Bacaterus / Jurusan Pertanian / Teknik Pertanian Mau Kerja Apa? Ini 10 Prospek Kerjanya

Teknik Pertanian Mau Kerja Apa? Ini 10 Prospek Kerjanya

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Teknik Pertanian adalah bidang teknik yang berkaitan dengan desain, konstruksi serta peningkatan peralatan dan mesin pertanian. Lulusan Teknik Pertanian disebut Insinyur Pertanian yang mengintegrasikan teknologi dengan pertanian. Misalnya, merancang peralatan pertanian baru yang lebih baik dan dapat bekerja lebih efisien.

Bidang ini juga bertugas merancang dan membangun infrastruktur pertanian seperti bendungan, tempat penampungan air, gudang, dan struktur lainnya. Mereka juga dapat membantu merekayasa solusi untuk pengendalian polusi di pertanian besar.

Insinyur Pertanian bekerja di berbagai bidang. Seorang Insinyur Pertanian dapat bekerja dalam pengembangan biofuel, konservasi alam, akuakultur, kehutanan, perencanaan habitat, pengolahan makanan, atau pertanian lahan.

Insinyur Pertanian lebih banyak bekerja di luar ruangan, mengunjungi pertanian, dan situs lain untuk memastikan bahwa peralatan pertanian dapat berfungsi dengan baik dan aman, sesuai dengan peraturan pemerintah. Tetapi Insinyur Pertanian juga dapat bekerja di kantor, laboratorium, dan ruang kelas.

Buat kamu lulusan Teknik Pertanian, tidak perlu khawatir akan berkarir menjadi apa. Cek 10 prospek kerja Teknik Pertanian di bawah ini.

1. Ahli Pertanian dan Pangan

Ahli Pertanian dan Pangan

* sumber: www.unlockmyfuture.org

Ahli Pertanian dan Pangan bertugas untuk meneliti cara-cara untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan perusahaan dan produk pertanian. Profesi ini memainkan peran penting dalam menjaga dan memperluas pasokan pangan negara. Banyak yang bekerja dalam penelitian dasar dan terapan.

Penelitian dasar bertujuan untuk memahami proses biologis dan kimia yang ada di tanaman dan ternak. Penelitian terapan bertujuan untuk menemukan cara bagaimana meningkatkan kualitas, kuantitas, dan keamanan produk pertanian.

Banyak Ahli Pertanian dan Pangan yang bekerja dengan membentuk hipotesis mereka sendiri dan mengembangkan metode penelitian. Selain itu, mereka sering memimpin tim teknisi atau siswa yang membantu dalam penelitian mereka.

Profesi ini umumnya bekerja di perusahaan produksi pangan, pertanian, dan pabrik pengolahan yang bertugas meningkatkan standar inspeksi atau kualitas makanan secara keseluruhan. Sebagian dari profesi ini juga bekerja  untuk perusahaan farmasi, di mana mereka menggunakan proses bioteknologi untuk mengembangkan obat-obatan atau produk medis lainnya.

2. Teknisi Ilmu Pertanian dan Pangan

Teknisi Ilmu Pertanian dan Pangan

* sumber: www.unlockmyfuture.org

Teknisi Ilmu Pertanian dan Pangan bertugas membantu para Ilmuwan lainnya dengan melakukan tugas-tugas seperti mengukur dan menganalisis kualitas makanan dan produk pertanian. Profesi ini sering berspesialisasi dalam bidang subjek yang mencakup kesehatan hewan, mesin pertanian, pupuk, bahan kimia pertanian, atau teknologi pemrosesan.

Teknisi Ilmu Pertanian dan Pangan biasanya mempelajari cara-cara untuk meningkatkan produktivitas tanaman dan hewan. Para pekerja ini dapat melakukan catatan terperinci, mengumpulkan sampel untuk dianalisis, memastikan bahwa sampel memenuhi standar keamanan dan kualitas yang tepat.

Tetapi kebanyakan profesi ini bekerja untuk memeriksa bahan makanan, bahan kimia, dan aditif untuk menentukan apakah bahan tersebut aman dan memiliki kombinasi bahan yang tepat. Profesi ini bisa bekerja di laboratorium, pabrik pengolahan, peternakan, rumah kaca, dan kantor.

3. Ahli Konservasi dan Kehutanan

Ahli Konservasi dan Kehutanan

* sumber: www.justscience.in

Walaupun kamu memiliki gelar Teknik Pertanian, tapi kamu juga bisa menjadi Ahli Konservasi dan Kehutanan. Profesi ini bekerja mengelola keseluruhan kualitas lahan hutan, taman, padang rumput, dan sumber daya alam lainnya. Kamu akan bekerja dengan pemilik tanah pribadi dan pemerintah dan lokal untuk meningkatkan lahan dengan menjaga lingkungan.

Ahli Konservasi dan Kehutanan juga dapat memberikan nasihat kepada petani, peternak, dan manajer pertanian lainnya tentang bagaimana memperbaiki lahan pertanian dan untuk mengendalikan erosi.

Profesi ini juga biasanya bekerja di kantor, di laboratorium, dan di luar ruangan. Kadang-kadang melakukan kerja lapangan di lokasi terpencil.

4. Insinyur Peralatan Pertanian

Insinyur Peralatan Pertanian

* sumber: id.pinterest.com

Insinyur Peralatan Pertanian akan menerapkan pengetahuan teknologi rekayasa dan ilmu biologi untuk masalah pertanian yang berkaitan dengan daya dan mesin, elektrifikasi, struktur, konservasi tanah dan air, dan pengolahan produk pertanian.

Profesi ini memiliki beberapa tugas terkait dengan peralatan pertanian seperti memperbaiki dan memelihara peralatan elektronik pertanian. Serta peralatan yang beroperasi terutama berdasarkan prinsip listrik atau elektronik.

Profesi ini juga bertanggung jawab untuk mengurus kendaraan, alat mekanis, dan mengendarai kendaraan seperti forklift. Selain itu bertugas untuk memperbaiki dan memelihara peralatan mekanik untuk urusan perbaikan, penyesuaian, dan pengujian mesin.

5. Manajer Pertanian dan Peternakan

Manajer Pertanian dan Peternakan

* sumber: thetempconnection.com

Seorang Manajer Pertanian dan Peternakan bertugas mengoperasikan perusahaan yang menghasilkan tanaman, ternak, dan produk susu. Profesi ini  bertanggung jawab memantau harga yang terus berubah untuk produk mereka. Mereka menggunakan strategi yang berbeda untuk melindungi produk dari perubahan yang tidak terduga di pasar.

Pekerjaan ini juga dapat bernegosiasi dengan bank dan pemberi pinjaman kredit lainnya untuk mendapatkan pembiayaan, karena mereka harus membeli benih, ternak, dan peralatan sebelum mereka memiliki produk untuk dijual.

Manajer Pertanian dan Peternakan lainnya biasanya bekerja di luar ruangan, tetapi sebagian juga bekerja di kantor. Mereka sering melakukan pekerjaan fisik yang berat.

6. Hidrologis

Hidrologis

* sumber: depositphotos.com

Seorang Hidrologis akan mempelajari bagaimana air mengalir di bumi. Selain itu, Hidrologis juga akan menganalisis bagaimana air memengaruhi lingkungan sekitar dan bagaimana perubahan pada lingkungan akan memengaruhi jumlah dan kualitas air.

Profesi ini akan bekerja dengan insinyur, ilmuwan, dan pejabat publik untuk mempelajari dan mengelola pasokan air. Misalnya, mereka bekerja dengan pembuat kebijakan untuk mengembangkan rencana konservasi air untuk memantau satwa liar untuk kebutuhan airnya.

Hidrologis biasanya bekerja di kantor dan di lapangan. Di kantor, kamu akan menghabiskan banyak waktu menggunakan komputer untuk menganalisis data dan merancang temuan. Di lapangan, seorang Hidrologis harus menyeberang ke danau dan sungai untuk mengumpulkan sampel atau memeriksa peralatan pemantauan.

7. Insinyur Biosistem

Insinyur Biosistem

* sumber: admissions.msu.edu

Inisnyur Biosistem bertugas menerbitkan penelitian dalam bidang teknik dan ilmu fisika yang mewakili kemajuan dalam pemahaman atau sistem biologis untuk pengembangan berkelanjutan dalam penggunaan lahan dan lingkungan.

Penelitian yang akan ditulis adalah dalam bentuk makalah berisi hasil percobaan, analisis teoritis, desain, atau inovasi yang berkaitan dengan, mesin dan sistem mekanisasi, proses atau metode pengolahan. Selain itu berkaitan juga dengan peralatan dan bangunan, peralatan eksperimen, laboratorium dan teknik analitik dan instrumentasi.

8. Insinyur Lingkungan

Insinyur Lingkungan

* sumber: www.valpo.edu

Insinyur Lingkungan bekerja menggunakan prinsip-prinsip teknik, ilmu tanah, biologi, dan kimia untuk mengembangkan solusi untuk masalah lingkungan. Mereka bekerja untuk meningkatkan daur ulang, pembuangan limbah, kesehatan masyarakat, dan pengendalian polusi air dan udara.

Mereka juga harus menangani masalah-masalah global, seperti air minum yang tidak aman, perubahan iklim, dan kelestarian lingkungan. Insinyur Lingkungan melakukan studi manajemen limbah berbahaya di mana mereka mengevaluasi signifikansi bahaya dan menyarankan untuk mengatasinya.

Mereka juga merancang sistem untuk pasokan air kota dan industri dan pengolahan air limbah industry. Selain itu, akan bertugas untuk meneliti dampak lingkungan dari proyek konstruksi yang diusulkan. Insinyur Lingkungan yang bekerja di pemerintahan bertugas menyusun peraturan untuk mencegah kecelakaan.

9. Manajer Pembelian Pertanian

Manajer Pembelian Pertanian

* sumber: www.wrike.com

Manajer Pembelian Pertanian bertugas membeli produk pertanian untuk digunakan atau dijual kembali oleh perusahaan. Mereka bertugas mengevaluasi pemasok, menegosiasikan kontrak, dan meninjau kualitas produk. Manajer Pembelian Pertanian harus mengawasi pekerjaan pembeli dan agen pembelian dan biasanya menangani tugas pengadaan yang lebih kompleks.

Profesi ini juga bertanggung jawab untuk mengembangkan kebijakan dan prosedur pengadaan pertanian mereka. Manajer Pembelian Pertanian akan membeli produk pertanian, barang tahan lama dan layanan untuk perusahaan serta lembaga. Mereka mencoba untuk mendapatkan produk terbaik dengan barang dan layanan yang berkualitas baik dengan biaya terendah.

Pekerjaan ini harus mempertimbangkan harga, kualitas, ketersediaan, kendala, dan dukungan teknis ketika memilih pemasok dan barang dagangan. Agar efektif, mereka harus memiliki pengetahuan teknis tentang barang atau jasa yang mereka beli. Sebagian besar Manajer Pembelian dan Pertanian bekerja di kantor.

10. Pekerja Pemeliharaan Lahan

Pekerja Pemeliharaan Lahan

* sumber: www.yourfreecareertest.com

Pekerja Pemeliharaan Lahan bertugas memastikan bahwa lahan rumah, bisnis, taman, dan infrastruktur perkotaan menjadi menarik, tertib, dan sehat. Dengan tujuan memberikan lingkungan luar yang menyenangkan.

Pekerja Pemeliharaan Lahan umumnya berada di bawah arahan Manajer Lahan profesional dan melakukan berbagai tugas untuk mencapai lingkungan yang menyenangkan dan fungsional. Mereka juga bertugas merawat taman dan tanaman dalam ruangan di fasilitas komersial dan publik, seperti mall, hotel, dan kebun botani. Pekerjaan Pemeliharaan Lahan bekerja di lapangan dalam segala kondisi cuaca.

Itulah beberapa prospek kerja Teknik Pertanian. Tentunya pekerjaan-pekerjaan tersebut sangat cocok bagi kamu yang senang bekerja di luar ruangan, melakukan penelitian, atau senang bepergian. Jika kamu tahu prospek kerja lainnya untuk lulusan Teknik Pertanian, silahkan berbagi dengan kami di kolom komentar ya! Serupa tapi tak sama, simak juga artikel prospek kerja ilmu tanah ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *