Bacaterus / Prospek Kerja / Inilah 10 Prospek Kerja Terbaik untuk Lulusan Arsitektur

Inilah 10 Prospek Kerja Terbaik untuk Lulusan Arsitektur

Ditulis oleh - Diperbaharui 5 November 2019

Bagi kamu yang tertarik untuk masuk ke bidang arsitektur, di perkuliahan kamu akan belajar mengembangkan berbagai keterampilan kreatif, visual, praktis dan berbasis desain yang banyak dibutuhkan oleh perusahaan. Menyelesaikan gelar arsitektur bisa menjadi proses yang panjang, tetapi juga sangat bermanfaat.

Meskipun demikian, tidak sedikit arsitek yang baru lulus merasa tidak yakin harus mulai dari mana, atau memutuskan bahwa mereka sebenarnya tidak ingin menjadi arsitek sama sekali. Walaupun sebagian besar lulusan arsitektur akan mencari pekerjaan untuk menjadi arsitek, tetapi ada banyak pilihan lain untuk kamu pertimbangkan.

Apa yang bisa kamu lakukan dengan gelar arsitektur? Simak jawabannya di bawah ini.

1. Arsitek

Arsitek

* sumber: www.gartner.com

Prospek kerja pertama yang sangat memungkinkan bagi lulusan arsitektur adalah menjadi seorang Arsitek. Arsitektur menawarkan karir yang menginspirasi dan inovatif bagi mereka yang memiliki bakat teknis dan kreatif yang tepat.

Sebagai seorang Arsitek, kamu akan mendesain bangunan atau ekstensi baru atau perubahan pada struktur yang ada, dan memberi nasihat tentang restorasi dan konservasi properti lama. Kamu dapat bekerja pada bangunan individu atau pada skema pembangunan yang besar, dan tanggung jawab kamu dapat meluas ke desain lansekap dan ruang sekitarnya.

Bekerja sama dengan klien dan pengguna, kamu akan memastikan bahwa desain yang diproyeksikan sesuai dengan persyaratan dan fungsional, aman dan ekonomis. Kamu biasanya akan mengendalikan proyek dari awal hingga selesai dan bekerja dengan sejumlah profesional konstruksi, termasuk surveyor dan insinyur.

2. Perancang Kota

Perancang Kota

* sumber: careers2030.cst.org

Sebagai akibat dari persentase populasi masyarakat yang berkembang pesat dan pindah ke daerah perkotaan, kondisi urbanisme terus-menerus dalam keadaan berubah-ubah. Keadaan dinamis dari lingkungan perkotaan menjadikannya peluang yang menarik untuk diambil sebagai seorang Arsitek, yang mencakup segala sesuatu mulai dari perubahan ekonomi dan demografis, hingga pembangunan berkelanjutan.

Karena kondisi tersebut, sudah pasti menarik banyak Arsitek untuk menempuh jalur karier ini, karena untuk memenuhi kebutuhan lingkungan perkotaan yang terus berkembang sambil menanggapi perubahan demografis dan ekonomi yang pada akhirnya menyediakan ruang yang berkelanjutan untuk hidup.

Ini adalah tanggung jawab yang menantang, tetapi bisa sangat memuaskan jika kamu bersedia untuk mengambil tantangan dan beradaptasi dengan dinamika sifat pekerjaan ini secara terus menerus

3. Perencanaan Kota

Perencanaan Kota

* sumber: www.careergirls.org

Bagi lulusan Arsitektur dengan minat dalam pengembangan, regenerasi dan keberlanjutan mungkin tertarik pada karir sebagai Perencana Kota, di mana kamu akan mengelola dan mengembangkan kota dan pedesaan.

Bekerja dengan semua orang di daerah tersebut dan bersama para profesional lain seperti Arsitek, kamu akan bertujuan untuk menyeimbangkan kebutuhan yang saling bertentangan dari lingkungan lokal, populasi dan ekonomi dan memikirkan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk pembangunan.

Untuk menjadi Perencana Kota, kamu akan membutuhkan keterampilan multitasking yang kuat, kesadaran komersial, perhatian terhadap detail, dan percaya diri dalam mendengarkan dan bernegosiasi dengan beragam orang.

4. Arsitek Peneliti

Arsitek Peneliti

* sumber: www.logic-immo.be

Dengan gelombang desain digital saat ini dan kemajuan konstan dari alat-alat digital, metode representasi dan ekspresi berubah secara dramatis. Teknologi informasi memiliki dampak mendalam pada arsitektur yang masih jauh dari kata selesai.

Perbaikan konstan ini sebagian dimungkinkan oleh penelitian menarik yang dilakukan oleh Arsitek. Bekerja sebagai Arsitek Peneliti bukan soal merancang bangunan, tetapi lebih berfokus pada bagaimana alat-alat baru ini dapat meningkatkan pekerjaan ini.

5. Desainer Interior dan Ruang

Desainer Interior dan Ruang

* sumber: schraderandco.com

Berkarir dalam desain interior dan ruang menggabungkan pengetahuan arsitektur, manajemen proyek dan keterampilan desain kreatif. Desainer Interior dan Ruang akan terlibat dalam desain atau renovasi ruang internal, termasuk perubahan struktural, perabot, perlengkapan dan perlengkapan, pencahayaan dan skema warna.

Kamu  dapat bekerja di berbagai pengaturan komersial, rekreasi atau domestik. Pekerjaan ini menggabungkan penggunaan ruang yang efisien dan fungsional dengan pemahaman estetika. Beberapa desainer, terutama di pasar domestik, lebih mementingkan penampilan, bukan struktur, dari interior.

6. Inspektur Bangunan

Inspektur Bangunan

* sumber: www.engineerjobs.co.uk

Ketertarikan dengan melestarikan, memodifikasi, memperbaiki, merenovasi dan memulihkan bangunan yang ada, peran sebagai Inspektur Bangunan atau Surveyor Bangunan akan cocok untuk kamu.

Jika kamu menikmati penyelesaian masalah dan memiliki minat yang kuat dalam desain dan konstruksi bangunan, menjadi Surveyor Bangunan juga sering terlibat dengan mengambil tindakan pencegahan untuk menjaga bangunan dalam kondisi baik, serta membuat bangunan menjadi lebih berkelanjutan.

Sekali lagi, pengalaman kerja sebelum masuk sangat disarankan, memberi kamu wawasan tentang bagaimana ide-ide diadaptasi di dunia nyata.

7. Teknolog Arsitektur

Teknolog Arsitektur

* sumber: www.fife.ac.uk

Bagi kamu yang senang menggunakan sisi kreatif untuk mengubah desain inovatif menjadi konstruksi yang tahan lama dan berkelanjutan, maka menjadi Teknolog Arsitektur bisa menjadi peran yang ideal untuk kamu.

Sebagai ahli teknologi arsitektur, kamu memenuhi syarat untuk memimpin proyek dari awal hingga selesai. Kamu juga akan berspesialisasi dalam teknologi arsitektur, dengan fokus pada desain bangunan untuk digunakan.

Pekerjaan kamu akan mencakup konsepsi dan desain teknis, pengembangan dan perincian, teknologi konstruksi, administrasi kontrak, keberlanjutan, dan penciptaan lingkungan yang inklusif. Teknolog Arsitektur dapat diterapkan dalam kasus perbaikan, perubahan dan proyek konstruksi lainnya.

8. Arsitek Landscape

Arsitek Landscape

* sumber: www.aacc.edu

Desain landscape luar ruangan sangat penting dalam menciptakan jaringan yang membangun hubungan antara ruang perkotaan dan pedesaan di wilayah tertentu. Ini termasuk perancangan infrastruktur, pertanian, kehutanan dan bahkan area publik.

Namun, yang lebih penting di zaman ini adalah mengingat faktor-faktor seperti perubahan iklim dan globalisasi, dan menanggapinya sesuai dengan kondisi itu. Arsitek Landscape dapat terlibat dalam pengelolaan air badai, pemulihan lingkungan, dan area rekreasi. Jika kamu menikmati bekerja dengan dan di lingkungan alami, ini bisa menjadi pilihan karir yang tepat bagi kamu.

9. Desainer Produksi

Desainer Produksi

* sumber: cinemajam.com

Peran sebagai perancang produksi pada set film, program televisi, dan pertunjukan teater akan ideal bagi lulusan dengan minat di industri hiburan. Sebagai Desain Produksi, kamu akan bekerja sama dengan produser dan sutradara dan menggunakan bakat kreatifmu untuk mengembangkan garis besar visual lengkap untuk produksi yang sedang mereka garap.

Beberapa Desainer Produksi sepenuhnya berfokus pada teater dan desain panggung, atau mungkin ada tumpang tindih antara bentuk media. Ini bukan peran tingkat pemula, jadi kamu harus melewati beberapa tahap dulu, misalnya mulai sebagai pelari di industri film. kamu juga bisa terlibat dengan kelompok teater siswa dan menjadi mahasiswa magang.

10. Insinyur Struktural

Insinyur Struktural

* sumber: www.stoodnt.com

Seperti halnya arsitek, insinyur struktural adalah inovator kreatif, menggunakan matematika dan sains untuk merencanakan, merancang, dan mengawasi struktur yang akan tahan terhadap tekanan kegiatan manusia dan lingkungan.

Sebagai Insinyur Struktural, kamu akan bekerja dalam kemitraan dengan Insinyur dan Arsitek lain untuk merancang struktur yang estetis dan aman, serta akan bertanggung jawab untuk memilih bahan yang tepat untuk memenuhi spesifikasi desain.

Kamu mungkin juga terlibat dalam memeriksa bangunan yang ada untuk memastikan bahwa bangunan tersebut secara struktural aman dan sesuai standar. Untuk menjadi Insinyur Struktural, kamu kemungkinan besar akan membutuhkan gelar pascasarjana, tergantung pada persyaratan melamar kerja yang ada di setiap negara.

Yang telah disebutkan di atas hanya beberapa pilihan karier yang dapat kamu pilih sesuai minatmu. Kamu tentu saja dapat menggabungkan satu atau lebih dari profesi tersebut, dan mengeksplorasi kemungkinan mencoba sesuatu yang berbeda dan menonjol.

Nah, bagi kamu yang ingin berbagi informasi seputar prospek kerja lulusan Arsitektur, silahkan berbagi dengan kami di kolom komentar. Kalau kamu lulus dari jurusan matematika, temukan profesimu kelak dalam artikel prospek kerja di bidang matematika ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar