Bacaterus / Binatang / Mirip, Ini Dia 7 Perbedaan Anjing Laut dan Singa Laut

Mirip, Ini Dia 7 Perbedaan Anjing Laut dan Singa Laut

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 Agustus 2019

Dunia flora dan fauna memang tak akan ada habisnya jika dibahas, keberagamannya memang menjadi daya tarik tersendiri ya. Datang dari dunia fauna inilah si kembar tapi tak serupa, Pinnipedia, yaitu nama dari kelompok fauna laut menurut klasifikasi ilmiah.

Kelompok Pinnipedia bisa naik ke darat untuk melakukan aktivitas tertentu seperti berkembang biak. Tidak seperti hewan mamalia laut lainnya seperti paus yang menghabiskan seluruh hidupnya di dalam laut.

Ciri khusus dari Pinnipedia adalah adanya empat sirip sebagai anggota badannya, memiliki lapisan lemak dibawah kulitnya, dan bernapas dengan paru-paru. Lalu apa saja hewan laut yang termasuk dalam kelompok Pinnipedia? Mereka adalah Anjing laut, Singa laut, Gajah laut, dan Walrus.

Namun, orang-orang kerap kali kesulitan membedakan kelompok Pinniedia, terutama Anjing laut dan Singa laut. Pada pandangan pertama, mereka mungkin terlihat sangat mirip, tetapi sebenarnya keluarga hewan-hewan ini berbeda. Yuk, cermati perbedaan antara anjing laut dan singa laut yang sudah dirangkum Bacaterus di sini.

1. Daun Telinga

Daun Telinga

* sumber: nurfitriani0911.wordpress.com

Sebenarnya jika kamu perhatikan baik-baik, dari mulai kepala sudah terlihat kok perbedaannya, yaitu perbedaan daun telinga. Anjing laut memiliki telinga internal, mereka tidak memiliki daun telinga. Sedangkan untuk singa laut, mereka memiliki telinga eksternal dan daun telinga.

Apakah kamu tahu? Singa laut berasal dari bahasa Yunani Otarrid, yang memiliki arti telinga kecil. Tetapi jangan salah, walaupun telinga mereka kecil, pendengaran keduanya sangat baik.

2. Sirip

Sirip

* sumber: animals.sandiegozoo.org

Pernahkah kamu perhatikan kaki bagian depan dan bagian belakang Anjing laut dan Singa laut? Keduanya terbentuk menyerupai sirip. Sirip depan Anjing laut bentuknya pendek dan berselaput. Memiliki lima buah jari dengan kuku yang sama panjang, juga diselimuti bulu.

Sirip belakang Anjing laut hampir serupa dengan sirip depan namun, jari pertama dan kelima lebih panjang dari jari lainnya serta diselimuti buluh.Uniknya, sirip belakang Anjing laut ini jika dibentangkan bentuknya mirip sebuah kipas.

Sirip depan Singa laut berbentuk besar seperti sayap juga berotot. Memiliki lima buah jari dengan panjang yang berbeda-beda, masing-masing diselimuti rambut/bulu dan jari-jarinya tidak memiliki kuku. Sedangkan sirip belakang, memiliki lima buah jari yang sama panjang, mempunyai tiga buah kuku, dan berselaput.

Sirip belakang Singa laut bisa diputar ke depan, berbeda dengan sirip belakang Anjing laut yang menghadap kebelakang dan tidak bisa diputar. Kuku yang ada pada sirip mereka ini digunakan untuk menggaruk, memanjat, dan sebagai pertahanan diri.

3. Rambut

Rambut

* sumber: sealconservancy.org

Anjing laut memiliki bulu, namun karena bulunya sangat halus dan pendek bulu mereka seringkali tak terlihat dari jauh. Berbeda dengan Singa laut yang terbagi menjadi dua keluarga yakni Singa laut dan Anjing laut berbulu (fur seals). Ukuran Singa laut memang lebih besar dibandingkan dengan Anjing laut berbulu.

Hanya saja Anjing laut berbulu memiliki tampilan bulu yang lebih banyak, padat namun halus. Bahkan yang punya rambut atau surai lebat mirip singa di lehernya lho. Membuatnya tampak besar dan kuat. Setahun sekali, bulu-bulu Singa laut akan rontok dan digantikan oleh bulu baru, proses perontokkan bulu ini disebut molting.

4. Cara Berdiri

Cara Berdiri

* sumber: montereybay.noaa.gov

Ini adalah cara termudah untuk mengenali mereka. Anjing laut tidak memiliki sirip yang dapat menapak sempurna di tanah, maka dari itu mereka lebih sering terlihat berbaring di tepi pantai. Selain itu, mereka juga tak bisa menggunakan siripnya untuk berdiri dengan lama.

Berbeda dengan Singa laut yang mampu menopang tubuhnya dengan sirip-siripnya. Ketika di darat sirip belakang Singa laut dapat ditekuk kedepan sehingga bentuknya seperti kaki hewan darat untuk berjalan. Mereka bahkan mampu menegakkan tubuhnya dan berjalan di daratan dengan mudah dan gesit.

5. Cara Berjalan

Cara Berjalan

Anjing laut tidak mampu berjalan sempurna di daratan. Hal itu karena sirip depan mereka tidak dapat menapak sempurna ke tanah. Sedangkan sirip belakangnya terikat pada panggul. Sehingga mereka harus menggeliat seperti ulat dengan bantuan sirip depan juga otot perut ketiga bergerak di daratan.

Ini sih yang membuatnya terlihat menggemaskan ya, hihi..

Singa laut umumnya dianggap kurang sesuai untuk hidup di air, mengapa demikian? Itu karena mereka lebih sering menghabiskan waktunya di daratan. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Singa laut ini memiliki sirip yang panjang dan berotot. Menjadikan mereka untuk mampu berjalan dengan sempurna di daratan.

6. Cara Berenang

Cara Berenang

* sumber: www.westernaustralia.com

Jika kamu pernah melihat Anjing laut berenang, pasti kamu juga lihat cara mereka meliuk-liukan tubuhnya saat berenang. Jika kamu pernah melihat Anjing laut berenang, pasti kamu juga lihat cara mereka meliuk-liukan tubuhnya saat berenang.

Yap, Anjing laut menggunakan sirip depannya sebagai kemudi dan sirip belakang untuk mengayuh saat berenang. Itulah mengapa ia meliuk-liukan tubuhnya. Lalu bagaimana dengan singa laut?

Singa laut menggunakan sirip depan untuk berenang dan mengayuh, lalu sirip belakang sebagai kemudi. Sehingga mereka tidak perlu meliuk-liukan tubuhnya. Berkebalikan dengan cara berenang Anjing laut ya.

Meski terlihat gendut, Singa laut dapat berenang dengan cepat hingga 25 km/jam. Mereka juga bisa menyelam sedalam 180 meter dan berada di bawah air selama 40 menit. Wow, luar biasa ya.

7. Cara Komunikasi

Cara Komunikasi

*Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=Mp_LLGHbxuU

Kamu mungkin akan jarang sekali mendengar suara Anjing laut, pasalnya mereka lebih tenang. Anjing laut berkomunikasi dengan geraman lembut lebih seperti mendengus dan beberapa kali saling menampar di air.

Sebaliknya, kamu bisa sering mendengar suara Singa laut. Mereka cenderung berisik, mereka akan mengaum dan mengeluarkan bunyi menggonggong, mendengus serta menggeram.

Setelah membaca artikel ini, kamu sudah tahu dong bedanya Anjing laut dan Singa laut itu apa saja, ternyata mereka cuma mirip saja ya. Kamu tahu gak sih apa saja yang bisa menjadi ancaman hidup Anjing laut dan Singa laut?

Ancaman terbesar bagi mereka adalah terbunuhnya Anjing laut dan Singa laut oleh manusia, rusaknya ekosistem akibat pencemaran laut, dan berubahnya ekosistem laut akibat pemanansan global. Karena itulah ekosistem harus selalu dijaga dan dipantau dengan seksama, agar tak ada makhluk hidup yang dirugikan.

Karena kamu-kamu sekalian sudah tahu perbedaan kedua spesies ini, mungkin kamu juga tahu info lainnya atau malah ingin bertanya seputar perbedaan Anjing laut dan Singa laut? Silahkan tulis di kolom komentar, ya!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar