bacaterus web banner retina

10 Perang dengan Korban Jiwa Terbesar Sepanjang Sejarah

Ditulis oleh Siti Hasanah - Diperbaharui 18 Februari 2021

Peperangan sering dijadikan sarana untuk menyelesaikan masalah saat konflik tidak menemui titik temu. Perang yang terjadi karena dipicu konflik atau pun keinginan memperluas wilayah tak jarang mengakibatkan korban jiwa yang cukup banyak. Berikut ini adalah peperangan yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa sepanjang sejarah dalam peperangan yang besar dan berdarah.

1. Perang Dunia II (1939 – 1945)

Perang Dunia II (1939 – 1945)Sumber: allthatsinteresting.com

Perang dunia ke-II merupakan perang besar dan perang yang paling berdarah yang terjadi dalam sejarah umat manusia. Perang ini mengakibatkan sekitar 72.468.900 jiwa tewas dalam peperangan. Korban perang termasuk warga sipil akibat pembantaian Hitler dan juga  Bom Hiroshima dan Nagasaki.

Perang ini terjadi hampir terjadi di setiap benua dengan cara yang berbeda-beda. Perang Dunia II ini membentuk dua aliansi militer besar yang berseberangan, yaitu Sekutu dan Poros. Perangnya sendiri dimulai disaat tentara Nazi Jerman melakukan invasi ke Polandia pada bulan September 1939.

Perang berakhir di saat tentara Amerika menjatuhkan bom atomya di bulan Agustus tahun 1945. Perang besar inilah yang menjadi awal lahirnya Perserikatan Bangsa Bangsa. Pihak sekutu  yang memenangkan perang ini berinisiasi mendirikan PBB demi mempertahankan perdamaian di dunia.

2. Perang Tiga Kerajaan (220-280)

Perang Tiga Kerajaan (220-280)

Perang Tiga Kerajaan terjadi di daratan Tiongkok, setelah runtuhnya Dinasti Han, kekuasaan terbagi menjadi tiga kerajaan Wei, Shu, dan Wu. Era tiga kerajaan ini dianggap sebagai sejarah paling berdarah di Tiongkok, dengan korban tewas dalam peperangan  mencapai 36 – 40  juta jiwa.

Seperti yang digambarkan dalam sebuah Novel  terkenal Romance of the Three Kingdoms, pada masa tiga kerajaan ini banyak banyak terdapat pahlawan yang terkenal. Diantara ketiga kerajaan yang ada, kerajaan  Cao Wei  merupakan kerajaan yang paling kuat, yang didirikan oleh Raja Cao Pi.

Pada tahun 266 raja terakhir dari Kerajaan Wei di paksa turun tahta oleh  Sima Yan yang merupakan cucu dari Sima Yi Penasehat dari Kerajaan Wei. Sima Yan akhirnya dapat menyatukan tiga kerajaan di bawah kekuasaan Dinasti Jin dan mereka berkuasa hingga 420 tahun  sebelum akhirnya kembali pecah.

3. Invasi Bangsa Mongol (1206-1368)

Invasi Bangsa Mongol (1206-1368)Sumber: upload.wikimedia.org

Kekaisaran Mongolia didirikan oleh Genghis Khan, kekaisaran yang mampu menginvasi daratan Eropa dan juga Asia. Pada masa jayanya kekuasaan mereka mencapai 23 Juta km persegi. Mereka dapat dikatakan sebagai bangsa yang memiliki daerah kekuasaan di darat yang terluas di dunia.

Invasi yang mereka lakukan terjadi disekitar abad ke-13 dan juga 14. Korban jiwa dari invasi yang mereka lakukan diperkirakan antara 20-70 juta jiwa. Invasi yang dilakukan oleh bangsa Mongol ini juga mencapai daerah di Indonesia, tepatnya di Pulau Jawa pada masa pemerintahan Raja Kertanegara.

Walaupun Bangsa Mongol mampu menaklukkan hampir seluruh  daratan Asia dan Eropa, tetapi mereka mereka juga pernah gagal melakukan penaklukkan. Satu daerah yang mereka gagal taklukkan adalah pulau Jawa. Bangsa Mongol selalu menderita kekalahan saat mereka melakukan invasi ke Pulau Jawa.

4. Perang Transisi Ming – Qing (1618 – 1683)

Perang Transisi Ming – Qing (1618 – 1683)Sumber: dragonsarmory.blogspot.com

Perang ini melibatkan dua dinasti besar yaitu Dinasti Ming dan Dinasti Qing, yang berlangsung sekitar tahun 1618 hingga 1683. Korban jiwa yang jatuh dari perang kedua dinasti ini diperkirakan sekitar 25 juta jiwa termasuk warga sipil. Perang kedua dinasti ini berlangsung  selama beberapa dekade.

Keruntuhan dari Dinasti Ming  masih jadi perdebatan para ahli. Sebagian para ahli berpendapat bahwa bencana alam dan wabah penyakit yang menjadi penyebabnya. Sebagian lain berpendapat adalah pemberontakan yang dilakukan oleh para petani yang terjadi hampir di seluruh negeri.

Penyerangan Dinasti Qing terhadap Dinasti Ming di mulai tahun 1625 oleh Nurhaci dari klan Manchu Aisin Gioro. Pemberontakan yang dilakukan Bangsa Manchu  pada akhirnya dapat melemahkan Dinasti Ming, hingga mereka dapat berkuasa dengan penuh selama hampir 300 tahun  dari 1644 hingga 1912.

5. Pemberontakan Taiping (1850-1864)

Pemberontakan Taiping (1850-1864)Sumber: history.com

Pemberontakan Taiping dapat dikatakan sebagai perang saudara di Tiongkok, antara  Dinasti Qing dan kerajaan Surgawi Taiping. Peperangannya berlangsung sekitar 14 tahun lamanya. Perang ini dapat dikatakan sebagai perang sipil yang paling berdarah dengan korban jiwa sekitar 20-30 juta jiwa.

pemberontakan ini dimulai oleh seorang Hong Xiuquan yang meyakini dirinya adalah adik dari Yesus , setelah dia mengalami serangkaian penglihatan di saat sakit. Idenya adalah untuk mereformasi  Tiongkok. Idenya ini lalu dimanfaatkan oleh kawannya Feng Yushan untuk mengorganisir masyarakat.

Dukungan yang  besar dari pengikutnya membuat mereka sanggup melakukan pemberontakan hingga 14 tahun lamanya. Walaupun mereka akhirnya mengalami kekalahan  saat akan menguasai Shanghai, tetapi pemberontakan yang  mereka lakukan pun mampu melemahkan kekuasaan dari Dinasty Qing.

Baca juga: Film Kolosal Terbaik tentang Perang Kerajaan

6. Penaklukkan Bangsa Spanyol Atas Amerika (1492 – 1691)

Penaklukkan Bangsa Spanyol Atas Amerika (1492 – 1691)Sumber: courses.lumenlearning.com

Penaklukkan Bangsa Spanyol dimulai Saat Colombus  mengarungi samudra biru di tahun 1492, tujuannya adalah menemukan rute dagang yang tercepat ke Asia, selain dari keinginan untuk  menyebarkan agama Katolik. Tetapi yang terjadi selanjutnya adalah peperangan dan wabah penyakit.

Penjelajahan Colombus pada akhirnya mengakibatkan kolonisasi di sebagian Amerika Selatan, Amerika tengah, dan Amerika Utara. Penaklukkan ini mengakibatkan sekitar 1,4 hingga 2,3 juta orang tewas, ini belum termasuk  puluhan juta yang mati karena penyakit yang dibawa oleh bangsa Spanyol.

Populasi dari penduduk asli yang menurun hingga 80% karena penyebaran penyakit dan juga perbudakan dianggap sebagai genosida terbesar pertama kali di era modern.  Perang melawan Bangsa Spanyol di awal abad ke-19 menjadi langkah yang mengakhiri kekuasaan mereka di Amerika.

7. Perang Dunia I (1914 – 1918)

Perang Dunia I (1914 – 1918)Sumber: photo-fixer.co.uk

Perang Dunia I (PD I) merupakan perang yang dimulai pada tanggal 28 Juli 1914 hingga 11 November 1918. Perang ini dianggap sebagai perang terbesar dalam sejarah dengan korban jiwa sekitar 22 juta jiwa dari pihak tentara dan juga warga sipil yang terdampak langsung akibat perang.

Perang dunia ini berawal dari terjadinya pembunuhan terhadap Archduke Franz Ferdinand dari Austria pada tahun 1914. Pembunuhan inilah yang memicu terjadinya Perang Dunia I. Tak seorangpun menyangka akan konseksuensi yang mengerikan yang mereka hadapi  dengan perang  dunia ini

Perang ini berlangsung selama 4 tahun, dengan menggunakan persenjataan modern. perang yang mengadu Kekuatan Sentral dari Jerman, Austria-Hungaria, dan Turki melawan kekuatan sekutu yang terdiri dari Perancis, Inggris, Rusia, dan Serbia, dan berakhir dengan kekalahan dari Blok Sentral.

8. Perang Tiongkok – Jepang Kedua ( 1937 – 1945)

Perang Tiongkok – Jepang Kedua ( 1937 – 1945)Sumber: reconciliationsofnations.com

Perang ini merupakan perang besar yang terjadi antara Tiongkok dan Jepang. Perangnya sendiri berlangsung sebelum Perang Dunia ke-2 hingga masa Perang Dunia ke-2 berlangsung.  Perang Tiongkok – Jepang  ini diperkirakan mengakibatkan jatuhnya korban tewas sekitar 20-25 juta jiwa.

Perang ini sendiri bermula dari insiden yang terjadi di tahun 1937 saat terjadi perselisihan antara Tentara Jepang dengan Tiongkok di Peking. Insiden ini kemudian dikenal  dengan nama Marco Polo Bridge Incident. Perselisihan ini bereskalasi menjadi perang invasi dalam skala yang penuh.

Perang Tiongkok dan Jepang ini berakhir disaat Amerika Serikat dan Uni Soviet menyerang Jepang dengan senjata baru. Pada tanggal 6 Agustus 1945 Amerika menjatuhkan bom atomnya di Hiroshima. Lalu pada tanggal 15 Agustus 1945 Kaisar Jepang Hirohito resmi menyerah kepada Sekutu.

9. Pemberontakan An Lushan (755 - 763)

Pemberontakan An Lushan (755 - 763)Sumber: theminiaturespage.com

Pemberontakan An Lushan merupakan pemberontakan yang berawal dari ketidakpuasan seorang Jendral di Dinasti Tang. Ketidakpuasan Jendral An Lushan mengakibatkan negara dilanda kerusuhan yang berlangsung hingga satu dekade , dan mengakibatkan korban jiwa sekitar 13-36 juta orang.

Tetapi pemberontakan ini berakhir karena konflik yang terjadi di internal sang Jendral sendiri. An Lushan di bunuh oleh anaknya sendiri An Qingxu. Pemberontakan yang dilakukan An Lushan ini cukup berpengaruh  pada Dinasti  Tang. Kekaisarannya menjadi lemah dan kehilangan kekuatan politiknya.

10. Penaklukkan Timur (1370 – 1405)

Penaklukkan Timur (1370 – 1405)Sumber: gohighbrow.com

Timur atau dikenal juga dengan nama Temur merupakan seorang penguasa yang mendirikan Kekaisaran Timuriyah. Dia dikenal sebagai seorang pemimpin militer yang hebat sepanjang sejarah. Hal itu dikarenakan Timur tak pernah terkalahkan di dalam pertempurannya.

Invasi yang dilakukan Kekaisaran Timuriyah dimulai pada abad ke-14. Dan berakhir pada awal abad ke-15. Invasi yang dilakukannya meliputi Asia dan juga daerah Eopa. Pada Invasi yang dilakukan Timur untuk memperluas wilayahnya,  diperkirakan terdapat  korban jiwa sekitar 17 juta orang.

Setelah kematiannya, kekuasaan atas teritorialnya melemah. Hal itu  dikarenakan perebutan kekuasaan diantara anaknya Shahrukh Mirza dan cucunya Khalil Sultan. Tetapi Dinasti Timuriyah bertahan hingga pertengahan abad ke-19 di India dalam bentuk sebuah Kekaisaran Mughal yang didirikan oleh cicitnya.

Perang sering dijadikan solusi untuk menyelesaikan masalah, tetapi pada akhirnya menimbulkan masalah baru setelah perang itu berakhir. Pemenang perang tetap tidak mendapatkan keuntungan  jika perdamaian harus dibayar dengan banyaknya nyawa yang hilang akibat peperangan. Itu menunjukan bahwa perang tak selalu menjadi solusi terbaik dalam menyelesaikan konflik.

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram