bacaterus web banner retina

Pengembangan Dana Mudah di P2P Lending Akseleran

Ditulis oleh Hilman - Diperbaharui 27 April 2021

PERHATIAN

Artikel Sponsor PERMANEN LINK

Masalah yang kerap kali menimpa para karyawan atau para pegawai adalah kurangnya pengetahuan soal mengelola keuangan. Karena hal ini, tidak sedikit para karyawan berkeluh kesah karena gaji terasa kurang. Begitu gaji dinaikan, mereka juga masih merasa tetap kurang karena biasanya kenaikan gaji dibarengi juga dengan kenaikan pengeluaran. 

Yang merasakan hal tersebut sebenarnya bukan karyawan saja tetapi semua orang yang berpenghasilan. Tidak sedikit, karena kurangnya wawasan, mereka tidak bisa mengelola keuangan bulanan. Saya juga mengalaminya. 

Saya pernah ada di fase ketika saya hanya mendapatkan ratusan ribu rupiah per bulan. Waktu itu terasa kurang sekali. Begitu saya pindah kerja, penghasilan saya meningkat, tetapi selang beberapa lama saya masih tetap kurang. Hal yang sama berlaku ketika saya pindah kerja dengan pendapatan yang lebih baik. 

Semuanya terjadi karena minimnya pengetahuan saya akan mengelola keuangan. Saya baru tahu belakangan, kalau sebaiknya, gaji atau penghasilan yang didapatkan tiap bulannya harus dibagi-bagi. Tidak semuanya harus masuk pos pengeluaran. Harus ada setidaknya 10% dari penghasilan kita perbulan untuk investasi. 

Mengapa Harus Investasi?

Investasi

Investasi adalah salah satu cara “memutar uang” agar kita tidak mengandalkan satu sumber penghasilan saja. Saya merasakan sendiri ketika terlalu bergantung kepada satu sumber penghasilan, dalam hal ini gaji, saya selalu melihat tanggal kapan akan gajian. Hal ini jelas membuat saya seolah terikat dan tergantung dengan satu penghasilan. 

Lain cerita jika saya memiliki sumber penghasilan lain. Saya tidak terlalu bergantung gaji karena saya punya dana tambahan dari sektor lain. Dan untuk mendapatkan sumber penghasilan lain tersebut, saya bisa melakukan dua cara. Pertama, bekerja di luar pekerjaan utama. Kedua, melakukan investasi. 

Bekerja di luar pekerjaan utama, jelas menyita tenaga dan waktu. Lain cerita dengan investasi. Dengan berinvestasi, kita bisa mendapatkan penghasilan tetap, meningkatkan aset, dan bisa menjadi dana tambahan untuk berbagai kebutuhan hidup di masa yang akan datang. 

Investasi sendiri ada berbagai macam jenisnya. Ada yang berbentuk deposito, saham, obligasi, reksadana, investasi properti, dan investasi emas. Saya belum mencoba semua jenis investasi tersebut. Karena bagi saya, berinvestasi itu juga harus dipikirkan matang-matang dan harus melihat kondisi keuangan karena tiap orang memiliki kondisi keuangan yang berbeda-beda. 

Menariknya, saya menemukan satu jenis investasi yang menarik atau dengan kata lain pengembangan dana dan mudah dijangkau oleh banyak orang, termasuk para pekerja kantoran. Jika Anda pekerja atau karyawan swasta dan ingin mengembangkann dana (kata lain dari investasi), maka saya bisa menyarankan untuk melakukannya di layanan Peer to Peer Lending atau P2P Lending Akseleran.

Pengembangan Dana di P2P Lending Akseleran 

Akseleran

Apa itu P2P Lending? Peer to Peer Lending sering juga disingkat sebagai P2P Lending. Ini adalah layanan jasa keuangan yang menjadi media untuk menghubungkan pemberi pinjaman dengan penerima pinjaman. Sementara Akseleran merupakan situs fintech (financial technology) yang bergerak di jasa peer to peer lending ini. 

Nah, bentuk pengembangan dana yang ditawarkan oleh Akseleran ini adalah dengan menjadi pemberi dana (pendana) pinjaman. Mudahnya, Anda memiliki uang yang ingin diinvestasikan atau dikembangkan. Anda bingung akan mengembangkan dana dimana. Di saham, harus mengerti saham. Deposito, sifatnya jangka panjang, jadi mungkin kurang cocok bagi sebagian dari Anda yang ingin berinvestasi dengan pengembalian dana yang cukup cepat. 

Nah, daripada Anda bingung, Anda bisa mengembangkan uang Anda lewat Akseleran. Anda bisa menyisihkan dana dari gaji Anda untuk dikembangkan di Akseleran sekaligus mendukung pertumbuhan UKM di Indonesia. Menariknya, Anda bisa menjadi pemberi dana pinjaman di Akseleran mulai dari Rp100 ribu saja.

Dari sini, mungkin timbul pertanyaan, kemana uang Anda dikembangkan? Anda sendiri yang menentukan arah uang Anda. Di P2P Lending Akseleran, ada banyak calon penerima pinjaman dari berbagai perusahaan. Bukan hanya perusahaan besar, di Akseleran ada juga para pelaku UKM (usaha kecil menengah) yang membutuhkan modal usaha atau pinjaman untuk kebutuhan yang produktif. 

Anda bisa memilih memberi pinjaman di daftar penerima pinjaman yang ada di Akseleran. Para penerima pinjaman ini biasanya menjelaskan secara rinci kebutuhan pinjaman mereka. Ada yang nilai ratusan juta sampai milyaran. Ada juga informasi soal berapa tenor, bunga efektif yang didapatkan, dan agunan. 

Kampanye pinjaman

Yang menarik di Akseleran adalah imbal hasilnya yang cukup besar jika dibandingkan deposito. Di deposito, imbal hasil keuntungan adalah 5%-7%per tahun. Sementara di P2P Lending Akseleran, imbal hasilnya mulai dari 15%-21% tahun. Artinya, uang yang Anda investasikan akan mendapat imbal balik yang cukup besar. 

Tidak usah bicara soal tahun, dalam hitungan bulan saja, uang yang dikembangkan di Akseleran bisa kembali dengan keuntungan. Saya pernah merasakannya. Saya pernah mengembangkan dana di Akseleran dengan dana Rp350.000 saja. Saya berikan dana saya di sebuah pinjaman beragunan EPC Kontraktor. Pinjaman ini menawarkan tenor 4 bulan dengan bunga efektif 24%. 

Dengan waktu 4 bulan saja, dana yang saya berikan  bisa kembali dengan target pengembalian sebesar Rp378.000 saja. Itu artinya, saya mendapat keuntungan sebesar Rp28.000 hanya dalam tempo 4 bulan saja. 

Nominal tersebut mungkin kecil, tetapi karena saya memberikan dananya dengan nilai yang tidak terlalu besar. Tentu keuntungan yang didapatkan akan lebih besar, jika Anda memberikan dananya dengan nilai yang besar pula. 

Itulah alasan kenapa mengembangkan dana di P2P Lending Akseleran lebih menarik dan lebih baik. Anda bisa mengembangkan dana Anda dan memilih sendiri kemana uang Anda akan dikembangkan.

Anda tidak perlu repot untuk mengembangkan dana di Akseleran. Anda hanya perlu mendaftar atau membuat akun di Akseleran, menambahkan dana dengan cara transfer bank, kemudian tinggal memilih penerima pinjaman. 

Jika Anda adalah pemilik usaha atau sedang membutuhkan modal besar untuk mengembangkan usaha Anda, Anda juga bisa mendaftar di Akseleran sebagai penerima pinjaman. 

Jika ada orang di sekitar Anda yang butuh modal usaha kecil menengah, Anda bisa menyarankan orang tersebut untuk menggunakan Akseleran. Mengapa? Karena sekali lagi, Akseleran terbuka untuk siapapun yang ingin memberi dana pinjaman dan menerima pinjaman, tetapi khusus untuk kebutuhan produktif seperti pinjaman UKM misalnya. 

Karena itu, tidak perlu pusing lagi untuk mengembangkan dana. Segera kembangkan dana Anda di Akseleran. Jika Anda masih ragu, Anda bisa mencoba daftar terlebih dahulu di Akseleran kemudian memasukan kode referral AKSLGANJAR253454 saat pendaftaran. 

Jika kode referral tersebut Anda gunakan, Anda akan mendapatkan deposit sebesar Rp100.000 yang bisa Anda kembangkan pertama kali di Akseleran. Nah, menarik bukan? Anda tidak perlu repot dulu menambah saldo karena di Akseleran, dengan Rp100.000, Anda bisa mengembangkan dana dengan mudah dan cepat. 

MENU

© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram