bacaterus web banner retina

4 Jenis Pohon Cendana Langka yang Memiliki Banyak Manfaat

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 11 Mei 2021

Cendana adalah jenis pohon yang tergolong lambat tumbuh. Kayu cendana sangat mahal, bahkan disebut-sebut sebagai kayu termahal kedua di dunia. Kayu cendana beraroma sedap dan aromanya dapat bertahan bertahun-tahun. Inilah yang tidak terdapat pada jenis kayu lain.

Berdasarkan klasifikasinya, cendana termasuk ke dalam kelas Dicotyledoneae dari suku Santalaceae. Ia termasuk dalam jenis Santalum album L. Mulanya cendana adalah pohon parasit. Perakarannya tidak kuat, oleh karenanya ia butuh inang untuk tumbuh. Oleh sebab itu, pohon cendana sulit dikembangbiakkan dan dibudidayakan.

Manfaat Kayu Cendana

* sumber: www.forestessentialsindia.com

Pohon cendana dapat tumbuh setinggi 10 meter lebih. Pohon ini mempunyai daun berbulu dan saling berpasangan. Masing-masing daun tersebut tumbuh berhadapan pada cabang. Akar dan batang pohon cendana mengandung minyak aromatik yang disebut dengan minyak cendana.

Di antara bagian-bagian pohon cendana, bagian akar menghasilkan minyak atsiri sebesar 10%, sedangkan bagian batang pohon cendana hanya menghasilkan sebesar 4%-8%. Ranting pohon cendana menyimpan minyak atsiri sebanyak 2-4%.

Banyak orang yang bilang bahwa pohon cendana adalah pohon mahal. Bagian akar dan batang inilah yang bernilai ekonomi luar biasa mahal. Oleh sebab itulah kayu cendana banyak dicari oleh orang-orang.

Proses produksi minyak cendana juga tergolong mahal. Minyak esensial yang terkandung di dalam pohon cendana didapat dengan cara penguapan destilasi. Tetesan minyak yang keluar dari kayu ini kemudian diolah kembali menjadi produk-produk baru.

Sementara itu, kayu cendana bubuk digunakan sebagai bahan baku pembuatan dupa yang biasa digunakan pada ritual keagamaan. Selain itu, bubuk kayu beraroma sedap tersebut digunakan untuk mengharumkan pakaian.

Industri kosmetik seperti perawatan kulit, parfum dan medis pun ikut mengambil manfaat dari minyak atsiri yang dihasilkan dari kayu cendana. Para pembuat membuat produk-produk kecantikan berbahan dasar bubuk kayu cendana.

Pada abad ke-9, kayu cendana digunakan untuk mengawetkan jenazah putra-putri raja di Sri Lanka. Sementara di Indonesia, kayu cendana sering digunakan untuk furniture. Kayunya yang besar dan kokoh membuat furniture yang terbuat dari kayu cendana tahan lama dan pastinya harganya sangat tinggi.

Sebaran Pohon Cendana di Seluruh Dunia

* sumber: www.bloomberg.com

Pohon cendana pada umumnya banyak ditemukan di daerah yang mempunyai curah hujan tinggi, yaitu antara 600-2.000 mm. Habitat asli tumbuhan yang dapat tumbuh tinggi ini adalah pada wilayah dengan musim hujan lebih singkat daripada musim panas.

Pohon cendana tidak menyukai lahan yang tergenang air. Namun, lahan yang basah tidak berpengaruh terhadap pada pertumbuhan pohon cendana dewasa

Di Indonesia, cendana banyak tumbuh di Nusa Tenggara Timur, tertama di daerah Sumba dan Pulau Timor. Sementara itu, keberadaan cendana di India ada kaitannya dengan perdagangan kayu cendana yang dilakukan di masa lampau.

Pada saat itu kayu cendana dijual ke India dan dikembangkan di daerah yang mempunyai iklim dan habitat yang sama dengan iklim di Nusa Tenggara Timur. Pada abad ke-15 Tiongkok mendapatkan kayu cendana melalui pasar Malaka. Saat itu pasar Tiongkok kalah saing dengan perdagangan kayu cendana dari India.

Pasar Tiongkok sempat mengalami peningkatan pasca Kepulauan Hawaii dan Marquesa kehilangan pohon cendana dalam beberapa tahun. Selain itu, permintaan Eropa yang meningkat ikut mengangkat pasar Tiongkok.

Banyaknya permintaan terhadap kayu cendana membuat eksploitasi kayu cendana terjadi di mana-mana. Saat itu belum ada regulasi yang mengatur penebangan dan jual beli kayu cendana.

Dampak dari eksploitasi kayu cendana dirasakan mulai tahun 80-an di mana jumlah pohon cendana makin hari makin menyusut. Hal tersebut menyebabkan beberapa spesies terancam punah. Di bawah ini adalah daftar pohon cendana langka yang keberadaannya dilindungi oleh pemerintah.

Jenis Pohon Cendana Langka

Di wilayah Asia dan kepulauan di Samudra Pasifik Selatan terdapat kurang lebih 10 jenis pohon cendana, namun hanya beberapa yang termasuk cendana langka. Berdasarkan data dari IUCN (International Union For Conservation Of Natural Resources), pohon cendana masuk ke dalam kategori pohon yang rentan punah.

Kepunahan tersebut disebabkan oleh adanya penebangan besar-besaran yang dilakukan sejak tahun 1980-an. Faktor lain yang menyebabkan pohon cendana berkurang jumlahnya adalah area hutan yang semakin hari semakin menyusut.

1. Cendana India

* sumber: agrifarmingtips.com

Di negara ini pohon cendana dapat tumbuh mencapai 4,5 meter - 6 meter. Harga minyak atsiri yang dihasilkan dari kayu cendana india sangat fantastis. Selain itu, pohon cendana mempunyai peran penting dalam kebudayaan india yang telah hidup selama ratusan tahun.

Peran penting pohon cendana dalam tradisi dan adat budaya India berdampak negatif terhadap kelangsungan pohon ini. Di negeri asalnya, cendana india mengalami eksploitasi gila-gilaan.

Kini, cendana india berada dalam status dilindungi. Jika penebangan masif pada pohon cendana terus dilakukan maka akan mengakibatkan pohon ini punah di kemudian hari.

2. Cendana Merah

* sumber: www.99.co

Cendana merah atau Pterocarpus santalinus adalah pohon cendana yang punya keindahan tersendiri. Pohon yang susah tumbuh ini pun termasuk tumbuhan langka karena penebangan ilegal yang dilakukan oleh masyarakat sekitar.

Di India, tidak sembarang orang dapat menanam dan memanen pohon cendana. Harus ada izin dari pemerintah untuk menanamnya. Jika kamu menanam pohon ini tanpa izin, maka ada sanksi dan denda yang dikenakan pada pelanggar.

Meskipun berada dalam status rentan punah, kegiatan memperjualbelikan kayu cendana tidak mustahil terjadi. Hanya saja diperlukan surat izin pemerintah yang hanya dikeluarkan jika kegiatan ekspor tersebut tidak mengancam keberadaan cendana.

Cendana merah disebut juga sebagai rakta chandan. Pohon ini banyak tumbuh di wilayah selatan India. Meskipun pohon ini terbilang mahal, namun kadar aroma yang dimilikinya tidak sekuat dan setahan lama cendana jenis lain.

Pohon cendana merah dewasa punya warna merah yang unik dan terlihat bagus. Inilah yang mengakibatkan pohon cendana jenis ini dinamai cendana merah. Warna merah cerah yang memancar menjadikan pohon ini tetap diminati meskipun aromanya tidak terlalu kuat.

3. Cendana Malayagiri

* sumber: indiagardening.com

Pohon cendana malayagiri merupakan tumbuhan yang tumbuh sepanjang tahun. Ia dapat tumbuh setinggi 6-9 meter. Cendana malayagiri berasal dari Mysore, Coorg, Hyderabad, dan Nilgiri di selatan India.

Walaupun ada banyak jenis kayu cendana di India, jenis cendana malayagiri atau yang disebut dengan shrikhand adalah yang termanis di antara semua jenis pohon cendana. Selain itu, cendana malayagiri yang hanya tumbuh di India ini disebut-sebut sebagai cendana dengan kualitas terbaik di seluruh dunia.

Cendana malayagiri mempunyai warna batang putih beige dengan aroma yang sangat lembut. Kayu dari pohon yang punya nilai sakral ini digunakan untuk bahan baku pembuatan kotak hadiah atau perabotan rumah tangga.

4. Cendana Putih

* sumber: www.dailynews.lk

Di antara semua jenis pohon cendana, cendana putih merupakan primadona dari semuanya. Ia adalah yang paling banyak dicari dan paling rentan punah. Pohon ini pun termasuk tumbuhan evergreen, yakni tumbuh sepanjang tahun.

Cendana putih mempunyai aroma yang paling kuat, lembut dan menenangkan. Inilah yang membuat cendana putih termasuk komoditas yang sangat mahal.

Pohon cendana putih banyak ditemukan di wilayah Indonesia, seperti Nusa Tenggara Timur, tepatnya di daerah Alor, Flores, Sumba, Lomblen, Pulau Rote, Sabu dan Pantar. Selain itu, di India, pohon cendana putih banyak dibudidayakan secara besar-besaran.

Pohon cendana putih alami dapat ditemukan di Kerala, Karnataka Andhra Pradesh dan Tamil Nadu India. Negara Australia pun termasuk negara yang menanam pohon cendana dengan skala besar.

Cendana di Australia merupakan tanaman pohon komersil yang paling banyak ditanam. Terdapat kurang lebih 20.000 hektar perkebunan sejak tahun 2018. Pertumbuhan yang masif di negeri kangguru ini didorong oleh program pemerintah dan para petani serta pemilik lahan.

Wah, luar biasa sekali ya pohon cendana ini? Yuk, jaga pohon cendana agar tidak punah. Pemanfaatan yang bijak dan pembibitan secara berkesinambungan dapat menjaga pohon cendana dari kepunahan. Jadi, kita dan generasi selanjutnya masih dapat merasakan manfaat dari pohon besar yang super mahal ini.

linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram