Bacaterus / Prospek Kerja / 10 Prospek Kerja Jurusan Agribisnis yang Sangat Potensial

10 Prospek Kerja Jurusan Agribisnis yang Sangat Potensial

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Desember 2019

Berbicara soal pertanian, di Indonesia sendiri pertanian adalah salah satu bisnis besar. Tidak mengherankan karena Indonesia memiliki banyak lahan dan kekayaan alamnya yang melimpah.  Selain itu pertanian juga sangat dibutuhkan karena menjadi sumber bahan pangan.

Jadi, sektor bisnis pertanian besar membutuhkan orang-orang yang terlatih dalam pertanian dan bisnis, termasuk pertanian kecil yang juga membutuhkan orang-orang yang ahli dalam bidang agribisnis.

Jurusan yang cocok dengan bidang tersebut adalah jurusan Agribisnis. Orang yang mengambil jurusan Agribisnis biasanya akan belajar mengelola atau belajar menjadi pemilik pertanian dan peternakan. Pekerjaan Agribisnis secara tradisional fokus pada industri pertanian tetapi saat ini menjangkau berbagai arena karir.

Sebagian besar menjadi petani, peternak, bagian penjualan, pemasaran, sebagian masuk ke industri makanan, dan sebagian bekerja untuk pemerintah. Ada berbagai pilihan karier yang tersedia untuk lulusan Agribisnis. Pilihan karir ini adalah percampuran antara bidang pertanian dan bisnis. Karier Agribisnis dapat melintas ke banyak industri juga seperti di bawah ini.

1. Manager Agribisnis

Manager Agribisnis

* sumber: study.curtin.edu.au

Seorang Manager Agribisnis bertugas mengawasi seluruh bisnis mulai dari perencanaan, hingga melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diperlukan agar bisnis sukses. Biasanya Manager Agribisnis bekerja di pertanian atau perusahaan pertanian lainnya.

Manajer Agribisnis bertugas menganalisis dan mencari tahu strategi pemasaran, mempekerjakan dan membimbing para pekerja di pertanian dan mungkin juga melakukan beberapa tugas pertanian sendiri. Mereka juga bertanggung jawab dalam perencanaan dan sebagian bertugas untuk menjual hasil panen dan ternak.

Selain itu Manager Agribisnis juga bertugas mengevaluasi bisnis dan jumlah uang yang diperoleh dari peternakan atau usaha pertanian. Mereka menyimpan catatan waktu tanam dan panen serta mengidentifikasi kapan suatu tanaman atau ternak dibutuhkan.

Bahkan membuat basis data yang mendukung bisnis mereka agar petani dan konsumen mendapat informasi tentang stok yang mereka miliki. Mereka terkadang memasang situs web dan juga strategi pemasaran. Seorang Manager Agribisnis juga menangani dan menghubungi eksportir dan logistik untuk dapat mengirimkan produk yang dibutuhkan konsumen.

2. Penjualan Perlengkapan Pertanian

Penjualan Perlengkapan Pertanian

* sumber: www.kenresearch.com

Sebagai Penjualan Perlengkapan Pertanian, pekerjaan ini bertugas mempromosikan produk pertanian seperti benih, pupuk, peralatan, bahan bakar, perangkat lunak atau komputer, rumah kaca, struktur penyimpanan, dan pagar. Mereka menegosiasikan persyaratan penjualan yang berhubungan dengan klien.

Selain itu juga mendidik dan melatih petani tentang produk baru yang mereka jual. Pekerjaan ini bisa berasal dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang memiliki pengalaman sebagai petani, serta lulusan program Pertanian dan gelar Bisnis.

3. Hortikultura Komersial

Hortikultura Komersial

* sumber: www.thestar.com

Seorang Hortikultura Komersial terlibat dalam pertumbuhan, distribusi, penjualan makanan, hasil panen, dan tanaman. Sebagai penanam komersial, biasanya memiliki pekerjaan khusus pada tanaman ladang, tanaman yang dilindungi, buah-buahan lunak yang ditanam di ketinggian, stok pembibitan atau pemotongan bunga.

Hortikultura Komersial biasanya memiliki klien dari toko pembibitan tanaman, pohon dan supermarket. Perannya di profesi ini cukup kompleks yaitu melibatkan pengelolaan perusahaan hortikultura dan membutuhkan kompetensi bisnis dan IT, di samping pemahaman ilmiah dan keterampilan tradisional dalam budidaya.

4. Konsultan Pertanian

Konsultan Pertanian

* sumber: www.thriveagronomics.com

Seorang Konsultan Pertanian akan menjadi karir yang menarik bagi kamu jika kamu tertarik dengan masalah pedesaan dan senang menasihati dan mendukung orang lain. Konsultan atau Penasihat Pertanian bekerja untuk memastikan bisnis atau perusahaan klien mereka berjalan seefisien mungkin.

Mereka harus menyadari implikasi bisnis dan legislatif dari saran mereka. Dalam pekerjaan ini kamu akan mendapatkan klien dari petani, pemilik tanah, organisasi konservasi, badan publik, atau bisnis pertanian lainnya di bidang manufaktur dan jasa.

Pekerjaan ini memiliki tanggung jawab seperti mengunjungi klien untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi bisnis mereka, membantu klien dengan perencanaan bisnis, aplikasi perencanaan, aplikasi hibah pemerintah, saran legislatif dan usaha bisnis baru, hingga mengatur dan melakukan uji coba lapangan supaya menemukan solusi untuk masalah klien.

5. Manager Perternakan

Manager Perternakan

* sumber: app.emaze.com

Manager Peternakan perlu memiliki ahli dalam bidang teknis dan praktis, serta kemampuan untuk membuat keputusan bisnis yang baik. Sebagai Manager Peternakan, kamu biasanya akan bekerja dengan produksi hewan, susu, atau produksi tanaman, meskipun mungkin kamu akan bekerja dengan ketiganya.

Ternak di pertanian cenderung mengurus kambing, sapi atau domba, sedangkan tanaman bisa mencakup gandum, sayuran, dan salad. Kamu akan menerapkan strategi untuk hasil maksimum, mengatur administrasi pertanian, mesin kerja, mengelola bisnis dan staf terkait. Peternakan biasanya dijalankan oleh perusahaan manajemen atau pemilik perternakan.

6. Pedagang Komoditas Pertanian

Pedagang Komoditas Pertanian

* sumber: www.country-guide.ca

Pedagang Komoditas Pertanian bertugas menganalisis tren harga untuk produk-produk seperti kedelai, jagung, kopi, gula, kapas, susu, dan daging. Mereka menetapkan nilai pasar dan melakukan perdagangan. Pekerjaan ini juga mengembangkan hubungan dengan klien dan menjual produk pertanian ke klien manufaktur dan distribusi makanan.

Untuk menempati profesi ini kamu harus memiliki gelar sarjana di bidang Agribisnis, Keuangan, Pertanian, atau Ekonomi. Selain itu kamu juga harus memiliki pengetahuan mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran dan permintaan produk pertanian.

7. Tenaga Pemasaran Agronomi

Tenaga Pemasaran Agronomi

* sumber: www.gregmartinelli.net

Sebagai tenaga pemasaran atau penjualan Agronomi, kamu akan bertanggung jawab untuk memberikan dukungan dan pengetahuan tentang produk Agronomi kepada pelanggan. Tujuan utamanya adalah untuk menjual produk-produk tersebut ke gerai ritel atau grosir.

Pekerjaan ini juga bertugas mengawasi staf baru dan melatih mereka sambil bertanggung jawab atas penjualan mereka sendiri. Pekerjaan ini memiliki beberapa tanggung jawab meliputi memberikan saran benih dan pupuk terkait dengan penelitian dan produksi tanaman secara langsung kepada petani, memberikan saran terkait peternakan tanaman dan rotasi tanaman.

Selain itu bertanggung jawab untuk membuat keputusan terkait kegiatan produksi, mengembangkan dan mengimplementasikan rencana dan praktik agronomi jangka panjang untuk pertanian. Seorang Tenaga Pemasaran Agronomi biasanya dipekerjakan oleh perusahaan benih atau perusahaan perlindungan tanaman dan koperasi.

8. Produsen Tanaman

Produsen Tanaman

* sumber: ekonomi.bisnis.com

Sebagai Produsen Tanaman kamu akan bertugas menanam tanaman tradisional seperti jagung, kedelai, gandum, kapas, kentang, kanola, bunga matahari, rami, bit gula, kacang polong, dan lain-lain secara mandiri, untuk pertanian atau perusahaan besar.

Bagian dari tanggung jawab pekerjaan ini adalah memperhatikan dampak operasi penanaman yang kamu lakukan terhadap lingkungan. Untuk menjaga agar bisnis berjalan dari tahun ke tahun, kamu harus mempertahankan minat dalam pertanian berkelanjutan dan praktik lingkungan yang sehat.

Produsen Tanaman memiliki tanggung jawab mulai dari membeli benih sebelum memulai musim tanam, melakukan tugas persiapan lahan, Mengoperasikan peralatan pertanian seperti traktor, penyemprot, pemuat, cakram, gerobak gandum, mencari dan memeriksa tanaman untuk keperluan pestisida, fungisida, atau herbisida.

9. Konsultan Hortikultura

Konsultan Hortikultura

* sumber: bloomhorticulture.com

Untuk bekerja di bidang ini, kamu akan membutuhkan serangkaian pengalaman kerja yang relevan, ketajaman bisnis dan kemauan untuk bepergian serta pengetahuan subjek yang sangat baik untuk bekerja sebagai Konsultan Hortikultura.

Sebagai Konsultan Hortikultura, kamu akan memberi nasihat kepada bisnis komersial dan organisasi sektor publik tentang masalah yang berkaitan dengan pengembangan dan pemeliharaan tanaman mereka, taman dan ruang publik lainnya seperti kebun. Kamu akan memiliki klien seperti petani, penanam komersial, pembibitan, kebun raya, dan organisasi rekreasi.

10. Petugas Uji Coba Lapangan

Petugas Uji Coba Lapangan

* sumber: www.nationalskillindiamission.in

Petugas Uji Coba Lapangan bertugas mengumpulkan, memproses, dan menganalisis informasi yang penting untuk pengembangan berbagai produk. Sebagai Petugas Uji Coba Lapangan, kamu akan mengembangkan dan mengelola uji coba penelitian, memantau efek eksperimen pada tanaman atau hewan di lapangan atau laboratorium.

Kamu juga mungkin terlibat dengan seluruh proses, atau hanya satu tahap tertentu dari prosedur penelitian. Pekerjaan ini juga akan bekerjasama dengan para ilmuwan untuk mencocokkan kebutuhan mereka dengan situs percobaan atau laboratorium dan akan memainkan peran penting dalam mewujudkan penelitian ilmiah skala besar.

Hasil uji coba penelitian digunakan untuk menginformasikan keputusan pengembangan di bidang pertanian, serta untuk menentukan keamanan produk dan menginformasikan informasi penjualan. Kamu perlu mengomunikasikan temuan  dalam laporan atau presentasi secara terperinci.

Itulah beberapa prospek kerja untuk lulusan Agribisnis. Walaupun Agribisnis bukan jurusan favorit, tetapi sebenarnya lulusan Agribisnis dibutuhkan untuk memanfaatkan dan mengembangkan kekayaan alam Indonesia. Jadi buat kamu yang sedang belajar Agribisnis, tidak perlu ragu lagi ya! Jika kamu ingin berbagi info lainnya terkait prospek kerja Agribisnis, silahkan berbagi dengan kami di kolom komentar. Baca juga artikel prospek kerja ilmu gizi ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *