Bacaterus / Belajar Yuk! / Inilah Perbedaan CV dan Resume yang Wajib Kamu Ketahui

Inilah Perbedaan CV dan Resume yang Wajib Kamu Ketahui

Ditulis oleh - Diperbaharui 17 November 2018

Melamar pekerjaan memerlukan persiapan yang sangat matang. Banyak dokumen penting yang harus disiapkan terlebih dahulu, seperti ijazah, sertifikat tertentu, hingga transkrip nilai. Selain itu, biasanya dibutuhkan dokumen yang berisi data diri mengenai informasi pribadi, pendidikan, pencapaian, pengalaman bekerja yang dinamakan dengan Curriculum Vitae atau biasa disingkat menjadi CV serta Resume.

Ternyata, meski terlihat serupa, CV dan Resume adalah dua jenis dokumen yang berbeda dan memiliki fungsi yang tidak sama pula. Mau tahu perbedaan di antara keduanya? Simak pembahasan mengenai  4 perbedaan Curriculum Vitae dan Resume serta tips bermanfaat lainnya di bawah ini, ya.

Perbedaan CV dan Resume

perbedaan cv dan resume cv-vs-resume (1) (Copy)

* sumber: novoresume.com

1. Perbedaan Isi

CV atau Curriculum Vitae berisi informasi mengenai latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, pengalaman organisasi, penelitian, penghargaan dan pencapaian lainnya.  Selain data diri pribadi, CV berisi lebih banyak informasi termasuk ringkasan tentang hobi, bakat maupun minat dari pelamar. Sedangkan Resume lebih singkat. Biasanya hanya berisi latar belakang pendidikan, pengalaman kerja dan organisasi serta skill seseorang.

2. Memiliki Fungsi yang Berbeda

Mungkin kita berpikir bahwa keduanya memiliki fungsi yang sama. Yap, sama-sama untuk melamar kerja. Namun ternyata, CV lebih luas cakupannya ketimbang Resume. CV berfungsi untuk menerangkan secara detail mengenai riwayat pendidikan hingga informasi yang bersifat personal.

Karenanya CV lebih panjang ketimbang Resume. CV juga dapat digunakan untuk melamar beasiswa, penelitian atau pekerjaan yang berkaitan dengan bidang akademik.

CV juga  biasanya dikhususkan untuk melamar pekerjaan tertentu di perusahaan. Sedangkan Resume berfungsi untuk menerangkan secara singkat mengenai pencapaian, kualifikasi, dan skill seseorang dan diperuntukkan bagi mereka yang ingin melamar di industri non-profit atau sektor publik.

3. Perbedaan Jumlah Halaman

CV atau Curriculum Vitae memiliki jumlah halaman yang lebih banyak ketimbang Resume. Mengapa? Seperti yang sudah dijelaskan di muka, CV memuat lebih banyak informasi daripada Resume. CV biasanya terdiri dari dua hingga tiga halaman atau bahkan lebih dari itu. Sementara Resume, paling banyak berjumlah dua halaman saja karena informasi yang dimuat lebih sedikit.

Resume juga tidak terlalu banyak memuat deretan pencapaian seperti CV, namun hanya memfokuskan kepada pencapaian yang berhubungan dengan pekerjaan atau posisi yang diinginkan.

 4. Hanya Berlaku di Beberapa Negara

Menurut theundercoverrecruiter, Amerika dan Kanada menggunakan Resume sebagai salah satu syarat untuk melamar pekerjaan. Curriculum Vitae hanya digunakan oleh orang Amerika dan Kanada jika mereka ingin melamar pekerjaan di luar negeri yang memberlakukan CV.

Sementara di Inggris, New Zealand, serta Irlandia, Resume tidak dipergunakan sama sekali dan mereka lebih banyak memakai CV. Begitu pula di Asia dan Timur Tengah, baik untuk melamar pekerjaan, beasiswa atau lainnya. Di Australia dan Afrika Selatan, baik CV ataupun Resume digunakan secara bergantian.

Tips Membuat CV

cv (Copy)

* sumber: www.dream.co.id

1. Pilih Template yang Pas

Template dan desain dari CV adalah salah satu hal yang berpengaruh dan memilki peran penting. Pilihlah template CV yang bagus agar CV kamu dilirik perusahaan. Kamu bisa mencari template CV di internet, membuatnya sendiri dengan mengikuti ragam tutorial dari video ataupun artikel. Namun, bisa juga kamu meminta bantuan temanmu untuk membuatkannya.

2. Isi Data Diri yang Sesuai

Di dalam CV, data diri yang bersifat personal dan umum, seperti nama, tempat serta tanggal lahir, status perkawinan, riwayat pendidikan, penghargaan atau sertifikat, serta pengalaman kerja yang pernah dilakukan harus diisi dengan benar, tanpa kebohongan apapun di dalamnya.

3. Tambahkan Informasi Kontak Secara Detail

Tidak hanya e-mail atau nomor telepon saja, tambahkan juga informasi mengenai akun sosial media kamu, seperti Twitter atau Instagram juga akun LinkedIn yang masih berlaku, apalagi jika kamu menggunakan akun Twitter dan Instagram secara professional dan bijak, itu bisa menjadi nilai plus untukmu. Tambahkan juga alamat website, blog, dan portofolio jika ada.

4. Tambahkan Foto

CV akan lebih bagus lagi jika di dalamnya dilengkapi dengan sebuah foto. Eits, bukan foto selfie kamu yang sedang berpose dengan gaya duck face, ya. Tidak harus pas foto memang, kebanyakan orang sekarang menambahkan foto yang lebih ‘bebas’ dan tidak terkesan formal namun tetap profesional tentunya.

5. Ceritakan Tentang Dirimu

Ya, di dalam CV, dibutuhkan setidaknya informasi mengenai dirimu. Ceritakanlah kelebihanmu atau bahkan kelemahan, namun disertai dengan bagaimana kamu mengatasi kelemahan tersebut. Cantumkan pula daftar kemampuanmu, pencapaian, serta prestasi yang diraih secara mendetail tanpa perlu terkesan menyombongkan diri.

Jangan lupa tuliskan minat, bakat, serta hobi yang kamu sukai. Tulislah secara jujur dan apa adanya, terutama mengenai kemampuan atau skill yang kamu kuasai, agar tidak menyulitkan diri sendiri maupun perusahaan kalau kamu diterima bekerja.

Tips Membuat Resume

resume (Copy)

* sumber: actinginlondon.co.uk

1. Tambahkan Informasi Mengenai Pekerjaan

Promosikan dirimu dengan Resume yang kamu buat. Tambahkanlah informasi mengenai pekerjaan yang pernah kamu lakukan serta pencapaian yang diperoleh selama bekerja. Tambahkan pula beberapa deskripsi pekerjaan dan usahakan untuk fokus kepada detail pekerjaan apa saja yang telah kamu lakukan dalam pekerjaan, bukan hanya membahas mengenai posisi apa saja yang pernah kamu tempati di sebuah perusahaan atau organisasi.

2. Tambahkan Informasi Mengenai Relasi

Selain menambahkan informasi tentang dirimu sendiri, mulai dari informasi kontak sampai pencapaian yang kamu dapat, tambahkan pula informasi mengenai relasi. Seperti mereka yang sudah bekerjasama denganmu, atau tempat kerjamu sebelumnya, atau bahkan orang yang pernah bekerja padamu, jika sebelumnya kamu menjalankan bisnis tertentu.

3. Gunakan Template

Agar Resume-mu menjadi lebih menarik, gunakanlah template Resume dengan desain yang bagus dan sesuai dengan karaktermu. Usahakan untuk memperhatikan format penulisan Resume seperti pemilihan font maupun komposisi warna dari desain Resume kamu. Jika kamu tidak menemukan template yang sesuai keinginan di internet, kamu bisa membuatnya sendiri atau meminta bantuan temanmu.

4. Tambahkan Informasi Mengenai Kemampuanmu

Yup, jangan lupa tambahkan informasi mengenai kemampuanmu seperti bahasa yang dikuasai, kemampuan untuk menggunakan komputer atau mengoperasikan software tertentu. Jangan lupa tambahkan informasi mengenai skill yang berkaitan dengan posisi yang akan kamu lamar, agar dapat menjadi pertimbangan bagi perusahaan nantinya.

5. Gunakanlah Bahasa yang Mudah Dimengerti

Menurut jobstreet, salah satu tips untuk membuat sebuah Resume adalah dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Resume tidak memerlukan gaya bahasa yang berlebihan. Cukup gunakan bahasa yang sederhana, namun juga tidak asal-asalan. Tetap perhatikan tata bahasa serta pemilihan kata yang digunakan.

Nahitu dia 4 perbedaan antara Curriculum Vitae atau CV dan Resume yang wajib kamu ketahui. Sekarang sudah tahu, kan, apa perbedaan dari keduanya? Bagaimana menurutmu, kalau kamu diminta untuk memilih, apakah kamu lebih suka menggunakan CV atau Resume? Sampaikan pendapatmu di kolom komentar, ya.

Kalau kamu baru mau melamar kerja dan ingin tahu bagaimana cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar, simak artikel tentang Cara Membuat Surat Lamaran Kerja dari Bacaterus.

Baca juga artikel lainnya tentang atau tulisan menarik lainnya dari .

About the Author:

Penikmat musik ber-genre alternative rock dan indie, pecinta kuliner dan (bukan) gamer sejati. Aktif menulis di blog pribadi sejak SMP hingga saat ini.

Leave A Comment