bacaterus web banner retina

11 Pemain Utama yang Bermain di Film Mendadak Kaya (2019)

Mengadaptasi kisah dari karikatur di Pos Kota Jakarta tahun 70-an, Mendadak Kaya (2019) memang sangat totalitas. Hal ini terlihat dari makeup dan tata busananya, para aktor tampan seperti Fedi Nuril, Dwi Sasongko hingga Pandji Pragiwaksono dirombak habis-habisan.

Alhasil kita bisa melihat karakter Doyok, Otoy dan Ali Oncom di kehidupan nyata tapi tetap dengan gaya khasnya seperti di komik.

Selain penampilannya yang totalitas, akting mereka juga tidak kalah ciamik dan menghibur. Beberapa pemeran pembantu seperti Jihane Almira hingga Nirina Zubir, berhasil membuat suasana makin meriah.

Untuk menguatkan sisi komedinya, beberapa komika terkenal juga ikut ambil andil di film besutan sutradara Anggy Umbara ini lho.

Pasti penasaran dong, siapa saja sih aktor dan aktris yang bermain dalam film Mendadak Kaya (2019)? Makanya jangan sampai terlewatkan, karena informasi lengkapnya bisa kamu dapatkan di bawah ini.

Baca juga: Sinopsis & Review Mendadak Kaya, Tiga Pria Mencari Nafkah

1. Fedi Nuril (Doyok)

Fedi Nuril (Doyok)

Kerap memakai baju lurik lengkap dengan blangkonnya, sosok satu ini dikenal dengan nama Doyok. Salah satu ciri khas dari karakter Doyok, tentu saja dua gigi depannya yang tonggos. Doyok memang dikenal sebagai pribadi yang sopan, tapi cukup cerdik untuk memanfaatkan situasi.

Memang dasarnya Doyok ini seorang pemikir yang bijak, sayangnya pria ini tidak bisa menerapkan hal tersebut pada dirinya. Makanya apapun yang dikatakannya terkadang tidak dipercayai oleh orang-orang, padahal memang benar.

Contohnya ketika ia mengingatkan teman-temannya untuk irit, pada akhirnya ia malah ikut-ikutan jadi boros. Tapi kalau soal solidaritas, Doyok mau tidak mau harus mengikuti kedua temannya di berbagai situasi.

2. Pandji Pragiwaksono (Otoy)

Pandji Pragiwaksono (Otoy)

Bertubuh gempal dengan ciri khas rambut berjambul dan selalu memakai pakaian dengan gaya yang sama. Otoy ini bisa dikatakan sebagai family man, sayangnya karena pengangguran alhasil dapurnya tidak pernah ngebul.

Makanya sang istri selalu saja mengomel soal uang belanja, belum lagi anaknya selalu saja menagih janji untuk dibelikan sepeda.

Salah satu jurus jitu yang bisa dilakukannya, Otoy selalu bersembunyi di balik kata “Besok”. Karakternya sendiri bisa dikatakan cukup naif, hal ini terlihat sekali dari cara pikirnya yang praktis.

Contohnya seperti saat pria ini tidak mau dikejar Satpol PP sendiri, akhirnya ia membongkar kedok Doyok dan Ali Oncom. Lalu Otoy juga dengan pasrahnya memberikan semua uang miliknya dipegang oleh sang istri.

3. Dwi Sasono (Ali Oncom)

Dwi Sasono (Ali Oncom)

Berbeda dengan kedua temannya yang lain, Ali Oncom adalah pemuda yang sangat percaya diri dengan penampilannya. Ali Oncom yang khas dengan rambut botak di bagian belakang dan giginya yang tonggos, pria ini juga hobi sekali menggoda para perempuan.

Makanya masalah dalam hidupnya tidak hanya soal dikejar debt collector, tapi dikejar oleh janjinya untuk menikahi Yuli. Kalau soal sifat, Ali Oncom ini orangnya agak sedikit lemot dan memang sudah terbiasa mengumbar janji.

Tapi karakternya benar-benar sangat tenang, hal ini terlihat ketika Doyok, Otoy dan Ali Oncom diancam akan dibunuh saat para mafia mencari koper yang dibawanya. Tapi kalau soal solidaritas, Ali Oncom selalu bisa diandalkan untuk saling tolong menolong.

4. Nirina Zubir (Eli) 

Nirina Zubir (Eli)

Memiliki suami yang tidak bisa menafkahinya memang membuat pusing, inilah yang kerap dirasakan oleh Eli. Pasalnya menikah dengan Otoy memang bukan hal yang mudah, karena sang suami yang tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan.

Alhasil setiap harinya Eli selalu saja merasa kesal, karena dapur tidak pernah ngebul dan biaya sekolah anak juga belum dibayar.

Ketika sang suami tidak pulang selama berhari-hari, tentu saja Eli sangat marah dan kesal pada Otoy. Tapi ketika melihat sang suami pulang sambil membawa uang yang banyak, perempuan ini langsung jadi istri yang penurut.

Apalagi setelah tahu bahwa sang suami diangkat jadi manager pabrik dengan gaji besar, kini Eli bisa menikmati hidup bak orang kaya.

5. Jihane Almira Chedid (Yuli Priyo)

Jihane Almira Chedid (Yuli Priyo)

Berharap akan segera dinikahi, Yuli Priyo memang meminta mahar cincin berlian pada Ali Oncom. Tapi dibanding semua ini, Yuli sebenarnya hanya ingin bisa pergi berjalan-jalan bersama sang kekasih.

Tidak perlu ke mall atau ke tempat mewah, hanya dibawa ke mini market saja sebenarnya Yuli sudah senang. Tapi karena kemampuan ekonomi sang kekasih, orang tua Yuli berniat menikahinya dengan yang lain.

Sejujurnya Yuli tidak pernah mau menikah dengan pria lain, karena perempuan ini memang mencintai Ali Oncom dengan tulus.

Makanya Yuli tetap bertahan meski Ali Oncom adalah tipe pria mata keranjang dan suka mengumbar janji kosong. Bahkan hingga detik terakhir, Yuli tetap memberikan support untuk Ali Oncom yang kala itu ditangkap oleh polisi.

6. Opie Kumis Samad (Babeh)

Opie Kumis Samad (Babeh)

Ketika Otoy sedang dalam kesulitan ekonomi, tidak ada orang lain lagi yang bisa dimintai tolong olehnya selain Babeh. Tapi karena sikap menantunya inilah, Babeh sampai mengancam akan membawa istri dan anak Otoy untuk hidup terpisah.

Pasalnya Babeh sudah benar-benar kesal, karena Otoy tidak memiliki pekerjaan dan selalu saja mengumbar janji padanya.

7. Muzakki Ramdhan (Cungkring / Anak Otoy)

Muzakki Ramdhan (Cungkring)

Anak kecil yang dandanannya benar-benar serupa dengan Otoy, anak ini bisa dipanggil cungkring. Sebenarnya cungkring anak yang baik dan penurut, tapi karena orang tuanya sering berbohong anak ini juga jadi jago berbohong.

Tapi hal ini dilakukan supaya Cungkring bisa mendapatkan hal yang diinginkannya, mulai dari sepeda hingga pergi ke Disneyland.

8. Ence Bagus (Mang Ujang)

Ence Bagus (Mang Ujang)

Mang Ujang adalah pemilik warung kopi yang langganan banget dijadikan tempat nongkrong Doyok, Otoy dan Ali Oncom. Sebenarnya Mang Ujang ini pribadi yang baik dan ramah, hanya saja karena tiga orang tersebut sering ngutang sikapnya agak sedikit berubah.

Terutama pada Doyok yang sudah membakar warung kopinya, sikapnya hanya baik ketika pria itu sudah membayar uang ganti rugi.  

9. Arief Didu (Si Mata Satu)

Arief Didu (Si Mata Satu)

Bekerja di pabrik pembuatan lem tikus, SMS atau Si Mata Satu menjadi salah satu orang kepercayaan untuk mengantar barang. Si Mata Satu ini memang pribadinya cukup misterius, ia tidak banyak berbicara tapi sangat pemberani.

Hanya saja ia tewas dengan konyol, setelah gagal melawan grup geng motor yang menghadang mobilnya di perjalanan.

10. Lolox (Bandar)

Lolox (Bandar)

Meski singkat, sebenarnya karakter yang diperankan oleh Lolox menjadi salah satu karakter yang penting. Ia berperan sebagai anggota mafia dalam jaringan narkoba, tapi ketika tahu barang titipannya tidak sampai pada tujuannya. Pria ini beserta seluruh kelompoknya langsung datang untuk menyergap Doyok, Otoy dan Ali Oncom.

11. Aden Bajaj (Satpol PP)

Aden Bajaj (Satpol PP)

Karakter terakhir yang akan kamu temui adalah ketua satpol PP yang diperankan oleh Aden Bajaj. Ceritanya pria ini sedang bertugas untuk mengamankan bencong, tapi dalam perjalan Otoy, Doyok dan Ali Oncom membuat keributan.

Dengan caranya yang cerdik, ketua satpol PP ini berhasil meringkus tiga pria tersebut dan menyarankan agar mereka mencari pekerjaan yang halal.

Inilah daftar para pemain film Mendadak Kaya (2019) yang perlu kamu ketahui. Kira-kira dari daftar di atas, karakter mana yang menurutmu paling lucu? Bagikan jawabannya di kolom komentar di bawah ini. Jangan lupa untuk mengunjungi Bacaterus, supaya tetap update soal film dan drama Asia terbaru. 

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram