Bacaterus / Prospek Kerja / 10 Prospek Kerja yang Terbuka Untuk Lulusan Teknik Geologi

10 Prospek Kerja yang Terbuka Untuk Lulusan Teknik Geologi

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 Desember 2019

Bagi kamu yang senang memecahkan masalah yang melibatkan tanah, batu, air tanah, dan struktur rancangan di bawah tanah, kamu cocok menjadi insinyur geologi. Gelar insinyur geologi didapatkan dengan mengenyam pendidikan teknik geologi. Jurusan ini melibatkan ilmu geologi, teknik sipil, dan bidang-bidang seperti pertambangan, kehutanan dan geografi.

Para insinyur ini nantinya akan menerapkan ilmu bumi untuk menyelesaikan permasalahannya. Insinyur geologi akan menyelidiki hal-hal yang merupakan bagian yang dibuat untuk urusan bumi, mulai dari jalan, tambang, bendungan, produksi minyak bumi, kereta api, proyek pembangunan, jaringan pipa, dan operasi kehutanan.

Para insinyur ini banyak bekerja di bidang energi, yang nantinya akan mengeksplorasi lebih banyak sumber daya alam seperti minyak, gas, panas bumi, dan batubara. Mereka mengembangkan cara untuk menambang sumber daya yang sulit diakses, dan dengan cara yang tidak menimbulkan polusi.

Mereka bertanggung jawab atas keselamatan lubang, waduk, dan fasilitas pertambangan, menjaga dari kerusakan akibat gempa bumi dan risiko lingkungan, bahkan untuk reaktor nuklir. Jadi kamu mau tahu apa saja prospek kerja teknik geologi? Simak langsung informasinya di bawah ini.

1. Insinyur Situs Pertambangan

Insinyur Situs Pertambangan

* sumber: www.energyjobline.com

Insinyur situs pertambangan memiliki pekerjaan yang sama dengan manajer konstruksi pada proyek konstruksi. Mereka mengelola bagian-bagian dari proyek konstruksi, memberikan saran teknis, mengawasi staf di lokasi dan memastikan bahwa proyek selesai tepat waktu dan sesuai anggaran.

Insinyur situs cenderung memiliki pengetahuan dan keahlian teknis yang lebih spesifik. Tugas-tugas utama dari pekerjaan ini meliputi mengelola bagian dari proyek konstruksi, melakukan survey, hingga menetapkan lokasi dan mengatur fasilitasnya.

Insinyur situs bekerja di lokasi konstruksi dan harus menghadapi semua cuaca dan cenderung bekerja pada satu proyek pada suatu waktu. Tergantung pada lokasi proyek, mereka mungkin perlu berpindah-pindah atau bepergian jauh.

2. Geomatika / Surveyor Tanah

Geomatika Surveyor Tanah

* sumber: www.nscc.ca

Geomatika atau surveyor tanah bertugas mengukur, memetakan, menilai, mengumpulkan dan menafsirkan informasi tentang sebidang tanah tertentu. Mereka sering bekerja di tanah karena akan membangun bangunan di atas tanah atau membangun infrastruktur seperti kereta api.

Pekerjaan ini kadang bekerja di kantor dan kadang bekerja di lapangan. Kamu harus melakukan perjalanan ke situs pertambangan dan kadang-kadang bekerja jauh untuk waktu yang lama. Kamu juga mungkin perlu bekerja shift atau di luar jam kerja.

3. Teknisi Geologi dan Minyak Bumi

Teknisi Geologi dan Minyak Bumi

* sumber: www.abdn.ac.uk

Teknisi geologi dan minyak bumi akan bekerja dengan ilmuwan dan insinyur dalam mengeksplorasi dan mengekstraksi sumber daya alam, seperti minyak dan gas alam. Di lapangan, profesi ini menggunakan peralatan canggih, seperti instrumen seismik untuk mengumpulkan data geologi.

Mereka juga menggunakan alat untuk mengumpulkan sampel untuk melakukan analisis ilmiah. Di laboratorium, mereka akan menganalisis sampel untuk bukti hidrokarbon, logam bermanfaat, atau batu permata berharga. Hasil analisis mereka akan menjelaskan potensi situs baru untuk eksplorasi dan pengembangan lebih lanjut.

Teknisi geologi dan minyak bumi bekerja pada tim survei dan geologi di bawah pengawasan ilmuwan dan insinyur yang mengevaluasi pekerjaan untuk membuat keputusan akhir tentang lokasi produksi. Selain itu, teknisi ini mungkin perlu tinggal di lokasi lapangan selama berhari-hari atau berminggu-minggu untuk mengumpulkan data dan memantau peralatan.

4. Ahli Geologi

Ahli Geologi

* sumber: www.gooduniversitiesguide.com.au

Ahli geologi akan mempelajari aspek-aspek fisik Bumi, seperti komposisi, struktur, dan prosesnya. Profesi ini akan menggunakan berbagai alat, baik yang sederhana maupun yang kompleks. Misalnya menggunakan palu dan pahat untuk mengumpulkan sampel batuan, kemudian menggunakan peralatan radar penembus tanah untuk mencari minyak atau mineral.

Di laboratorium, mereka dapat menggunakan sinar X dan mikroskop elektron untuk menentukan komposisi kimia dan fisik sampel batuan. Mereka juga dapat menggunakan peralatan penginderaan jauh untuk mengumpulkan data. Selain itu mereka menggunakan sistem informasi geografis (SIG) dan perangkat lunak pemodelan untuk menganalisis data yang dikumpulkan.

5. Insinyur Struktural

Insinyur Struktural

* sumber: www.fairhurst-estates.co.uk

Insinyur struktural akan berkaitan dengan merancang dan membangun bangunan dan struktur yang aman. Sebagian besar insinyur struktural bekerja seperti untuk konsultan konstruksi di mana mereka fokus pada merancang struktur. Profesi ini cenderung bekerja di lingkungan kantor atau lingkungan kontraktor.

Insinyuir struktural akan bertugas mengawasi pembangunan struktur. Sebagian besar insinyur akan berspesialisasi dalam jenis proyek seperti jembatan atau bangunan. Insinyur yang bekerja di kantor akan menjalani lembur untuk memenuhi tenggat waktu. Sedangkan insinyur yang bekerja di lokasi cenderung memiliki jam kerja dan shift yang lebih lama.

6. Insinyur Sipil

Insinyur Sipil

* sumber: www.careergirls.org

Insinyur sipil bertugas menciptakan, meningkatkan, dan melindungi lingkungan tempat kita tinggal. Mereka akan merencanakan, merancang dan mengawasi konstruksi dan pemeliharaan struktur dan infrastruktur bangunan, seperti jalan, kereta api, bandara, jembatan, hingga bendungan.

Mereka juga harus merancang dan membangun gedung-gedung tinggi dan struktur besar yang dapat menahan segala kondisi cuaca. Secara umum, insinyur sipil terbagi dalam dua jenis, yaitu insinyur konsultasi dan insinyur kontraktor. Konsultan bertanggung jawab atas pekerjaan desain proyek dan bekerja di kantor.

Sedangkan kontraktor kemudian mengambil desain dan menerapkannya selama konstruksi. Kontraktor bekerja di lapangan dan mengelola konstruksi struktur. Jam kerja untuk insinyur konsultasi biasanya adalah jam kantor normal. Sedangkan kontraktor lebih sering bekerja shift dan pada akhir pekan serta sering berada di lapangan dengan segala kondisi cuaca.

7. Perencana Transportasi

Perencana Transportasi

* sumber: id.pinterest.com

Perencana transportasi bertanggung jawab untuk mengembangkan strategi transportasi yang mencakup kebutuhan semua pengguna transportasi, seperti pejalan kaki dan pengendara sepeda. Selain itu, mereka juga yang mempertimbangkan masalah lingkungan, efisiensi dan keselamatan. Profesi ini dapat bekerja di sektor swasta atau publik.

Tugas utamanya meliputi mengembangkan solusi potensial untuk masalah seperti kemacetan, hingga menilai dampak perkembangan bangunan. Selain itu juga akan mengurusi perumahan baru, sistem transportasi, merancang metode penelitian dan teknik survey.

8. Mud Logger

Mud Logger

* sumber: usgreentechnology.com

Mud logger memainkan peran penting dalam pengeboran minyak dan gas, mengumpulkan informasi dari sampel batuan dan membuat log sumur. Sebagai mud logger, kamu akan memantau dan mencatat aktivitas pengeboran, memberikan informasi kepada tim pengeboran tentang status sumur selama ekstraksi minyak atau gas.

Data yang kamu kumpulkan akan memengaruhi keputusan penting tentang efisiensi dan penempatan situs-situs sumur. Kamu akan menggunakan berbagai peralatan dan teknik laboratorium, seperti mikroskop binokular, fluoresensi ultraviolet dan analisis bagian tipis untuk membuat log lumpur yang menunjukkan catatan geologis dari lokasi yang sedang dibor.

Mud logger harus memastikan bahwa sampel yang akurat diambil pada interval yang tepat dan mencatat setiap masalah yang dihadapi selama pengeboran. Profesi ini biasanya bekerja di luar negeri dan dikontrak oleh perusahaan minyak melalui perusahaan jasa.

9. Surveyor Mineral

Surveyor Mineral

* sumber: www.xyht.com

Surveyor mineral memainkan bagian integral dalam proses ekstraksi mineral, dari survei awal situs ke tahap akhir dan restorasi area. Surveyor mineral akan terlibat dalam persiapan dan pengolahan situs mineral potensial. Mereka melakukan survei untuk menyelidiki potensi komersial penambangan, menilai risiko, memperkirakan dampak lingkungan, dan memetakan endapan mineral.

Profesi ini juga akan mengelola dan mengembangkan situs dan memetakan serta mencatat tingkat ekstraksi mineral. Setelah sebuah situs telah selesai, surveyor mineral akan bekerja dengan insinyur pertambangan serta dengan surveyor perencanaan dan pengembangan untuk memulihkan lahan.

10. Insinyur Kesehatan dan Keselamatan

Insinyur Kesehatan dan Keselamatan

* sumber: www.careergirls.org

Insinyur kesehatan dan keselamatan kerja bertugas mengembangkan prosedur dan sistem rancangan untuk melindungi orang dari bahaya dan cedera serta kerusakan properti. Mereka menerapkan pengetahuan tentang teknik, kesehatan dan keselamatan untuk memastikan bahwa bahan kimia, mesin, perangkat lunak, dan produk lainnya tidak akan membahayakan orang.

Insinyur kesehatan dan keselamatan juga menyelidiki kecelakaan dan cedera di industri untuk menentukan penyebabnya dan untuk menentukan apakah insiden tersebut dapat dihindari atau dapat dicegah kedepannya.

Mereka mewawancarai pengusaha dan karyawan untuk belajar tentang lingkungan kerja dan insiden yang menyebabkan kecelakaan atau cedera. Mereka juga mengevaluasi untuk memperbaiki pelanggaran yang ditemukan selama inspeksi kesehatan.

Itulah beberapa prospek kerja yang tepat untuk kamu lulusan teknik geologi. Dengan mengetahui profesi-profesi di atas, itu berarti kamu harus siap untuk sering bekerja di lapangan atau bahkan bepergian jauh.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *