Bacaterus / Peralatan Bayi / Inilah 15 Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Harus Dibeli!

Inilah 15 Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Harus Dibeli!

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Menunggu bayi lahir, apalagi jika itu kelahiran pertama, akan selalu mendebarkan. Selain mempersiapkan persalinan, orang-orang sering dibuat bingung dengan barang apa saja yang harus dibeli untuk sang bayi kelak. Jangan sampai Anda belanja berlebihan dan akhirnya tidak terpakai, atau bisa terpakai tapi nanti kalau baby sudah besar.

Tak perlu galau, ikuti daftar yang telah Bacaterus buat untuk Anda di sini. Barang-barang berikut merupakan benda essential yang harus ada untuk bayi Anda, namun ada juga barang yang ‘tidak wajib’ alias jika ada akan sangat membantu kehidupan bayi dan orang tua selama beberapa bulan pertama kehidupan sang baby, tapi jika tak ada juga tak apa-apa. Inilah perlengkapan bayi baru lahir yang harus dibeli versi Bacaterus.

1. Popok Kain & Popok Sekali Pakai

* sumber: littlelovebum.com

Popok adalah barang wajib yang harus Anda persiapkan untuk newborn. Secara garis besar, ada dua macam popok, yaitu popok yang reusable (popok kain) dan popok disposable (popok sekali pakai). Popok kain juga ada dua, yaitu popok kain biasa yang terbuat dari bahan kaos adem dengan tali, lalu ada nappies, tapi kalau di Indonesia lebih beken dengan nama clodi yang merupakan singkatan dari cloth diaper.

Popok kain tali hanya diperuntukkan untuk bayi baru lahir, sedangkan clodi memiliki banyak ukuran sehingga bisa dipakai untuk newborn hingga toddler (12-36 bulan). Orang-orang memilih popok kain tali untuk newborn karena mudah dibongkar pasang, tidak panas, tidak pengap, tidak akan melukai tali pusat bayi yang belum kering dan membuat bayi leluasa menggerakkan kakinya.

Sedangkan clodi dari bentuk dan fungsi mirip dengan popok disposable, hanya saja di dalamnya terbuat dari kain lembut dan diluarnya kain anti air untuk mencegah kebocoran. Kalau popok sekali pakai sepertinya semua orang sudah tahu bagaimana bentuknya jadi tak perlu dibahas. Merk popok disposable untuk bayi bisa Anda lihat di artikel ini.

Tapi, menurut author pribadi, sebaiknya di minggu-minggu awal kehidupan bayi, Anda memakaikan popok kain tali saja. Setiap bayi yang baru lahir sangat rentan kuning, jadi mereka membutuhkan banyak asupan asi. Jika menggunakan clodi, apalagi popok sekali pakai, takutnya mereka terlalu nyenyak tertidur sehingga asupan asi pun kurang.

Dengan menggunakan popok kain tali, bayi akan sering bangun ketika mereka pipis, jadi Anda pun bisa meminumkan asi dengan tenang tanpa perlu membangunkan bayi secara paksa. Tapi, kalau si bayi ternyata masih pules-pules saja, ikuti cara membangunkan bayi untuk diberi susu berikut ini.

2. Baju Pisah (Panjang & Pendek)

Tentu pakaian adalah barang terpenting selanjutnya. Baju kodok memang lucu, tapi itu kurang praktis. Dan, kalau anaknya rewel, Anda akan frustasi memaksakan dia menggunakan baju yang menyatu, percayalah.

Jadi, stok baju atasan dan bawahan lebih banyak daripada bodysuit dan sleepsuit, ya. Sediakan dalam bentuk lengan dan celana yang pendek maupun panjang. Jangan lupa beli kaos dalam juga kalau Anda merasa sang bayi membutuhkannya.

3. Bodysuit & Sleepsuit

* sumber: www.carters.com

Ini dia baju yang gemesin banget buat bayi-bayi yang baru lahir. Bodysuit dan sleepsuit (bahkan romper juga) sama-sama baju kodok kalau kita menyebutnya di Indonesia.

Bedanya, bodysuit itu kakinya pendek (seperti celana dalam) dan sleepsuit itu kakinya panjang, bahkan biasanya sampai menutupi kaki jadi bayi tak perlu pakai kaos kaki lagi. Kalau romper itu lebih ke baju main karena suka ada tambahan aksesorisnya, tapi bagian bawahnya tetap ada kancing.

Walaupun baju-baju ini sangat gemesin, sebaiknya Anda tidak terlalu banyak membelinya, karena bayi sangat cepat tumbuh. Baju pisah atasan dan bawahan masih agak bisa lama dipakainya, tapi kalau yang ada kancing ctet seperti ini kalau sudah tidak bisa dikancingkan ya tidak bisa dipakai lagi. Sayang sekali, kecuali Anda tega memotong bajunya dan menjadikannya baju pisah kalau nanti sudah tidak cukup, haha.

4. Swaddle (Bedong)

* sumber: babyroad.com.au

Bedong merupakan barang esensial lainnya buat bayi newborn. Bedong dianggap sangat penting karena bayi terbiasa dengan kehangatan di dalam rahim ibu. Bedong juga disukai karena dianggap mampu membuat bayi merasa aman.

Bedong juga direkomendasikan oleh para dokter anak untuk tetap digunakan ketika bayi tidur. Dengan catatan, di dalamnya bayi tidak menggunakan pakaian yang terlalu tebal, tidak pakai topi, sarung tangan maupun kaos kaki, hanya baju simpel yang tipis saja.

Dan, setelah pakai bedong, bayi tidak perlu pakai selimut lagi atau nanti mereka akan kepanasan. Bedong sudah cukup menghangatkan bayi, tetapi tidak terlalu hangat hingga membuatnya pengap.

Dan, perlu diperhatikan kalau membedong itu jangan terlalu ketat. Jangan paksa kaki bayi untuk diluruskan. Bedong itu longgar, tapi cukup ‘mendekap’ bayi. Tenaga ahli yang membantu persalinan Anda pasti sudah mengerti dan akan mengingatkan Anda nanti saat perawatan setelah melahirkan.

5. Sarung Tangan, Kaus Kaki & Topi

* sumber: www.youngparents.com.sg

Sarung tangan (mitten), kaus kaki (bootee) dan topi dianggap benda penting untuk newborn juga. Akan tetapi, menurut dr. Natalie Epton, seorang dokter spesialis anak dan ahli neonatologi, sarung tangan sangat bermanfaat dalam beberapa hari hingga minggu kehidupan pertama bayi, tapi bukan untuk menghangatkannya, melainkan untuk mencegah bayi menggaruk wajahnya.

Kuku bayi sangat cepat panjang dan Anda mungkin tidak menyadari telah tiba waktunya untuk memotongnya kembali. Dalam waktu-waktu tersebut Anda bisa ‘menyembunyikan’ tangan bayi supaya kulit wajahnya tidak tergores kukunya sendiri. Dan, pada akhirnya Anda tetap harus memotong kuku sang bayi dengan rutin.

Apalagi kita hidup di negara tropis, di mana bayi akan jarang terkena flu dan masuk angin. Jadi sebenarnya sarung tangan tidak terlalu penting. Justru, bermain dengan jari tangan mereka sendiri merupakan perkembangan yang penting untuk bayi.

Mereka juga sudah bisa mulai merasakan tekstur dan menyentuh benda dengan tangan mereka. Jadi, gunakan sarung tangan hanya ketika cuaca sedang dingin dan ketika kuku mereka belum dipotong saja. Sisanya, biarkan mereka bereksplorasi.

Berbeda dengan bootee (kaus kaki atau pakaian seperti boot) yang penting digunakan untuk menghangatkan dan melindungi kaki bayi. Serta topi bayi, terutama topi newborn yang punya desain dan manfaatnya sendiri.

Ada alasan untuk mengenakan topi pada bayi baru lahir sepanjang waktu, karena kepala mereka lebih besar dari tubuh mereka, sehingga mereka mengalami lebih banyak perpindahan panas. Topi bayi mencegah terlalu banyak pendinginan atau pemanasan pada bayi Anda.

Tapi, perlu catatan juga. Jangan membiarkan bayi tertidur dengan topinya, itu akan membuatnya kepanasan dan meningkatkan risiko SIDS (sindrom kematian bayi mendadak). Pakaikan topi ketika sedang berada di luar ruangan dan cuacanya dingin, tapi lepaskan topi begitu Anda masuk rumah.

6. Muslin

* sumber: grocompany.com.au

Di Indonesia, muslin tidak terlalu populer. Kita pikir handuk saja cukup. Sebenarnya muslin itu handuk juga, cuma lebih lembut dan versatil. Muslin, alias muslin square, adalah kain kecil yang digunakan saat Anda menyusui atau memberi susu botol pada bayi. Anda bisa menggunakannya sebagai bantalan bayi maupun lap untuk membersihkan bibir bayi setelah menyusui.

Muslin bisa dilipat dan ditaruh di bahu Anda ketika akan menggendong dan membuat bayi bersendawa. Muslin juga akan melindungi baju Anda kalau-kalau bayi muntah. Muslin juga bisa digunakan sebagai selimut karena teksturnya yang lembut disukai para bayi.

Dianyam dengan bebas, muslin memungkinkan panas keluar dan udara segar masuk, sehingga bayi Anda bisa merasa nyaman dan tenang. Muslin juga meniru rahim karena dirancang untuk membungkus bayi di lingkungan yang hangat dan lembut, mirip dengan rahim. Kain muslin bahkan tidak akan belel, malah menjadi lebih lembut setiap kali dicuci!

Jadi, alih-alih membeli handuk, selimut, serbet, alas kasur, alas perlak dan lap secara terpisah, sebaiknya sedia beberapa muslin saja. Lebih hemat dan aman untuk bayi juga, kan.

7. Changing Mat (Perlak)

* sumber: www.jojomamanbebe.co.uk

Perlak itu penting untuk mengganti popok, memakaikan baju setelah mandi, juga mengganti baju ketika mereka berkeringat atau kotor. Perlak ada yang berbentuk taplak karet empuk dan ada juga yang berbentuk matras dengan pinggiran yang lebih tinggi (untuk mencegah bayi berguling). Yang jelas, perlak itu anti air sehingga ketika bayi pipis dan pup tidak akan merembes ke kasur.

8. Peralatan Mandi & Bercebok

* sumber: lunanomama.wordpress.com

Tisu basah, minyak telon, hair lotion, parfum, sisir, sampo, sabun, korek kuping, pembersih kotoran hidung itu adalah benda-benda penting yang harus ada untuk keperluan kebersihan harian bayi. Masih ada rash cream, baby cream, baby oil dan masih banyak lagi yang juga memiliki manfaat untuk kesehatan dan kecantikan kulit bayi. Jangan lupa perkakas lainnya seperti gunting kuku, sisir, juga kain kasa dan kapas bulat jika dirasa dibutuhkan.

9. Bak Mandi & Bathtub Mat

Jika di rumah Anda tak ada bathtub, sebaiknya Anda membeli bak mandi. Bayi baru lahir belum bisa duduk, jadi Anda harus memandikannya dalam posisi bayinya tiduran atau selonjoran. Anda bisa juga memandikan bayi di wastafel atau jolang. Tapi, supaya lebih aman dan nyaman untuk bayi, serta memudahkan orang tua yang memandikan, sediakan juga bathtub mat.

Bathtub mat adalah alas untuk mandi bayi tanpa perlu Anda pegangi terus-terusan. Bentuknya bermacam-macam, ada yang seperti gambar di atas, ada yang berbentuk jaring, ada yang berbentuk seperti kursi bouncer. Bathtub mat tidak wajib tapi akan sangat membantu.

10. Botol Susu, dll

* sumber: www.babylist.com

Walau pun Anda memiliki asi yang melimpah, Anda sebaiknya tetap mengajarkan bayi minum dari botol, karena kita tidak tahu kedepannya akan seperti apa. Bisa saja asi Anda tiba-tiba surut, bisa saja Anda mendapatkan tawaran pekerjaan, bisa saja Anda sakit dan tidak ingin bayi Anda tertular, bisa saja Anda capek atau ingin ke kamar mandi barang sebentar.

Jika bayi telah terbiasa minum dari botol, itu akan sangat memudahkan orang tua, apalagi sang ibu. Selain membeli botol susu bayi, sediakan juga teat/nipple untuk mengganti jika nipple bawaan botol rusak atau sudah tidak sesuai usia, sikat botol dan sabun khusus peralatan makan dan minum bayi.

11. Breast Pump & Storage

Tentu jika Anda berniat membiasakan bayi dengan botol susu, Anda akan membutuhkan breast pump dan tempat asi. Ada banyak merk breast pump di pasaran, ada yang manual dan ada yang elektrik.

Untuk kemasan penyimpanan asi juga ada yang berbentuk botol kaca dan plastik sekali pakai. Sesuaikan dengan budget dan kepraktisan yang Anda sukai. Jika bayi Anda minum susu formula maka benda ini tak perlu dibeli.

12. Bantal Anti Peyang

Kepala bayi sangatlah lunak, jadi jika dibiarkan, bentuknya bisa tidak bulat sempurna. Memang tidak berbahaya untuk kesehatan kalaupun bentuk kepala bayi Anda tidak bulat sempurna, hanya lebih ke estetika penampilan anak Anda saja nantinya. Jadi, sebaiknya Anda membeli baby pillow yang telah lulus uji klinis, bukan sembarang bantal bayi yang dijual sembarangan.

Setidaknya selama 3 bulan awal kehidupannya, jadwal tidur bayi sangat berantakan. Mereka kerap terjaga pada malam hari dan mungkin rewel pada siang harinya. Bantal bayi yang dibuat dengan seksama akan membentuk kepala bayi sekaligus membuat bayi tidur lebih nyenyak karena tidurnya jadi lebih berkualitas. Jangan lupa guling dan selimut juga.

13. Ranjang Bayi

Moses basket (keranjang) atau crib (tempat tidur bayi dengan pagar kayu) biasanya menjadi pilihan untuk tempat tidur pertama bayi. Itu tak apa sebenarnya. Tapi, catatan, bayi akan cepat tumbuh. Setelah mereka terlalu besar atau dapat berguling, apalagi jika mulai berdiri, keranjang tidak lagi bisa dipakai.

Terus, kalau bayi sudah bisa manjat-manjat, crib tidak aman lagi. Belum lagi ada bayi yang tidak mau ditinggal orang tuanya, jadi akhirnya kasur bayi pun terbengkalai karena bayi tidur diantara ayah dan ibunya. Jadi, pikirkan baik-baik tentang tempat tidur bayi sebelum membelinya. Kalau Anda jadi beli keranjang atau crib, jangan lupa matras dan sarung/spreinya juga.

14. Rocker/Bouncer/Swing

Rocker, bouncer dan swing merupakan benda yang berbeda, tapi intinya sama. Yaitu tempat bermain bayi yang nyaman dan aman. Semua benda ini juga memungkinkan Anda beraktivitas tanpa harus selalu menempel dengan bayi (seperti menggendongnya ke mana-mana, misalnya).

Rocker itu mirip bouncer tapi bergoyang, singkatnya dia kursi goyang bayi. Kalau bouncer pasti mom dan dad sudah tahu, ya, kursi yang bisa bergetar dan bagian punggungnya bisa naik turun. Ada juga bouncer yang bisa bergoyang memutar (menggunakan listrik dan harganya lebih mahal). Lalu ada swing, yaitu ayunan bayi.

Dengan mendudukkan bayi di rocker, bouncer atau swing, Anda bisa kabur sebentar untuk ke kamar mandi, masak, beres-beres, makan dan lainnya. Tapi, bayi tetap harus diperhatikan, bukannya ditaruh lalu dicuekin, ya. Lihat merk bouncer yang bagus versi Bacaterus di sini.

15. Stroller & Car Seat

Terakhir, ada travel system, yaitu stroller dan car seat. Stroller lebih penting daripada car seat, apalagi jika Anda tak punya mobil, jadi buat apa beli car seat? Tapi, stroller itu bisa dipakai di mana saja, seperti untuk jalan-jalan di gang, komplek, atau mall.

Stroller juga memudahkan orang tua karena kita jadi tidak harus selalu menggendongnya dan kita tidak harus membawa-bawa kantong keperluannya karena setiap stroller pasti punya basket (keranjang) di bawahnya.

Lihat cara memilih stroller di artikel ini. Jika Anda punya budget lebih dan sering bepergian menggunakan mobil, tak ada salahnya membeli car seat. Newborn memang lebih banyak tidur, jadi kalau tak ada car seat memang bisa digendong saja.

Tapi, itu sangat pegal buat yang menggendongnya, apalagi kalau sedang mudik yang membutuhkan waktu berjam-jam. Belum lagi posisi gendongan yang belum tentu nyaman dan bagus untuk pertumbuhan bayi. So, belilah car seat jika memang dirasa perlu.

Memang banyak barang yang harus dipersiapkan untuk menyambut sang buah hati. Anda bisa menyesuaikannya dengan budget dan kebutuhan Anda. Tapi, kalau Anda punya saran lain soal perlengkapan bayi baru lahir, bisa tuliskan di kolom komentar, ya.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *