Bacaterus / Jurusan Teknik / 10 Prospek Kerja yang Terbuka untuk Lulusan Teknik Kimia

10 Prospek Kerja yang Terbuka untuk Lulusan Teknik Kimia

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Pada dasarnya, kita hidup berdampingan dengan bahan kimia. Bahan kimia memang ada secara alami di sekitar kita, tetapi hal itu juga bisa diproduksi dan dikombinasikan dalam berbagai cara untuk membangun produk dan senyawa yang bisa kita gunakan sehari-hari.

Nah, dibalik produk-produk tersebut ada peran teknik kimia yang memiliki pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan kita. Orang yang bekerja di bidang teknik kimia disebut insinyur kimia.

Pekerjaan mereka mempengaruhi berbagai bidang teknologi dengan mengkonseptualisasikan dan merancang proses untuk memproduksi, mengubah dan mengangkut bahan yang sebelumnya sudah dilakukan eksperimen di laboratorium.

Terkadang, insinyur kimia disebut juga “insinyur universal” karena pengetahuan dan kemampuan mereka sangat luas. Bidang ini akan membuat kamu memiliki semua pelatihan teknik dasar dalam matematika, fisika, kimia dan biologi. Lalu apa saja prospek kerja yang terbuka untuk lulusan teknik kimia? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Insinyur Kimia

Insinyur Kimia

* sumber: www.mccormick.northwestern.edu

Prospek kerja pertama yang paling memungkinkan untuk lulusan teknik kimia adalah menjadi insinyur kimia. Insinyur kimia akan mengembangkan bahan baku menjadi berbagai produk yang bermanfaat, seperti bensin, karet sintetis, plastik, deterjen, semen, kertas, dan bubur kertas. Karier di bidang ini akan membuat kamu menciptakan petrokimia, obat-obatan, dan plastik.

Kamu harus memahami cara mengubah bahan mentah menjadi produk yang diperlukan, sambil mempertimbangkan masalah kesehatan dan keselamatan serta biayanya. Seorang insinyur kimia dapat bekerja di berbagai industri, termasuk energi, makanan dan minuman, minyak dan gas, obat-obatan, plastik, perlengkapan mandi, dan pengolahan air.

2. Insinyur Perminyakan dan Petrokimia

Insinyur Perminyakan dan Petrokimia

* sumber: collegegrad.com

Minyak bumi adalah sumber daya alam yang terbatas. Maka dari itu, insinyur perminyakan dan petrokimia memiliki peran yang sangat penting untuk mencari cara yang lebih baik supaya bisa menemukan dan mengekstrak minyak dan gas alam.

Perusahaan minyak akan mengerahkan tim insinyur perminyakan dan petrokimia ke pabrik dan kilang yang ada untuk meningkatkan hasil produksi dari berkurangnya cadangan bahan bakar fosil. Pekerjaan ini juga melakukan perjalanan ke lokasi pengeboran baru untuk membantu tim ilmuwan mengembangkan cara yang lebih baik untuk memanfaatkan sumber minyak dan gas.

Tidak hanya itu, pekerjaan ini juga mencari metode yang lebih aman dan lebih efisien untuk mengembangkan produk berbasis minyak dengan mengintegrasikan metode produksi yang tepat di lokasi pengeboran atau selama proses pemurnian.

3. Ahli Pengembangan Proses dan Produk

Ahli Pengembangan Proses dan Produk

* sumber: edpnc.com

Ahli pengembangan proses dan produk harus memiliki perhatian yang kuat untuk meningkatkan efisiensi dan profitabilitas produk-produk manufaktur yang digunakan setiap hari. Perusahaan manufaktur membutuhkan profesi ini untuk memahami dan mengendalikan proses yang digunakan untuk membuat beragam produk, termasuk makanan, obat-obatan, kosmetik dan cat.

Pekerjaan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja sistem manufaktur. Kamu akan melakukannya dengan mengidentifikasi dan mengembangkan proses baru untuk pembuatan produk, dan menerapkan kontrol proses untuk memastikan produk berkualitas tinggi dan diproduksi dengan cara yang dapat direplikasi secara akurat.

Bekerja sebagai ahli dalam pengembangan produk, kamu akan bekerja dengan ilmuwan riset untuk mengembangkan ide-ide baru dan membuat penemuan ilmiah. Pekerjaan ini akan membantu pembuatan produk baru dan meningkatkan yang sudah ada.

4. Insinyur Biokimia

Insinyur Biokimia

* sumber: cbe.engineering.uiowa.edu

Biologi dan kimia adalah dua hal yang saling berkaitan, dan setiap biomaterial terdiri dari bahan kimia. Sebagai seorang insinyur biokimia, kamu akan berfokus pada proses kimia yang terjadi secara alami pada tumbuhan dan hewan.

Biasanya kamu akan dipekerjakan oleh perusahaan makanan. Perusahaan makanan mempekerjakan insinyur biokimia untuk meningkatkan hasil panen dengan mengembangkan produk pengendalian hama yang lebih aman bagi petani dan distributor.

Pekerjaan ini akan menggunakan pengetahuan biologi, kimia, atau teknik untuk memecahkan masalah yang terkait dengan bahan, sistem, atau proses yang berinteraksi dengan manusia, tanaman, hewan, mikroorganisme, atau bahan biologis.

5. Insinyur Pertambangan

Insinyur Pertambangan

* sumber: news.okezone.com

Sebagai seorang insinyur pertambangan, kamu akan menerapkan keterampilan ilmu pengetahuan dan teknologi bergerak yang digunakan untuk mengekstraksi mineral dari bumi. Seorang insinyur pertambangan bertugas memastikan pengembangan tambang dan operasi permukaan dan bawah tanah lainnya supaya aman dan efisien.

Peran ini menggabungkan pemahaman tentang efek dari struktur-struktur pertambangan pada lingkungan di sekitarnya, serta pengetahuan teknis dan keterampilan manajemen. Kamu akan terlibat di semua tahap proyek.

Sebelum situs baru dikembangkan, kamu akan menilai kelayakannya dan membantu merencanakan struktur tambang. Kamu juga akan mengelola dan mengawasi proses produksi pertambangan, terlibat dalam penutupan akhir dan proses rehabilitasi.

6. Ahli Teknologi Pangan

Ahli Teknologi Pangan

* sumber: www.ift.org

Teknik kimia sangat dibutuhkan dalam bidang makanan untuk membuat tanaman lebih tahan penyakit dan lebih aman untuk dimakan. Lulusan teknik kimia yang bekerja dalam bidang makanan akan menjadi ahli tekonologi pangan yang memiliki peran penting untuk mengupayakan menanam tanaman supaya lebih efisien dan berkelanjutan.

Mereka bekerja untuk meningkatkan pupuk, herbisida dan pestisida serta membantu membuat tanaman lebih tahan terhadap penyakit. Ahli teknologi pangan juga merupakan bagian integral dari upaya untuk memperpanjang umur simpan makanan olahan dan kemasan dan untuk memastikan keamanan produksi makanan melalui suhu, kelembaban dan kontrol lainnya.

Membuat atau meningkatkan makanan secara kimia adalah bagian penting dari teknik kimia. Ini dapat melibatkan zat aditif dan pemrosesan yang dapat menghasilkan hasil pangan alami yang lebih tinggi, membiakkan makanan yang membutuhkan waktu lebih lama, dan menambahkan lebih banyak manfaat kesehatan pada makanan yang kita makan.

7. Insinyur Energi

Insinyur Energi

* sumber: wonderfulengineering.com

Jika kamu tertarik untuk terlibat pada penggunaan energi dan teknologi, karier sebagai insinyur energi mungkin cocok untuk kamu. Sebagai seorang insinyur energi, kamu akan terlibat dengan produksi energi melalui sumber daya alam, seperti ekstraksi minyak dan gas, serta dari sumber energi terbarukan atau berkelanjutan, termasuk biofuel, hidro, angin dan tenaga surya.

Fokus pekerjaan ini adalah menemukan cara yang efisien, bersih dan inovatif untuk memasok energi. Kamu dapat bekerja di berbagai posisi, termasuk merancang dan menguji mesin; mengembangkan cara meningkatkan proses yang ada; mengubah, mentransmisikan, dan memasok energi yang berguna untuk memenuhi kebutuhan listrik.

8. Insinyur Lingkungan

Insinyur Lingkungan

* sumber: money.usnews.com

Berkarir sebagai insinyur lingkungan bertugas untuk meneliti, merancang, merencanakan, atau melakukan tugas-tugas teknis dalam pencegahan, pengendalian, dan remediasi bahaya lingkungan yang menggunakan berbagai disiplin ilmu teknik. Pekerjaan ini dapat mencakup pengolahan limbah, remediasi lokasi, atau teknologi pengendalian polusi.

Insinyur lingkungan menggunakan prinsip-prinsip teknik, ilmu tanah, biologi, dan kimia untuk mengembangkan solusi untuk masalah lingkungan. Mereka terlibat dalam upaya meningkatkan daur ulang, pembuangan limbah, kesehatan masyarakat, dan pengendalian polusi air dan udara.

Insinyur lingkungan bekerja di berbagai tempat karena sifat tugas mereka yang biasanya akan bekerja dengan insinyur lain dan perencana kota dan regional. Insinyur lingkungan cenderung berada di kantor. Ketika mereka mencari solusi melalui proyek konstruksi, mereka cenderung berada di lokasi konstruksi.

9. Staff Farmasi

Staff Farmasi

* sumber: www.findtherightjob.com

Jika ahli kimia dari lulusan kimia murni akan bekerja di lab untuk mengembangkan senyawa yang dapat menyembuhkan penyakit, maka lulusan teknik kimia juga dapat berperan dalam industri farmasi.

Peran lulusan teknik kimia adalah untuk mengetahui cara berpindah dari lab ke produksi obat-obatan melalui proses rekayasa. Seorang farmasi juga harus merancang cara untuk memproduksi obat dalam skala besar dengan menentukan harga produksi yang sesuai untuk target pasar.

10. Insinyur Manufaktur

Insinyur Manufaktur

* sumber: www.getreskilled.com

Lulusan teknik kimia juga bisa bekerja sebagai insinyur manufaktur. Kamu bisa menggunakan skill teknik untuk meningkatkan proses manufaktur dan memastikan bahwa barang-barang seperti makanan dan minuman, obat-obatan dan plastik diproduksi secara efisien dan hemat biaya.

Sebagai insinyur manufaktur, kamu akan memiliki keahlian dan keterampilan teknis tingkat tinggi, yang akan digunakan untuk merencanakan, merancang, mengatur, memodifikasi, mengoptimalkan, dan memantau proses pembuatan.

Pekerjaan ini akan melibatkan peningkatan proses produksi barang berkualitas tinggi secara efisien menggunakan metode yang paling hemat biaya dan dengan tujuan mengurangi dampak produksi terhadap lingkungan.

Itulah beberapa prospek kerja yang terbuka untuk lulusan teknik kimia. Karena bidang ini cukup luas untuk bekerja di berbagai profesi, kamu bisa memilih pekerjaan teknik kimia yang sesuai dengan kualifikasi yang kamu miliki.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *