Bacaterus / Bersalin / Posisi Tidur yang Baik Setelah Melahirkan Normal dan Sesar

Posisi Tidur yang Baik Setelah Melahirkan Normal dan Sesar

Ditulis oleh - Diperbaharui 15 Januari 2020

Orang-orang pasti lebih hectic memikirkan bagaimana cara melahirkan yang paling nyaman dibandingkan memikirkan posisi tidur yang baik setelah melahirkan. Tak salah, sih, karena hal itu akan terjadi setelah Anda melahirkan, jadi dipikirkan belakangan. Tapi, tak ada salahnya juga kalau Anda mencari tahunya dari sekarang untuk persiapan setelah Anda lahiran nanti.

Mendengkur dan sleep apnea (penyumbatan aliran udara yang terputus-putus selama tidur) sering kali dialami oleh wanita hamil dan wanita yang baru melahirkan. Bahkan, setelah melahirkan banyak wanita yang mengalami apnea tidur obstruktif yang berpotensi serius. Ini bisa menyebabkan napas berhenti, loh.

Karena, selama dan setelah kehamilan, jalan napas wanita tidak dapat berfungsi dengan lancar akibat peningkatan kadar hormon dan volume perut. Kondisi ini disebut sebagai Obstructive Sleep Apnea (OSA).

Pernafasan dan jalan napas yang tidak tepat akan membuat wanita kesulitan untuk tidur. Untuk itu, dicarilah cara bagaimana Anda bisa tidur dengan nyaman tanpa khawatir mendengkur dan sleep apnea pasca-melahirkan.

Jadi, apa posisi tidur terbaik untuk postpartum (pasca persalinan)? Sebenarnya ada beberapa macam posisi yang baik untuk ibu yang baru melahirkan. Posisi-posisi ini disarankan agar dapat mengurangi rasa sakit di pinggul dan punggung, serta mencegah Anda mengalami kesulitan bernapas. Bacaterus akan membaginya menjadi dua, yaitu posisi tidur untuk yang lahiran normal dan sesar.

Normal

Hamil, melahirkan dan mengasuh anak adalah pengalaman luar biasa. Tapi, itu pekerjaan yang berat, apalagi ketika Anda masih baru menjadi ibu atau sudah lupa bagaimana rasanya melahirkan dan mengasuh bayi karena sudah bertahun-tahun lamanya berlalu. Tapi, semua wanita pasti mengalaminya, yaitu tidur siang dan malam yang kurang berkualitas. Terutama di minggu-minggu awal bayi lahir.

Jangan bahas bayinya dulu, deh, si ibunya saja belum pulih betul, bukan? Saat masa pemulihan, tidur kadang menjadi masalah juga karena badan terasa tidak nyaman dan sakit di mana-mana. Tapi, jangan menyerah karena ini hanyalah sementara. Supaya Anda bisa mendapatkan tidur yang berkualitas, silakan ikuti saran di bawah ini.

1. Tidur Terlentang

Ketika Anda lahiran normal, mungkin tidak akan ada kendala yang berarti untuk tidur. Jadi, tidur menghadap atas alias telentang akan menjadi posisi tidur yang paling nyaman buat Anda.

Hal ini dikarenakan perut dan vagina Anda tidak akan tertekan, rasa nyeri pasca melahirkan pun dapat berkurang. Jika Anda masih pendarahan (dan masih suka bocor walaupun Anda pakai maternity pads—pembalut melahirkan), ganjal bawah lutut dengan bantal agar posisi vagina agak naik.

Tapi, posisi tidur ini bagus juga untuk yang lahiran sesar, karena tidak akan menekan bekas jahitan yang pasti belum pulih benar jika Anda masih baru-baru lahiran. Kekurangan dari posisi tidur telentang adalah, Anda akan merasa sulit untuk bangun duduk atau pun berdiri. Karena, ketika hendak bangun, bagian perut Anda otomatis tertekan, dan itu akan sangat menyakitkan terutama jika Anda lahiran sesar.

2. Memeluk Guling

Salah satu posisi tidur terbaik saat hamil adalah tidur miring sambil memeluk guling. Dan, percaya tak percaya, Anda akan masih merasa nyaman di posisi tersebut setelah Anda melahirkan nanti. Ini karena tubuh Anda masih “merasa hamil” dan sudah terbiasa tidur di posisi tersebut, sehingga otomatis akan membentuk posisi itu ketika hendak tidur.

Posisi ini akan mencegah kaki bagian atas menarik tulang belakang (yang membuat tubuh jadi tidak sejajar) dan juga mengurangi tekanan pada pinggul dan punggung bawah Anda. Peluk guling Anda erat-erat, tarik lutut sedikit ke atas (ke dada) untuk menjaga tulang belakang Anda tetap lurus. Selain guling, Anda bisa juga menggunakan bantal (yang “keras” tapi tidak terlalu besar).

3. Kaki di Atas Bantal

* sumber: ensemble-literie.com

Posisi tidur selanjutnya adalah dengan menaruh bantal di bawah kaki. Ini sangat bagus buat yang pinggul dan punggungnya masih terasa sakit pasca melahirkan. Akan lebih baik lagi jika Anda menggunakan contour pillow. Apa itu bantal kontur? Ini adalah bantal tidur yang didesain secara melengkung untuk menyesuaikan dengan kontur kepala, leher dan bahu. Singkatnya, ini adalah bantal yang sempurna.

Selain dipakai untuk bantal kepala, bantal ini bisa dipakai untuk penyangga di bawah lutut atau pun kaki juga supaya Anda merasa lebih rileks saat tidur, tiduran, selonjoran, atau ketika sedang dipijat. Tapi, kalau Anda ingin yang lebih khusus untuk digunakan di kaki, pilihlah contour leg pillow.

Sesar

Jika melahirkan normal mungkin tidak terlalu memiliki masalah untuk tidur, wanita yang melahirkan dengan cara sesar akan merasa seperti di neraka.

Karena pemulihan postpartum mereka sangat panjang, luka sayatan belum kering, tulang linu dan badan sakit sehabis di anastesi, belum lagi batuk dan pilek yang entah kenapa pasti dialami oleh wanita yang melahirkan sesar. Hal-hal major inilah yang membuat ibu menjadi kelelahan, insomnia, baby blues hingga depresi!

Jadi, tidur yang cukup itu sangat penting, ya. Jangan dianggap sepele, deh. Dengan perawatan yang tepat dan tidur yang berkualitas (serta dukungan dari sekitar), tubuh dan jiwa ibu akan pulih lebih cepat dan jadi lebih kuat. Posisi tidur yang tepat akan memastikan pernapasan yang lebih baik dan tidur yang lebih nyenyak.

Memilih posisi tidur yang paling nyaman akan mengurangi ketegangan pada otot perut sekaligus mengurangi tekanan pada sayatan Anda. Jadi, apa posisi tidur terbaik untuk wanita yang melalui c-section? Baca penjelasannya di bawah ini.

1. Tidur Menyamping

* sumber: www.momjunction.com

Posisi tidur yang paling nyaman buat ibu yang melahirkan dengan cara caesar adalah hadap samping. Tidak ada tekanan yang di tempat sayatan, dan tidak begitu menyakitkan saat Anda turun dari tempat tidur.

Lalu, menyampingnya ke mana, nih? Sama seperti ketika hamil, tidur di sisi kiri membantu aliran darah yang optimal dan meningkatkan kinerja pencernaan. Anda dapat menggunakan bantal untuk menopang perut dan pinggul Anda juga.

1. Meninggikan Tubuh Bagian Atas

* sumber: yaasa.com

Ini adalah zero gravity sleep position, di mana kita tidak tidur terlentang mengikuti kasur yang datar, melainkan kasur yang mengikuti bentuk lekuk tubuh kita. Tapi, kasur seperti ini tentu lumayan menguras tabungan Anda, jadi akali saja dengan mengganjal lekukan tubuh menggunakan bantal dan guling.

Ganjal semuanya (terutama bagian tubuh bawah Anda) hingga badan Anda terangkat ke atas. Ini akan membantu Anda bernapas lebih baik. Jika Anda merasa tak nyaman jika mengangkat seluruh tubuh, Anda bisa mengganjal bawah pinggul dan antara lutut saja dengan bantal.

2. Tidur Duduk

* sumber: twinpickle.com

Sleeping upright atau tidur sambil “duduk” ini disarankan juga buat Anda yang lahiran sesar, loh. Dengan tidur lebih tegak, “penghalang” di hidung dan tenggorokan Anda (yang pasti dialami semua ibu yang lahiran sesar) akan mengalir ke bawah, sehingga membuat lebih mudah bagi Anda untuk bernapas. Selipkan beberapa bantal di bawah kepala dan punggung bagian atas agar dapat tidur dengan nyaman.

Ini mungkin bukan posisi ideal untuk tidur malam, tapi sangat nyaman untuk nap (tidur siang/tidur sebentar) karena memudahkan Anda untuk menyusui dan bangun berdiri. Anda bisa tidur di kasur, sofa, bahkan kursi.

Tapi, akan lebih nyaman untuk tidur di recliner, yaitu kursi/sofa bersandar yang sandaran punggungnya bisa diturunkan. Soda ini juga ada sandaran kaki yang bisa dipanjangkan, jadi pas banget buat selonjoran.

3. Cara Bangkit dari Kasur untuk C-Section Mom

Sedikit tips untuk Anda yang mau bangun dari posisi tiduran, karena rasanya sangat sakit untuk bisa bangkit dari kasur atau sofa saja buat yang lahiran sesar. Anda bisa menyimak caranya di video di atas.

Bisakah Anda tidur tengkurap setelah operasi caesar? Anda tidak bisa tidur tengkurap segera setelah operasi caesar karena tempat bedah masih akan terasa sakit dan tekanan apa pun di atasnya memperburuk rasa sakit itu. Tubuh Anda akan merespons ketika rasa sakit mereda, dan Anda pun bisa tidur di perut ketika Anda sudah merasa nyaman.

Mungkin perlu waktu bagi Anda untuk menemukan posisi tidur yang tepat setelah operasi sesar. Jadi bersabarlah dan teruslah berusaha sampai Anda menemukan posisi yang nyaman.

Tetapi ini hanya akan berlangsung selama beberapa hari-minggu sampai rasa sakit Anda mereda. Anda akan tahu kapan tubuh Anda siap untuk tidur dalam posisi apa pun. Juga, ingatlah untuk tetap positif karena itu membantu mempercepat proses pemulihan.

Itulah berbagai macam posisi tidur yang baik setelah melahirkan. Nah, kalau Anda punya pengalaman lain soal kehamilan dan posisi tidur, yuk bagikan di kolom komentar!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *