Bacaterus / Tips Dapur / Pasangan Sayur dan Lauk yang Cocok untuk Masakan Lezat

Pasangan Sayur dan Lauk yang Cocok untuk Masakan Lezat

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Pernah kah Anda pergi ke dapur, lalu terpaku di depan kompor karena bingung mau masak apa hari itu? Memang, perihal memasak, apalagi kalau Anda dituntut harus menyediakan makanan yang berbeda untuk tiga kali makan setiap harinya, sangat memusingkan.

Kalau untuk makan Anda sendiri mungkin tak perlu berpikir ekstra, goreng telur dan nasi juga selesai. Tapi, bagaimana dengan anak, pasangan, orang tua, atau orang yang tinggal serumah dengan Anda?

Yang paling penting, sebelum masak, selalu cek dulu sudah ada nasi atau belum. Jikalau Anda sudah memasak nasi sebelumnya pun cek saja, karena kadang nasi bisa bau pada sore harinya walau pun baru dimasak tadi pagi.

Jangan sampai sudah masak lauk dan sayur, eh, makanan pokoknya tidak ada. Nasi juga membutuhkan waktu setidaknya 20 menit untuk jadi (tergantung banyaknya), jadi bikin nasi dulu supaya saat lauknya matang, nasi juga sudah selesai.

Perlu diketahui, kalau pasangan sayur dan lauk itu bukan yang cuma ‘enak doang’, tapi harus seimbang antara nutrisi, protein, tekstur, rasa dan warnanya. Misalnya, Anda memadukan kentang, pangsit ayam dan jagung.

Mungkin itu enak, tapi warnanya serupa semua sehingga orang bisa jadi kurang selera. Atau, ketika Anda menggabungkan sayur bayam, tahu orek dengan perkedel kentang, semuanya mudah hancur jadi ‘tidak ada yang digigitnya.

Berikut adalah beberapa lauk dan sayur mudah yang cocok dipasangkan bersama dan tentunya disukai keluarga. Beberapa ada masakan ‘spesial’ yang biasanya cuma dihidangkan saat-saat hari besar atau pesta di rumah, tapi selalu bisa Anda buat untuk makanan sehari-hari juga, kok! Yuk, memasak bareng Bacaterus.

1. Ayam Goreng dan Sayur Asem

* sumber: Ayam%20Goreng%20dan%20Sayur%20Asem

Masakan khas Nusantara yang satu ini sudah paling klasik. Tak hanya populer di Tanah Sunda, perpaduan ayam goreng ungkep bumbu kuning dengan sayur asem yang segar disukai juga oleh orang Betawi, Jawa, hingga Aceh. Makanya, mereka punya resep sayur asem masing-masing di setiap daerah. Jangan lupa sambal untuk menemani makan ayam!

2. Ikan Laut Goreng dan Baby Buncis Daging Giling

* sumber: resepkoki.id

Kami tidak tahu ini masakan khas mana, tapi waktu itu pernah makan di restoran khas Singapura. Tapi, baby buncis dan daging giling juga sering ditemukan di negara kita dan beberapa negara lainnya. Berarti, bisa disimpulkan kalau perpaduan daging giling atau daging cincang dengan baby buncis disukai semua orang di seluruh dunia.

Tapi, kalau cuma makan ini dengan nasi putih pasti boring, dong? Padukan tumisan ini dengan ikan laut goreng! Ikan laut biasanya memiliki tekstur yang lebih padat daripada ikan air tawar. Jadi, entah kenapa terasa lebih cocok saja dipadukan dengan tumisan seperti ini. Setuju?

3. Opor Ayam dan Sambal Goreng Kentang

*Sumber: https://id.pinterest.com/pin/340021840617285552/

Opor ayam biasanya disajikan saat hari lebaran, mau itu lebaran Idul Fitri atau pun lebaran haji. Biasanya opor dinikmati dengan kupat atau paling tidak lontong. Tapi, ada juga orang yang lebih memilih nasi, tergantung selera. Kalau makan opor ayam dan kupat saja rasanya enek.

Entah siapa yang pertama kali memberi ide menggabungkan acar timun dan wortel, gulai cabai gendot dan sambal goreng kentang. Tapi, sepertinya kita harus sangat berterimakasih padanya, karena ini enak banget.

4. Telur Balado dan Kering Tempe

* sumber: resepkoki.id

Biasanya ini lauk nasi kuning, nih. Tapi, dimakan dengan nasi biasa juga enak. Telur balado identik dengan telur rebus yang kemudian digoreng sebentar, lalu dimasukkan ke perpaduan sambal tomat. Tapi, kadang makan telur rebus itu terasa ‘nyangkut’ di tenggorokan.

Tekstur telur rebus yang hancur juga tidak terlalu menyenangkan di mulut. So, padukan dengan kering tempe saja. Kering tempe saja sudah enak sebenarnya, apalagi kalau ditambah kacang dan teri, makin sedep pastinya.

5. Soto Ayam dan Sate Usus

* sumber: cookpad.com

Anda kalau makan soto ayam biasanya pakai tambahan apa? Kerupuk doang? Upgrade menu makan siang Anda dan keluarga hari ini dengan memasak sate usus. Yang Anda butuhkan adalah ½ kg usus ayam (cuci bersih), 1 lembar daun salam, 1 ruas lengkuas (geprek), 1 butir gula jawa (sisir alias iris tipis), garam dan kaldu ayam untuk rasa, juga jangan lupa tusuk sate!

Untuk bumbu halusnya, blender atau ulek 4 siung bawang putih, 2 siung bawang merah, 1 cm kunyit, 1 sdt ketumbar bubuk dan 1 sdt lada bubuk. Cara memasaknya, tumis dulu bumbu halus sampai wangi, terus rebus bersama usus ayam.

Masukkan juga bumbu aromatik lainnya dan jangan lupa garam kaldu. Ungkep usus sampai empuk atau hingga kuahnya menyusut. Angkat dan tiriskan sebelum ditusuk ke tusukan sate.

Sate usus ini bisa langsung dimakan. Tapi, kalau mau digoreng atau dibakar lagi juga oke. Asal, jangan lama-lama gorengnya kalau tidak mau ususnya menyusut dan alot. Anda bisa juga sekalian bikin sate telur puyuh, karena bumbu dan cara memasaknya sama. Beli telur puyuh yang sudah direbus di tukang sayur atau swalayan supaya lebih praktis.

6. Sayur Pecel dan Telur Dadar

* sumber: www.kabarkuliner.com

Pecel ada di setiap pelosok negeri, tapi yang paling dikenal secara umum adalah sego pecel atau pecel sayuran khas Madiun. Biasanya masakan ini disantap untuk sarapan, seperti kupat tahu bagi orang-orang Bandung.

Masaknya juga simpel banget, tinggal sediakan nasi putih hangat, beberapa sayuran rebus (tauge, kol, bayam dll), lalu siram dengan saus kacang atau saus pecel. Supaya lebih sedap, makannya pakai telur goreng.

Apalagi kalau telur goreng krispi yang digoreng pakai minyak banyak, semakin enak saja sarapan Anda. Jangan lupa beri taburan bawang goreng dan rempeyek kacang atau teri, mantap!!

7. Udang Goreng Tepung dan Tumis Kale

* sumber: cookpad.com

Tumis udang? Itu biasa. Tumis sayuran dengan udang crispy? Itu lebih spesial. Upgrade menu makan keluarga Anda dengan mengganti sayur-mayur yang biasa (sawi, pakcoy, daun singkong), dengan sayuran yang kekinian seperti kale. Sayur ini bisa Anda temukan di supermarket besar atau di tukang sayur online.

Buat yang belum familiar dengan kale, bentuknya seperti sawi namun lebih curly, lebih hijau tua dan lebih tebal daunnya. Batangnya biasanya tak dimakan. Dan, rasanya mirip dengan pucuk ubi, kalau kalenya bagus tidak pahit.

Cara memasaknya bisa disayur atau pun ditumis. Bumbunya sama saja seperti tumisan sayur lainnya, yaitu bawang-bawang, cabai sesuai selera, tomat, gula garam dan saus tiram kalau mau lebih lekoh rasanya.

8. Gudeg dan Kerecek Kuah Santan

* sumber: www.traveloka.com

Masakan khas Yogyakarta ini memang soulmate yang tak bisa dipisahkan. Rasanya pasti ada yang kurang kalau makan gudeg tanpa cecek atau kerecek. Gudeg yang padat dan rasanya manis dipadukan dengan kerecek yang lumer di mulut serta terasa gurih dan pedas, pas banget dipadu dengan daging pilihan Anda untuk menemani makan dengan nasi.

9. Bulgogi dan Kimchi

* sumber: cookinggallery.blogspot.com

Kalau yang satu ini inspirasi perpaduan lauk dan sayur dari mancanegara. Siapa yang suka masakan Korea, atau suka menonton acara TV Korea yang menayangkan acara makan-makan. Anda pasti pernah mendengar tentang bulgogi. Masakan ini terbuat dari daging sapi, biasanya dari sirloin atau bagian sapi pilihan lainnya.

Bumbu bulgogi sangat simpel, yaitu kecap asin dan gula. Makan nasi dan daging sapi saja tentu bisa enek, jadi Anda butuh sesuatu yang segarnya. Nah, bulgogi sangat cocok dipadukan dengan fresh kimchi! Anda bisa membuat kimchi sendiri di rumah dengan resep ini.

10. Steak dan Mashed Potato

* sumber: www.foodnetwork.com

Terakhir, ada masakan Western yang pasti semua orang tahu, steak. Masih dalam perdagingan, steak biasanya diambil dari bagian sapi tertentu (tapi bisa juga dari hewan lain seperti domba, ayam, hingga ikan). Nanti dagingnya dimasak di atas pembakaran atau teflon dengan tingkat kematangan sesuai selera.

Karena daging itu baru sumber protein, Anda perlu karbohidrat, dan steak tidak cocok disantap dengan nasi atau pun roti. Yang paling benar, makan steak itu ya sama kentang. Mau kentangnya digoreng juga boleh, tapi lebih enak lagi kalau kentangnya ditumbuk.

Soalnya, kentang tumbuk itu diberi bumbu-bumbu lagi sehingga rasanya lebih creamy dan rich. Jangan lupa salad atau sayuran rebus buat yang segar-segarnya!

Anda tidak harus selalu menyediakan masakan yang sempurna untuk melayani keluarga Anda. Memang, lebih bagus jika Anda bisa menyediakan makanan yang sehat dan enak setiap saat, tapi ‘istirahat’ dari itu semua juga penting.

Ada kalanya makanan yang asal enak dan cepat yang dihidangkan di meja makanan, dan itu tidak apa. Bukan berarti Anda adalah orang yang buruk karena tidak selalu memerhatikan kesehatan keluarga.

Semoga beberapa masakan sayur dan lauk di atas bisa menjadi inspirasi. Kadang, melihat-lihat akun food blogger juga ide yang bagus. Sekarang banyak, tuh, orang-orang yang suka bikin weekly plan masakan mereka dan men-share ke Instagram-nya. Anda bisa mencontek dari sana juga untuk meningkatkan kreativitas Anda di dapur. Selamat mencoba!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *