Bacaterus / Ikan / Jangan Bingung, Ini Perbedaan Ikan Nila Jantan dan Betina

Jangan Bingung, Ini Perbedaan Ikan Nila Jantan dan Betina

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Ikan nila merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang bisa dikonsumsi sebagai makanan. Walaupun dianggap nggak mempunyai rasa yang spesial, tapi banyak menu makanan yang dibuat dengan menggunakan ikan nila seperti ikan nila bakar, pangek ikan nila, sup ikan nila dan lain-lain. Ikan nila disukai karena mengandung protein yang cukup tinggi dan harganya relatif murah.

Tingkat konsumsi ikan nila yang tinggi membuat banyak orang berlomba-lomba mencari keuntungan dengan bisnis budidaya. Untuk memulai bisnis, kita harus tahu bahwa ikan nila sebaiknya dipisahkan dengan ikan yang lain karena sifatnya yang agresif. Untuk pembudidayaan kita perlu bibit ikan yang bisa diperoleh dengan cara membeli di pasar.

Budidaya ikan nila dapat dilakukan dengan cara yang sederhana yaitu dengan membuat kolam air pemeliharaan. Nggak perlu terlalu tinggi, dengan ketinggian air mencapai 100 cm ikan nila sudah bisa hidup dan berkembangbiak. Proses perkembangbiakan tentu perlu memperhatikan jumlah ikan nila yang jantan dan betina. Bingung membedakannya? Simak dulu artikel ini.

Bentuk Tubuh

Bentuk Tubuh

Hal paling umum untuk membedakan antara ikan nila jantan dan betina adalah dengan melihat dari bentuk tubuhnya. Sekilas bentuk tubuh semua ikan nila terlihat sama saja, tapi bagi yang sudah ahli dalam budidaya ikan nila sudah tahu betul perbedaannya.

Seorang pemula mungkin akan kesulitan di awal-awal, tapi jangan khawatir karena lama-lama akan terbiasa. Kuncinya, Ikan nila jantan mempunyai bentuk tubuh lebih tinggi dan membulat sementara ikan nila betina bentuk tubuhnya lebih rendah dan memanjang.

Bentuk tubuh ikan nila yang bagus untuk indukan adalah yang mempunyai kepala relatif kecil dibandingkan dengan badan. Ciri nila yang sehat adalah badannya tebal dan warnanya mengkilap. Selain itu gerakannya juga lincah. Ketika semua ciri itu sudah terpenuhi, maka ada kemungkinan mereka bisa berkembangbiak dengan baik.

Warna Tubuh

Warna Tubuh

Warna tubuh merupakan salah satu variabel paling mudah untuk dilihat ketika membedakan ikan nila jantan dan betina. Ikan mempunyai warna tubuh berbeda bukannya tanpa fungsi. Perbedaan warna merupakan isyarat visual untuk berkomunikasi dengan kelompok sejenis maupun lain jenis. Hal itu akan terlihat ketika menyatukan berbagai jenis ikan dalam satu kolam.

Ikan nila jantan dan betina mempunyai warna tubuh yang identik. Kalau diperhatikan lebih jauh maka kita bisa melihat perbedaan yang cukup signifikan. Ikan nila jantan berwarna lebih cerah dibandingkan dengan ikan nila betina yang warnanya cenderung pucat.

Selain itu sirip ikan nila jantan berwarna merah sedangkan betina warnanya hitam, yang membedakan adalah ketika gonad matang siripnya akan bergerak lebih lambat. Sirip ikan nila jantan bermotif garis putus-putus, sementara betina garisnya berlanjut tanpa putus.

Bentuk Sisik

Bentuk Sisik

Sisik pada tubuh ikan mempunyai banyak fungsi. Pada dasarnya sisik berfungsi sebagai pelindung ikan dari serangan penyakit dan melindunginya dari perubahan cuaca. Sisik juga bisa berfungsi sebagai identitas jenis ikan yang membedakan ikan yang satu dengan ikan yang lain. Untuk hidup, sisik berguna untuk mempermudah gerakan ikan di dalam air.

Untuk membedakan ikan nila jantan dan betina kita bisa melihat dari bentuk sisiknya. Ikan nila jantan sisiknya berukuran lebih besar. Kalau sudah mengetahui perbedaan ikan nila jantan dan betina dari bentuk sisiknya, kita bisa dengan mudah memilih dan menghitung jumlah ikan nila yang akan kita kembangbiakan.

Bobot dan Panjang Tubuh

Bobot dan Panjang Tubuh

Setiap mahluk hidup mengalami pertumbuhan dari waktu ke waktu termasuk ikan. Pertumbuhan menjadi indikator kesehatan dan populasi bagi ikan itu sendiri. Ada banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ikan seperti kebersihan, suhu air, dan makanan yang dikonsumsi. Pertumbuhan ikan erat kaitannya dengan bobot dan panjang tubuh.

Membedakan ikan nila jantan dan betina dapat dilihat berdasarkan bobot tubuhnya. Bobot tubuh ikan nila jantan berkisar di antara 400 – 600 gr sedangkan betina di angka 300 – 450 gr. Untuk panjang total ikan nila jantan memiliki ukuran 16 – 25 cm sementara betina berada di angka 14 – 20 cm.

Alat Kelamin

Alat Kelamin

Dalam menjalankan budidaya ikan nila, reproduksi merupakan salah satu hal yang paling penting. Ikan mempunyai caranya sendiri agar proses reproduksinya berhasil. Kita sebagai manusia yang memelihara dan membudidayakan tentu perlu tahu bagaimana cara untuk memudahkan ikan bereproduksi.

Reproduksi sangat erat kaitannya dengan alat kelamin. Ikan nila jantan mempunyai alat kelamin berupa tonjolan yang berfungsi debagai muara saluran urin dan sperma yang letaknya ada di depan anus. Sementara ikan nila betina berbentuk oval dan memiliki lubang genital yang terpisah dengan saluran urine yang letaknya sama dengan yang jantan yaitu di depan anus.

Bentuk Dagu dan Hidung

Bentuk Dagu dan Hidung

Seperti yang kita ketahui, ikan bernafas dengan menggunakan insang. Di tubuh ikan terdapat hidung, hanya fungsinya bukan untuk bernafas melainkan untuk penciuman. Selain itu, ikan juga mempunyai dagu yang mempunyai warna tertentu sebagai salah satu indikator untuk menunjukkan jenis kelamin.

Ikan nila jantan mempunyai bentuk hidung melebar dan warnanya adalah biru muda. Sementara ikan nila betina, hidungnya berbentuk agak lancip dan berwarna terang. Untuk bagian dagu, ikan nila jantan berwarna merah kehitaman sementara betina mempunyai dagu berkelir berwarna keputih-putihan.

Kematangan Gonad

Kematangan Gonad

Gonad adalah kelenjar endokrin yang menghasilkan gamet (sel germinal) pada suatu organisme. Pada ikan jantan gonad berfungsi menghasilkan spermatozoa, sementara pada ikan betina menghasilkan sel telur atau ovum. Dengan gonad yang semakin matang, maka sperma dan sel telur ikan semakin berkembang.

Untuk membedakan ikan nila jantan dan betina bisa dilihat dari kematangan gonadnya. Pada ikan nila jantan, melihat kematangan gonad dapat dilakukan dengan mengurut bagian perut ikan ke arah anus secara perlahan dan berulang-ulang, lalu di sekitar perut sampai kepala akan berwarna merah.

Sementara ikan nila betina bisa dilihat kematangan gonadnya dengan cara meraba perutnya. Jika terasa lunak ketika ditekan sedikit dengan pelan, akan keluar cairan kuning lalu bagian anus akan menonjol dan berwarna kemerah-merahan.

Bentuk Perut

Bentuk Perut

Sebagaimana mahluk lain, ikan juga mempunyai bentuk tubuh sendiri yang membedakannya dengan mahluk lain. Ada kepala, mata, mulut, perut, sisik, sirip dan alat genital pada tiap ekornya. Tiap bagian tubuhnya mempunyai fungsi yang sama dengan ikan lain pada umumnya. Bedanya hanyalah bentuk-bentuk dan warna di bagian tubuh ikan.

Perut bagi ikan mempunyai fungsi yang sama dengan mahluk lain yaitu sebagai penyimpan makanan. Selain itu, perut bisa menjadi indikator untuk membedakan ikan nila jantan dan betina. Bentuk perut ikan nila jantan terlihat lebih ramping dibandingkan dengan ikan nila betina sementara ikan nila betina bentuk perutnya mengembung.

Untuk melihat perbedaan dari bentuk perut, ikan nila jantan dan betina yang dibandingkan harus mempunyai usia yang sama. Karena perbedaan usia berbanding lurus dengan perbedaan ukuran. Jadi, akan sulit kalau membandingkan ikan nila jantan dan betina kalau ukurannya sudah berbeda.

Semoga penjelasan di atas dapat mengatasi kebingungan kamu. Setelah mengetahui perbedaannya, apa kamu tertarik untuk budidaya ikan nila? Atau mungkin sudah menjalaninya? Kamu bisa ikut berbagi cerita atau informasi kepada para pembaca melalui kolom komentar yang sudah disediakan.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

One Response

  1. Ya, saya sekarang dalam proses pembibitan, indukan baru mengeluarkan anakan,sekarang bagaimana cara pembesaran anakan Ikan nila dalam kolam dengan luas 2 x 3 m dengan coran semen pada dinding Dan alas, trims atas sarannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *