Bacaterus / Jurusan Pertanian / Menggali Lebih Dalam 10 Prospek Kerja Jurusan Ilmu Tanah

Menggali Lebih Dalam 10 Prospek Kerja Jurusan Ilmu Tanah

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Tanah adalah salah satu sumber daya yang vital, karena tanah sangat penting untuk menghasilkan makanan, kayu, dan kebutuhan hidup lainnya. Tanah berfungsi untuk mendukung habitat ekologis dan keanekaragaman hayati. Karena pentingnya penggunaan tanah, penting juga bagi kita untuk mengetahui cara terbaik bagaimana menggunakan dan melindungi tanah.

Oleh karena itu seorang Ilmu Tanah dibutuhkan. Ilmu Tanah akan mempelajari kualitas dan karakteristik tanah. Mereka mensurvei dan memetakan tanah, menggunakan pengetahuan mereka untuk memberi nasihat tentang penggunaan sumber daya tanah yang terbaik.

Sebagai Ilmuwan Tanah, kamu akan menggunakan keterampilan dan pengetahuanmu untuk membantu orang memanfaatkan tanah dengan sebaik-baiknya. Dalam jurusan ini, kamu akan mempelajari distribusi, kualitas dan karakteristik tanah yang berbeda dengan memeriksa lokasi dan mengambil sampel untuk analisis laboratorium, selama kerja lapangan.

Maka dari itu, para Ilmuwan Tanah akan dilatih untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi jenis-jenis tanah untuk keperluan pertanian dan non-pertanian atau untuk menentukan kekurangan berbagai jenis tanah dan bagaimana tanah dapat diperbaiki.

Proses ini mencakup aspek-aspek seperti metode dan praktik penanaman tanah, kesuburan dan pemupukan tanah, irigasi dan drainase. Nah, buat kamu lulusan Ilmu Tanah, kira-kira apa saja ya prospek kerjanya? Yuk, langsung simak selengkapnya di bawah ini.

1. Spesialis Lahan Basah

Spesialis Lahan Basah

* sumber: hydsoil.com

Seorang Spesialis Lahan Basah bekerja untuk menilai dan menentukan kesehatan lahan basah melalui eksperimen lapangan. Yang di mana aktivitas manusia dan alam mempengaruhi kondisi fisik lahan basah. Spesialis Lahan Basah akan membandingkan flora, fauna dan ketinggian air untuk menentukan apakah perubahan signifikan telah terjadi.

Spesialis Lahan Basah juga bekerja untuk melestarikan kelestarian ekologis satwa liar, menjaga kebersihan sumber daya air, menghilangkan polutan dari lahan basah dan melaksanakan proyek-proyek perbaikan. Spesialis Lahan Basah akan menggunakan pemantauan dan analisis ilmiah yang luas untuk mengumpulkan data dan menyusun laporan.

Profesi ini akan lebih banyak bekerja di lapangan untuk melakukan penelitian. Ketika tidak di lapangan, seorang Spesialis Lahan Basah akan menulis laporan konsultasi, menulis makalah akademis, atau berfokus pada peraturan kebijakan.

2. Teknisi Daerah Aliran Sungai

Teknisi Daerah Aliran Sungai

* sumber: edmontonjournal.com

Teknisi Daerah Aliran Sungai adalah bidang yang berspesialisasi dalam perawatan dan produksi air bersih untuk penggunaan sehari-hari di rumah-rumah penduduk.

Profesi ini akan bekerja untuk mengolah dan mengelola air limbah untuk menyediakan pasokan air bersih bagi masyarakat. Mereka akan bekerja dengan mesin yang kompleks, teknologi pabrik, dan bahan kimia yang kuat. Profesi harus berorientasi pada detail dan memiliki keterampilan matematika dan teknologi yang tajam karena peralatan yang mereka gunakan setiap hari.

Teknisi Sains Daerah Aliran Sungai biasanya bekerja di pabrik pengolahan air, lingkungan industri yang bising dan terkadang bau. Pekerjaan ini sering bekerja di kantor dan di lapangan, yang berarti mereka kadang-kadang terpapar pada kondisi cuaca yang tidak stabil dan situasi yang berpotensi berbahaya.

Sebagian besar Teknisi Sains Daerah Aliran Sungai dipekerjakan oleh pemerintah daerah mereka, meskipun beberapa orang bekerja untuk perusahaan swasta.

3. Ahli Agronomi

Ahli Agronomi

* sumber: www.freepik.com

Agronomi adalah ilmu tentang penanaman tanaman tertentu, baik dalam kondisi lahan kering atau irigasi. Ahli Agronomi bekerja untuk mengembangkan dan menerapkan sistem produksi tanpa merusak lingkungan. Mereka menyelidiki masalah tanaman hinga ladang dan mengembangkan metode penanaman baru untuk kualitas yang lebih baik.

Mereka juga akan memberi saran kepada petani tentang tanaman dan kultivar terbaik, rotasi tanaman, pupuk, drainase lapangan, irigasi, dan teknik panen serta memberikan informasi tentang penyakit tanaman, dan mengontrol hama serangga.

Tanah dibudidayakan dan dibuahi sesuai dengan kondisi masing-masing kebutuhan tanaman. Ahli Agronomi akan mempertimbangkan kondisi iklim daerah tertentu karena untuk menentukan kultivar mana yang harus ditanam, serta waktu tanam dan teknik penanaman yang harus digunakan.

Ahli Agronomi lainnya bekerja untuk mengembangkan jenis biji-bijian, kacang-kacangan, dan rumput baru dengan teknik yang akan meningkatkan dan meningkatkan produksi pangan dan membantu mengisi kembali tanah.

4. Spesialis Kualitas Tanah dan Air

Spesialis Kualitas Tanah dan Air

* sumber: www.indystar.com

Spesialis Kualitas tanah dan Air bekerja untuk mengambil sampel dari tanah dan air untuk memastikan bahwa kandungannya mencapai tingkat aman minimum untuk kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Air dan tanah adalah sumber daya vital yang layak dan membutuhkan perlindungan untuk kesehatan manusia dan stabilitas ekologi. Jenis pekerjaan spesialis ini harus memahami sifat-sifat air tanah dan polutan yang dapat merusak suatu ekosistem. Profesi ini akan bekerja dengan pemerintah untuk membantu pengambilan keputusan terkait penggunaan air dan tanah.

Bukan hanya polutan yang memengaruhi kualitas air dan tanah. Perubahan lingkungan juga dapat mengubah susunan kimia atau geologis sungai dan danau, terutama cuaca ekstrem seperti banjir atau kekeringan. Spesialis Kualitas Air dan tanah akan mempelajari ekologi alami sumber daya tersebut untuk memeriksa bagaimana proses tersebut terjadi, dan memeriksa dampaknya.

5. Penggunaan Lahan dan Manajemen Sumber Daya

Penggunaan Lahan dan Manajemen Sumber Daya

* sumber: www.michiganradio.org

Buat kamu yang cinta lingkungan dan ingin membuat perbedaan, mungkin kamu ingin berkarier sebagai Penggunaan Lahan dan Manajemen Sumber Daya. Pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana untuk kepentingan masyarakat membutuhkan pengetahuan tentang tanah, hidrologi, geologi dan kehidupan tumbuhan dan hewan.

Agar efektif, mereka yang bekerja dalam bidang ini juga perlu memahami kebijakan sumber daya, ekonomi dan hukum lingkungan. Orang yang bekerja di bidang Penggunaan Lahan dan Manajemen Sumber Daya akan bertanggung jawab untuk melakukan investigasi. Secara teratur harus mengumpulkan dan mengevaluasi informasi dan mengembangkan rencana untuk menyelesaikan masalah.

6. Ahli Konservasi Tanah

Ahli Konservasi Tanah

* sumber: blogs.baylor.edu

Seorang Ahli Konservasi Tanah adalah seorang Ilmuwan yang memantau kondisi tanah dan mengembangkan cara-cara untuk peningkatan lanjutan, melestarikan tanah dan melawan erosi. Mereka mungkin bekerja di bidang konstruksi, di mana mereka akan mensurvei tanah dan memberi tahu pembangun tentang langkah-langkah pencegahan terkait erosi.

Profesi ini juga akan membantu pemilik tanah mengelola kelanjutan penggunaan tanah mereka. Mereka juga dapat merekomendasikan agar petani menanam tanaman tertentu atau mengembangkan rencana rotasi tanaman

7. Crop Advisor

Crop Advisor

* sumber: www.croplife.com

Jika kamu senang memberikan nasihat, pencerahan, mengenai cara produksi benih atau tanaman, berkarier menjadi Crop Advisor akan cocok untukmu. Seorang Penasihat Tanaman akan bekerja untuk meningkatkan cara bisnis atau perusahaan untuk mengelola dan memanfaatkan data dari proses produksi benih atau tanaman.

Untuk bekerja di bidang ini, kamu harus memiliki pengetahuan yang baik tentang Ilmu Tanah dan Pertanian atau Hortikultura. Profesi ini akan bertanggung jawab untuk memprediksi, merencanakan, dan menghindari masalah dengan produksi tanaman termasuk penyakit hingga menganalisis keberhasilan dan kegagalan produksi tanaman.

8. Ilmuwan Tumbuhan

Ilmuwan Tumbuhan

* sumber: www.careertoolkit.com

Ilmuwan Tumbuhan akan bekerja untuk mengembangkan tanaman baru, menghasilkan panen, dan meneliti resistensi penyakit. Seorang Ilmuwan Tumbuhan akan melakukan penelitian dalam kesehatan, nilai gizi, produksi, hasil dan pengelolaan tanaman dan tanaman pertanian, pohon, semak atau tanaman hias.

Profesi ini akan bertanggung jawab untuk meneliti tanaman dan mengkomunikasikan hasil penelitian kepada klien pertanian hingga berinovasi keturunan tanaman baru atau pengembangan benih.

Untuk bekerja di bidang ini, kamu harus memiliki pemahaman yang baik tentang biologi tanaman, ilmu tanah, matematika dan praktik penelitian. Kamu harus mengetahui cara mengajukan, merencanakan, melaksanakan, menganalisis, dan mendokumentasikan proyek penelitian.

9. Manajemen Pertanian

Manajemen Pertanian

* sumber: www.selfinsuredsolutions.com

Manajemen Pertanian bertugas merencanakan, melindungi dan mengelola lahan pertanian atau peternakan dengan memperhatikan untuk kepentingan keberlanjutan. Profesi ini akan bertugas melakukan penelitian praktik pengelolaan lahan pertanian dan peternakan untuk memberikan produksi sayur, ternak atau satwa liar terbaik.

Sebagai Manajer Pertanian, kamu akan harus memiliki pengetahuan biologi dan ilmu tanah yang mendalam, dan mungkin tentang peternakan. Kamu harus mengelola operasi pertanian atau kehutanan, mengukur dampak lingkungan, dan mengembangkan rencana pertanian.

10. Spesialis Pertanian Presisi

Spesialis Pertanian Presisi

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=fnBmu_PsaPY

Spesialis Pertanian Presisi bertugas untuk menemukan, menganalisis data, menasihati, dan menggunakan teknologi geospasial yang canggih untuk memaksimalkan produksi pertanian. Menerapkan teknologi geospasial yang dimaksud adalah sistem informasi geografis (SIG) dan Sistem Pemosisian Global (GPS), untuk kegiatan produksi atau manajemen pertanian.

Profesi ini akan menggunakan komputer untuk mengembangkan atau menganalisis peta atau gambar penginderaan jauh untuk membandingkan topografi fisik dengan data pada tanah, pupuk, hama, atau cuaca.

Untuk bekerja di bidang ini, kamu akan membutuhkan pengetahuan luas tentang pengalaman dalam penggunaan teknologi GIS dan GPS. Selain itu kamu juga harus memiliki pengetahuan mendalam tentang ilmu tanah, praktik pertanian dan biologi.

Itulah beberapa prospek kerja untuk lulusan Ilmu Tanah. Mungkin jurusan ini masih terbilang jarang peminatnya, tetapi dibalik itu jurusan ini akan membuka jalan yang lebar menuju karier masa depan yang cerah dan menjanjikan. Jika kamu tahu prospek kerja lainnya untuk lulusan Ilmu Tanah, silahkan berbagi dengan kami di kolom komentar ya! Ketahui juga artikel prospek kerja agribisnis ini, yuk!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *