Bacaterus / Pendingin Ruangan / 6 Pendingin Ruangan Selain AC Untuk Mengusir Panas

6 Pendingin Ruangan Selain AC Untuk Mengusir Panas

Ditulis oleh - Diperbaharui 2 Maret 2019

Dewasa ini, semakin banyak orang yang memiliki Air Conditioner (AC) untuk mendinginkan ruangan. Pasalnya, harga jual AC kini semakin terjangkau. Namun, tetap saja ada sebagian orang yang tidak bisa membeli AC karena berbagai alasan, seperti budget yang tidak mencukupi atau daya listrik yang tersedia tidak cukup untuk menghidupkan sebuah AC. Lantas, apakah ada pendingin ruangan selain AC yang bisa dijadikan alternatif?

Jika kita telaah satu persatu, ada beberapa jenis pendingin ruangan yang bisa dijadikan sebagai alternatif pengganti AC. Walaupun sebagian pendingin ruangan tersebut mungkin tidak sesejuk AC, tetapi pendingin ruangan pengganti AC tersebut cukup efektif untuk membuat suhu di dalam ruangan jadi lebih sejuk dan adem.

Uniknya, beberapa pendingin ruangan ini membutuhkan konsumsi daya yang lebih rendah dari AC, lho! Penasaran apa saja pendingin ruangan yang bisa dijadikan sebagai pengganti AC? Yuk, simak ulasan selengkapnya dari Bacaterus berikut ini.

Pendingin Ruangan Selain AC

1. Cooling Pack

Cooling Pack pendingin ruangan selain ac

Alat pendingin ruangan selain AC yang pertama adalah Cooling Pack. Jika dilihat sekilas, bentuknya menyerupai bantal leher. Akan tetapi, sejatinya cooling pack ini hanya bisa digunakan dengan kipas angin. Cooling pack biasa digunakan di kipas angin berdiri maupun portable. Anda hanya perlu meletakkan cooling pack di bagian belakang kipas angin. Selanjutnya, kipas angin akan memancarkan udara sejuk seperti AC.

Cooling pack bisa menurunkan suhu temperatur ruangan 3-4 derajat celcius. Sebelum meletakkannya di belakang kipas angin, cooling pack harus dibekukan terlebih dahulu di dalam lemari es selama 4 jam.

Alat ini juga bisa digunakan untuk mendinginkan kotak pendingin untuk menyimpan minuman atau makanan. Kekurangan dari penggunaan cooling pack ini adalah Anda harus menyediakan wadah di belakang kipas angin untuk menampung tetesan air dari cooling pack tersebut.

2. Kipas Angin

Kipas Angin

Anda tentu sudah akrab dengan pendingin ruangan yang satu ini. Kipas angin terdiri dari 2 jenis, yakni portable dan standing. Kipas angin portable lebih mudah dipindah ke mana saja karena bentuknya tidak terlalu besar. Sementara kipas angin standing biasanya memiliki tenaga yang lebih besar untuk menghasilkan udara. Namun, kipas angin standing sedikit lebih susah untuk dibawa ke mana saja.

Kipas angin adalah alternatif pendingin ruangan pengganti AC yang jauh lebih murah. Bahkan, saat ini banyak produk kipas angin yang lebih hemat energi. Konsumsi daya dari kipas angin jelas lebih kecil jika dibandingkan dengan AC. Hanya saja, udara dari kipas angin memang tidak sesejuk AC.

3. Air Cooler

air cooler

Air Cooler adalah bentuk cooling pack yang jauh lebih sempurna, modern, dan praktis. Dimensi air cooler yang tidak terlalu besar memudahkan Anda untuk memindah-mindah alat ini sesuka hati. Air Cooler adalah pendingin ruangan selain AC yang memberikan udara sesejuk AC. Air cooler umumnya menggunakan tenaga listrik. Namun, Anda tetap harus mengisi “bahan bakar” air cooler ini dengan air atau es batu.

Tentu saja air cooler adalah pendingin ruangan pengganti AC yang paling unggul di antara jenis pendingin lainnya. Akan tetapi, jika tangki air yang tersedia di dalam air cooler tersebut hanya berkapasitas di bawah 10 liter, maka Anda harus mengisinya secara berkala agar alat ini tetap bisa digunakan.

Harga air cooler sangat bervariasi tergantung dengan merk dan spesifikasinya. Satu unit air cooler bisa dijual dengan harga 500 ribu sampai 2 juta rupiah. Jika Anda tertarik untuk membelinya, silahkan simak rekomendasi produk air cooler yang bagus dari kami di sini.

4. Air Curtain

Air Curtain

Banyak yang mengira bahwa pendingin ruangan yang biasa terletak di pintu masuk supermarket, mall, atau gedung itu adalah Air Conditioner (AC). Namun, pendingin ruangan yang umumnya berada di atas pintu masuk gedung dan mall tersebut adalah Air Curtain.

Jelas saja Air Curtain sangat berbeda dengan Air Conditioner. Air Curtain menghembuskan udara dengan tekanan yang sangat tinggi. Namun, hal tersebut bukan semata untuk mendinginkan ruangan berukuran besar saja, tetapi juga menghalau serangga untuk masuk ke dalam ruangan.

Selain itu, hembusan udara dengan tekanan tinggi dari Air Curtain juga berfungsi untuk mencegah hawa panas dari luar masuk ke dalam ruangan. Dengan begitu, udara di dalam ruangan tetap dingin meskipun dekat dengan pintu keluar.

Penggunaan Air Curtain hanya disarankan untuk restoran besar, supermarket, mall, hotel, dan gedung-gedung bertingkat saja. Pasalnya, konsumsi daya listrik yang dibutuhkan Air Curtain ini sangat besar. Jadi, Air Curtain sangat tidak disarankan untuk digunakan di rumah atau tempat usaha kecil.

5. Exhaust Fan

Exhaust Fan

Exhaust fan adalah pendingin ruangan selain AC yang lebih hemat dan ekonomis. Pendingin ruangan yang bisa diletakkan di atas pintu atau di jendela ini bekerja dengan cara menyedot udara dari dalam ruangan. Udara baru yang terdapat di dalam ruangan ini tentu akan membuat temperatur ruangan jadi lebih sejuk.

Daya listrik yang dibutuhkan Exhaust Fan ini hampir sama dengan kipas angin standing dan portable. Hanya saja, udara yang dihembuskan exhaust fan ini tidak langsung memancar ke tubuh kita. Jadi, penggunaan exhaust fan memang jauh lebih aman untuk kesehatan jika dibandingkan dengan kipas angin.

6. Ventilating Fan

Ventilating Fan

Sekilas model dari Ventilating Fan ini memang mirip dengan Exhaust Fan. Namun, Ventilating memiliki fitur yang lebih canggih dibanding Exhaust Fan. Pendingin ruangan yang satu ini tidak hanya mampu menarik keluar udara yang ada di dalam ruangan, tetapi juga mampu memasukkan udara yang berasal dari luar ke dalam ruangan. Perpindahan udara ini tentu akan membuat ruangan terasa sejuk.

Meskipun lebih canggih dari Exhaust Fan, Ventilating Fan ini membutuhkan konsumsi daya listrik yang hampir sama dengan pendahulunya tersebut. Jadi, Anda tidak perlu khawatir tagihan listrik akan membengkak jika Anda menggunakan Ventilating Fan.

Nah, itu tadi adalah beberapa alat pendingin ruangan pengganti AC. Namun, jika Anda ingin lebih hemat energi, Anda bisa menggunakan pendingin ruangan secara alami. Ruangan di rumah atau kantor dapat menjadi lebih sejuk dengan tips-tips berikut ini:

  • Pastikan Ruangan Memiliki Ventilasi atau Jendela

Ventilasi dan jendela berfungsi untuk mengganti udara di dalam ruangan secara berkala. Seperti yang kita ketahui, proses penggantian udara ini akan membuat suhu di dalam ruangan terasa lebih sejuk dan juga menjadikannya sehat.

  • Letakkan tanaman hijau di dalam dan luar ruangan

Tumbuhan dapat menghirup gas karbondioksida (CO2) dan memproduksi oksigen (O2). Dengan keberadaan tanaman hijau di dalam maupun luar ruangan, tentu akan membuat suhu dalam ruangan menjadi lebih segar, sejuk, dan adem.

  • Bersihkan ruangan dan kemasi barang-barang yang tidak terpakai

Ruangan yang bersih akan terasa lebih segar dan sejuk dibanding ruangan yang kotor. Selain itu, pindahkan beberapa barang dan perabot yang tidak digunakan agar ruang gerak di dalam ruangan Anda terasa lebih lega. Keberadaan barang dan perabot dalam jumlah banyak akan membuat ruangan jadi terasa sumpek dan panas.

Penggunaan alat pendingin ruangan selain AC tentu lebih hemat energi. Namun, Anda bisa lebih menghemat energi lagi jika Anda menggunakan tips sederhana di atas untuk membuat ruangan jadi terasa lebih sejuk. Selamat mencoba! Temukan juga berbagai tips mendinginkan kamar yang panas dalam artikel cara mendinginkan kamar yang panas.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Satu pemikiran pada “6 Pendingin Ruangan Selain AC Untuk Mengusir Panas”

  1. gak bisa dicopy, pembuat blognya pelit. padahal bahannya udh bgus buat makalah gue

Tinggalkan komentar