

* sumber: www.mediabistro.com

Jika kamu tertarik untuk bekerja di bidang manufaktur dan suka memimpin proyek dan orang, peran Manajer Produksi bisa untukmu. Sebagai Manajer Produksi, kamu akan terlibat dengan perencanaan, koordinasi, dan kontrol proses manufaktur.

Kamu juga akan memastikan barang dan jasa diproduksi secara efisien dan jumlah yang tepat diproduksi dengan biaya dan tingkat kualitas yang tepat. Lingkup pekerjaan tergantung pada sifat sistem produksi.

Banyak perusahaan yang terlibat dalam beberapa jenis produksi, menambah kompleksitas peran. Kemungkinan kamu akan bertanggung jawab atas sumber daya manusia dan material.

8. Pengawas Makanan dan Restoran

Pengawas Makanan dan Restoran

* sumber: www.glorimelamine.com

Beberapa pekerjaan dengan gelar Teknologi  Pangan mengharuskan kamu bekerja di restoran dan fasilitas pengemasan makanan. Seorang Pengawas Makanan dan Restoran adalah seseorang yang memeriksa restoran dan fasilitas yang membuat atau mengemas makanan untuk masyarakat umum.

Sebagai inspektur atau pengawas, kamu harus memastikan bahwa pekerja mengikuti standar penanganan dan keamanan makanan yang baik, fasilitas dalam kondisi baik dan orang lain tidak akan sakit karena mengonsumsi makanan itu.

Pengawas Restoran juga bertanggung jawab untuk menilai restoran berdasarkan seberapa baik restoran tersebut mengikuti standar-standar dan berhak menutup restoran yang melanggar peraturan tersebut.

9. Ahli Gizi Hewan

Ahli Gizi Hewan

*Sumber: https://id.pinterest.com/pin/687713805578084176/?lp=true

Tidak hanya manusia, hewan pun butuh diperhatikan gizinya. jika kamu suka bekerja di  sekitar hewan dan peduli dengan kesehatan dan keselamatan hewan, kamu dapat mempertimbangkan bekerja sebagai Ahli Gizi Hewan. Para profesional ini bekerja di kebun binatang, rumah sakit hewan, dan fasilitas lain yang memiliki hewan.

Mereka harus memahami kebutuhan makanan setiap hewan dan jenis makanan yang dimakan hewan-hewan itu di alam liar. Ahli Gizi Hewan menentukan jumlah kalori yang dibutuhkan setiap hewan dan memastikan bahwa hewan-hewan itu menerima nutrisi yang tepat.

10. Recipe Developer

Recipe Developer

* sumber: www.reference.com

Beberapa mahasiswa yang masuk jurusan Teknologi Pangan mungkin karena bermimpi bekerja dalam pekerjaan sebagai Recipe Developer atau Pengembang Resep. Jika para koki di televisi dan koki selebriti sering membuat resep sendiri, mereka juga bisa mengandalkan tim pekerja untuk membantu mereka mengembangkan resep.

Pekerjaan yang kamu lakukan di balik layar ini mungkin akan muncul di acara TV populer nanti. Pengembang Resep juga bekerja untuk perusahaan yang membuat produk seperti campuran kue dan makanan praktis lainnya. Mereka membuat resep yang bisa digunakan pembeli di rumah untuk mengubah makanan kemasan.

Dengan gelar Teknologi Pangan, kamu dapat bekerja untuk organisasi nirlaba, konglomerasi petani, jaringan televisi, lembaga pemerintah dan sejumlah perusahaan lainnya. Sebagian profesi lulusan Teknologi Pangan memang bekerja dengan pekerjaan yang cukup serius. Tetapi kamu juga bisa mencari peluang lainnya dengan gelar teknologi pangan.

Bagi kamu yang ingin berbagi tentang prospek kerja lainnya dari jurusan Teknologi Pangan, jangan ragu untuk berbagi dengan kami di kolom komentar. Temukan juga pekerjaan yang cocok buah mahasiswa ilmu komunikasi dalam artikel prospek kerja bidang ilmu komunikasi.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar