Bacaterus / Prospek Kerja / 10 Prospek Kerja yang Terbuka Untuk Lulusan Sastra Indonesia

10 Prospek Kerja yang Terbuka Untuk Lulusan Sastra Indonesia

Ditulis oleh - Diperbaharui 25 November 2019

Apapun jurusan pendidikan yang kamu pilih, semuanya memiliki jalur karirnya masing-masing. Jika saat ini kamu mengambil progam studi Sastra Indonesia, tak perlu cemas untuk memikirkan pekerjaan yang bisa diambil setelah lulus nantinya.

Dalam dunia kerja, mahasiswa lulusan sastra bisa mengembangkan keahliannya dalam banyak bidang. Sedari kuliah, mahasiswa sastra diajarkan untuk teliti dan detail. Apalagi jika menyangkut masalah naskah, teks dan penyuntingan. Selain itu juga, daya berpikir mahasiswa sastra lebih berseni dengan menyalurkan ide lewat sebuah tulisan kreatif.

Maka dari itu, jalan karir yang baik terbentang luas untuk kamu yang mengambil pendidikan di program keilmuan ini. Berikut adalah beberapa prospek kerja yang terbuka untuk para lulusan program studi Sastra Indonesia.

1. Jurnalis

Jurnalis

* sumber: feweek.co.uk

Menjadi seorang pewarta berita tidak harus lulusan jurnalistik. Walaupun ilmu tersebut ada program studinya di universitas, namun tidak menutup kemungkinan bagi lulusan Sastra Indonesia untuk terjun ke dalam pekerjaan ini. Mahasiswa sastra memang dikenal cukup kritis. Karena itu kamu bisa mengutarakan keresahan yang ada dalam pikiranmu kedalam sebuah tulisan berita.

Jika kamu memang peduli terhadap isu-isu budaya dan pendidikan, kamu bisa fokus untuk menulis konten di bidang tersebut. Lewat sudut pandang yang kamu punya, ditambah dengan data liputan, kamu bisa memberikan sumber pengetahuan baru kepada masyarakat.

Ditengah berkembangnya arus media informasi, pekerjaan jurnalis ini adalah langkah karir yang cocok untuk para lulusan Sastra Indonesia.

2. Editor

Editor

* sumber: www.thebalancesmb.com

Perkembangan budaya membaca dari bentuk fisik ke digital sudah tidak bisa dihindarkan. Meskipun demikian, peran editor dalam menyajikan naskah yang baik untuk dibaca masih dibutuhkan.

Mahasiswa Sastra Indonesia mungkin sudah tidak asing dengan pekerjaan menyunting naskah. Jika kamu mengasah kemampuan itu ketika berkuliah, maka akan sangat bermanfaat saat masuk dalam dunia kerja nantinya.

Industri penerbitan buku, baik dalam skala besar maupun independen, tentu membutuhkan editor. Kamu bisa membuat karir suksesmu dengan mengambil pekerjaan ini.

Selain diwajibkan untuk pandai mengoreksi tata bahasa tulisan, kamu bisa mengembangkan keahlianmu dengan meningkatkan kemampuan berbahasa asing. Sehingga kamu dapat menerjemahkan naskah buku dari Bahasa Inggris nantinya.

3. Penulis Buku

Penulis

* sumber: ninaamir.com

Para mahasiswa sastra sejatinya pandai dalam merangkai kata. Hal itu mereka tunjukan entah dengan menulis cerita pendek, puisi, artikel ataupun tulisan lainnya. Memiliki kemampuan seperti itu bisa menjadi nilai jual yang kamu punya. Untuk mengembangkannya lebih luas lagi, kamu bisa mencoba untuk menjadi seorang penulis buku.

Tentu waktunya tidak akan cepat. Kamu membutuhkan proses kreatif yang cukup lama untuk bisa menerbitkan sebuah buku. Namun, jika kamu konsisten dengan kemampuan yang dimiliki, tentunya jalan terang akan menghampirimu.

Menulis memang membutuhkan waktu, apalagi jika itu sebuah cerita novel. Alangkah lebih baiknya, kamu membuat rencana yang tepat agar waktu menulismu tetap produktif.

4. Pemeran Film/Seniman

Seniman

* sumber: actinginlondon.co.uk

Mahasiswa yang mengambil jurusan pendidikan sastra tentunya harus memahami aspek dalam pertunjukan drama. Selain mengkaji secara keilmuan, mereka harus turut serta memainkan drama sebagai bagian dari silabus pembelajaran. Dengan pengalaman seperti itu, lulusan sastra bisa punya modal awal untuk mengasah kemampuannya berakting dalam pementasan drama.

Tidak ada yang mustahil jika kamu memang ingin menjadi seorang aktor film. Kamu bisa memulai karirmu dengan menjadi seorang aktor di panggung teater. Berbekal ilmu yang didapatkan saat berkuliah, kamu bisa mengasah kemampuan aktingmu menjadi lebih baik di pagelaran tersebut.

Pemeran teater tentunya lebih mudah untuk menyesuaikan dengan naskah film. Mereka sudah dilatih dan terbiasa untuk memerankan segala jenis peran. Dengan pengalaman sebagai pemeran teater, tentu akan membawamu ke arah yang lebih baik. Jalan karir menjadi aktor film bisa kamu raih dengan sikap percaya diri dan disiplin.

5. Pengajar Bahasa Indonesia

Cari Tahu Apa yang Pengajar Kamu Inginkan

* sumber: iboardtouch.com

Untuk kamu yang peduli terhadap perkembangan dunia literasi dan kesusastraan di Indonesia, menjadi seorang pengajar adalah pilihan tepat. Bukan hanya mengajar saja, kamu pun bisa melakukan sebuah penelitian tentang isu literasi dan sastra yang relevan dengan pendidikan.

Jika hasil penelitiannya berdampak positif, kamu bisa menerapkannya dalam program pembelajaran yang kamu rencanakan. Sebagai mahasiswa yang dibekali dengan keilmuan Bahasa Indonesia, menjaga kelestarian budaya sastra adalah hal yang cukup serius.

Maka dari itu, jalan menjadi seorang pengajar bisa menjadi sarana pengabdianmu kepada masyarakat dan negara. Kamu bisa mengajarkan Bahasa Indonesia secara umum dengan menjadi seorang Guru di sekolah. Namun, jika kamu berkeinginan menyampaikan sastra secara teoritis dan metodologis, berkarir sebagai dosen tidak ada salahnya untuk dicoba.

6. Penulis Naskah Film

Penulis Dana Nirlaba

* sumber: thewritelife.com

Bagi yang tertarik bekerja di dunia perfilman, namun tidak cukup percaya diri tampil di depan kamera, kamu bisa memilih pekerjaan ini sebagai jalan karirmu. Dengan mengembangkan ide tulisan yang sudah dirumuskan, kamu bisa membuatnya menjadi sebuah naskah yang layak untuk didiskusikan menjadi sebuah cerita film.

Bekerja di belakang layar tentu menjadi pekerjaan menarik. Terbiasa dengan tugas membuat tulisan dan mengkaji karya-karya sastra saat berkuliah bisa membuat karirmu berjalan baik di industri ini. Kamu hanya dituntut lebih kreatif lagi, dan lebih peka terhadap situasi sosial yang ada. Lalu, gambaran situasi tersebut bisa kamu curahkan menjadi ide brilian dalam membuat sebuah naskah film.

7. Leksikografer

Leksikografer

* sumber: www.businessinsider.com

Mungkin sebagian orang belum mengetahui fungsi pekerjaan yang satu ini. Inti dari tugas leksikografer adalah menulis, menyunting dan menyusun kamus, baik secara cetak maupun digital.

Dalam pekerjaan ini, kamu akan menjadi orang yang ahli dalam bidang perkamusan. Kemampuan pemahaman akan kosakata, dan tata bahasa yang benar menjadi kunci utama untuk bisa berkarir di bidang ini.

Faktor lain yang menunjang untuk bisa sukses sebagai leksikografer adalah penguasaan bahasa asing. Seorang ahli kamus, kamu juga harus mampu menerjemahkan kata asing ke dalam bahasa Indonesia. Dengan kemampuan tersebut, kamu dapat menciptakan sebuah glosarium, lalu membuatnya menjadi kamus besar yang bisa digunakan sebagai sumber pengetahuan.

8. Penerjemah Bahasa

Penerjemah Lisan dan Tulisan

* sumber: ccalanguagesolutions.com

Kecakapan berbahasa asing dan kelancaran berbicara adalah modal utama dalam pekerjaan ini. Mahasiswa lulusan Sastra Indonesia tentunya memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

Maka dari itu, bahasa lisan dan tulisan harus dikembangkan lagi untuk sukses berkarir di bidang ini. Menjadi penerjemah harus memiliki wawasan yang luas, karena akan menemui klien dengan latar belakang yang berbeda-beda.

Untuk lancar menapaki jenjang karir ini, seorang penerjemah harus memahami betul dari bahasa-bahasa yang akan terjemahkan. Hal itu bertujuan agar menghindari salah persepsi saat berkomunikasi. Potensi untuk mendapatkan masa depan yang baik dalam pekerjaan ini sangat terbuka luas.

Kamu hanya perlu giat berlatih dan belajar untuk memantapkan kemampuan berbahasa asingmu. Bahkan kamu bisa mencoba belajar bahasa asing secara otodidak, lho.

9. Konten Kreator

Konten Kreator

* sumber: www.thesmallbusinessexpo.com

Bekerja dalam dunia kreatif tentunya membutuhkan konten-konten yang menarik. Industri ini tidak hanya menawarkan pekerjaan secara administratif saja, namun telah beradaptasi sesuai dengan kebutuhan zaman.

Sebagai konten kreator, kamu bisa memilih pekerjaan yang kamu kuasai, seperti copywriter, content writer, social media officer, digital marketing dan pekerjaan berbasis digital lainnya.

Di era modern sekarang ini, peluang karir dalam bidang tersebut cukup menjanjikan. Kamu yang lulusan sastra tentu tidak perlu kebingungan lagi. Dengan keahlianmu dalam merangkai kata-kata, hal itu bisa menjadi keunggulan maksimal sebagai konten kreator. Kamu masih tetap bisa menulis dan beradaptasi menjadi seorang copywriter dan content writer yang handal.

10. Penyiar Radio

Penyiar Radio

* sumber: simple.wikipedia.org

Menjadi seorang penyiar radio adalah prospek kerja yang patut dicoba bagi para lulusan sastra. Dengan mengedepankan kemampuan bahasa verbal yang lancar dan jelas, pekerjaan ini cukup diperhitungkan sebagai langkah awal berkarir di dunia broadcasting.

Perkembangan radio sampat saat ini memang cukup stabil. Kesempatan untuk berkarir di dunia ini pun cukup panjang dan memiliki masa depan yang cukup baik.

Berada dalam dunia broadcasting seperti ini dapat membuka jalan karirmu semakin luas. Selain menjadi seorang penyiar radio, kamu pun berkesempatan untuk memandu sebuah event sebagai pembawa acara di dalamnya. Hal itu bisa kamu rasakan jika pengalaman, dan jam terbangmu telah cukup untuk mengorganisir sebuah acara besar.

Itu dia beberapa pekerjaan yang bisa kamu perhitungkan ketika menjadi sarjana Sastra Indonesia. Sebagai tambahan, kamu juga berkesempatan menjadi tenaga pengajar di negara asing, lho!

Hal itu karena bahasa Indonesia sudah mulai banyak dipelajari di banyak negara di seluruh dunia dan dalam hal ini pemerintah membutuhkan banyak tenaga kerja yang handal di bidangnya. Selain gaji yang fantastis, kamu juga bisa sekaligus berpetualang di negeri orang.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *