Bacaterus / Peralatan Bayi / Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Harus Dibawa ke Rumah Sakit

Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Harus Dibawa ke Rumah Sakit

Ditulis oleh - Diperbaharui 21 Februari 2020

Apa yang harus dibawa saat Anda akan melahirkan? Itu mudah saja, pakaian ganti, handuk, gadget untuk mengabari orang terdekat, data diri dan uang. Lalu, apa saja yang dibutuhkan oleh bayi Anda yang akan lahir nanti?

Ini agak membingungkan, karena perlengkapan bayi baru lahir itu ada sangat-banyak-sekali. Apalagi dengan kedatangan bayi yang selama ini dinanti-nanti, membuat siapa saja bisa jadi over excited dan akhirnya jadi kurang persiapan.

Anda akan memerlukan daftar ini, jadi Anda tidak membawa barang-barang yang tak diperlukan. Karena, tak semua perlengkapan bayi yang Anda beli harus dibawa ke rumah sakit saat Anda lahiran.

Dengan daftar yang sudah Bacaterus buat di bawah ini, kami harap Anda tidak harus pergi membeli barang-barang secara mendadak ketika ternyata dibutuhkan tapi belum Anda siapkan sebelumnya. Berikut adalah barang-barangnya.

1. Receiving Blanket

* sumber: www.babylist.com

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Pertama, Bacaterus merekomendasikan Anda menyiapkan receiving blanket. Sebagai ibu baru, Anda mungkin akan menerima banyak selimut untuk bayi Anda. Tapi, apakah itu receiving blanket? Belum tentu, karena benda ini belum lazim dipakai oleh orang-orang di Indonesia.

Kebanyakan dari kita tahunya handuk dan selimut saja secara terpisah. Padahal, dengan receiving blanket, Anda bisa lebih hemat dan bayi Anda pun merasa lebih nyaman, loh!

Receiving blanket adalah selimut tipis yang biasanya dijual dalam pack berisi dua atau empat lembar. Selimut ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan yang berkaitan dengan masa awal kehidupan bayi, termasuk menjadi swaddle (bedong) dan burping mat (lap yang ditaruh di bahu ibu untuk bayi bersendawa setelah minum susu).

Terbuat dari bahan tipis dan lembut seperti katun, flanel, atau plush, lalu biasanya berukuran 30 inci x 30 inci (76 cm x 76 cm). Selain untuk dijadikan pembungkus bayi yang baru di’terima’ alias keluar dari rahim ibu, receiving blanket bisa Anda gunakan untuk keperluan lainnya di masa mendatang seperti dijadikan alas bermain anak, pengganti kain perlak dan sebagainya.

2. Pakaian Hangat

* sumber: raisingchildren.net.au

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Perlengkapan bayi baru lahir yang harus dibawa ke rumah sakit selanjutnya adalah baju. Sangat, banyak, baju! Bayi yang baru lahir bisa berganti baju lebih dari empat kali sehari. Apalagi jika Anda memutuskan menggunakan popok kain, otomatis ketika bayi pipis atau pup akan kena ke mana-mana. Bukan cuma ganti baju, bayi juga pasti ganti bedong, ganti kain perlak, ganti sarung tangan dan kaus kaki juga.

Agar tidur nyenyak dan aman, bayi yang baru lahir harus mengenakan pakaian yang tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Jadi, penting bagi orang tua untuk memakaikan mereka pakaian yang berbahan nyaman, agak sejuk tapi tidak tipis, agak hangat tapi tidak terlalu tebal.

Sesuaikan juga dengan kondisi suhu di sekitar. Jika rumah sakit tersebut ada di daerah dingin, berarti bayi Anda akan membutuhkan pakaian yang sedikit lebih tebal.

Jika rumah sakit tempat Anda melahirkan ada di daerah yang panas, pastikan bayi mengenakan pakaian yang hangat tapi tidak berlebihan. Sebenarnya dengan membedong pun bayi sudah merasa hangat. Jadi, kalau Anda membedongnya, sebaiknya gunakan bayi pakaian yang longgar dan adem di dalamnya.

Jangan lupa beli kaos dalam juga! Soalnya, kata orang Indonesia, nanti bayinya masuk angin kalau tidak pakai kaos dalam. Supaya tidak repot, Anda bisa memakaikan bayi baju one piece yang ada kakinya, supaya Anda tinggal memakaikan sarung tangan saja.

3. Kaus Kaki & Sarung Tangan

* sumber: www.sewknitlove.co

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Baby socks (kaus kaki bayi) dan mitten (sarung tangan bayi) termasuk ke barang esensial bayi yang baru lahir, walaupun tidak wajib. Karena, dengan bedong atau selimut juga bayi sudah cukup merasa hangat.

Lain halnya jika Anda tidak mau membedong mereka, atau ada kalanya ketika mereka dikeluarkan dari bedong supaya bisa bergerak bebas. Nah, saat itulah Anda memakaikan kaus kaki dan mitten pada bayi Anda.

4. Topi

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Topi bayi pasti berbentuk beanie (kupluk), karena bayi belum bisa duduk, sehingga menggunakan topi baseball agak tidak nyambung.. kecuali untuk keperluan fashion, mungkin. Bayi memang cepat merasa dingin, jadi dalam usia awal tubuhnya mereka akan membutuhkan kupluk.

Tapi, perlu Anda ketahui, kalau bayi mendinginkan diri dengan melepaskan panas dari kepala dan wajah mereka. Bayi Anda dapat dengan cepat kepanasan jika ia tertidur mengenakan topi atau beanie. Jadi, penting untuk menjaga kepala bayi Anda terbuka (tanpa topi) ketika mereka tidur, sehingga mereka tidak kepanasan.

Penggunaan topi dan aksesoris kepala lainnya di tempat tidur juga bisa memicu bahaya bayi tersedak, loh. Lepaskan juga topi atau beanie bayi Anda ketika masuk ke dalam ruangan, ke rumah, atau ke ruang tertutup dan hangat lainnya seperti mobil, sehingga bayi tidak kepanasan.

5. Toiletries

* sumber: www.imanabdulrahim.com

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Toiletries adalah peralatan mandi. Seperti kita, bayi juga membutuhkan sabun, sampo, handuk, serta sisir yang sering terlupa. Lalu, ada peralatan spesial yang harus Anda siapkan untuk baby, seperti diaper cream/nappy rash, cotton bud, baby wipes (tisu basah), minyak telon, baby lotion kalau kulit bayi Anda kering, baby powder kalau dirasa dibutuhkan (tapi bukan untuk pantat dan daerah sensitif bayi, ya!).

Siapkan juga popok kain dan popok sekali pakai, waslap untuk memandikan bayi juga boleh di bawah ke rumah sakit kalau Anda mau bayi Anda dimandikan dengan barang pribadi.

Untuk grooming stuff seperti gunting kuku, booger removal, nasal aspirator, thermometer dll bisa Anda beli tapi tak perlu dibawa ke rumah sakit. Kecuali jika sang bayi menginap cukup lama di sana karena ada masalah kesehatan. Peralatan mandi seperti bath tub, changing mat (perlak) juga tak perlu dibawa karena sudah tersedia di rumah sakit.

4. Bantal Menyusui

* sumber: sea.banggood.com

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Baik Anda menyusui bayi secara direct (ASI) atau pun menggunakan susu formula, bantal bayi akan menjadi penyelamat Anda. Bantal menyusui menopang tubuh dan menopang kepala bayi, bersama dengan memberikan beberapa dukungan tambahan untuk Anda saat menyusui.

Bantal bayi biasanya berbentuk U besar yang dimasukkan ke pinggang ibu. Ada juga yang berbentuk lembaran seperti buku, tapi itu adanya di situs belanja luar negeri, hehe. Setelah bayi beranjak besar pun bantal menyusui masih bisa dipakai bayi untuk tummy time, belajar duduk dan sebagainya.

5. Botol Susu & Formula

* sumber: www.directadvicefordads.com.au

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Jika Anda memutuskan untuk memberi mereka susu formula, atau ada kendala seperti ASI yang tidak keluar, bayi yang sakit sehingga harus ada di incubator atau NICU, mereka akan membutuhkan botol susu. Baik itu dimasukkan dengan ASI atau pun formula, Anda akan disarankan untuk menyediakan botol susu dan mungkin breast pump-nya juga.

6. Baju Pulang

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Beda baju sehari-hari bayi di rumah sakit dengan baju ketika Anda dan bayi mau pulang ke rumah. Tergantung jalannya, misalnya Anda melewati daerah yang panas, maka pakaikan bayi baju yang adem. Jika rumah Anda ada di tempat yang dingin, pakaikan baju hangat. Pikirkan juga kendaraan, apakah Anda menggunakan mobil, motor, atau kendaraan umum? Cocok-cocokkan saja dengan suhu kendaraan.

Tidak perlu, kan, bayi Anda pakai jaket, dibedong, terus ditambah selimut, padahal naik angkot? Yang ada bayi kepanasan dan itu sangat berbahaya. Anda juga bisa memilih pakaian yang lucu-lucu untuk dipakai bayi pulang ke rumah, tapi tentu saja dipikirkan lagi cocok tidak suhunya dengan udara di luar rumah sakit, di jalan dan di rumah Anda.

7. Baby Car Seat

* sumber: www.babylist.com

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Jika Anda memiliki mobil dan punya budget lebih untuk membeli car seat, sebaiknya Anda siapkan juga ketika lahiran. Ini sering menjadi perdebatan, apalagi jika uang pas-pasan. Tapi, percayalah, car seat sangat dibutuhkan. Apalagi untuk seorang ibu, karena biasanya ibulah yang memegang bayi ketika di mobil.

Perjalanan sebentar hingga 1 jam mungkin tidak ada masalah, tapi lebih dari itu Anda akan merasa pegal dan lelah. Belum lagi ketika bayi sudah mulai aktif nantinya, dia akan terus bergerak dan berjalan-jalan di dalam mobil.

Jika dari masih sangat kecil sudah dibiasakan duduk manis di car seat, mungkin mereka bisa anteng nantinya kalau sudah bisa berjalan, tidak akan terlalu aktif di dalam mobil selama perjalanan. Karena car seat merupakan investasi jangka panjang, tidak ada salahnya untuk menyisihkan budget buat membeli car seat.

8. Stroller

* sumber: alexnld.com

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Terakhir, adalah stroller. Jika rumah sakit, bidan, atau puskesmas tempat Anda melahirkan ternyata dekat /engan rumah Anda, bawa pulang si kecil menggunakan stroller saja. Dengan catatan Anda sudah kuat berjalan kaki, ya. Stroller-nya pun harus khusus untuk newborn atau yang ada mode tidurannya, sehingga bayi bisa disimpan di stroller dengan nyaman.

Nah, itulah barang-barang keperluan bayi yang sebaiknya dibawa saat Anda lahiran. Catatan, barang mahal seperti car seat dan stroller tidak wajib. Jika Anda tidak memiliki budget-nya, jangan dipaksakan, ya. Anda selalu bisa menggendong si kecil ke rumah, no biggie. Pikirkan lagi dengan bijaksana sekiranya barang apa yang akan bayi Anda butuhkan ketika memasukkan barang-barang ke tas lahiran.

Normalnya, Anda di rumah sakit hanya selama 1-2 hari saja. Jadi, tak perlu membawa terlalu banyak barang dan baju bayi. Boneka-boneka dan mainan untuk bayi juga tak perlu dibawa, toh mereka belum bisa melihat jelas hingga usianya 2-3 bulan. Terus, jangan lupa kamera dan ponsel untuk mengabadikan momen penting keluarga Anda!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *