bacaterus web banner retina

Ini Dia, 6 Pemeran Penting di dalam Film Shutter Island

Shutter Island yang dirilis tahun 2010 merupakan film besutan sutradara Martin Scorsese. Film ini dibuat berdasarkan novel berjudul sama karangan Dennis Lehane yang dipublikasikan tahun 2003. Film ini dibintangi oleh sejumlah aktor papan atas seperti Leonardo DiCaprio, Mark Ruffalo, Ben Kingsley, dan Michelle Williams.

Shutter Island bercerita tentang tokoh Teddy Daniels dan Chuck Aule yang menyelidiki hilangnya pasien di rumah sakit Ashecliffe. Mereka menemukan banyak keanehan dan curiga bahwa rumah sakit tersebut melakukan praktik ilegal pada pasien-pasiennya.

Namun semakin jauh penyelidikan, Teddy merasa pikirannya menjadi gila dan tidak bisa membedakan antara ilusi dan kenyataan.

Nah, agar tidak bingung dan bisa memahami jalan ceritanya, ada baiknya kalian mengenal tokoh dan pemain yang ada di film ini. Setidaknya ada 6 aktor/aktris yang memerankan karakter penting dalam Shutter Island. Siapa saja mereka? Yuk, simak ulasannya di bawah!

1. Leonardo DiCaprio (Edward “Teddy” Daniels/Andrew Laeddis)

pemeran-shutter-island-1_

Leonardo DiCaprio merupakan salah satu aktor papan atas yang sudah berkarier di dunia hiburan sejak usianya masih sangat muda.

Di sepanjang kariernya, pria kelahiran 11 November 1974 ini sudah membintangi puluhan film, termasuk Titanic (1997), The Departed (2006), Inception (2010), dan The Revenant (2015) yang membuatnya meraih piala Oscar.

Di film Shutter Island, Leonardo DiCaprio dipercaya memerankan Edward "Teddy" Daniels. Teddy adalah U.S. Marshall sekaligus veteran Perang Dunia II.

Ia datang ke rumah sakit Ashecliffe di Shutter Island bersama Chuck Aule untuk menyelidiki hilangnya seorang pasien bernama Rachel Solando. Namun setibanya di sana, Teddy merasa kalau rumah sakit Ashecliffe menutup-nutupi sesuatu.

Teddy digambarkan sebagai sosok pria yang cerdas, tapi memiliki trauma akibat pengalaman perang dan kematian istrinya yang tewas dalam kebakaran.

Sembari menyelidiki hilangnya Rachel Solando, Teddy juga menanyai semua pasien tentang seorang pria bernama Laeddis. Teddy mengungkapkan bahwa Laeddis adalah pelaku pembakaran rumah yang menewaskan istrinya.

Pada akhirnya terungkap bahwa Teddy Daniels sebenarnya adalah Andrew Laeddis, salah satu pasien yang sudah dua tahun dirawat di Ashecliffe.

Laeddis membunuh istrinya yang sudah menghabisi anak-anaknya sendiri. Laeddis dihantui oleh rasa penyesalan, baik penyesalan karena tidak mau menyadari kondisi mental istrinya yang memburuk dan penyesalan karena telah membunuhnya.

Hal ini membuat Laeddis menciptakan menciptakan karakter lain dalam dirinya, yaitu Edward Daniels atau Teddy. Nama Edward Daniels pun sebenarnya adalah anagram dari nama Andrew Laeddis. Dengan menjadi Teddy dan menciptakan persona lain dari Andrew Laeddis, ia bisa menyalahkan orang lain atas kematian sang istri.

Laeddis sendiri termasuk pasien yang berbahaya dan sulit disembuhkan di Ashecliffe sehingga terancam menjalani operasi lobotomi.

Laeddis pun menjadi objek eksperimen Dr. Cawley. Ia diberi kesempatan terakhir dengan cara dibiarkan memainkan perannya sebagai Teddy. Harapannya, ia bisa keluar dari delusinya dan menerima kenyataan sedikit demi sedikit.

Di akhir cerita, Laeddis diperlihatkan masih belum bisa sembuh dan menganggap dirinya sebagai Teddy. Hal ini membuat pihak rumah sakit terpaksa melakukan lobotomi terhadapnya. Namun di saat-saat terakhir, Laeddis mengungkapkan kalimat pamungkas yang menunjukkan bahwa ia sebenarnya masih waras.

Laeddis tampaknya sadar siapa dirinya dan masa lalunya, tapi ia dihantui oleh rasa penyesalan yang terlalu berat. Karena itu ia memilih untuk tetap berpura-pura menjadi Teddy dan menjalani lobotomi karena ia tak sanggup hidup dengan memori masa lalunya yang kelam.

Di sepanjang film, kegilaan Laeddis dipresentasikan oleh api. Keberadaan api seolah menjadi penanda bahwa Laeddis sedang mengalami delusi, mulai dari kisah istrinya yang tewas kebakaran, korek api saat berbicara dengan pasien lain, api unggun saat di gua bersama Rachel Solando, hingga melihat bayangan sang istri dalam ledakan api.

2. Mark Ruffalo (Chuck Aule/Dr. Lester Sheehan)

pemeran-shutter-island-2_

Chuck Aule adalah adalah seorang U.S. Marshall yang menemani Teddy melakukan penyelidikan di Ashecliffe. Ia digambarkan selalu mendukung Teddy dalam segala hal. Faktanya, Chuck Aule adalah identitas palsu dari Dr. Lester Sheehan yang tak lain merupakan psikiater yang menangani Andrew Laeddis.

Dr. Sheehan ingin menyembuhkan Laeddis dan berusaha mencegahnya menjalani lobotomi. Karena itu ia berpartisipasi dalam eksperimen yang membiarkan Laeddis hidup dalam fantasinya agar nantinya bisa menerima kenyataan.

Di pertengahan cerita pun Chuck berusaha memberikan petunjuk pada Teddy bahwa ada yang aneh dengan penyelidikan yang mereka lakukan.

Bagaimana bila Rachel Solando itu tidak pernah ada? Bagaimana bila Ashecliffe sebenarnya menginginkan Teddy ada di rumah sakit? Berbagai pertanyaan dilontarkan Chuck untuk menyadarkan Teddy bahwa semuanya tidak nyata.

Petunjuk tentang identitas asli Chuck sebenarnya sudah diperlihatkan dari awal film. Saat baru datang ke Ashecliffe, ia dan Teddy harus menyerahkan senjata mereka ke petugas. Chuck terlihat agak kesulitan mengambil senjatanya, tentu saja karena ia memang bukan U.S. Marshall dan hanyalah seorang dokter yang tidak punya pengalaman memegang senjata.

Chuck Aule atau Dr. Sheehan diperankan oleh Mark Ruffalo, aktor asal Amerika Serikat yang sudah puluhan tahun berkecimpung di dunia seni peran. Di sepanjang kariernya, aktor kelahiran 22 November 1967 ini telah membintangi banyak film, termasuk Collateral (2004), Zodiac (2007), The Avengers (2008), Now You See Me (2013), dan Dark Waters (2019).

3. Ben Kingsley (Dr. John Cawley)

pemeran-shutter-island-3_

Dr. John Cawley adalah pimpinan di Ashecliffe dan menjadi tokoh antagonis sebelum semua fakta terungkap di akhir cerita.

Lewat perspektif Teddy, Dr. Cawley digambarkan sebagai dokter kejam yang diam-diam melakukan eksperimen berbahaya kepada para pasiennya. Padahal faktanya, Dr. Cawley sedang berusaha menyembuhkan Laeddis dan menyelamatkannya dari lobotomi.

Dr. Cawley termasuk dokter yang tidak mendukung penyembuhan lewat obat-obatan keras atau operasi bedah seperti lobotomi. Ia lebih memilih menyembuhkan pasien dengan metode terapi jangka panjang seperti yang ia lakukan kepada Laeddis.

Ia membiarkan Laeddis menjalani kehidupan fiktifnya sebagai Teddy untuk melihat apakah eksperimennya tersebut bisa berhasil menyembuhkannya. Di akhir film, saat Chuck/Dr. Sheehan memberi tanda bahwa Laeddis masih belum sembuh, Dr. Cawley terlihat cukup kecewa karena gagal menyembuhkan pasiennya.

Tokoh Dr. John Cawley diperankan oleh Ben Kingsley, aktor asal Inggris kelahiran 31 Desember 1943. Ia pernah memenangkan piala Oscar untuk kategori Best Actor lewat film Gandhi (1982).

Ia juga tercatat telah bermain di puluhan film seperti Schindler's List (1993), Sexy Beast (2000), You Kill Me (2007), Hugo (2011), Iron Man 3 (2013), Ender’s Game (2013), Collide (2016), dan masih banyak lagi.

4. Michelle Williams (Dolores Chanal)

pemeran-shutter-island-4_

Dolores Chanal adalah istri dari Teddy/Laeddis yang sudah meninggal dunia dan sering muncul dalam mimpi buruk Teddy. Dalam sudut pandang Teddy, Dolores tewas karena kebakaran rumah yang disebabkan oleh pria jahat bernama Andrew Laeddis. Faktanya, Dolores tewas di tangan suaminya sendiri.

Semasa hidupnya, Dolores diceritakan menderita gangguan jiwa. Ia kemudian membunuh ketiga anaknya dengan cara menenggelamkan mereka ke dalam danau. Laeddis yang mengetahui hal itu langsung terpuruk dan akhirnya menembak istrinya sendiri hingga tewas.

Karakter Dolores Chanal diperankan oleh Michelle Williams. Mengawali kariernya lewat serial Baywatch saat masih berusia 13 tahun, Michelle William kini dikenal sebagai aktris ternama yang sudah membintangi banyak judul film.

Beberapa filmnya antara lain Brokeback Mountain (2005), Wendy and Lucy (2008), The Greatest Showman (2017), dan Venom (2018).

5. Emily Mortimer (Rachel Solando #1)

pemeran-shutter-island-5_

Rachel Solando adalah pasien Ashecliffe yang kabur dan menghilang. Dalam film Shutter Island, ada dua versi Rachel Solando yang diperkenalkan kepada penonton. Versi pertama, Rachel menjadi pasien di rumah sakit tersebut setelah membunuh anak-anaknya dengan cara menenggelamkan mereka ke dalam danau.

Kasus kaburnya Rachel juga dirasa sangat aneh karena seolah lenyap begitu saja. Karena itulah Teddy Daniels datang untuk menyelidiki hilangnya Rachel Solando. Saat penyelidikan Teddy menemui jalan buntu, Rachel tiba-tiba ditemukan dan sudah berada di Ashecliffe.

Faktanya, Rachel Solando ini adalah tokoh fiktif ciptaan Andrew Laeddis, sama halnya seperti Teddy Daniels dan Chuck Aule.

Rachel Solando yang ditemui Teddy di rumah sakit sebenarnya adalah salah satu perawat yang disuruh berpura-pura menjadi Rachel Solando. Di akhir film, saat Teddy sadar dari pingsannya, si 'Rachel' ini terlihat sudah kembali mengenakan pakaian perawat.

Karakter Rachel Solando versi pertama ini diperankan oleh Emily Mortimer. Ia adalah aktris, penulis skenario, sekaligus sutradara asal Inggris.

Wanita kelahiran 6 Oktober 1971 tersebut pernah bermain di beberapa film seperti Scream 3 (2000), Match Point (2005), The Pink Panther (2006), Hugo (2011), dan Relic (2020). Ia juga menulis dan menyutradarai mini seri The Pursuit of Love di tahun 2021.

6. Patricia Clarkson (Rachel Solando #2)

pemeran-shutter-island-6_

Rachel Solando versi kedua adalah wanita yang ditemukan Teddy di dalam gua di tebing pantai. Ia mengaku sebagai Rachel Solando yang asli yang dulunya bekerja sebagai seorang dokter. Karena mengetahui adanya praktik ilegal seperti lobotomi, Rachel dijebloskan ke Ashecliffe sebelum sempat melaporkan temuannya ke pihak berwajib.

Dengan memasukkannya ke rumah sakit jiwa, maka tak ada lagi yang mempercayai omongannya karena dianggap gila. Rachel juga mengingatkan Teddy agar tidak menerima apapun dari Ashecliffe, termasuk makanan, minuman, atau rokok.

Di akhir cerita terungkap bahwa Rachel Solando juga merupakan sosok fiktif dan namanya adalah anagram dari nama Dolores Chanal. Dalam dunia imajinasi yang diciptakan Laeddis, Rachel Solando merepresentasikan sosok istrinya yang harus diselamatkan, dan Laeddis sendiri berperan sebagai Teddy yang bertugas menyelamatkan Rachel.

Rachel Solando versi kedua ini diperankan oleh aktris asal Amerika, Patricia Clarkson. Ia memulai karier sejak tahun 1980-an dengan The Untouchables (1987) sebagai film debutnya. Selain itu, ia juga membintangi film-film lain seperti Jumanji (1995), The Green Mile (1999), Dogville (2003), Easy A (2010), dan The Maze Runner (2014).

Itulah keenam pemain dan karakter kunci yang mereka perankan dalam film Shutter Island. Shutter Island termasuk salah satu film dengan plot twist yang cukup menipu sekaligus mengaduk-aduk pikiran penontonnya.

Bahkan di akhir filmnya pun penonton masih dibuat bertanya-tanya tentang kewarasan sang tokoh utama. Kalau kalian sudah menontonnya, apa pendapatmu tentang film ini?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram