bacaterus web banner retina

10 Pemain Penting yang Ada di Film Nightmare Alley

Guillermo del Toro dikenal sebagai sutradara visioner yang mampu menampilkan secara gemilang kisah-kisah fantasi dengan desain produksi yang detail dan sinematografi yang sangat apik. Dua karya terbaiknya adalah Pan’s Labyrinth (2006) dan The Shape of Water (2017) yang menampilkan sosok monster atau makhluk aneh.

Tapi kali ini, del Toro menyuguhkan kisah tentang dekadensi moral pada seorang karakter yang terjadi karena keserakahan dan kebohongan yang dilakukannya.

Drama dengan penceritaan yang kuat seperti ini tentunya membutuhkan para pemeran yang memiliki kualitas akting di atas standar. Dan nama-nama berikut ini adalah jaminan di kelas tersebut. Siapa saja mereka? Yuk, langsung dibaca saja.

1. Bradley Cooper (Stan Carlisle)

1. Bradley Cooper (Stan Carlisle)

Bradley Cooper saat ini sudah termasuk sebagai aktor papan atas di perfilman Hollywood. Meski belum pernah meraih Oscar, setidaknya dia sudah dinominasikan sebanyak 8 kali di berbagai kategori.

Sebagai aktor, Cooper masuk nominasi Oscar lewat film Silver Linings Playbook (2012), American Hustle (2013), American Sniper (2014), dan A Star Is Born (2018).

Dipercaya sebagai pemeran Stan Carlisle yang di versi tahun 1947 dibawakan oleh Tyrone Power, Cooper tampil total. Del Toro sendiri sangat kagum dengan performanya ketika mengambil adegan akhir dimana Stan tertawa seperti orang gila.

Del Toro berkata mungkin akan mengambil adegan ini berkali-kali hingga sempurna, tapi ternyata Cooper membuat Del Toro tercengang di pengambilan pertama.

Kualitas akting seperti itu memang tidak bisa dilakukan oleh sembarang aktor, dan Cooper adalah salah satu yang terbaik saat ini. Karakter Stan yang naif di awal dan menjadi serakah di setengah akhir film bisa dibawakan Cooper dengan sangat baik. Bukan hanya dari dialog dan ekspresinya saja, tapi juga dari keseluruhan gerak badannya.

Kebingungan Stan saat Molly memutuskan untuk meninggalkannya dan memaksanya untuk mengejar di terminal, semua diambil dalam satu adegan dimana kamera selalu mengikuti mereka dari ruangan ke ruangan.

Adegan ini bisa membuat kita ikut-ikutan cemas karena rencana Stan akan buyar dan nyawanya akan terancam. Ini membuktikan bahwa akting Cooper bisa membuat kita hanyut dalam cerita.

2. Cate Blanchett (Lilith Ritter)

Cate Blanchett (Lilith Ritter)

Aktris Australia peraih dua Oscar lewat film The Aviator (2004) dan Blue Jasmine (2013) ini adalah salah satu aktris yang selalu tampil dengan akting memukau dalam film-filmnya. Maka tidak heran jika perannya sebagai Lilith sangatlah tepat dipercayakan kepadanya.

Sebagai psikolog, Lilith mampu dengan mudah membaca status kejiwaan seseorang bahkan Stan yang ahli memanipulasi pikiran orang pun takluk dengan analisa yang tepat darinya.

Dan siapa yang menyangka jika dia bisa lebih jahat dari Stan dan berhasil menipunya di sisi yang terlemah, yaitu uang. Keserakahan Stan berhenti di tangannya.

Kalau di versi novelnya, karakter Lilith akhirnya menikah dengan Ezra Grindle yang membuat hati Stan patah, tapi di film ini nasibnya tidak diceritakan lagi.

Sedangkan uang yang diberikan Lilith kepada Stan tidak diambil oleh Stan, sementara di novelnya uang tersebut diserahkan oleh Stan kepada Molly sebelum dia pergi mengasingkan diri.

3. Toni Collette (Zeena Krumbein)

Toni Collette (Zeena Krumbein)

Satu lagi aktris Australia dengan prestasi segudang, salah satunya adalah nominasi Oscar lewat film The Sixth Sense (1999). Tidak hanya membintangi film-film mainstream, Collette juga rajin hadir di film-film indie, FTV dan serial yang beberapa diantaranya mengantarkannya meraih banyak penghargaan, antara lain serial United States of Tara dan miniseri Unbelievable.

Sebagai peramal di sirkus, Zeena memiliki hubungan yang monoton dengan Pete dan hidupnya menjadi berwarna dengan kehadiran Stan yang rajin membantu pertunjukannya.

Meski sering sakit hati karena Pete yang suka mabuk, Zeena sangat bersedih saat suaminya itu wafat mendadak. Jika di film versi tahun 1947, kisah cinta Zeena dan Stan mendapat porsi sedikit lebih banyak dibandingkan di versi terbarunya.

4. Willem Dafoe (Clem Hoatley)

Willem Dafoe (Clem Hoatley)

Aktor yang biasa didapuk sebagai sosok antagonis ini sudah empat kali masuk nominasi Oscar lewat film Platoon (1986), Shadow of the Vampire (2000), The Florida Project (2017), dan At Eternity’s Gate (2018). Tapi Dafoe paling dikenal ketika menjadi Green Goblin di Spider-Man (2002).

Berperan sebagai pimpinan sirkus bernama Clem, dia memiliki cara yang unik untuk mendapat orang yang mau menjadi orang aneh yang dalam pertunjukannya meminum darah ayam hidup-hidup. Dia memiliki hati yang baik dan perhatian dengan para pekerjanya, tapi dia sangat perhitungan dengan masalah keuangan.

5. Richard Jenkins (Ezra Grindle)

Richard Jenkins (Ezra Grindle)

Aktor senior yang sudah kenyang dengan pengalaman berakting ini pernah masuk nominasi Oscar lewat film The Visitor (2007) dan The Shape of Water (2017), sehingga ketika Guillermo del Toro membuat film Nightmare Alley, Jenkins pun sudah pasti dibawa olehnya.

Berperan sebagai Ezra Grindle, seorang tokoh terkemuka di kota New York yang memiliki harta berlimpah tapi jiwa yang kosong sejak kematian Dory.

Kejiwaannya yang tidak stabil karena dihantui rasa bersalah coba ditolong oleh Stan dengan menghadirkan Molly menyerupai Dory, tapi justru di saat itu Ezra mengakui kejahatannya, yaitu banyak menyiksa wanita.

Bahkan Dory sebenarnya wafat karena ulahnya, yaitu proses aborsi paksa yang gagal. Stan yang terperanjat tidak bisa menghalau Ezra yang langsung memeluk Molly dan mengetahui bahwa Stan adalah pembohong besar.

Malang baginya, Stan memukul Ezra habis-habisan hingga terluka berat. Ezra memiliki pemikiran gila bahwa harta yang dia punya bisa membeli pengampunan dosa.

6. Rooney Mara (Molly Cahill)

Rooney Mara (Molly Cahill)

Aktris cantik yang tampil apik di film The Girl with the Dragon Tattoo (2011) dan Carol (2015) ini dimana dia masuk sebagai nominator Oscar dari dua film itu, tampil cukup baik membawakan peran Molly yang polos.

Besar di sirkus, Molly bersedia mengikuti Stan demi mewujudkan impian mereka. Tapi setelah terkenal, sikap Stan kepadanya berubah.

Molly berusaha menghalangi Stan untuk berbuat lebih dari yang mereka bisa agar tidak mengikuti keserakahannya. Tapi Stan tidak mau mendengarnya yang membuat Molly memilih pergi meninggalkan Stan.

Namun karena bujuk rayu Stan, Molly mau melakukan satu aksi lagi yang ternyata berakhir dengan kegagalan. Dalam novelnya, Molly kembali ke sirkus dengan membawa uang dari Stan.

7. Ron Perlman (Bruno)

Ron Perlman (Bruno)

Aktor yang sering bekerja sama dengan Guillermo del Toro di film-filmnya ini, seperti di film Blade II (2002), Hellboy (2004), dan Pacific Rim (2013), selalu tampil total meski hanya mendapat porsi akting yang sedikit.

Kali ini Perlman kebagian peran sebagai Bruno, penjaga sirkus yang sangat protektif dengan Molly. Wajah sangarnya sangat pas untuk memerankan Bruno, apalagi ketika dia marah kepada Stan.

8. Mary Steenburgen (Mrs. Kimball)

Mary Steenburgen (Mrs. Kimball)

Aktris yang pernah meraih Oscar lewat film Melvin and Howard (1980) ini tidak berkurang cantiknya di usia tua dan tetap bisa menghadirkan performa akting yang baik meski hanya hadir di dua adegan saja dalam film Nightmare Alley ini.

Istri dari hakim ini sangat percaya dengan semua kebohongan Stan tentang roh putranya, hingga dia membunuh suami dan dirinya sendiri agar bisa bersatu kembali di akhirat.

9. David Strathairn (Pete)

David Strathairn (Pete)

Aktor kawakan yang pernah tampil apik di film Good Night, and Good Luck. (2005) ini kembali memamerkan kualitas aktingnya, meski hanya di beberapa adegan saja.

Meski sering terlihat mabuk, tapi kharisma dan kecerdasan Pete tidak pudar dan mempengaruhi Stan untuk menjadi sepertinya. Sayangnya, dia wafat setelah menenggak wood alcohol yang diberikan Stan.

10. Clifton Collins Jr. (Funhouse Jack)

Clifton Collins Jr. (Funhouse Jack)

Aktor spesialis pemeran pendukung ini seringkali berhasil mencuri perhatian ketika hadir dalam sebuah adegan, seperti yang dilakukannya di film Traffic (2000) dan Capote (2005).

Tapi kali ini, Collins hanya benar-benar menjadi pendukung saja tanpa dialog yang berisi. Perannya sebagai penampil dan penghibur di sirkus tidak mendapat porsi durasi yang cukup.

Itulah 10 pemeran dalam film Nightmare Alley yang bernuansa neo-noir ini. Uniknya, Ron Perlman dan Cate Blanchett bermain lagi dalam film yang sama setelah Don’t Look Up (2021) kemarin, meski memang di dua film ini mereka tidak pernah bertemu dalam satu frame.

Akting para pemeran utamanya cukup baik, tapi sayang tidak ada yang masuk sebagai nominasi Golden Globe Awards. Kedalaman karakternya ditampilkan cukup baik, meski tidak sedalam novel atau film versi 1947, dimana masing-masingnya lebih banyak menceritakan sosok Lilith dan Zeena dibandingkan di film versi barunya ini.

Uniknya, seluruh adegan di awal film yang menceritakan kehidupan Stan di sirkus diambil setelah rehat produksi karena pandemi Covid-19 dimana beberapa diantaranya merupakan syuting ulang, sedangkan seluruh adegan dengan setting kota New York sudah selesai sebelumnya.

Dengan kedetailan desain produksinya dan kekelaman sinematografinya, Nightmare Alley wajib masuk daftar tonton kalian, apalagi film ini masuk ke dalam 10 film terbaik versi AFI dan mendapat cap certified fresh dari Rotten Tomatoes. Jadi apa lagi yang ditunggu? Tonton segera, ya!

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram