Bacaterus / Jurusan Teknik / 10 Prospek Kerja yang Terbuka untuk Lulusan Teknik Sipil

10 Prospek Kerja yang Terbuka untuk Lulusan Teknik Sipil

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Jika kamu senang dengan matematika dan sains atau senang merancang solusi baru untuk suatu masalah, kamu mungkin tertarik dengan karir di bidang teknik. Salah satu disiplin ilmu teknik tertua dan salah satu program gelar teknik yang paling banyak adalah teknik sipil.

Seorang teknik atau insinyur sipil akan bekerja untuk merancang, membangun, dan mengawasi proyek serta sistem infrastruktur. Insinyur sipil umumnya dapat bekerja di berbagai lokasi dan kondisi yang berbeda. Hal yang biasa bagi mereka untuk bekerja di kantor dan bekerja di luar ruangan sehingga dapat memantau operasi atau menyelesaikan masalah di tempat tersebut.

Jadi, apa yang saja pekerjaan untuk para lulusan teknik sipil? Tugas umumnya adalah memecahkan masalah dan memenuhi kebutuhan dalam pembangunan jalan, jembatan, terowongan, bandara, struktur bangunan, bendungan, sistem pasokan air, dan segala jenis infrastruktur lain.

Karena bidang teknik sipil begitu luas, banyak insinyur sipil mengembangkan keahlian mereka dalam bidang spesialisasi tertentu seperti di bawah ini.

1. Manager Konstruksi

Manager Konstruksi

* sumber: www.morson.com

Manager konstruksi adalah bos dari suatu pekerjaan proyek. Dengan memiliki pengetahuan tentang hal-hal yang paling mendasar, seperti cuaca, biaya, tim dan manajemen waktu, seorang manager konstruksi harus menjadi mata dan telinga bagi orang yang ia pekerjakan, dan harus memantau bahwa semuanya bekerja dengan lancar.

Seorang manager konstruksi menggunakan keterampilan teknik dan kepemimpinan mereka untuk memastikan bahwa proyek pembangunan selesai tepat waktu dan sesuai anggaran.

Manager konstruksi harus mengkoordinasikan upaya tim insinyur dan buruh untuk memenuhi jadwal produksi yang ketat. Pekerjaan ini harus memiliki koneksi yang kuat antara arsitek, pengembang, dan spesialis konstruksi, sehingga semuanya berjalan dengan baik dan lancar.

2. Insinyur Transportasi

Insinyur Transportasi

* sumber: www.uab.edu

Semua transportasi umum yang sering kita jumpai di jalan tidak terjadi begitu saja. Semua kereta bawah tanah, jalan raya, dan semacamnya merupakan pekerjaan dari teknik sipil. Dalam hal ini para insinyur transportasi adalah orang dibalik hal-hal tersebut.

Insinyur transportasi bekerja dengan dewan perencanaan lokal dan regional untuk mengidentifikasi bidang pertumbuhan dan pengembangan. Mereka juga mencari peluang untuk meringankan lonjakan lalu lintas.

Begitu mereka memahami kebutuhan transportasi suatu daerah, mereka merancang rencana dan mengembangkan perkiraan biaya untuk proyek konstruksi.

3. Insinyur Desain

Insinyur Desain

* sumber: www.matchtech.com

Insinyur desain menggunakan pengetahuan teknis, keahlian matematika dan keterampilan desain untuk menciptakan solusi inovatif untuk berbagai masalah di berbagai industri. Sebagai seorang insinyur desain, kamu akan terlibat dalam konsep awal, desain, pengembangan, dan manajemen proyek di berbagai sektor, seperti konstruksi dan lingkungan buatan.

Supaya bisa menjadi insinyur desain, kamu memerlukan pengetahuan teknis yang kuat serta pemecahan masalah, komunikasi, kepemimpinan, dan keterampilan manajemen proyek. Sebagai insinyur desain, kamu akan memiliki tanggung jawab termasuk berhubungan dengan klien untuk mengidentifikasi persyaratan mereka.

Selain itu, kamu juga harus menyelidiki dan melakukan analisis tentang cara meningkatkan proyek atau komponen yang ada, hingga meringkas prinsip-prinsip ilmiah dan teknik dengan cara yang mudah dipahami.

4. Surveyor Kontrol Bangunan

Surveyor Kontrol Bangunan

* sumber: sourceable.net

Surveyor kontrol bangunan bertugas untuk memastikan bahwa peraturan bangunan dipenuhi selama konstruksi pada berbagai proyek. Jika sebuah bangunan terlihat tidak memenuhi persyaratan peraturan bangunan, kamu harus mencari solusinya.

Pada proyek yang sulit, kamu mungkin terlibat pada tahap pra-aplikasi untuk mengomentari masalah desain dan keselamatan serta menyarankan proses alternatif untuk mengurangi risiko penundaan dan menghemat biaya.

Dalam peran ini kamu akan memeriksa bangunan sebelum dan sesudah konstruksi. Kamu juga bertanggung jawab untuk mengevaluasi rencana untuk memastikan bangunan baru akan memenuhi peraturan, dan menentukan keamanan pada bangunan yang diperiksa.

5. Insinyur Nuklir

Insinyur Nuklir

* sumber: career.iresearchnet.com

Keahlian teknik sipil kamu dapat digunakan untuk membangun energi nuklir untuk kepentingan masyarakat. Yang kamu kerjakan termasuk menemukan cara baru untuk menerapkan sains dan teknologi, memastikan fasilitas saat ini seperti pembangkit listrik yang aman digunakan, merancang, membangun, menjalankan atau menonaktifkan stasiun tenaga nuklir.

Kamu akan bekerja dalam tim multi-disiplin untuk menghasilkan solusi teknis. Sebagai insinyur nuklir, kamu dapat menemukan bidang yang kamu sukai, seperti mengerjakan reaktor, mengelola proses atau sekadar memantau kesehatan dan keselamatan.

Tergantung pada peranmu, kamu dapat merancang sistem yang benar-benar baru, mempertahankan sistem yang ada, atau mencari cara untuk meningkatkan efisiensi, stabilitas, dan keberlanjutan pembangkit listrik tenaga nuklir.

Bekerja di fasilitas penonaktifan juga merupakan tugas yang penting. Kamu diperlukan untuk membuat perencanaan dan pelaksanaan prosedur keselamatan untuk transportasi, penyimpanan dan pembuangan bahan radioaktif yang digunakan dalam pembangkit nuklir.

6. Insinyur Pengairan

Insinyur Pengairan

* sumber: esemag.com

Lulusan teknik sipil dapat bekerja pada banyak bidang, termasuk menjadi insinyur pengairan. Seorang insinyur pengairan dapat menangani proyek yang berfokus pada pencegahan kerusakan banjir, reservoirs, atau aplikasi lingkungan.

Karir sebagai insinyur pengairan mungkin cocok bagi kamu jika ingin menyelesaikan masalah dalam pemanasan global, infrastruktur yang menua, pertumbuhan populasi dan kualitas standar hidup.

Pekerjaan ini akan memainkan peran utama yang melibatkan perbaikan, pemeliharaan, dan pembangunan struktur yang mengendalikan sumber daya air. Contohnya termasuk dinding pertahanan laut, stasiun pompa dan reservoir.

7. Insinyur Lapangan

Insinyur Lapangan

* sumber: careersportal.ie

Seorang insinyur lapangan adalah profesi lain yang mengurus tentang apa yang terjadi di situs bangunan. Kamu akan menjadi orang yang sangat penting bagi orang lain yang berada dalam satu pekerjaan, seperti arsitek dan sub-kontraktor.

Segala sesuatu di situs atau bangunan akan menjadi tanggung jawab kamu, seperti keamanan kondisi, logistik sehari-hari, menyelesaikan masalah, hingga mempertahankan anggaran.

Kamu akan fokus bekerja dengan orang-orang karena kamu akan bekerja dengan tim di lapangan, serta klien dan pihak berwenang.

8. Insinyur Struktural

Insinyur Struktural

* sumber: www.seek.com.au

Insinyur struktural adalah inovator kreatif yang menggunakan pikiran teknis untuk merancang struktur, menyelesaikan masalah di sekitar mereka. Sebagai insinyur struktural, kamu akan merancang struktur untuk menahan tekanan melalui kondisi lingkungan dan penggunaan manusia.

Kamu akan memastikan bangunan dan struktur lain tidak membelok, memutar, bergetar berlebihan atau runtuh dan tetap stabil serta aman selama penggunaannya. Kamu juga akan memeriksa bangunan dan struktur yang ada untuk menguji apakah strukturnya bagus dan masih cocok untuk tujuan tertentu.

Kamu juga akan bertanggung jawab untuk memilih bahan yang sesuai, seperti beton, baja, kayu dan batu, untuk memenuhi spesifikasi desain dan akan sering dilibatkan dalam memeriksa pekerjaan dan menasihati kontraktor.

9. Assessor Risiko Kebakaran

Assessor Risiko Kebakaran

* sumber: jacksonfire.co.uk

Assessor risiko kebakaran adalah bagian integral dari manajemen bangunan atau ruang publik, untuk memastikan keamanan properti dan kehidupan orang-orang di dalamnya. Sebagai assessor risiko kebakaran, kamu akan mengidentifikasi bahaya dan risiko kebakaran, mencatat temuan dan saran tentang pencegahan kebakaran.

Kamu juga akan mengidentifikasi orang yang berisiko, serta mengevaluasi, menghapus, atau mengurangi risiko. Selain itu kamu juga akan menyiapkan rencana darurat dan memberikan pelatihan kepada semua karyawan, memperbarui dan meninjau penilaian risiko kebakaran secara teratur.

Kamu juga akan bertugas memberi informasi dan mendukung manager kesehatan dan keselamatan di tempat kerja atau tempat umum. Assessor risiko kebakaran bekerja dengan pedoman ketat yang ditetapkan oleh pemerintah dan ahli keselamatan kebakaran.

10. Konsultan Teknik Sipil

Konsultan Teknik Sipil

* sumber: www.snyder-associates.com

Jika kamu tertarik dalam desain dan konstruksi, maka kamu cocok untuk berkarir di bidang teknik sipil yang populer, termasuk sebagai konsultan teknik sipil. Konsultan teknik atau insinyur sipil terlibat dengan desain, pengembangan, dan konstruksi sejumlah besar proyek di lingkungan yang dibangun.

Pekerjaan ini memiliki peran penting untuk memastikan penyelesaian proyek yang aman, tepat waktu, dan bersumber daya baik di banyak bidang. Bekerja sama dengan klien, kamu akan merencanakan, mengelola, merancang, dan mengawasi pembangunan proyek.

Itulah beberapa prospek kerja untuk kamu yang mengambil jurusan teknik sipil. Teknik sipil memang memiliki peluang di berbagai bidang yang bisa disesuaikan dengan minatmu.

Jika ada teman atau saudaramu yang lulusan teknik mesin, kamu bisa merekomendasikan artikel tentang 10 Prospek Kerja Lulusan Teknik Mesin yang Banyak Dibutuhkan ini jika mereka sedang mencari pekerjaan.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *