Bacaterus / Tanaman / 10 Pohon di Dunia yang Usianya Lebih Tua dari Piramida Mesir

10 Pohon di Dunia yang Usianya Lebih Tua dari Piramida Mesir

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 Februari 2019

Apa yang terpikir di benakmu ketika memikirkan tentang pohon? Jika melihat postur pohon, mungkin sebagian orang akan berpikir tentang kekuatan, ketahanan, atau kedamaian. Pohon juga dalam beberapa kepercayaan tertentu dihubungkan dengan perjalanan spiritual. Selain itu, pohon juga menandakan pengetahuan, siklus kelahiran juga kematian, transformasi, juga pencerahan.

Dalam beberapa budaya, ada yang mewajibkan penduduknya untuk menghormati pohon dan ada pula yang menjadikan pohon sebagai tempat ziarah dan ibadah. Di Indonesia, pohon-pohon tua terkadang dijadikan tempat untuk bersemedi. Pohon-pohon tua ini ada yang telah hidup ribuan tahun. Pohon-pohon ini  telah menyaksikan cerita timbul tenggelamnya sebuah peradaban.

Sekarang kita akan membahas mengenai pohon-pohon yang  telah hidup ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. Berikut Bacaterus telah merangkum daftar 10 pohon tertua di dunia yang masih ada hingga sekarang.

10 Pohon Tertua di Dunia

1. Methuselah

Methuselah

* sumber: amazingsearth.blogspot.com

Sampai tahun 2012, pohon yang ditemukan oleh Tom Harlan dan Edmun Schulman ini masih menjadi pohon paling tertua di dunia. Nama pohon ini diambil dari tokoh dalam Alkitab tertua, yaitu Metusalah. Dia hidup hingga 969 tahun. Pohon Methuselah hidup dikelilingi oleh pohon tua lainnya.

Pohon ini adalah jenis pohon pinus bristlecone kuno. Diyakini pohon ini adalah organisme non-klonal tertua di bumi. Methuselah dipercaya berumur antara 4.000 tahunan lebih. Salah satu pohon tertua di dunia ini lokasinya berada di White Mountains di Kalifornia. Tepatnya, berada di dalam Inyo National Forest di bagian timur California. Tak banyak orang yang tahu tentang pohon ini.

Mengapa pohon ini kurang dikenal keberadaannya? Itu karena pohon tertua di dunia hidup di kondisi keras di daerah dengan ketinggian yang tinggi. Lokasinya jugalah yang menjadikan pohon ini tetap hidup hingga sekarang. Hidup terisolasi membuat pohon ini aman dari gangguan dan deforestasi dan hiruk pikuknya perkotaan.

Namun, menurut penemuan terbaru, ada pohon jenis yang sama yang berumur lebih tua. Pohon Great Basin Bristlecone yang berumur sekitar 5.000 tahunan tersebut ditemukan hidup di tempat yang sama. Berdasarkan usianya, diperkirakan Methuselah mulai bertunas pada sekitar 2832 SM. Hal ini membuat Methusalah berumur lebih tua jika dibandingkan dengan Piramida Mesir.

Ketinggian pohon Methusalah yang sedang bisa mencapai 5 sampai 15 meter dengan diameter batangnya sekitar 2,5 hingga 3,6 meter. Warna kulit pohonnya oranye-kuning dan pada pangkal batang kulit pohon tampak bersisik. Warna hijau di daunnya bisa bertahan lama, bahkan bisa mencapai 45 tahun.

Untuk bisa menikmati keindahan pohon Methuselah diperlukan usaha yang melelahkan dan menantang dikarenakan lokasi keberadaannya. Mungkin kamu bisa sampai ke lokasi hutan tempat pohon itu berada, tapi kamu akan kesulitan menemukan pohon Methuselah di antara pohon-pohon yang lain.

2. Old Tjikko

Old Tjikko

* sumber: www.treedom.net

Old Tjikko Saksi bisu ketika Norwegia memberikan Härjedalen ke Swedia pada 1645. Nama pohon ini diambil dari salah satu anjing yang merupakan bagian dari tim yang melakukan pekerjaan lapangan penelitian mengenai usia pohon-pohon ini.

Old Tjikko adalah sebuah pohon cemara Norwegia. Pohon ini hidup di tengah-tengah Gunung Fulufjallet yang berada di provinsi Dalarna di Swedia. Konon pohon ini diyakini sebagai pohon tertua di dunia meskipun ada pohon lain yang diyakini sama tuanya dengan Old Tjikko yaitu Old Rasmus.

Metode penanggalan karbon dan pencocokan genetik dipilih untuk menentukan usia pohon Old Tjikko yang masih berdiri sampai saat ini. Berdasarkan penanggalan tersebut sepertinya, walaupun masih belum bisa ditentukan 100%, Old Tjikko masih lebih tua dibandingkan Old Rasmus.

Pohon ini kemungkinan besar bertunas selama zaman Es terakhir saat Kepulauan Inggris masih terhubung ke Eropa oleh jembatan es. Diketahui bahwa yang menjadi penyebab pohon ini hidup sampai sekarang adalah karena proses kloning layering atau vegetatif yang memungkinkannya untuk menumbuhkan batang, akar dan cabang baru.

Yang membuat pohon ini bisa bertahan dari kerasnya iklim dan fenomena alam karena sistem akar pohon tersebut. Meskipun penampilan luarnya tidak menampakkan seperti pohon yang berdiri sangat lama karena kurus kering, para ahli justru akan memberitahukan hal sebaliknya. Karena penampakkannya itu membuat pohon Old Tjikko sepertinya mudah dirusak oleh manusia.

3. Sarv-e Abarqu

Sarv-e Abarqu

* sumber: www.pinterest.com

Dikenal juga dengan nama Sarv Zoroaster, Sarv-e-Abarqu adalah pohon cemara yang ada di Abarkuh yang berada provinsi Yazd di Iran. Sarv-e-Abarkuh adalah salah satu objek wisata utama di provinsi tersebut karena pohon ini berumur setidaknya 4.000 – 5.000 tahun. Banyak ahli percaya bahwa pohon Sarv-e Abarqu kemungkinan besar adalah pohon tertua yang ada di Asia.

Menurut sebuah mitos, pohon Sarv-e-Abarqu itu ditanam oleh Zoroaster, seorang nabi dari Iran, atau Yafet, putra ketiga tokoh dalam Alkitab, yaitu Nuh. Pohon Sarv-e-Abarqu adalah monumen alam nasional dan dilindungi oleh Organisasi Warisan Budaya Iran. Pohon ini menjadi salah satu atraksi paling populer di kota Abarkuh karena  ukuran, sejarah dan usia yang sudah begitu tua.

Jika kamu berkunjung ke Iran, kamu dapat dengan mudah menemukan dan mungkin dapat melihat pohon yang tumbuh dengan subur ini dari dekat. Pohon itu berdiri di ketinggian 25 meter.

4. Fitzroya Cupressoides

Fitzroya Cupressoides

* sumber: www.flickr.com

Fitzoria atau Fitzroya Cupressoides digambarkan sebagai jenis pepohonan hijau yang tinggi dan kurus. Kebanyakan  ditemukan di Pegunungan Andes, Fitzoria lebih dikenal sebagai Alerce. Usia Fitzoria diperkirakan 3.600 tahunan sehingga dikategorikan sebagai salah satu pohon tertua di dunia.  Pohon ini yang dilindungi dan merupakan satu atraksi utama di Hutan Hujan Valdivian Temperate.

Alerce atau Fitzoria juga dikenal sebagai tumbuhan asli di pegunungan Andes di Chili selatan dan Argentina. Pohon ini dianggap sebagai salah satu anggota penting tumbuhan di hutan hujan Valvadian Temperate. Pohon terbesar di Amerika Selatan ini bisa tumbuh sampai 40-60 meter, tapi terkadang bisa tumbuh hingga 70 meter.

Spesimen hidup terbesar yang diketahui adalah Alerce Milenario. Pohon ini yang berada di Taman Nasional Alerce Costero, Chili. Tingginya mencapai  60 meter dan diameter mencapai  4,26 meter.

5. The President Tree

The President Tree

Disebut juga sebagai pohon Presiden, sequoia raksasa namanya diambil dari Presiden Warren G. Harding. Pohon ini tingginya sekitar 75 meter dan lebar berdiameter sekitar dan 8,2 meter. Pohon Presiden ini dapat  ditemukan di Taman Nasional Sequoia di California. Jika berdiri bersanding dengan pohon ini, manusia terlihat seperti Minions, alias kecil sekali.

Pohon Presiden adalah sequoia yang berumur sekitar 3200 tahun dan merupakan pohon terbesar ketiga di dunia ketika diperingkat berdasarkan volume batangnya.

6. The Llangernyw Yew

The Llangernyw Yew

* sumber: en.wikipedia.org

Terletak di halaman gereja kecil, Gereja St. Dygain di Llangernyw di utara Wales, pohon Llangernyw Yew ini berumur sekitar 4.000 – 5.000 tahun berdasarkan sertifikat yang diterima oleh pohon ini yang ditandatangani oleh David Bellamy, ahli botani Inggris, penulis, penyiar, dan juru kampanye lingkungan.

Pohon ini diperkirakan sudah ditanam sejak sekitar zaman perunggu prasejarah dan masih terus tumbuh bahkan setelah bertahun-tahun kemudian. Llangernyw Yew ditunjuk sebagai salah satu dari 50 pohon Inggris Raya oleh Dewan Pohon pada perayaan emas Ratu Elizabeth II di tahun 2002.

Dalam mitologi Wales, pohon Llangernyw Yew memiliki tempat khusus karena dikaitkan dengan roh Angelystor (“Malaikat Rekaman”). Roh itu datang setiap Halloween untuk meramalkan anggota umat paroki mana yang akan meninggal pada tahun berikutnya.

7. Jomon Sugi

Jomon Sugi

* sumber: allabout-japan.com

Pohon Jomon Sugi adalah pohon cryptomeria tertua dan terbesar di pulau Yakushima, Jepang. Jomon Sugi salah satu yang menjadikan pulau ini mendapat gelar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Diperkirakan usia pohon ini sekitar 2.000 tahun, tetapi beberapa ahli percaya Jomon Sugi berusia lebih tua dari itu, kemungkinan antara 2.170-7.200 tahun.

Pohon ini adalah bagian penting industri pariwisata Yakushima. Sejumlah wisatawan dari seluruh dunia setiap tahun tertarik untuk menyaksikan keajaiban besar ini. Jomon Sugi terletak di ketinggian 1.300 meter  di puncak tertinggi di Yakushima. Diameter pohon ini adalah 16,4 meter sedangkan tingginya 25,3 meter.

8. Chestnut Tree of One Hundred Horses

Chestnut Tree of One Hundred Horses

* sumber: gabrielleinsicily.wordpress.com

Dikenal juga dengan nama  pohon seratus kuda, pohon kastanye ini terletak di gunung berapi Etna di Sisilia. Pohon ini berumur sekitar 2.000 dan 4.000 tahun. Pohon kastanye terbesar dan tertua di dunia ini tercatat dalam Guinness World Records sebagai “Pohon Terbesar Yang Pernah Ada” karena pohon ini memiliki diameter  57,9 meter.

Menurut legenda, pohon ini memberikan perlindungan kepada Ratu Aragon dan 100 ksatria dari hujan badai. Mereka berlindung di bawah cabang-cabang pohonnya yang besar. Meskipun cerita itu adalah sebuah legenda, tetapi benar dalam beberapa hal. Contohnya, cabang-cabang pohon kastanye ini memang besar sehingga  kemungkinan orang bisa berlindung  dari hujan.

9. General Sherman

General Sherman

* sumber: www.outdoorproject.com

Pohon sequoia raksasa ini terletak di Hutan Raksassa Taman Nasional Sequoia, di daerah Tulare di California. Nama Jenderal Sherman diambil dari nama Jenderal Perang Sipil Amerika, William Tecumseh Sherman. Pohon ini memiliki tinggi sekitar 84 meter dan diperkirakan berumur 2300-2700 tahun. Berdasarkan volumenya,  Jenderal Sherman dianggap sebagai pohon batang tunggal terbesar.

Pada tahun 2006, ranting terbesar pohon ini jatuh dan menghancurkan pagar yang mengelilinginya.  Sesuai dengan namanya, pohon ini  tidak berhenti menginspirasi kekaguman dan keajaiban.

10. Patriciarca da Floresta

Patriciarca da Floresta

* sumber: g1.globo.com

Patriciarca da Floresta  adalah pohon non-konifer tertua di Brasil. Pohon yang diyakini sebagai pohon suci ini termasuk ke dalam spesies Cariniana Legalis dan diyakini berumur sekitar 3.000 tahun. Sayangnya , spesies pohon ini terus-menerus berada dalam ancaman karena pembukaan hutan yang terjadi di Brasil, Kolombia, dan Venezuela.

Setelah membaca artikel ini, apa pendapatmu tentang pohon-pohon tersebut? Apakah mungkin pohon-pohon tersebut bisa memiliki umur yang lebih tua dari piramida Mesir sekalipun? Menurutmu, apakah Indonesia memiliki pohon setua pohon-pohon ini? Share pendapatmu di kolom komentar, ya.

Kunjungi juga artikel pohon tertinggi di dunia ini untuk mencari tahu sejumlah jenis pohon yang memiliki tinggi abnormal.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar