8 Pemeran Silverton Siege, Perjuangan Hak-Hak Kulit Hitam

Ditulis oleh Siti Hasanah

Tampak kekecewaan dan rasa frustrasi dari sorot mata sang Kapten yang sebetulnya menginginkan politik Apartheid dihapuskan. Bagian ini menjadi adegan yang emosional. 

5. Pilot Scehaba (Tumisho Masha) 

silverston siege-5_

Tumisho Masha tampil sebagai salah satu pemeran pendukung di film ini dan berperan sebagai Schehaba. Dia adalah seorang karakter yang terlibat dalam insiden Silverton Siege dulu. Schehaba adalah pilot yang ditugaskan untuk membawa Calvin dan komplotannya meloloskan diri. 

Tapi sebetulnya dia dikirim untuk memata-matai Calvin agar dapat menemukan lokasi persembunyian MK. Namun, Calvin terlalu cerdas sehingga dia dapat mengetahui bahwa Pilot Schehaba akan menangkapnya, bukan membawanya pergi. 

Nah, karena posisinya sebagai pemeran pendukung, dia hanya muncul sebentar. Akan tetapi, perannya sangat berkesan. Schehaba adalah bangsa kulit hitam yang bekerja untuk orang kulit putih.

Karakternya menggambarkan betapa orang kulit hitam pun berada di posisi yang sulit. Jika mengabdi pada orang kulit putih, kariernya akan berkembang. Tapi dia harus siap dicap pengkhianat. 

6. Christine (Elani Dekker)

silverston siege-6_

Elani Dekker diplot untuk memerankan peran Christine. Dia adalah penyelia bank tempat terjadinya insiden Silverton Siege itu. Christine adalah warga kulit putih yang pro kulit hitam. Jadi dalam film ini, Christine berpihak kepada Calvin dan berharap perjuangannya menghapuskan politik apartheid dihapuskan. 

Di film ini, Christine adalah sandera yang berharga sebab dia adalah putri dari Menteri Kehakiman. Itulah sebabnya, Kapten Langerman ingin Christine dibebaskan terlebih dahulu. Menariknya, Christine menolak pergi dari bank yang mana itu membuat semua orang keheranan. 

Namun, sikapnya adalah sebuah bentuk ketidaksetujuannya terhadap ayahnya yang membenci orang kulit hitam. Dia menegaskan bahwa dirinya tidak rasis seperti kebanyakan orang kulit putih. Dia menjunjung kesetaraan semua ras. Sikap toleransi-nya pun membuat Calvin mampu menerima trauma masa kecil terhadap orang kulit putih. 

Nah, Dekker adalah sosok yang tepat membawakan peran ini. Dia menggambarkan sosok Christine berempati kepada siapa pun terlepas dari warna kulitnya dengan baik. Karakter Christine memperlihatkan bahwa orang kulit putih tidak semuanya membenci orang kulit hitam. 

7. Rachel (Michelle Mosalakae)

silverston siege-7_

Karakter Rachel yang diperankan oleh Michelle Mosalakae di film ini termasuk karakter pendukung yang screentime-nya singkat tapi punya impact besar terhadap kisah. Dia adalah seorang wanita yang mati-matian mengubah dirinya menjadi orang kulit putih. 


Rachel berdandan layaknya orang kulit putih, memakai riasan yang menyamarkan identitas aslinya sebagai orang kulit hitam, dan bergaul dengan kalangan orang kulit putih. Semua itu dilakukannya demi bisa diterima di lingkungan orang kulit putih. 

Ketika memerankan Rachel, Mosalakae benar-benar total. Dia berubah menjadi orang yang menyebalkan dan sangat rasis. Dia tidak mau berdekatan dengan orang kulit hitam padahal dirinya sendiri berasal dari kaum kulit hitam. Melihat pembawaan aktingnya, rasanya sulit dipercaya bahwa film ini adalah debutnya sebagai aktris layar lebar. 

8. Schoeman (Deon Coetzee)

silverston siege-8_

Aktor Deon Coetzee di film ini berperan sebagai polisi bawahan Kapten Langerman. Dia merupakan salah satu orang yang kulit putih yang tidak bekerja dengan hati. Sama seperti Langerman, tubuh Schoeman mengikuti perintah atasannya, tapi hatinya tidak setuju dengan tindakan rasis terhadap warga kulit hitam. 

Deon Coetzee di sini adalah peran pendukung. Jadi, kita tidak akan melihatnya sering muncul di film ini. Coetzee hampir selalu tampil bersama Arnold Vosloo. Dan kebersamaan mereka memperlihatkan bahwa mereka satu visi. 

Itu dia 8 pemeran dalam film Silverton Siege. Selain menampilkan cerita historis yang mempunyai makna mendalam bagi orang kulit hitam di Afrika Selatan, film ini menarik karena visual dan scoring-nya. 

Ekspresi para pemeran pun membuat film ini terasa lebih emosional. Suasana genting dan haru menyergap perasaan di beberapa adegan. Rasanya kita dapat merasakan betapa menderitanya orang-orang di Afrika Selatan karena kehidupan mereka dibatasi oleh karena warna kulit yang berbeda.

«1 2
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram